APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel GODAAN PAK DOSEN

GODAAN PAK DOSEN

Naina Alexandra terpaksa menikahi Arhan Bramantio, dosen pembimbing skripsinya yang terkenal dingin dan angkuh. Pernikahan tanpa cinta ini harus ia jalani demi memenuhi wasiat terakhir mendiang sang ibu. Di tengah rasa benci terhadap sikap kaku Arhan, Naina harus berjuang menghadapi berbagai ketegangan dan ujian emosional dalam rumah tangga mereka. Akankah Naina sanggup bertahan hidup bersama pria tersebut demi menjaga janji suci masa lalu?
Bab
Bagikan

Bab 3

“Apa? Dia masih mahasiswa?” Arhan terbelalak mendengar jawaban ayahnya tersebut.

Arhan menggeleng-geleng, ia masih tak percaya dengan pernyataan ayahnya barusan. Ia kembali membuang napas berat.

“Lalu kenapa kalau mahasiswa? Masalah?” tanya Demian.

“Tapi, Pa. Dia kan masih kecil ...”

“Jangan membuat alasan, Arhan!” potong Demian. “Usia seseorang nggak menjamin kedewasaan seseorang. Aku udah melihat orangnya, dia dewasa dan bertanggung jawab. Aku pikir, dia sangat cocok denganmu,” sambungnya.

Arhan hanya terdiam mendengar ucapan ayahnya. Ia merasa percuma untuk mengeluarkan pendapatnya di depan sang ayah. Karena semua pendapatnya tetap tak berpengaruh apa-apa dengan keputusan ayahnya tersebut.

“Cocok apaan, ketemu aja kagak. Liat orangnya aja kagak pernah. Jangan-jangan orangnya jelek. Nggak, nggak, ini nggak boleh dibiarin. Tapi gimana caranya membantah, nggak mempan,” gerutu Arhan, dalam hati.

Demian dan Feli memperhatikan Arhan sedikit melamun. Lalu Feli mengambil alih pembicaraan.

“Arhan, lusa kami akan mengundangnya ke sini untuk makan malam. Jadi kamu bisa berkenalan sekalian dengannya. Kamu jangan mempermalukan keluarga, bersikap baik dan sopan. Kamu mengerti, Arhan?”

“Iya, Ma. Aku mengerti,” ungkap Arhan.

Setelah itu ia pun berpamitan dengan kedua orang tuanya. Lalu ia naik ke lantai dua. Ia merasa seperti sedang bermimpi di siang bolong.

Plak! Plak! Plak!

“Aduhh, sakit,” jerit Arhan.

Ia menampar dirinya sendiri untuk memastikan jika ia tidak sedang bermimpi sekarang. Ia membuang napas berat, dan sedikit frustasi dengan situasi yang sedang dia hadapi.

“Apa yang harus kulakukan, masa iya aku menerima perjodohan dengan wanita yang sama sekali belum pernah aku temui. Mending cantik, kan lumayan. Kalau jelek, mau ditaruh di mana nih muka? Cowok ganteng sejagat kayak aku nikah sama cewek jelek. Ogah!” keluh Arhan menggerutu sendiri.

Ia lalu mengambil ponselnya, dan mencari kontak Jonathan, sahabat terbaiknya. Setelah ketemu, ia pun langsung menekan icon panggil. Tak menunggu lama, Jonathan yang biasa dipanggil Joe itu pun langsung menerima panggilannya.

“Halo, Arhan, kenapa?”

“Aku mau ketemu sama kamu, nih. Penting.”

“Iya udah. Tinggal ketemu, apa susahnya sih. Jam 9 di bar biasa.”

“Oke. Ajak Renata juga ya.”

“Beres, tuh anak pasti datang.”

Arhan lalu menutup teleponnya. Setelah itu, ia menaruh ponselnya di atas nakas. Ia pun merebahkan tubuhnya dan sejenak menenangkan pikirannya yang kacau.

Perlahan ia pun melelapkan matanya yang sudah mengantuk. Akan tetapi, rasa ngantuknya pun harus terhenti karena sebuah panggilan dari nomor baru.

“Siapa sih, nih. Ganggu aja!” kesalnya seraya memandang layar ponselnya. Ia masih sangat mengantuk. Sehingga ia sangat malas untuk menerima panggilan itu.

Akan tetapi, panggilan itu pun masuk lagi untuk kedua kalinya. Arhan yang kesal, langsung menerimanya.

“Hei, ini siapa?” tanya Arhan dengan tegas.

“Saya mahasiswa yang diusir tadi, Pak. Mohon kebijakannya, sekali ini aja,” pinta wanita di seberang teleponnya.

“BODOH AMAT!”

Arhan langsung menutup teleponnya secara sepihak. Ia tak memeperdulikan apapun tentang mahasiswanya yang dia usir dari kelas tadi pagi.

Sejenak ia berpikir dan merenung sesaat. Ia kembali mengingat suara wanita tadi yang terdengar lirih. Membuatnya merasa iba, lalu ia memutuskan untuk mengirim pesan kepada nomor yang barusan meneleponnya.

“BESOK TEMUIN AKU DI RUANGAN JAM 8 TEPAT. PAHAM!”

Pesan tersebut langsung terkirim ke nomor yang bersangkutan. Setelah itu, ia menaruh kembali ponsel itu di tempat semula. Ia sudah mengantuk sekali, lalu perlahan melelapkan matanya.

***

Tepat jam 9 malam, Arhan sudah berada di bar tempat biasa dia nongkrong dengan dua sahabatnya, Joe dan Renata.

Joe adalah putra dari Deva Mahardika, sekarang dia menjadi seorang dosen di kampus yang sama dengan Arhan. Sementara Renata adalah putri dari Icha Clairine, ia seorang pengacara yang hobi minum alkohol.

“Kemana sih tuh anak dua, belum pada nongol udah jam segini. Dasar!” kesal Arhan.

Ini bukan pertama kali, dua sahabatnya itu melakukan hal yang sama. Namun, setiap membuat janji selalu telat.

Tak lama berselang, dua orang itu muncul dan menghampirinya tanpa rasa bersalah sedikitpun.

“Sorry, macet,” ungkap Joe.

“Lagu lama. Ngeles aja kayak bajai,” keluh Arhan.

“Beneran loh, aku nggak bohong. Sueerr!” seru Joe. “Nih, Renata saksinya. Iya kan, Ren?” sambungnya.

“Iya, begitulah.” Renata menjawab dengan santai.

Setelah itu, Renata memesan sebotol bir, sedangkan Joe memesan red wine. Keduanya melihat wajah Arhan kusut seperti cucian yang belum disetrika.

“Hei, tuh muka kenapa kusut begitu?” ejek Joe.

“Entahlah. Aku nggak bersemangat banget dengan hidupku,” jawab Arhan.

“Lah, kenapa? Mobil punya, tampang oke, keluarga kaya, lalu apa yang kurang?” cecar Renata setelah meneguk birnya.

Sejenak Arhan terdiam sambil menatap kedua sahabatnya. Ia bingung harus memulai dari mana ceritanya. Lalu ia menyeruput minuman soda di depannya. Arhan memang tidak meminum alkohol.

“Cerita sama kita, ada apa?” tanya Joe.

“Aku dijodohin,” jawab Arhan malas.

Sontak membuat Joe dan Renata saling menatap seketika. Sedetik kemudian, tawa renyah pun pecah. Joe dan Renata benar-benar menertawakan sahabatnya tersebut.

“Sumpah, kamu lucu banget,” ejek Joe.

“Zaman modern gini masih aja dijodohin. Sekalian aja masuk tuh acara kontak jodoh, langsung dapat hadiah uang.” Renata tak mau kalah, ia ikut mengejek sahabatnya itu.

Tetapi Arhan hanya menatap sahabatanya dengan santai. Ia sudah paham bagaimana sifat keduanya.

“Kamu dijodohin sama siapa?” tanya Joe setelah menyelesaikan tawanya.

“Mahasiswa di kampus kita,” jawab Arhan.

“Buset dah, mahasiswa?” Renata terbelalak. “Jadi om-om dong kamu kalau nikah sama mahasiswa sendiri,” ejeknya.

“Cantik nggak? Kalau cantik sih, nggak apa-apa, aku sih setuju aja,” tambah Joe.

Kedua sahabatnya itu masih belum bosan meledekinya. Tetapi Arhan tak memperdulikan hal itu.

“Aku belum bertemu dengannya. Entahlah, aku pasrah aja. Mau cantik kek, mau jelek ke. Itu udah nasibku. Aku terima takdir aja,” ungkap Arhan.

“Pasrah amat, Pak!” ejek Renata. “Udahlah, sekarang kita bersulang aja, cheeerrs!”

Di tempat yang sama, Naina juga berada di bar tersebut. Tetapi dia bukan sebagai tamu, melainkan pegawai part time.

Ia merasa lelah dengan pekerjaannya hari ini, lalu keluar mencari udara segar di luar bar. Sontak ia terbelalak saat melihat mobil sport merah maroon itu terparkir di depannya. Ia masih ingat nomor plat mobilnya.

“Mobil itu?” Naina geram. “Siapa yang punya mobil itu?”

Ia langsung menghampiri mobil itu, sesampainya di sana. Ia tak melihat pemiliknya di dalam. Lalu ia mengambil paku dan merusak cat mobil itu.

“Gara-gara kamu, aku jadi bermasalah di kampus. Rasain kamu!”

Naina tidak segan-segan merusak semua bagian bodi mobilnya dengan paku yang ada di tangannya. Setelah selesai, ia pun memandang mobil itu dan terkekeh.

“KENAPA KAMU MENCORET MOBILKU!” teriak seorang pria di belakangnya.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Dari Benci Jadi Tayang Tayang
9.2
Karra Bella Atmadja terjebak cinta segitiga rumit bersama sahabat kecilnya, Darayan Noah Tedja. Sayangnya, Noah memendam rasa pada Kanaya. Di sisi lain, Kanaya merupakan gadis idaman Raquello, sepupu Bella sendiri. Hubungan mereka kian membingungkan karena Noah dan Kanaya selalu menutupi perasaan masing-masing. Ketika Bella mulai lelah lalu memilih menyerah, siapakah yang akan bersatu dalam kisah asmara masa muda ini?
Sampul Novel JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
8.7
Tragedi malam pertama merenggut Camila, istri Joseph Hunter, yang hanyut ke laut demi menghindari restu maut ayahnya. Nyaris tewas, Joseph terikat kontrak gelap untuk memburu kartel The Demon. Di tengah misi berbahaya ini, ia bertemu Vanessa, kekasih musuhnya yang berwajah persis mendiang istrinya. Rahasia masa lalu yang terbongkar menyeret Joseph ke pusaran dendam membara, memaksanya bertarung demi sebuah kepercayaan di dunia mafia yang kejam.
Sampul Novel Membuatmu Takluk Padaku
9.0
Di mata publik, Raya adalah istri resmi dari sang aktor terkenal, Kaisar Prabaswara. Namun, pernikahan mereka sebenarnya hampa dan tanpa rasa cinta karena Kaisar telah memiliki tambatan hati lain. Demi mempertahankan reputasi, Kaisar dengan lihai bersandiwara menunjukkan kemesraan palsu di depan media. Terjebak dalam pernikahan penuh kepura-puraan yang menyiksa ini, mampukah hubungan mereka tetap bertahan, ataukah justru akan hancur akibat kepalsuan tersebut?
Sampul Novel Oh My CEO
8.1
Menginginkan anak tanpa ikatan pernikahan, Restu Kanaya Putri nekat meminta atasannya untuk menghamilinya. Pria itu adalah Alvian Saga Majendra, sang bos berwajah pucat yang juga sahabat dekatnya. Reres pun merencanakan perjalanan ke Bali demi menghabiskan tujuh malam penuh gairah bersama Saga. Akankah misi rahasia pengasuh pribadi ini berjalan mulus? Bagaimana kelanjutan hubungan profesional dan persahabatan mereka setelah malam-malam panas itu berakhir?
Sampul Novel Terjebak Skandal Playboy Tampan
8.0
Mimpi Hafsah Laila Azzahra hancur setelah bersinggungan dengan Praditya Albara Arseano, pemuda kasar yang gemar mempermainkan perempuan. Sebuah insiden tragis di kampus nyaris merenggut kesucian Laila oleh ulah Bara. Demi menjauhi zina, Laila terpaksa menawarkan pernikahan sebagai solusi walau mengorbankan kebahagiaan sendiri. Namun, pilihan tersebut justru menyeret Laila ke dalam pusaran misteri saat semesta perlahan mengungkap berbagai rahasia yang tersembunyi.