APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Saat mengalami pendarahan hebat akibat keguguran, sang istri justru mendapati suaminya, Fandi, memamerkan kelahiran anak dari selingkuhannya, Yessy. Fandi menolak datang ke rumah sakit dan meminta istrinya tidak bersaing dengan bayi yang baru lahir. Di tengah kepedihan mendalam, ia memutuskan untuk bangkit. Ia segera menghubungi Lukas, musuh bebuyutan suaminya, menawarkan pernikahan bermahar seluruh Grup Largi demi satu misi: menghancurkan Fandi sepenuhnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hari ketika aku keguguran dan mengalami pendarahan hebat, suamiku justru memamerkan foto telapak kaki bayi yang baru lahir di media sosialnya.

Teks yang dia tulis berbunyi, "Selamat datang malaikat kecil, Ayah akan selalu menjagamu."

Dengan tangan bergetar, aku menelponnya. "Anak kita sudah nggak ada, kamu bisa datang ke rumah sakit nggak?"

Dari seberang terdengar tangisan bayi. Suaranya terdengar malas.

"Kalau sudah begitu, kamu jaga kesehatanmu baik-baik. Yessy baru saja melahirkan, dia butuh aku. Aku nggak bisa pergi."

"Dan yang sudah mati jangan rebut kasih sayang dengan yang masih hidup, ngerti nggak?"

Dia langsung menutup telepon.

Aku hancur di ranjang rumah sakit, akhirnya menghapus air mata, lalu menekan nomor musuh bebuyutannya, Lukas.

"Nikahi aku, seluruh Grup Largi aku bawa jadi mas kawin. Aku cuma mau kamu jatuhin Fandi, kamu mau nggak?"

Telepon di seberang sana sunyi cukup lama sebelum suara seorang pria terdengar.

"Yuli, pewaris Keluarga Sagito cuma boleh menjanda, nggak boleh cerai."

"Kalau kamu memutuskan menikah sama aku, kamu nggak punya hak buat menyesal."

Aku menundukkan kepala. "Ya, nggak akan menyesal."

Aku dan Lukas tumbuh bersama sejak kecil. Kami bahkan sudah dijodohkan sejak masih anak-anak, hubungan kami selalu baik.

Sampai aku bertemu Fandi, jatuh cinta, lalu makin menjauh dari Lukas.

Dia terdiam sejenak, suaranya terdengar serius.

"Aku kasih kamu waktu sebulan buat menyelesaikan urusan sama mantan, setelah itu kita menikah."

Telepon terputus, aku menggenggam ponsel dengan hati gelisah.

Aku mengalami plasenta lepas dini dan harus dirawat di rumah sakit.

Lukas tidak datang menemuiku, tetapi dia mengatur seorang perawat untuk menjagaku, bahkan membantuku mencari pengacara, menyusun perjanjian cerai, dan berusaha semaksimal mungkin memperjuangkan hakku dalam pembagian harta.

Aku sibuk dengan semua itu selama setengah bulan penuh.

Sementara suamiku, Fandi, bahkan tidak menelpon sekali pun.

Dia sama sekali tidak sibuk. Dalam dua minggu ini, dia justru terus-menerus mengunggah foto bayi di media sosialnya.

Wajah mungil bayi yang masih keriput, tangan kecil, kaki kecil….

Teks yang menyertai semuanya selalu berbunyi, Ayah akan selalu menjagamu.

Aku menggigit bibir bawahku begitu keras hingga hampir berdarah. Ujung jariku bergetar, hampir tidak mampu lagi memegang ponsel.

Anakku dalam perutku, hilang begitu saja, pergi sebelum sempat melihat dunia.

Sementara ayahnya malah menggendong anak lain, memamerkannya kepada seluruh dunia seperti sebuah harta berharga.

Dua perawat masuk, sambil mengganti perban mereka bercakap-cakap penuh rasa iri.

"Kamu lihat tadi nggak, waktu aku ganti perban ibu itu, si bos dingin Fandi sampai gemetaran pas gendong bayi. Dia terus berkali-kali nyuruh kita hati-hati, soalnya istrinya takut sakit."

"Dia tinggal di kamar VIP, pakai dokter terbaik, obat terbaik, suaminya jagain terus. Melahirkan mana bisa sakit, dia terlalu khawatir."

Ternyata, mereka juga ada di rumah sakit ini, bahkan di lantai yang sama.

Tapi Fandi bahkan nggak mau datang menemuiku satu kali pun.

Aku memejamkan mata dalam-dalam, menutupi kesedihan yang tersisa di mataku.

Tidak lama kemudian, ponselku berbunyi.

Nama Fandi tertera di layar.

Aku mengangkatnya, suaranya terdengar dingin tanpa perasaan.

"Cuma keguguran, kamu kenapa harus di rumah sakit selama itu?"

Aku melirik perawat yang sedang membantuku mengganti perban, lalu berkata pelan.

"Fandi, kita cerai saja. Surat perjanjian sudah aku siapkan, kamu tinggal tanda tangan."

Telepon di seberang sunyi beberapa detik, lalu terdengar tawa enteng Fandi.

"Yuli, Yessy baru melahirkan. Dia lebih butuh aku daripada kamu, jadi aku nggak sempat nengokin kamu."

"Lagi pula aku sudah bilang, aku sama dia cuma kecelakaan. Kamu tetap istriku, anakku juga bisa jadi anakmu. Soal cerai mending kamu tarik lagi, aku anggap nggak pernah dengar."

Kata-katanya terdengar begitu wajar, seolah perasaanku sama sekali nggak penting.

Semua rasa sakit hati yang kutahan lebih dari setengah bulan akhirnya pecah, air mataku tidak terbendung lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kuperdaya Adik Iparku
7.9
Sekembalinya dari studi bedah di Amerika, Jolie terpaksa tinggal di kediaman mewah kakak iparnya demi menuruti Elie, sang kakak. Di sana, ia terjebak dalam dinamika rumit bersama Dave, Kendra, dan Gerald. Alih-alih tenang, Jolie justru menghadapi perlakuan obsesif dan tidak manusiawi dari tiga pria dominan: Jimin, Jungkook, dan Taehyung. Di tengah tekanan mereka serta konflik dengan Ara, mampukah ia bertahan dari jeratan obsesi yang menyesakkan ini?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan
8.6
Embun terjebak dalam dilema besar ketika harus segera angkat kaki dari rumah kakak iparnya. Syaratnya berat: ia wajib menikah agar sang kakak tidak cemas, padahal ia sendiri tidak punya pasangan. Di tengah keputusasaan, seorang kakek yang merupakan pelanggan setia kafenya datang membawa solusi tak terduga. Sang kakek meminta Embun untuk menikahi putra bungsunya, Kaisar Rahardja, seorang presdir kaya. Meski pernikahan impian ini akhirnya terwujud, Embun dilingkupi tanda tanya besar mengenai alasan sebenarnya di balik kesediaan Kaisar menikahinya begitu saja.
Sampul Novel Perfect Bastard
8.0
Kehidupan Abelian mendadak kacau setelah seorang lelaki tak dikenal merampas ciuman pertamanya di depan umum. Pria asing yang lancang itu bahkan tanpa ragu mengumumkan bahwa Abelian adalah calon istrinya. Kejadian memalukan tersebut membuat Abelian sangat murka. Kini, ia harus menghadapi situasi rumit saat sosok misterius itu terus hadir dan mengacaukan kesehariannya. Bagaimanakah cara Abelian mengatasi segala gangguan dari pria menyebalkan ini?
Sampul Novel Perfect Husband
8.6
Zuhra Kalinka terpuruk setelah ditinggalkan kekasihnya ke luar negeri dalam keadaan hamil. Di tengah ancaman aib dari lingkungan adat yang ketat, seorang pria berwatak dingin datang menyelamatkannya dengan menawarkan pernikahan. Hubungan tanpa rencana ini perlahan menumbuhkan benih cinta di hati Zuhra kepada sang penolong. Akankah keputusan nekat tersebut menuntunnya pada kebahagiaan yang nyata?
Sampul Novel Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati
8.3
Hidup Liora hancur setelah memergoki Arvid, calon suaminya, berselingkuh dengan sang adik, Eveline. Walau dicap sebagai perusak oleh keluarganya yang selalu membela Eveline, Liora nekat menikahi Arvid demi meraih kebebasan dan membalas dendam. Sayangnya, pernikahan itu berubah menjadi siksaan batin karena Arvid terus mengabaikannya demi Eveline. Di tengah kepedihan cinta bertepuk sebelah tangan, Liora harus menentukan pilihan: terus menderita atau bangkit melawan.
Sampul Novel Selir Harem Memelihara Monster Perkasa
7.9
Di tengah dinginnya harem karena Kaisar yang jarang berkunjung, keanehan justru terjadi saat para selir tampak begitu bahagia dan berseri-seri setiap hari. Rasa penasaran sang protagonis akhirnya terjawab ketika ia berhadapan langsung dengan sesosok makhluk misterius berekor yang menyerupai manusia. Keberadaan entitas aneh inilah yang ternyata menjadi rahasia besar di balik kegembiraan para wanita harem, yang kini selalu menantikan datangnya malam dengan penuh harap.