APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio

Istri Kedua Tuan Gio

Demi kesembuhan ibu dan buah hatinya, Liana terpaksa meminta bantuan dana kepada Rafael. Pria berpengaruh tersebut bersedia membiayai seluruh pengobatan mereka, namun dengan satu syarat mutlak: Liana wajib menjadi istri keduanya. Terdesak keadaan yang begitu sulit, ia pun terpaksa menerima tawaran pernikahan tak terduga ini. Akankah keputusan besar tersebut membawa Liana pada kebahagiaan sejati, atau justru menenggelamkannya dalam penderitaan yang jauh lebih perih?
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah kepergian Rafael, Liana hanya bisa terdiam di kursinya, matanya kosong menatap ke luar jendela, namun tidak melihat apapun. Semuanya terasa kabur, seperti bayangan yang tidak jelas. Angin yang berhembus pelan ke dalam rumah seakan menambah kesunyian yang mencekam, membuat hatinya semakin sesak.

Malam itu, Liana tidak bisa tidur. Pikirannya terus berputar, kembali dan kembali pada satu pilihan yang terus menghantui setiap detik yang berlalu. Istri kedua. Itu adalah kata yang tidak pernah ia bayangkan akan menjadi bagian dari hidupnya. Begitu banyak alasan untuk menolaknya, tetapi begitu banyak alasan pula untuk menerimanya. Apa yang harus ia pilih?

Ia bangkit dari tempat tidurnya dan berjalan perlahan ke kamar ibunya. Melihat ibunya yang terbaring lemah di tempat tidur, tubuhnya semakin kurus karena penyakit yang tidak kunjung sembuh, Liana merasa hatinya terhimpit. Ibunya yang dulu penuh semangat, kini hanya menjadi bayangan dari wanita yang pernah ia kenal. Ibu yang selalu mengajarinya tentang harga diri, tentang berjuang untuk masa depan.

Namun, dalam keputusasaannya, Liana menyadari bahwa ia tidak bisa lagi mengandalkan dirinya sendiri. Tidak ada pilihan selain menerima kenyataan yang ada di hadapannya. Jika ia tidak berbuat sesuatu sekarang, ibunya bisa kehilangan kesempatan untuk sembuh. Dan Clara, putrinya yang masih kecil, bisa kehilangan segalanya.

Liana menundukkan kepala, memejamkan mata sejenak. Air mata yang sudah sejak lama tertahan kini mulai jatuh. Ia merasakan betapa berat beban yang harus dipikulnya, dan tidak tahu lagi bagaimana cara untuk bertahan.

"Apa yang harus aku lakukan, Mama?" lirihnya, seperti berbicara pada ibunya yang tidak bisa memberi jawaban.

Pintu kamar itu terbuka perlahan, dan Clara muncul dengan wajah penuh keheranan. "Mama?" tanya Clara pelan, langkahnya hati-hati, seolah merasakan kecemasan ibunya.

Liana menghapus air matanya dengan cepat, berusaha tersenyum. "Mama hanya sedikit merasa lelah, sayang. Kamu sudah makan?"

Clara mengangguk, tetapi matanya tetap penuh pertanyaan. "Mama kenapa, kok kayaknya nggak ada semangat?"

Liana hanya bisa tersenyum samar. "Mama hanya butuh sedikit waktu untuk berpikir, Clara. Semua akan baik-baik saja."

Clara berjalan menuju ibunya, memeluknya erat. "Mama nggak usah khawatir, aku akan bantu Mama. Kita bisa lalui semuanya bersama-sama."

Liana merasa seolah ada pisau yang menusuk jantungnya mendengar kata-kata anaknya. Clara tidak tahu apa yang sedang dihadapinya. Anak kecil itu tidak tahu bahwa ibu mereka sudah berada di ujung jurang, tanpa jalan keluar.

"Tapi Mama butuh lebih dari sekadar bantuan dari kamu, sayang," bisik Liana, mencoba menahan air mata yang kembali mengancam.

Setelah beberapa lama, Clara kembali ke kamarnya. Liana masih terdiam di samping tempat tidur ibunya. Pikirannya berputar-putar tanpa henti, menimbang-nimbang segala kemungkinan. Apa yang sebenarnya ia perjuangkan? Apakah ia bisa terus bertahan dalam jalan yang penuh dengan pengorbanan ini?

Tak lama setelah itu, suara pintu depan terdengar, menandakan kedatangan seseorang. Liana tahu siapa yang datang tanpa perlu melihat. Langkah kaki Rafael yang berat dan pasti, suara itu sudah terlalu familiar di telinganya. Ia tidak tahu mengapa, tapi hatinya seakan berdebar lebih cepat.

Rafael muncul di ambang pintu ruang tamu, mengenakan jas hitam dengan sikap yang selalu penuh kendali. Matanya yang tajam menilai Liana dengan cara yang tak bisa ia pahami.

"Aku datang karena ingin mendengar jawabanmu, Liana," kata Rafael dengan suara tenang namun menekan. "Kamu tidak bisa terus berlarut-larut dalam kebingungannya. Aku sudah memberikanmu waktu. Aku ingin kamu memutuskan sekarang."

Liana memandangnya, mencoba menahan tatapannya. "Aku... aku tidak tahu." Suaranya pecah, dan meskipun ia berusaha terlihat kuat, ia merasa begitu rapuh di hadapan pria ini. "Aku tidak tahu apakah aku bisa melakukan ini, Rafael."

Rafael berjalan lebih dekat, mendekatkan wajahnya, tetapi tidak menyentuh. "Tapi kamu harus, Liana. Kamu tahu apa yang akan terjadi jika kamu tidak melakukannya. Anakmu dan ibumu tidak akan mendapatkan apa-apa. Hidup ini memang tidak adil, dan aku bukan orang yang bisa memberi kamu pilihan yang mudah. Tetapi, aku bisa memberimu kesempatan. Kesempatan yang tidak akan datang dua kali."

Liana menundukkan kepala, merenung. Ia merasakan berat di hatinya, tetapi juga ada sebuah keputusan yang tak terhindarkan. Semua yang ada di dunia ini tampaknya sudah dijual dengan harga yang sangat mahal, dan ia merasa seolah terperangkap dalam permainan yang bukan ia mulai.

Akhirnya, setelah beberapa detik yang terasa seperti jam, Liana mengangkat kepalanya. Matanya yang merah dan penuh air mata bertemu dengan mata Rafael. Ia menghela napas dalam-dalam, menyadari bahwa keputusan ini mungkin akan mengubah segalanya.

"Aku akan melakukannya," katanya pelan, hampir tidak terdengar. "Aku akan menjadi istrimu yang kedua."

Rafael tersenyum tipis, senyum yang tidak sepenuhnya mengandung kebahagiaan. "Kamu tidak akan menyesal, Liana. Aku akan memastikan semuanya berjalan dengan lancar. Kamu dan keluargamu akan aman."

Liana hanya bisa menatapnya, hatinya hancur, namun tak ada lagi jalan mundur. Ia telah terjebak dalam keputusan yang tak bisa diubah. Sebuah jalan yang gelap, penuh dengan pengorbanan dan kebohongan, dan entah di mana ujungnya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
9.0
Demi pekerjaan baru, Alexandria Serenata Atmadya pindah ke kota megapolitan. Sifatnya yang sungkanan justru dimanfaatkan Ragnala Firaz Himawan untuk menjebaknya dalam pernikahan kontrak yang manipulatif. Di tengah adu siasat antara keduanya, sebuah rahasia besar terungkap mengenai keberadaan anak berumur empat tahun. Alexandria kini harus bertahan menghadapi rayuan manis Ragnala, sembari berjuang demi cinta di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam.
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang ayah angkatnya, Maya, gadis berusia 22 tahun, rela melepas masa depan dan kariernya. Ia terpaksa menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A, pengusaha ternama yang dikenal gemar berganti pasangan. Menjalani pernikahan penuh rintangan dan misteri, Maya terus bertahan dan menjaga ketulusannya meski kerap dipandang rendah. Sanggupkah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan ini?
Sampul Novel Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya
9.2
Tiga tahun merajut kasih, Claudia justru ditinggalkan Antonius tepat di hari pernikahan mereka. Di tengah cibiran para rival yang menertawakan kemalangannya, Claudia membuat kejutan besar. Ia memamerkan akta pernikahan dengan Bennett Dreskin, musuh bebuyutan mantan kekasihnya. Pernikahan yang semula dikira sekadar formalitas itu berubah manis saat Bennett menyatakan cinta di depan media. Claudia pun sukses membalikkan nasib dari pengantin terbuang menjadi wanita paling bahagia.
Sampul Novel Dua Sahabat yang Bercerai
8.2
Mely dan Winda menikah dengan dua bersaudara dari Keluarga Wicaksono yang kaya raya. Hari pernikahan berubah menjadi petaka saat suami Mely, Riko, pergi demi menolong mantan kekasihnya. Kepergian Riko memicu serangan jantung fatal pada nenek Mely hingga meninggal dunia. Merasa dikhianati dan diabaikan, Mely memutuskan untuk berpisah. Keputusan ini didukung oleh Winda yang juga memilih menggugat cerai suaminya, menyisakan penyesalan mendalam bagi kedua pria Wicaksono tersebut.
Sampul Novel KEKASIH HALALKU
9.3
Kehidupan manja putri seorang pengusaha kaya seketika berubah drastis akibat takdir yang tak terduga. Ia terpaksa menerima kenyataan pahit untuk menjadi istri muda dari pria yang usianya terpaut sangat jauh. Kini, di tengah perbedaan umur yang membentang lebar, wanita muda tersebut harus berjuang keras menjalani peran barunya. Ia harus bertahan dalam ikatan pernikahan yang sama sekali tidak pernah ia harapkan terjadi dalam hidupnya.
Sampul Novel My Asshole boyfriend= Destined love
9.2
Demi taruhan, pewaris bisnis otomotif Reece Andromeda mendekati Airysh Merylia yang tengah patah hati. Hubungan palsu ini mulai goyah saat konflik Reece dengan sahabatnya memanas. Di balik kepopulerannya, Reece rupanya menyimpan trauma masa lalu yang mendalam. Sementara itu, Airysh juga dilingkupi misteri keluarga yang belum terpecahkan. Di tengah luka dan rahasia kelam yang membayangi kehidupan mereka, sanggupkah benih cinta sejati tumbuh di antara keduanya?