APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Saat mengalami pendarahan hebat akibat keguguran, sang istri justru mendapati suaminya, Fandi, memamerkan kelahiran anak dari selingkuhannya, Yessy. Fandi menolak datang ke rumah sakit dan meminta istrinya tidak bersaing dengan bayi yang baru lahir. Di tengah kepedihan mendalam, ia memutuskan untuk bangkit. Ia segera menghubungi Lukas, musuh bebuyutan suaminya, menawarkan pernikahan bermahar seluruh Grup Largi demi satu misi: menghancurkan Fandi sepenuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menertawakan diriku sendiri.

"Fandi, aku bilang aku mau cerai sama kamu, kamu ngerti nggak?"

Fandi malah terkekeh, nadanya penuh ejekan.

"Yuli, lima tahun kamu ikut aku, dan kamu ini cuma bekas yang sudah aku pakai sampai hancur, apalagi kamu keguguran. Bisa punya anak lagi atau nggak juga belum jelas. Setelah ninggalin aku, siapa yang mau perempuan mandul dan berwajah kusam kayak kamu?"

"Aku kasih tahu sekali lagi, kamu tetap istri Keluarga Paton. Sekarang sudah ada anak, kamu nggak perlu repot melahirkan lagi. Bukannya itu lebih baik?"

"Kosongin dulu kepalamu. Pikir baik-baik baru ngomong lagi sama aku."

Telepon diputus dengan kasar.

Aku menaruh ponsel di sampingku.

Dua perawat saling pandang, lalu menatapku dengan terkejut.

"Kamu istrinya Pak Fandi?"

Aku menjawab datar. "Sebentar lagi bukan."

Perawat muda itu langsung marah.

"Bener-bener menjijikkan. Kukira dia setia banget, ternyata malah nemenin selingkuhan lahiran, sementara istrinya sendiri keguguran pendarahan besar dan dirawat setengah bulan. Bahkan di rumah sakit yang sama, dia nggak sekalipun datang nengok!"

Aku menunduk mendengarkan, tanpa berkata apa-apa.

Sore itu aku mencari jasa kurir untuk mengirimkan surat cerai pada Fandi.

Aku menelponnya untuk mendesak tanda tangan. Dia terdengar seperti orang yang sudah marah besar, gigi gemeretak sambil bilang akan tanda tangan.

Tapi tiap hari dia tetap berada di kamar Yessy, menjaga dia dan anak itu, urusan cerai tidak pernah ada kelanjutannya.

Sampai akhirnya orang tua Keluarga Paton tahu soal ini. Hari itu juga mereka datang ke rumah sakit.

Ibunya Fandi menatapku penuh kecewa, suaranya meninggi.

"Yuli, anakku itu cuma demi balas budi makanya donorkan sperma, biar Yessy bisa punya keturunan! Dia nggak melakukan hal melenceng. Kenapa kamu sepicik itu, nggak ngerti apa?"

"Anak itu punya darah Fandi, itu darah Keluarga Paton! Sebagai istrinya, kamu harus berlapang dada, ngerti nggak?"

Ayah Fandi juga menoleh ke arahku.

"Fandi masih muda, waktu itu khilaf lalu donor sperma. Sekarang sudah kejadian, anak itu juga nggak salah. Kamu jangan bikin ribut, nanti cuma bikin orang ketawa."

Aku menatap mereka tidak percaya, dengan suara serak aku bertanya.

"Jadi, Fandi donor sperma, bahkan nikah di luar negeri. Kalian semua tahu dari awal, dan cuma aku yang dibohongi, begitu?"

Mendengar itu, wajah ibunya Fandi sempat menegang.

"Dia cuma demi balas budi. Lebih satu anak nggak akan ganggu hubungan kalian, juga nggak akan rusak pernikahan kalian!"

"Kalau kamu merasa dirugikan, Keluarga Paton bisa belikan kamu lebih banyak perhiasan atau rumah sebagai gantinya."

Aku merasa itu sangat lucu.

Benar-benar konyol.

Mereka juga menganggap aku lucu, bahkan memanggil orang tuaku untuk ikut membujuk.

Ibuku menggenggam tanganku sambil menangis.

"Yuli, jadi janda itu susah sekali. Apalagi kamu baru kehilangan anak, nanti ke depannya… aduh."

"Fandi sudah minta maaf ke kami berdua. Katanya anak itu cuma bayi tabung, yang paling dia sayang tetap kamu."

"Kamu tahanlah, pura-pura nggak tahu. Jadi Nyonya Paton yang kaya dan santai juga enak, 'kan?"

Aku merasa seperti terikat ribuan tali, sesak dan hampir tak bisa bernapas, saat melihat tatapan ibuku yang begitu putus asa.

Mereka berdiri di atas menara moral.

Mereka bilang Fandi bisa dimaklumi. Katanya dia hanya balas budi. Aku harus lapang dada, harus memikirkan anak yang sudah lahir.

Aku baru saja kehilangan anak kandung dan dikhianati suami, tapi tidak ada satu pun yang peduli padaku.

Mereka seolah menuduh rasa sakit dan keteguhanku sebagai penyebab hancurnya keluarga ini.

Pria yang menyakitiku itu justru berperan sempurna.

Dia tampak seperti lelaki baik yang tahu balas budi, suami yang masih berusaha mempertahankan rumah tangga.

Namum aku tidak pernah bisa melupakan saat makan malam keluarga. Fandi langsung bangkit hanya karena Yessy mengirim pesan. [Bayinya kayaknya nggak enak badan, nendang perutku, sakit sekali…]

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
9.8
Setelah mendapatkan kesempatan hidup kedua, sang protagonis menolak menjadi korban penindasan adik angkatnya, Maudy. Saat Maudy mencoba merebut Felix dan mengacaukan sesi foto pernikahan mereka dengan membawa-bawa nama Grup Setiawan, ia tidak lagi melarikan diri sambil menangis seperti di masa lalu. Dengan keberanian baru, ia menampar Maudy dan mempertanyakan kelayakannya dalam mewakili nama besar keluarga. Ini adalah kisah pembalasan dendam dan perebutan kembali hak yang sempat terampas.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Sampul Novel Kesempatan Kedua: Cinta Fatal dan Balas Dendam
9.4
Danielle sangat menyesali masa lalu yang menghancurkan keluarganya akibat salah memercayai orang. Kini, setelah terlahir kembali, ia bertekad memakai kecerdasan serta pesonanya untuk membalas dendam. Tak diduga, ia menjelma jadi sosok berpengaruh berkat identitas rahasia, hingga dilindungi empat keluarga besar dan kelompok pembunuh. Di puncak kejayaannya, sang suami tampan yang dulu ia abaikan kini kembali untuk mengklaim cintanya di hadapan dunia.
Sampul Novel Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling
9.4
Saat disiram air oleh klien, Yoga hanya menerima makian dingin dari Raisa Gunawan, yang justru sibuk melindungi asistennya. Alih-alih membela, Raisa malah mencap Yoga sebagai pekerja tidak kompeten. Muak dengan ketidakadilan dan sikap dingin tersebut, Yoga memutuskan untuk membalas perlakuan kasar itu secara langsung sebelum akhirnya memilih pergi. Kisah drama modern dan romansa miliarder ini menyoroti keputusan berani Yoga untuk berhenti peduli dan meninggalkan posisinya.
Sampul Novel Mengejar cinta Kayana
8.5
Rafandra Wirautama, pewaris tunggal konglomerat berusia 30 tahun, memilih menolak perjodohan keluarga demi mencari cinta sejati. Takdir lalu mempertemukannya dengan Kayana Tantri, perempuan cerdas berumur 28 tahun yang berwatak ketus. Walau awalnya kerap berdebat sengit, pesona Kayana justru memikat hati Rafandra. Ia pun nekat menyamar sebagai pria biasa demi mendekatinya. Jika rahasia ini terbongkar, Rafandra harus menyerah dan menikahi wanita pilihan orang tuanya.
Sampul Novel Oh My CEO
8.1
Menginginkan anak tanpa ikatan pernikahan, Restu Kanaya Putri nekat meminta atasannya untuk menghamilinya. Pria itu adalah Alvian Saga Majendra, sang bos berwajah pucat yang juga sahabat dekatnya. Reres pun merencanakan perjalanan ke Bali demi menghabiskan tujuh malam penuh gairah bersama Saga. Akankah misi rahasia pengasuh pribadi ini berjalan mulus? Bagaimana kelanjutan hubungan profesional dan persahabatan mereka setelah malam-malam panas itu berakhir?