APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Pernikahan lima tahun Sheila dan Dave hancur saat sang mantan kekasih kembali memikat Dave. Melalui pesan provokatif dan bukti kemesraan mereka, termasuk kembang api biru di malam anniversary yang sepi, Sheila menyadari akhir dari hubungan mereka. Tanpa air mata, ia menandatangani surat perceraian. Lebih dari itu, Sheila meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan baru untuk Dave dan selingkuhannya, sebelum akhirnya terbang ke Veridia demi memberikan restu langsung bagi keduanya.
Bab
Bagikan

Bab 6

Dave sedikit terkejut, ketika dia menerima telepon dari rumah sakit, dia masih makan malam dengan orang tua Steph.

Saat itu, dia merasa ketakutan, dan langsung meninggalkan Steph sekeluarga untuk bergegas datang.

Untungnya, Sheila tidak kenapa-napa.

"Tadi aku lagi temani klien makan, ada kontrak besar yang harus ditindaklanjuti. Tapi rumah sakit beri tahu aku, kamu alami kecelakaan mobil, jadi aku langsung kemari."

Mata indah Sheila sedikit menyipit, dan dia menatapnya lurus.

"Baru datang setelah makan dengan klien?"

"Ya, Sheila, aku lelah banget." Dave mengerutkan alisnya.

Sheila perlahan menutup matanya, tidak lagi berbicara.

Sementara Dave duduk di samping untuk menemaninya. Tidak lama kemudian, teleponnya tiba-tiba berdering.

Dia dengan tegas menutup telepon, tapi pihak lain dengan gigih menelepon lagi.

Dave membisukan telepon, lalu menundukkan kepalanya untuk mengirim pesan.

Satu menit kemudian, ekspresinya tampak bersemangat. Dia lalu cari alasan dan buru-buru pergi.

Tidak lama setelah Dave pergi, Lina segera datang mengunjungi Sheila.

Namun, ekspresinya tidak bagus.

"Coba tebak, siapa yang aku temui saat naik ke atas?"

Melihat Lina, Sheila terduduk. Setelah berpikir beberapa detik, dia menebak, "Dave?"

Lina pun mencibir, wajahnya penuh jijik.

"Lantai tiga rumah sakit ini ‘kan departemen kebidanan dan kandungan. Saat aku naik lift, begitu pintu lift terbuka, aku lihat Dave dan Steph."

"Saat itu aku merasa ada yang nggak beres. Jadi aku ikuti kerumunan keluar dari lift, dan lihat Steph pegang laporan pemeriksaan kehamilan, Dave bahkan kelihatan senang. Dia terus bilang, dia bakal jadi ayah."

Sheila sedikit terkejut, dia menundukkan kepalanya dengan serius, tapi tidak ada sedikit pun ketidaksenangan di wajahnya.

"Dia hamil."

Lina hanya merasa Sheila saat ini agak aneh, tapi dia tidak bisa mengatakan apa yang salah.

Dia mendekati Sheila, menyentuh dahinya.

"Kamu nggak marah? Tunggu, kamu juga nggak demam sampai otakmu linglung."

Sheila tersenyum tipis, bibir pucatnya sedikit terbuka.

"Kamu nggak tahu, tubuh Dave bermasalah. Dokter bilang, dia nggak bisa punya anak."

Tiga tahun lalu, mereka berusaha untuk hamil selama setahun penuh, tapi dia tidak pernah hamil.

Dia kira itu karena dirinya sendiri, jadi dia buat janji untuk pergi ke rumah sakit dan memeriksa.

Dave khawatir dia akan mengalami tekanan mental yang besar, jadi dia menemaninya untuk periksa.

Hasilnya menunjukkan, Dave mandul.

Malam itu dia tidak tidur sepanjang malam, meyakinkan dirinya untuk menerima kenyataan dia tidak akan punya anak dalam hidup ini, asalkan Dave mencintainya.

Bahkan, dia khawatir akan memengaruhi harga diri dan karier Dave, jadi dia minta Dokter Hendy bantu sembunyikan kondisinya, dan menyatakan tubuh dirinya sendiri yang perlu dirawat sebelum bisa hamil.

Sekarang, Dave malah bersemangat jadi ayah. Ternyata penyembunyian selama tiga tahun ini begitu bodoh.

"Ya Tuhan! Ini kabar besar!"

Lina sangat bersemangat hingga hampir melompat, dia menggosok tangannya, dan alisnya terangkat.

"Aku punya ide, Sheila, lima hari lagi kan kamu bakal balik ke Veridia. Nanti kita pura-pura nggak tahu apa-apa."

"Setelah Steph lahirkan anaknya, kita kirimkan hasil pemeriksaan Dave padanya. Aku penasaran, apa Dave bakal nyesal dan jadi gila setelah tahu hal itu?"

Pagi-pagi keesokan harinya, Dave tidak datang ke rumah sakit.

Sore harinya, sekretaris datang ke kamar Sheila. Setelah melaporkan persiapan pernikahan, dia ragu-ragu menatap Sheila.

"Katakan saja kalau ada sesuatu." Alis indah Sheila sedikit berkerut.

Sekretaris itu menatap Sheila dengan hati-hati, dan berbisik, "Siang ini Tuan Dave minta saya bawa dokumennya ke vila. Tapi waktu saya sampai di sana, saya lihat Steph pakai piyama duduk di sofa ruang tamu vila Nyonya."

"Nyonya, Anda biasanya sangat baik pada saya. Jadi saya benar-benar nggak tahan. Makanya saya beri tahu Anda."

Rasa dingin naik dari telapak kakinya, wajah kecil Sheila tampak sedikit dingin.

Dia masih dirawat di rumah sakit, tapi Steph sudah tidak sabar pengen pindah ke rumah mereka?

Tidak heran tadi malam Dave secara khusus beri tahu dia, “Kalau mau keluar dari rumah sakit, beri tahu aku ya. Jadi aku jemput.”

"Aku tahu, terima kasih."

Sheila mengambil ponsel di atas meja dan membuka CCTV.

Layar menunjukkan warna hitam pekat.

Dave telah memblokir kamera terlebih dahulu.

Sheila mengerutkan kening, menatap sekretaris yang belum pergi di samping.

"Malam ini aku akan minta seseorang untuk alihkan perhatian Dave dan Steph, kamu hubungi seseorang untuk pasang kamera tersembunyi."

"Baik, Nyonya."

Pukul sepuluh malam, Dave datang ke bangsal.

Dia menatap Sheila di tempat tidur, mata hitamnya penuh dengan permintaan maaf.

"Sheila, kamu minta aku datang, apa kamu merindukanku? Maaf, hari ini aku sibuk..."

Sheila mengerutkan kening, langsung memotongnya, dan memberinya alasan, "Aku tahu, kamu sedang siapkan pesta ulang tahun untukku, makanya malam gini baru datang temui aku."

Dave tertegun, tersenyum dan meraih tangan Sheila, lalu menggosoknya dengan lembut.

"Sheila memang paling mengerti aku."

Sheila menatap Dave, mengikuti kata-katanya.

"Ya, aku mengerti kamu, mengerti semua yang kamu lakukan."

Jantung Dave berdetak kencang, dia bergumam, "Sheila..."

Dia hendak mengatakan sesuatu, tapi saat ini perawat kebetulan mendorong kereta perawatan masuk, dan mengganti infus baru untuk Sheila.

Keesokan harinya, Sheila membuka CCTV.

Di vila, Steph dan Dave sedang makan siang bersama.

Steph duduk di posisi yang biasa diduduki Sheila, lalu dengan genit mengatakan bahwa dia hamil, jadi sama sekali tidak mau makan.

Dave dengan sabar, suap demi suap membujuknya makan.

"Dengarkan aku, jaga tubuhmu, setelah bayinya lahir, aku bakal cari cara untuk buat Sheila terima anak kita sebagai anak angkat."

Setelah setengah jam, Steph kekenyangan.

Dia memegangi perutnya, dan dengan bangga naik ke atas.

Dave kemudian memanggil para pelayan, dan berkata dengan suara berat,

"Steph hamil, dia pemarah, jadi kalian harus lebih toleran. Juga, mengenai Steph yang tinggal di sini, jangan ada yang beri tahu Sheila setelah dia kembali!"

"Ya, Tuan."

Sheila dengan tenang menonton video CCTV.

Dia lalu mengalihkan pandangannya, dan mulai menginstruksikan sekretaris untuk siapkan undangan pernikahan. Dia akan membuat daftar undangan hari ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda
9.5
Nara, seorang gadis polos anak asisten rumah tangga, menjadi korban dendam Axel. Sang tuan muda tega melecehkannya karena ibu Nara adalah selingkuhan ayahnya. Namun, niat awal menyiksa justru berubah menjadi obsesi cinta yang ekstrem. Axel menjelma sebagai pria posesif yang mengurung kebebasan Nara. Meski terus mencoba kabur, Nara selalu berhasil ditangkap kembali. Akankah takdir membawa hubungan penuh luka ini menuju akhir yang bahagia, ataukah kehancuran?
Sampul Novel Bukan Bonekamu Lagi
8.4
Setelah menyerahkan segalanya pada Adriel di malam penobatannya sebagai bos mafia Keluarga Mahendra, Vivian mengira penantiannya berakhir bahagia. Namun, ia mendengarkan sendiri bagaimana Adriel menghina dirinya dan hanya menjadikannya alat pemanasan sebelum mendekati wanita lain. Hancur oleh pengkhianatan kejam sang miliarder, Vivian memutuskan untuk tidak lagi menjadi boneka yang patuh. Ia segera mengirim pesan rahasia kepada Bos Indra Wijaya, meminta dipindahkan sejauh mungkin dari Adriel sebelum promosi tiga hari lagi.
Sampul Novel Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan
8.8
Dahulu Aruna diusir dan dihina sebagai pembawa sial. Luka batinnya kian perih ketika ketulusannya pada Nathan justru dijadikan bahan taruhan yang merendahkan. Bertahun-tahun berlalu, Aruna kembali membawa identitas baru dan kepribadian yang berubah total. Takdir kembali mempertemukannya dengan CEO yang dahulu mencampakkannya. Kini, Aruna bersiap menuntut balas demi menghancurkan pria yang pernah merusak hidupnya.
Sampul Novel Dendamnya, Cinta Abadinya
9.5
Karier hancur dan harta keluarga ludes akibat jebakan kejam Darma Wijoyo serta Jihan Prameswari. Demi biaya berobat ibu, aku terpaksa menuruti ancaman Darma untuk mengakui kesalahan yang tak pernah kulakukan. Namun, janji bosku itu dusta belaka, dan aku hanya diperalat tanpa harga diri. Di tengah kehancuran dan kepahitan pengkhianatan ini, aku bangkit. Rasa sakit kini menjelma menjadi tekad membara untuk membalas dendam pada mereka yang merampas segalanya.
Sampul Novel Devil Beside You
8.1
Sergio Blanco, pembunuh bayaran berdarah dingin, kehilangan arah saat ditugaskan menghabisi nyawa putri seorang miliarder. Hazel Afford, sang target dengan mata indah, berhasil meluluhkan hatinya. Namun, begitu Hazel menyadari jati diri Sergio yang sebenarnya, rasa cinta itu berubah menjadi muak. Hazel bertekad melarikan diri, tetapi ia malah terjerat dalam lingkaran gairah yang penuh risiko. Akankah Sergio menyelesaikan misinya atau memilih tunduk pada cinta?
Sampul Novel Istri Gelap Tuan Arrogant
8.8
Tak pernah terlintas di benak Kinanti bahwa ia akan berakhir sebagai istri rahasia dari majikannya sendiri, Adam. Padahal, pria kaya tersebut telah memiliki seorang istri bernama Renata yang sangat ia cintai. Situasi menjadi kian rumit ketika Kinanti menyadari dirinya tengah mengandung anak Adam. Akankah Adam menerima janin tersebut? Dan bagaimana reaksi Renata saat mengetahui pengkhianatan suaminya yang menyembunyikan istri gelap selama ini?