APKDock Logo
Sampul Novel Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!

Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!

9.4 / 10.0
Tiga tahun Emilia menjadi istri yang patuh bagi Brandon, namun diceraikan demi perempuan lain. Pasca-perceraian, Emilia bangkit sebagai sosok kuat yang sangat berbeda. Brandon terkejut mendapati identitas rahasia mantan istrinya sebagai peretas, dokter, hingga pembalap. Saat Brandon berusaha mengejarnya lagi, Emilia memilih menikmati kebebasan dan memamerkan keahliannya yang luar biasa. Brandon harus menerima fakta bahwa Emilia adalah bos rahasia.

Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?! Bab 1

"Aku ingin bercerai," ucap Brandon Kanaya.

Setelah menikah selama tiga tahun, pria itu tetap tidak banyak bicara seperti biasanya. Suaranya tidak membawa kehangatan, hanya sikap acuh tak acuh yang dingin.

Emilia Muzaki berdiri di belakang Brandon dan memandangi sosok jangkungnya. Bayangan wajah acuh tak acuh pria itu di jendela setinggi langit-langit membuat Emilia merinding.

Tangan yang sebelumnya rileks di kedua sisi tubuhnya, kini mengepal dan sedikit gemetar.

Momen yang paling ditakuti Emilia telah tiba.

Saat Brandon berbalik menghadap Emilia, raut wajahnya menjadi semakin jelas. Meski mereka sudah menghabiskan beberapa tahun bersama, wajah Brandon yang terpahat sempurna masih membuat Emilia kagum.

"Apakah kita harus bercerai?" Emilia hampir tidak mampu mengucapkan pertanyaan tersebut. Dia berjuang untuk menyampaikan maksudnya, suaranya terdengar putus asa, tetapi masih berharap suaminya berubah pikiran.

Brandon menyipitkan mata saat memandangnya. Wajah Emilia terlihat cantik tanpa riasan, meski matanya merah karena emosi.

Wanita ini bukanlah wanita paling cantik, tetapi kulitnya yang putih bersih dan kepolosan di matanya membuatnya terlihat menawan.

Dia menatap Brandon dengan matanya yang jernih dan merah. Di bawah mata kanan Emilia terdapat sebuah tahi lalat kecil yang menambah kecantikan dan rambut berwarna hitam membingkai wajahnya dengan lembut.

Namun, Brandon menganggapnya sebagai wanita pendiam yang tidak menarik. Wanita ini telah memenuhi peran sebagai seorang istri tanpa kesalahan, tetapi Brandon tidak pernah jatuh cinta padanya.

Tiga tahun yang lalu, sebuah kecelakaan mobil menyebabkan Brandon mengalami cedera tulang belakang yang serius, sehingga menimbulkan keraguan akan kemampuannya untuk berjalan kembali. Dokter memberikan prognosis yang buruk. Dia harus menerima kenyataan bahwa dia mungkin akan menjadi lumpuh seumur hidup. Selama masa penuh tantangan itu, keadaan memaksanya untuk berpisah dengan wanita yang dicintainya. Atas desakan ibunya, dia menikahi seorang pengasuh yang dapat merawatnya tanpa batas waktu. Emilia menjadi pilihan mereka karena berasal dari keluarga biasa dan sifatnya yang pendiam.

"Kamu telah merawatku selama tiga tahun. Sebagai kompensasi, aku bersedia memberikan uang sebesar dua puluh miliar kepadamu." Nada bicara Brandon terdengar datar dan tanpa emosi, sama sekali tidak menunjukkan rasa sayang pada Emilia. "Jika kamu menginginkan hal lain ...."

"Kenapa?" Emilia memotong perkataannya untuk pertama kalinya. Matanya yang berkaca-kaca tampak dipenuhi tekad dan rasa enggan. "Kenapa kamu tiba-tiba meminta cerai?"

Pertanyaan tersebut menggantung di udara. Besok, mereka akan merayakan hari ulang tahun pernikahan ketiga. Awalnya, Emilia membayangkan akan merayakan hari ulang tahun pernikahan selama sisa hidup mereka.

"Kamu tahu aku mencintai wanita lain." Suara Brandon menarik Emilia dari lamunan, sikap pria itu sangat dingin dan acuh tak acuh, tidak memberikan secercah harapan pun. "Natasha telah kembali. Aku berencana untuk menikahinya."

Informasi itu menghantam Emilia seperti sambaran petir dan membuat tubuhnya gemetar.

Pernikahan yang dia jaga sepenuh hati selama tiga tahun, hancur begitu saja dengan penyebutan nama Natasha Parulian.

"Tuan ...," panggil kepala pelayan dengan tergesa-gesa. "Nona Natasha memuntahkan makanannya dan batuk darah!"

Sikap Brandon langsung berubah, dia dengan cepat berjalan melewati Emilia dan pergi ke kamar tamu. Dia memberi perintah dengan mendesak, "Siapkan mobil. Kita akan pergi ke rumah sakit."

Tidak lama kemudian, dia muncul sambil menggendong seorang wanita rapuh dengan lembut. Tubuh Natasha terbungkus selimut yang disulam sendiri oleh Emilia.

Dia tampak sangat lemah, wajahnya pucat sehingga membuatnya terlihat seperti berada di ambang kematian. Dia bergumam lemah saat berada dalam pelukan Brandon, "Kak Brandon, Nona Emilia ... dia ...."

Brandon menghentikan langkahnya, dia menoleh ke arah Emilia dan mengumumkan, "Pengacara akan membicarakan rincian perceraian denganmu. Kamu harus meninggalkan rumah ini dalam waktu tiga hari."

Kemudian, dia dengan hati-hati memperbaiki posisi Natasha dalam pelukannya dan turun ke lantai bawah tanpa menoleh ke belakang.

Emilia berdiri di dekat tangga, matanya tertuju pada sosok yang semakin menjauh. Natasha yang berada dalam pelukan Brandon segera memberikan tatapan penuh kemenangan ke arahnya.

Satu jam yang lalu, Natasha berkata kepada Emilia sambil tersenyum licik, "Aku sudah kembali. Kembalikan Brandon padaku."

Tekad Emilia runtuh setelah mereka berdua menghilang dari pandangan. Air mata membasahi wajah Emilia saat dia memeluk dirinya sendiri dan rasa dingin menyelimuti tubuhnya.

Sepuluh tahun telah berlalu. Pria itu menyelamatkannya ketika dia menghadapi titik terendah dalam hidupnya dan dia telah diam-diam mencintainya selama sepuluh tahun. Berapa sepuluh tahun yang dia miliki dalam hidup ini?

Namun, cinta memang tidak bisa dipaksakan. Tidak peduli seberapa besar dia merendahkan dirinya sendiri, dia tidak akan pernah membuat pria itu membalas cintanya.

"Brandon, aku tidak akan meneteskan air mata untukmu lagi."

Kemudian, Emilia menghapus air matanya. Sosok wanita yang lembut dan rapuh digantikan oleh wajah dingin yang tegas. Matanya tampak dipenuhi tekad.

Sudah waktunya dia melanjutkan hidup.

Perjanjian perceraian di nakas yang ada di kamar tidur utama, terlihat sangat mencolok.

Emilia membuka halaman terakhir dokumen dan tatapannya tertuju pada tanda tangan yang tidak asing. Sekilas emosi melintas di wajahnya saat dia dengan lembut menelusuri nama "Brandon".

Emilia menahan tangisnya, lalu mengambil pulpen dan menandatangani namanya.

Semuanya dimulai dengan nama ini dan sudah sepantasnya diakhiri dengan nama yang sama.

Di samping perjanjian perceraian, Emilia meninggalkan sebuah stempel sebagai hadiah ulang tahun pernikahan ketiganya untuk Brandon. Dia menghabiskan waktu hampir satu tahun untuk memilih batu giok dan mengukirnya menjadi stempel.

Selama tiga tahun mereka bersama, dia memberikan banyak hadiah yang dipilih dengan hati-hati. Namun, Brandon mengabaikan hadiah-hadiah tersebut, sehingga berakhir di lemari atau dibuang seperti ketulusan hatinya terhadap pria itu.

Saat melangkah keluar dari vila, Emilia melihat sebuah mobil mewah berwarna hitam sedang menunggu di tepi jalan. Dia memasuki mobil dan mengumumkan dengan tenang, "Aku sudah bercerai."

Seorang pria berkacamata hitam duduk di kursi pengemudi, dia tersenyum dan berkata, "Selamat, kamu telah mendapatkan kebebasanmu kembali."

Dia menyerahkan sebuah laptop dan suaranya terdengar penuh semangat. "Sudah saatnya kamu kembali ke dirimu yang sebenarnya. Kami semua sudah tidak sabar menunggu kembalinya kamu."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Duda itu Suamiku
8.1
Pertemuan dengan balita bernama Bealize yang terus memanggilnya 'Mami' mengubah total takdir Bianca. Ia pun terpaksa tinggal serumah dengan Bea dan ayahnya, seorang duda tampan. Khawatir akan gosip miring dan perasaan yang mulai tumbuh, Bianca memilih melarikan diri demi kebebasan. Ia nekat mengabaikan nasib Bea demi menghindari skandal. Namun, akankah sang duda membiarkannya pergi begitu saja, atau justru akan memburu dan membawanya kembali?
Sampul Novel Hasrat Nikmat Perselingkuhan
9.7
Zhea mendambakan keintiman mendalam saat gairahnya memuncak di ranjang. Namun, sang suami, Muchlis, justru menghadapi masalah vitalitas di usianya yang ke-34. Meski tubuh Zhea telah siap menerima sentuhan hangat, alat vital Muchlis tetap tak mampu menegang. Di tengah rasa kecewa yang mendera, Zhea terpaksa menahan diri. Ia akhirnya hanya bisa pasrah saat suaminya memilih cara gesekan fisik demi meraih kepuasan sepihak.
Sampul Novel Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran
8.1
Kehidupan mewah Tanya Quinn hancur seketika setelah keluarganya habis dibantai dalam sebuah serangan. Demi bertahan hidup dari kekejaman dunia luar, gadis cantik ini terpaksa melarikan diri ke Hutan Malapetaka yang terkenal sangat mematikan. Di ambang kematiannya, ia justru diselamatkan oleh pria asing tanpa busana yang misterius. Kini, di tengah rasa duka dan hasrat membalas dendam, Tanya harus menghadapi sosok tersebut. Apakah pria ini bahaya baru atau pelindung baginya?
Sampul Novel Pesona mantan istri
7.8
Divonis mandul tak membuatku ragu pada janji setia William. Sayang, semua bohong setelah aku tahu dia punya selingkuhan yang hamil. Pertikaian kami memicu insiden hingga wanita itu keguguran. William pun menceraikanku, lalu mengusirku tanpa sepeser uang. Tiga tahun aku menanggung kehinaan ini sendirian dalam kemiskinan. Kini, aku telah kembali didampingi seorang pria baru demi menuntut balas atas semua rasa sakit hati masa lalu.
Sampul Novel Saat semua Memihak Kakakku
9.5
Hidupku hancur setelah kakak perempuanku merebut novel karyaku yang viral dengan bantuan kakak laki-lakiku yang bertindak sebagai editor. Fitnah kejam itu membuatku dirundung, kehilangan suami miliarder asal Kota Bet yang memilih menikahi kakakku, hingga akhirnya aku diasingkan dan dibunuh olehnya. Di ambang kematian, ibuku bahkan tetap menyalahkanku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun kembali tepat di hari tuduhan plagiarisme itu pertama kali dilayangkan.
Sampul Novel Sebuah Pengabdian
9.3
Impian Hamid menjadi tentara pupus seketika saat orang tuanya memaksa dirinya menjalani pernikahan dini yang tak pernah ia inginkan. Walau diselimuti amarah karena harus menikahi wanita asing, ia akhirnya mengalah demi berbakti. Siapa sangka, kehidupan pernikahan ini justru mendewasakan Hamid dan menuntunnya memahami arti pengabdian kepada Tuhan. Namun, badai ujian kini mulai mengancam komitmen mereka. Mampukah Hamid dan sang istri bertahan melewati cobaan demi menjadi abdi sejati?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan