APKDock Logo
Sampul Novel Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

8.8 / 10.0
Dahulu Aruna diusir dan dihina sebagai pembawa sial. Luka batinnya kian perih ketika ketulusannya pada Nathan justru dijadikan bahan taruhan yang merendahkan. Bertahun-tahun berlalu, Aruna kembali membawa identitas baru dan kepribadian yang berubah total. Takdir kembali mempertemukannya dengan CEO yang dahulu mencampakkannya. Kini, Aruna bersiap menuntut balas demi menghancurkan pria yang pernah merusak hidupnya.

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan Bab 1

Dasar anak haram! Anak pembawa sial! Enyah dan pergilah!

Kata-kata menyakitkan yang terucap dari bibir wanita yang sudah melahirkannya itu terus menggema di kepala Aruna.

Seorang ibu yang seharusnya menyayangi dan melindunginya malah dengan tega mengatakan kata-kata tidak pantas padanya.

Aruna menyeka air mata yang tidak sengaja keluar dari sudut matanya.

"Sialan!" gumam Aruna. Dia lalu menenggak minuman dalam gelas kecil yang berada di atas meja dalam satu kali teguk. "Akkhh!" Minuman dengan kadar alkohol rendah selalu membuat Aruna merasa jauh lebih baik. Walau terkadang tetap saja membuatnya mabuk.

Aruna menengadahkan kepalanya menatap langit-langit tempat dimana dia berada, dia mengerjapkan mata dan membuka mata lebar-lebar saat pandangannya sedikit agak buram.

"Dia pikir aku mau dilahirkan olehnya? Aku pun tidak sudi dilahirkan olehnya! Wanita sialan! Dia yang murahan, kenapa malah aku yang disalahkan." umpat Aruna, dia menunduk memegang kepalanya. "Kenapa aku harus terlahir dari rahimnya? Dari sekian banyak ibu di dunia ini, kenapa harus dia!"

Saat masih muda, Desi yang tak lain ialah ibunya Aruna adalah wanita cantik yang anggun dan menjadi primadona di desa. Gadis kembang desa yang menjadi incaran para pria.

Nasib malang menimpa Desi saat dia mulai jatuh cinta pada seorang pria kota yang sedang datang ke desanya bernama Dirgantara. Desi termakan akan bujuk rayu Dirgantara hingga akhirnya memberikan kehormatannya secara cuma-cuma.

Dirgantara hanya mengatakan kata manis semata untuk bertanggung jawab jika nanti Desi hamil. Namun, setelah puas bermain, sebulan kemudian Dirgantara meninggalkan desa begitu saja tanpa berpamitan pada Desi.

Desi begitu frustrasi, fakta lebih gilanya lagi ternyata dia hamil. Ayahnya terkena serangan jantung hingga akhirnya meninggal.

Kabar kehamilannya juga menjadi buah bibir di desa, membuat ibunya malu dan bunuh diri. Setelah ketiadaan kedua orangtuanya, Desi dan sang adik kabur ke kota. Desi berniat mencari Dirgantara tetapi tak kunjung bertemu juga.

Perutnya semakin hari semakin besar, dia berusaha menggugurkannya namun selalu gagal hingga akhirnya dia lelah dan akhirnya lahirlah Aruna Zunita.

Desi begitu sangat membenci Aruna karena wajah Aruna selalu mengingatkannya pada Dirgantara. Pria brengsek yang sudah meninggalnya. Saat masih bayi Aruna sempat dibuang, tapi hati kecilnya merasa tidak tega hingga akhirnya Aruna tetap dibesarkan namun tidak mendapatkan kasih sayang darinya layaknya seorang ibu pada anaknya.

Aruna mengetahui kisah kelam sang ibu di masa lalu dari bibinya, adik dari sang ibu.

Aruna membuang napas dengan sangat kasar, ia lalu melihat ke segala arah, suara musik terdengar dengan sangat keras di seluruh penjuru club malam. Aruna duduk sendirian, dia lalu menatap lurus ke arah orang-orang yang tengah bergoyang menggerakkan tubuh mengikuti alunan musik. Dia lalu menoleh menengok ke arah kiri, seorang pria terduduk manis dengan wanita di kanan dan juga kirinya.

Usianya sekitar 28 tahun, masih terlihat sangat muda, dengan setelan jas kerja. Pria lain yang duduk di sofa lain sesekali tersenyum melihat ke arah temannya yang sibuk dengan para wanitanya. Temannya itu hanya sesekali melihat, tersenyum lalu fokus pada layar ponsel yang sedang dipegangnya.

Alis Aruna bertaut saat melihat pria itu, dia menelisik wajah pria yang tengah minum dengan para wanitanya. "Tunggu ... dia? Cih! Dia semakin gila saja ternyata," gumam Aruna lagi saat mulai menyadari siapa pria yang ia lihat itu.

Memori masa lalu yang tak akan pernah bisa dia lupakan setelah sekian tahun itu kembali terlintas di pikirannya. Dia pernah menangis di depan pria itu, tetapi sama sekali tidak dihiraukan dan pria itu malah menertawakannya.

Sebuah ide gila tiba-tiba saja terlintas di pikirannya, dia tersenyum smirk saat memikirkan ide gila itu.

Aruna menghela napas panjang. "Ini saat yang tepat untuk membalas semua yang pernah dia lakukan padaku dulu," gumam Aruna, dia lalu beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah sofa yang sedang pria itu duduki. "Lihat saja, apa yang akan aku lakukan."

Tap tap tap.

Byur!

Aruna mengambil gelas di atas meja lalu mengarahkannya ke wajah pria itu.

"SHIT! APA YANG KAU LAKUKAN HUH?" Pria itu kaget bukan main saat Aruna menyiram segelas air ke wajahnya. Ia lantas beranjak dari duduknya dan berdiri tegak di hadapan Aruna. Matanya menatap tajam dan mendelik dengan sangat sinis. "APA KAU GILA?" teriaknya lagi.

"Harusnya aku yang berucap seperti itu padamu! Dasar pria gila!" Aruna tak kalah berteriak.

Plak!

Satu tamparan Aruna daratkan di atas pipi pria itu dengan sangat kasar.

Pria itu menatap Aruna dengan tatapan yang semakin kesal karena Aruna menamparnya. "Kau! Apa masalahmu, perempuan gila!"

Semua orang yang sejak tadi sibuk dengan dunianya sontak langsung menghentikan apa yang mereka lakukan dan menonton pertengkaran Aruna dan seorang pria.

Club malam yang biasanya mengasyikan dan biasa dinikmati kini tak lagi heboh dengan jogetan para pengunjungnya. Mereka yang sedang berjoget menikmati musik sontak langsung menghentikan aktivitas mereka dan melihat ke arah Aruna dan juga seorang pria yang tengah berdebat.

"Apa yang kamu lakukan sampai wanita ini semarah ini padamu?" tanya Pria yang tadi terduduk namun sibuk dengan ponselnya. Dia nampak begitu kaget saat seorang wanita datang dan menyiram atasan sekaligus sahabatnya.

"Dia melecehkan aku!" ucap Aruna yang dengan tidak sengaja mendengar ucapan teman dari pria yang berdiri di depannya. Suaranya melengking tinggi hingga orang-orang yang sejak tadi berjoget itu mulai berbisik-bisik.

"What?" Pria bernama Nathan itu menatap Aruna dengan tatapan yang semakin kaget tak mengerti. "Melecehkan?"

"Tidak usah berlagak kaget! Dasar pria mesum! Tidak tahu diri! Pria cabul! Setelah melecehkan aku, kau malah asik bermain dengan wanita lain. Dasar pria sialan!" umpat Aruna lagi, dia kembali mengambil gelas lain yang isinya jauh lebih banyak kemudian mengarahkannya lagi ke wajah Nathan.

Byuur!

"APA YANG KAU LAKUKAN! WANITA GILA!" teriak Nathan lagi hingga semua orang yang berada di tempat itu menjadikannya dan Aruna sebagai pusat perhatian. Kini bajunya juga sudah sangat basah dengan minuman yang tadi dia pesan.

"AKU TIDAK TERIMA DILECEHKAN!" Aruna ikut berteriak. Berbicara dengan nada yang sarkas. "Aku bukan wanita murahan yang bisa seenaknya kau sentuh! Jangan hanya karena kau punya banyak uang, kau bisa melakukan semaumu!"

"Wanita gila! Stress! Tidak waras!" ucap Nathan. "AKU SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MELECEHKANMU!" teriaknya lagi tidak terima.

"Aku? Gila? Stress? Tidak waras? Setelah melakukan hal gila padaku bak aku ini wanita murahan dan sekarang kau mengatakan aku ini gila?!"

Sudut bibir Aruna terangkat, menatap Nathan dengan senyum smirk-nya.

"Memang laki-laki pandai sekali memutar balikkan fakta! Kau yang melakukan kesalahan, tetapi malah kau yang balik marah dan berteriak padaku. Sudah tau salah bukannya meminta maaf, malah bersikap seolah kalau kau tidak melakukan apa-apa dan tanpa dosa malah balik mengataiku. Woaahh ... pria sekarang sudah pandai memainkan drama!"

Alis Nathan semakin bertaut, dia benar-benar tidak mengerti kenapa wanita dihadapannya itu tiba-tiba saja marah dan menuduhnya melecehkannya padahal dia sama sekali tidak melakukan apapun pada wanita yang berdiri di hadapannya itu.

"Aku tidak pernah melakukan apa pun padamu!" tegas Nathan dengan gigi yang menggertak begitu sangat kesal.

"Ada apa ini?" tanya seorang pria tiba-tiba.

Semua orang sontak langsung melihat ke arah pria itu.

Bersambung

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cokelat Valentine Rasa Darah
8.1
Kisah mencekam ini bermula saat seorang suami tega meninggalkan anaknya sendirian di dalam mobil di tengah hutan demi menemani cinta pertamanya. Ketika kawanan serigala mengepung sang anak, ponsel sang ayah tidak aktif. Sang ibu yang panik segera menyusul, namun ia hanya menemukan sisa cokelat Valentine bersimbah darah di mobil kosong. Saat hatinya hancur, sang suami menelepon dan menuduhnya merusak suasana hari kasih sayang. Amarah sang ibu memuncak, bersiap mengirimkan balasan yang mematikan.
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil oleh orang tua angkatnya yang licik. Di sana, ia justru menemukan fakta bahwa dirinya adalah pewaris sah keluarga konglomerat terpandang. Meski kini hidup bergelimang kasih sayang, Yolanda harus menghadapi kedengkian dari adiknya. Berbekal kemampuan luar biasa, ia bangkit untuk menuntut balas. Di tengah perjuangannya, pesona Yolanda memikat seorang miliarder yang kini terus mengejarnya demi membongkar rahasia besar yang ia sembunyikan.
Sampul Novel Keevan & Arletta
8.6
Penolakan pahit menghancurkan ketulusan Arletta, menjatuhkan harapannya ke jurang penderitaan terdalam. Berawal dari cinta sepihak yang menyiksa, takdir mereka berubah drastis setelah satu malam penuh kesalahan terjadi. Insiden tidak terduga tersebut menciptakan sebuah ikatan permanen yang memaksa Arletta dan Keevan saling terhubung. Peristiwa ini mengubah jalan hidup mereka selamanya dalam sebuah drama romansa yang penuh emosi.
Sampul Novel Keputusasaan Di Balik Pernikahan
7.9
CEO dingin Jerald Lucas sangat mencintai Clara Rernald, istrinya. Namun, citra suami idaman itu runtuh seketika saat skandal perselingkuhan akibat pengaruh racun menjebak Jerald tepat di hari jadi pernikahan ketujuh mereka. Walau Jerald bersujud memohon maaf dan berjanji setia, hati Clara terlanjur hancur melihat bukti pengkhianatan di kamar mereka. Upaya penebusan dosa sang CEO pun sia-sia karena sebuah foto misterius akhirnya memicu Clara untuk pergi selamanya.
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi kesembuhan ibu dan pendidikan sang adik, seorang gadis kurang mampu harus berjuang keras menopang keluarganya. Impitan ekonomi memaksanya mengambil keputusan nekat untuk menjadi sugar baby demi mendapatkan uang. Di balik keputusan berisiko dan pergolakan batin yang mendalam, takdir justru mempertemukannya dengan cinta sejati. Lewat perjuangan berat yang ia lalui sendirian, ketabahan hatinya pun berujung pada kebahagiaan yang indah.
Sampul Novel Pernikahan Berliku & Perceraian
9.8
Sienna terbangun di dunia novel sebagai karakter antagonis. Demi menghindari akhir yang tragis dan tetap hidup mewah, ia memutuskan untuk menikahi Darren, pria kaya yang kerap cemburu karena sikap genitnya. Meski pernikahan mereka terpaksa terjadi karena kehamilan, Sienna yakin Darren akan menceraikannya demi sang pahlawan wanita. Namun, saat waktu berlalu, Darren justru menolak melepas Sienna dan selalu marah setiap kali ia meminta cerai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan