APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Intelijen Tampan

Intelijen Tampan

Carlo Bandarez, agen rahasia Rusia berparas menawan, selalu menutup hati dari wanita walau banyak yang memujanya. Namun, hatinya goyah setelah bertemu kembali dengan sahabat kecilnya, Claudia Rodriguez. Meski Carlo berusaha meredam gejolak asmara tersebut, cinta di antara mereka justru semakin membara. Kini, ia menghadapi dilema pelik ketika diperintahkan menyelidiki kasus kejahatan ayah Claudia, Samuel Rodriguez. Carlo pun harus memilih antara loyalitas tugas atau perasaan cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab.3

Sebastian menyahut..

"Carlo tidak pernah bercerita jika mempunyai seorang adik perempuan, kami agak sedikit terkejut karena baru sekarang tahu."

Mereka tertawa renyah. Ibu menghampiri mereka...

" Makan siang sudah siap, mari kita makan ."

Mereka makan siang bersama. Alex yang duduk di hadapan Catherine , mengenalkan diri pada Catherine..

" Catherine. Kenalkan aku Alex teman kakakmu dan yang duduk di sebelahku ini Sebastian adikku."

Catherine melihat Alex, lalu mengangguk.

"Tadi Carlo memberitahuku kalau kamu bekerja merawat orang tua lanjut usia, benarkah Catherine.?"

Sekejap mata langsung berbinar-binar mata gadis cantik Russia itu. Catherine menjawab dengan riang sekali...

" Ya benar sekali , alex."

Alex memasukkan potongan wortel ke dalam mulutnya , lalu melontarkan pertanyaan lagi...

"Apa kamu tidak kuliah , Catherine.?"

Gadis Russia itu menggeleng, dengan polosnya menjawab..

"Aku tidak mau kuliah., Alex."

Alex mengernyitkan dahinya.

"Tidak mau kuliah. ?. Kenapa.?"

Catherine tertawa lepas . Kalimat jujur meluncur dari mulutnya..

"Aku lebih suka bekerja merawat orang tua yang lanjut usia. Itu amat sangat menyenangkan sekali."

Alex mengunyah potongan kentang lalu menatap Carlo.

"Carlo. Aku tidak punya adik perempuan tapi kamu punya adik perempuan yang sopan dan baik."

Carlo tersenyum sambil menjawab ...

" kamu tidak tahu Catherine adikku ini pemarah dan suka sekali protes jika aku lama tidak pulang ke rumah Alex. "

Semua tertawa terbahak - bahak. Alex langsung menatap Catherine dan berkata...

"Catherine, kedua orang tuaku sudah meninggal . Aku tinggal bersama istriku yang sedang hamil 6 bulan dan ibu mertuaku yang usianya 71 tahun."

Semua mata melihat ke Alex yang menghembuskan nafas.

"Catherine, aku sangat sayang pada ibu mertuaku tapi aku juga tidak tega pada istriku yang sedang hamil anak pertama kami tapi dia masih merawat ibunya yang lanjut usia. Apakah kamu bersedia merawat ibu mertuaku.?"

Terbelalak mata Catherine.

" Ya, aku amat sangat bersedia sekali , Alex. Besok setelah mengganti keranjang baru di sepedaku. Aku menemui ibu mertuamu."

Alex tersenyum.

" Terima kasih, catherine. Nanti aku transfer uang untuk keperluan ibu mertuaku dan uang gajimu."

Catherine

" Ya, Alex. Nanti aku tulis di buku semua belanjaan juga kucantumkan nota hasil belanja q sdan kalau ada sisa uang aku kembalikan padamu."

Belum sempat Alex membalas perkataan Catherine , langsung Sebastian bertanya..

"Catherine, apa kamu sudah punya pacar .?"

Carlo langsung tersedak dan batuk - batuk , mendengar pertanyaan Sebastian pada Catherine adik perempuan kesayangannya. Catherine menggeleng...

" Tidak , aku tidak punya pacar , Sebastian."

Sebastian menatap mata indah Catherine , sembari berkata..

" Lebih baik kamu jangan punya pacar dulu, Catherine. Karena ada teman kakakmu yang menyukaimu dan mau menjadi pacarmu."

Carlo makin tersedak , batuk-batuk. Semua yang sedang makan siang memandang Sebastian teman Carlo.

Catherine langsung bertanya..

"Aku tidak pernah tahu kalau ada teman kakakku yang menyukaiku karena kakakku tidak pernah memberitahuku. Siapa orang itu , Sebastian.?"

Sebastian menunjuk Carlo yang masih batuk-batuk.

" Berhentilah bertanya, Catherine. Lihat kakakmu terbatuk - batuk mendengar perkataanku."

Semua tertawa , Sebastian menatap Catherine...

" Sekarang teman kakakmu bekerja mengumpulkan uang untuk menikahimu. pokoknya yang penting kamu jangan pacaran dengan laki lain. Tunggu saja teman kakakmu itu melamarmu , Catherine ."

Semua makin tertawa terbahak - bahak. Catherine berdiri dari kursinya. Mengambil salad di dalam kulkas. Sebastian menepuk bahu Carlo..

"Carlo, aku serius. Apakah kamu setuju kalau aku menjadi adik iparmu .?"

Carlo tertawa sambil menunjuk ke arah kedua orang tuanya.

" Tanyalah pada beliau berdua. Jangan tanya padaku , Sebastian."

" Aku belum berani bertanya pada orang tuamu karena aku masih belum mempunyai uang buat melamar dan menikahi adikmu , Carlo. "

Mereka semua makin tertawa mendengar ucapan Sebastian. Alex langsung menoleh pada Sebastian..

"Sebastian, kamu sahabatnya Carlo dan jangan sampai kalian bentrok karena kamu iseng mempermainkan Catherine adik perempuannya Carlo. Apalagi kedua orang tua mereka sangat baik pada kita. "

Sebastian memperhatikan Catherine yang sedang mengambil salad di kulkas , lalu menjawab..

" Iya Alex , aku paham maksudmu dan aku pun tidak mau bentrok dengan Carlo sahabatku. "

Carlo tersenyum lalu bertanya...

"Sebastian , apa kamu serius menyukai Catherine adik perempuan kesayanganku . Bukankah kamu baru pertama kali ini bertemu Catherine.?"

Sebastian menatap wajah Carlo sahabatnya. Serius sekali Carlo menjawab..

" Benar, aku baru tahu kamu mempunyai seorang adik perempuan dan baru bertemu sekarang namun aku menyukainya karena dia gadis polos , baik dan perduli pada orang tua. Di jaman se-modern ini masih ada gadis yang memilih bekerja merawat orang tua lanjut usia. Aku jatuh cinta pada kebaikan bukan pada kecantikannya adikmu, Carlo."

Semua memperhatikan Carlo yang sedang serius berbincang - bincang dengan Sebastian tentang Catherine. Sungguh tenang sikap Carlo tapi menunjukkan beberapa Carlo sangat menyayangi Catherine adik perempuan satu-satunya.

"Sebastian , aku tahu kamu baik . jika kamu serius pada adikku dan adikku pun serius padamu maka aku tidak keberatan, Sebastian. Aku hanya ingin menjaga dan melindunginya."

" Ya, aku memahami sekali maksudmu, carlo."

Catherine datang membawa nampan berisi beberapa mangkuk berisi salad.

" Ini salad buatanku. Aku menerima pesanan makanan Russia."

Alex dan Sebastian terperangah kaget mendengar ucapan Catherine. Sebastian tidak bisa mencegah keinginannya untuk bertanya...

"Kamu menerima pesanan makanan Russia.?. Apa kamu pernah ikut kursus memasak .?. Aku benar-benar tak paham. Tolong jelaskan, Catherine.!"

Gadis cantik Russia itu tertawa lepas , lalu menjelaskan...

" Sebastian, aku tidak pernah ikut sekolah kursus memasak tapi dari kecil aku selalu membantu ibuku memasak, membersihkan rumah , merawat kakek nenekku sampai beliau berdua meninggal."

Sebastian makin tertarik dengan gadis cantik lulusan SMA ternyata sesuai dengan tipe gadis yang di inginkannya.

"Terus apa semua itu bermanfaat bagimu sehingga kamu tidak ingin kuliah , Catherine.?"

Dengan mata berbinar-binar makin menonjolkan kecantikan wajahnya, semangat sekali Catherine menjawab pertanyaan Sebastian yang mulai menyukainya.

"Sebastian, buatku kuliah itu membosankan dan membutuhkan biaya yang besar , belum lagi dengan mengerjakan setumpuk tugas kuliah yang membosankan dan harus adaptasi dengan banyak teman kuliah bahkan harus sejalan dengan banyak orang yang belum tentu cocok denganku. Harus berpura-pura cocok dengan mereka. Aku tidak suka itu , Sebastian."

Semua makin tertarik dengan ungkapan jujur gadis sepolos Catherine. Sebastian makin penasaran ingin tahu tentang diri Catherine dan mulutnya tak sanggup dicegah lagi untuk bertanya pada gadis yang di sukainya.

"Ok, sekarang aku tahu alasanmu yang menyebabkan kamu tidak mau kuliah. Aku hanya tidak paham tentang pekerjaanmu, Catherine. ?"

Dengan sigap Catherine menjawab.

"Pekerjaanku itu menyenangkan sekali dan menghasilkan banyak uang bahkan aku sekarang bisa tiap bulan memberi uang pada kedua orang tuaku, Sebastian."

Mereka menyimak jawaban jujur Catherine.

Sebastian pun makin antusias bertanya..

"Benarkah, Catherine.?. Apa buktinya.?"

Catherine membelalakkan kedua matanya , sambil antusias menjawab..

"Kamu mau tahu buktinya, Sebastian.?. Tunggu sebentar ya.!"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Beauty and The Mafia
8.4
Rosetta Alighieri diculik oleh Marco Botticelli, seorang mafia kejam, setelah difitnah oleh kembarannya sendiri, Caritta, mencuri kalung pusaka pria itu. Di tengah sekapan bahaya, perasaan cinta yang tak terduga justru bersemi di antara korban dan sang penculik. Saat Marco menawarkan hubungan serius, Rosetta pun didera dilema besar. Haruskah ia menerima cinta sang kriminal dan terjun ke dunia gelap penuh risiko demi perasaan yang kian tumbuh?
Sampul Novel Jeratan Cinta Wanita Pendendam
9.3
Sejak umur tujuh tahun, Clarissa menanggung pedih setelah pamannya menghabisi ibu serta adiknya demi menguasai warisan. Ia juga terpaksa melihat sang ayah disiksa tiada akhir. Dipicu amarah mendalam, Clarissa memilih jalan sebagai mafia untuk membalas kehancuran keluarganya. Bersama lelaki idaman hatinya, ia merancang strategi matang demi menumbangkan sang paman. Mampukah Clarissa menyelamatkan ayahnya dan menuntaskan dendam masa lalu ini?
Sampul Novel Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!
9.4
Tiga tahun Emilia menjadi istri yang patuh bagi Brandon, namun diceraikan demi perempuan lain. Pasca-perceraian, Emilia bangkit sebagai sosok kuat yang sangat berbeda. Brandon terkejut mendapati identitas rahasia mantan istrinya sebagai peretas, dokter, hingga pembalap. Saat Brandon berusaha mengejarnya lagi, Emilia memilih menikmati kebebasan dan memamerkan keahliannya yang luar biasa. Brandon harus menerima fakta bahwa Emilia adalah bos rahasia.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah didera kemalangan setelah orang tuanya menjadikan dirinya jaminan utang pada mafia kejam. Kini ia terkurung dalam kehidupan bak penjara, sembari terus dihantui oleh trauma masa lalu yang begitu kelam. Di tengah penderitaan ini, Alena bertekad mencari tahu alasan mengapa orang tuanya tega meninggalkannya dalam bahaya. Mampukah ia bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik
8.4
Di Kota Silo, istri miliarder gemar menyiksa gadis muda. Sang protagonis yang tidak bisa merasakan sakit menjadi korban utama. Namun, sang suami justru mengumumkan dirinya sebagai putri mereka yang hilang demi menutupi kekejaman tersebut. Demi hidup layak, ia menerima status baru ini. Di balik topeng kebaikan itu, luka baru terus ditorehkan hingga mereka menuntut nyawanya sebagai balas budi. Kini, ia siap membalikkan keadaan demi menuntut balas.
Sampul Novel Persembahan Untuk Sang Kirin
9.3
Kehidupan bahagia seorang putri kaya dan pemilik gym hancur dalam sekejap. Setelah dua bulan diabaikan suaminya, ia dikepung lima pria di gym miliknya sendiri. Tiga hari kemudian, ia disiksa, dirantai, dan dipaksa merangkak untuk dipersembahkan kepada kirin. Sepuluh bulan pasca-persembahan tersebut, para penculiknya mengincar pil keabadian yang mampu memberikan kemudaan serta hidup abadi bagi pria.