APKDock Logo
Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

9.0 / 10.0
Demi pekerjaan baru, Alexandria Serenata Atmadya pindah ke kota megapolitan. Sifatnya yang sungkanan justru dimanfaatkan Ragnala Firaz Himawan untuk menjebaknya dalam pernikahan kontrak yang manipulatif. Di tengah adu siasat antara keduanya, sebuah rahasia besar terungkap mengenai keberadaan anak berumur empat tahun. Alexandria kini harus bertahan menghadapi rayuan manis Ragnala, sembari berjuang demi cinta di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam.

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy Bab 1

Awas! Jebakan konten-konten dewasa.

Keringat dingin seketika membanjiri tubuh Alexa saat membaca hasil tes laboratorium yang kini nyaris terlepas dari genggamannya. Di antara semua kebetulan dalam hidupnya, bagaimana bisa seorang pria dari masa lalunya dengan mudahnya datang lalu mencoba kembali masuk untuk menjadi bagian hidup sekaligus masa depannya? Padahal selama ini ia sudah mati-matian menghindar dari pria ini sekuat tenaga, mencoba menata kembali kehidupannya setelah air matanya kering tak bersisa. Jika sudah begini maka tak ada lagi jalan lain untuk mengelak, apalagi menolak keberadaan pria di depannya. Tatapan netra hitam selegam jelaga itu masih tetap sama, terus saja tertuju hanya padanya. Lexa bahkan nyaris tak bisa bebas bergerak sebab ditatap dengan cara yang tak pernah ia dapatkan dari pria mana pun selain darinya, dia yang dulu sempat menjadi mimpi indah serta harapan dari seorang gadis polos bernama Alexandria Serenata Atmadya.

“Udah jelas ini bukan cuma kebetulan dan dugaanku aja, ‘kan? Kalau gitu, sekarang kita jalan,” ajak pria itu sambil menggenggam tangan Lexa dengan sedikit remasan lalu masuk ke mobil coupe warna abu-abu metalik keluaran terbaru dari brand elite ternama.

“Eh, eh. Mau ke mana? Nyulik orang sembarangan!” Alexa panik. Logikanya yang sempat tumpul, kini harus mau diajak bekerja cepat. Bagaimana mungkin pria di sampingnya bisa memikirkan cara selicik ini sampai ia tak dapat menghindar lagi?

“Tadi emang rencananya aku mau ngelamar kamu. Maksudku kita bisa tunangan dulu sambil aku cari cara buat dapetin hati dan kepercayaanmu lagi, tapi mendingan aku nikahin kamu sekarang juga biar gak pakai lama,”—ia tertawa lebar saat melihat ekspresi terkejut Lexa—“kagetnya biasa aja dong, Sayang. Berhubung semua bukti udah cukup meyakinkan kalau kalian adalah milikku, berarti gak ada salahnya kalau aku bikin dunia tahu siapa sebenarnya wanitaku satu-satunya.”

“Tunggu, tunggu. Gak gini juga konsepnya! Lagian mana bisa seenak jidat aja ngajak nikah anak orang tanpa persiapan? Apa lagi maunya sekarang juga?! Kamu makin gak waras kayaknya!”

“Kamu lupa siapa aku? Bentar lagi aku ingetin semua hal yang sepertinya udah sengaja kamu buang dari ingatanmu setelah kita sah jadi suami istri. Aku jadi penasaran, apa ingatanmu soal senja waktu itu juga ikutan ngilang? Kalau iya, aku gak sabar buat ngulang sekali lagi atau sekalian aja kita ulangin berkali-kali setiap hari, gimana?”

Saat ini rasanya Alexa sangat ingin berteriak dan berkata tidak. Namun, tunggu dulu! Jika ia menyia-nyiakan kesempatan ini, lalu bagaimana nasib bocah cantik yang sedang menunggunya untuk daftar sekolah bulan depan? Astagaaaa! Takdir macam apa lagi ini, Tuhan?

✧✧✧

Suara pintu kamar mandi yang baru terbuka membuat Lexa refleks memalingkan wajah ketika sedang asyik menyisir rambutnya, tapi pemandangan di depan matanya malah membuat Lexa menjadi gerah dan mulai salah tingkah. Ia harus segera pergi sebelum berakhir menjadi bergairah.

Dia mendadak bangkit dari duduknya. Baru satu langkah, tapi sebuah suara bariton masuk dengan sopan ke indra pendengarannya, “Mau ke mana, Sayang?” cegah seorang pria sambil berjalan keluar dari kamar mandi. Dia hanya menggunakan selembar handuk yang melilit pinggangnya, tangan kanannya tampak sibuk mengeringkan rambut hitam ikalnya menggunakan handuk kecil.

‘Haduh, kalau tebar pesona biasa aja dong, Bang. Aku ‘kan bisa mimisan kalau disuguhi pemandangan surgawi macam ini. Mana udah lama gak lihat yang seger-seger bikin halu secara live. Harusnya tadi langsung tidur aja, gak usah pakai acara segala skincare-an ditambah sisiran,’ teriak batin Lexa. Jiwanya sudah kebat-kebit sampai rasanya serba salah mau mengarahkan pandangan ke arah mana. Apalagi sekarang pemilik wajah teradonis menurut Lexa itu malah sengaja berdiri di belakangnya. Kan semuanya jadi kelihatan makin jelas dari pantulan kaca di depan Lexa.

“Kok gak jawab? Kamu gak enak badan, Sayang? Tenggorokanmu gak nyaman? Coba sini, aku cek.”

‘Apa katanya? Mau cek? Kalau cuma cek yang atas, nanti bagian lainnya bisa protes minta ikutan dicek dong. Waduh! Sungguh kalimat yang berbahaya.’

“Mm-m, ehem, mau tidur di kamar anakku, mau ke mana lagi emangnya?” Lexa segera beranjak untuk melarikan diri sebelum tangannya hilang kontrol dan berujung mendarat di tempat yang tepat.

Baru juga hendak menjauh, tapi sebuah kain tampak melewati kepalanya, lalu menahan badannya agar berhenti bergerak. Lexa kaget sampai menjatuhkan sisir yang sejak tadi ia remas hingga mengenai kakinya. Tentu saja dia refleks memegangi punggung kakinya, sialnya pantatnya malah menyenggol badan pria di belakangnya. Lexa kembali menegakkan badan saat mendengar suara erangan tertahan. Keduanya terdiam, hanya ada suara napas berat yang bersahutan.

“Istriku ternyata masih seagresif dulu, ya?” Napas hangat itu menyapu tengkuk Lexa.

Lexa seketika membalikkan badan karena merasa tak terima. Kalimat dari bibir pria yang baru saja memaksanya menikah beberapa jam lalu ini sangat tidak bisa ditolerir, “Sejak kapan aku bersikap agresif? Emangnya dulu aku tukang sosor dan suka cari kesempatan kayak kamu?!”

Suaminya tertawa lebar, tapi mendadak melotot saat melihat gaun tidur Lexa basah di bagian yang tepat. Lexa ikut mengarahkan pandangannya ke bawah. Wajahnya menjadi merah seketika antara malu bercampur marah, “Iih, kamu emang mesumnya gak ilang-ilang dari dulu!”

Tanpa banyak bicara, pria berbadan tegap di depannya menarik pergelangan tangan Lexa ke arah ranjang.

“Eh, aduh, mau ngapain narik anak orang segala?!”

“Mau nunjukkin ke anak orang yang udah SAH jadi ISTRIKU, seberapa mesum SUAMINYA ini!”

Gawat! Pria yang menggenggam erat tangannya sudah menggunakan kalimat penuh penekanan. Ini artinya sama aja dengan meminta haknya sekarang juga, ‘kan?

Duh! Apa Lexa sudah siap untuk di-unboxing sekali lagi malam ini?

Ketika dua orang yang sama-sama ingin memperbaiki kesalahan masa lalu akhirnya harus bertemu di persimpangan takdir bernama,

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

—Love and Longing—

RagNata

Lanjut Membaca

Daftar Isi Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bersama Kita Bangkit Dari Abu
8.0
Saat hamil tua, sebuah truk sengaja menabrak mobilku. Di ambang maut, Kian, suamiku, justru mengabaikan teleponku demi menemani Florence yang mengeluh sakit kepala. Tragedi ini merenggut nyawa bayiku dan menghancurkan karier kakakku sebagai pianis. Pengkhianatan kejam tersebut kini menyalakan api dendam yang membara. Kian mengira kami telah habis, namun kami akan segera bangkit dari abu kehancuran ini untuk membalas semua rasa sakit kami.
Sampul Novel Cinta Dalam Skandal
9.3
Karier Bitna, aktris asal Korea Selatan, berada di ambang kehancuran setelah skandal besar menimpanya pasca-pesta di Indonesia. Kejadian itu turut menyeret Kenzo, bos besar penyelenggara acara. Demi menyelamatkan reputasinya, Bitna setuju memberikan klarifikasi. Namun, tanpa persetujuan Bitna, Kenzo malah mengumumkan pertunangan palsu mereka kepada publik. Apa motif di balik kebohongan Kenzo ini? Bisakah sandiwara tersebut menyelamatkan Bitna, atau justru memperburuk hidupnya?
Sampul Novel Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta
8.8
Pengkhianatan Fredi dengan sepupuku, Lydia, saat berlibur di Bali menghancurkan segalanya. Hubungan kami diputus sepihak, lalu dia dan ibunya terus merendahkanku hingga karierku runtuh. Di masa sulit ini, Hendra yang merupakan kakak sepupu Fredi datang menyelamatkanku. Ketika Fredi kembali mencoba menjatuhkanku dalam sebuah pesta, aku tidak lagi gentar karena ada Hendra di sisiku. Dengan perasaan yang telah mati, aku nyatakan padanya bahwa rasa cintaku sudah sirna.
Sampul Novel Istriku Bukan Selingkuhanku
8.1
Satu dekade membina rumah tangga, bara cinta antara aku dan Mas Bram tak pernah padam. Sebagai bos sibuk yang kerap mengurus cabang di luar kota, ia selalu punya cara cerdik untuk menemuiku secara sembunyi-sembunyi dari ibunya. Pagi ini, kehangatan itu kembali terasa lewat pelukan manja dan kecupan mesra di leher saat aku sibuk di dapur. Sikap romantisnya selalu berhasil memanjakan diriku, membuatku tak berdaya dan hanyut dalam pesona gairah suami tercinta.
Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
CEO tampan dan kaya, Julian Evans, harus menghadapi penolakan dari sekretarisnya, Mia Sanders. Walau saling mencintai, status Mia sebagai anak pelayan di keluarga Evans membuatnya memendam perasaan demi membalas budi. Mia merasa perbedaan sosial membuat hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak tinggal diam. Ia bertekad menantang keraguan Mia demi membuktikan ketulusannya. Sanggupkah perjuangan gigih Julian meyakinkan Mia bahwa cinta mereka pantas dipertahankan?
Sampul Novel Pesona Wanita Pilihan CEO
8.0
William, sang CEO Johnson Corporation, menolak keras desakan Michael untuk menikahi putri Mr. Franklin. Meski diancam kehilangan seluruh kekayaannya, ia enggan menjadi boneka keluarga seperti Jeremy. William bahkan menantang ayahnya untuk menikahi wanita itu sendiri. Kemarahan Michael memicu konflik besar. Kini, William dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan kemewahan warisan atau pergi demi memperjuangkan kekasih pilihannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan