APKDock Logo
Sampul Novel Get Pregnant Please!

Get Pregnant Please!

8.3 / 10.0
Nasib buruk terus membayangi Caca. Seorang peramal lalu menyarankannya untuk hamil agar takdirnya berubah. Masalahnya, sang suami misterius yang menikahinya setahun lalu tidak pernah pulang, meski Caca hidup bergelimang harta di rumah mewah. Mengira suaminya adalah lelaki tua berwajah buruk, Caca nekat pergi ke klub malam demi mencari pria tampan untuk menghamilinya. Siapa sangka, pria tampan yang menjadi targetnya malam itu ternyata adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.

Get Pregnant Please! Bab 1

Jakarta,

Megapolitan Indonesia.

Sebuah club yang berisik itu, riuh dipenuhi dengan pria dan wanita yang sedang memutar pinggang dan melepaskan emosi mereka di lantai dansa, di bawah sorot lampu strobo warna-warni.

Se-sosok menerobos kerumunan, mengenakan kaos putih dan celana jins biru muda dengan rambut kuncir kuda sederhana, lebih terlihat seperti seorang mahasiswa berusia awal dua puluhan.

Namanya Risa Dewi, dia hampir roboh oleh suara dentuman musik DJ itu begitu masuk.

Ini jelas bukan kebiasaannya, tidak pada tempatnya Dia berada di lingkungan seperti ini. Pertama kali berada di sini, butuh beberapa menit bagi Risa Dewi untuk menyesuaikan diri dengan tempat ini.

Sebelum kemari, Dia sudah menggunakan alat tes ovulasi untuk memastikan Dia akan berovulasi dalam 24 jam 48 menit ke depan, yaitu sekarang!

Ya, tujuan dia datang ke tempat seperti ini hari ini adalah untuk punya bayi.

Dia tahu "lelaki tua" itu tidak bisa membuatnya hamil, Lelaki itu bahkan telah meninggalkannya sendirian di rumah selama setahun penuh, jadi Dia harus mencari orang lain untuk bisa hamil.

Meski harus memiliki anak dengan jalan seperti ini, setiap orangtua pasti ingin anaknya terlihat menarik, sehingga ia harus mencari bibit unggul dari seorang target yang tepat.

Risa Dewi atau yang akrab dipanggil Caca, menggigit bibir bawahnya, sepasang mata indahnya mengamati setiap pria di sekitarnya dan keelokan seorang pria yang duduk di depan bar terpantul di matanya.

Karena pria itu duduk menyamping, Caca hanya bisa melihat satu sisi wajahnya.

Hanya satu sisi wajah saja sudah membuat jantung Caca berdebar-debar.

Bagai fitur tiga dimensi yang sangat halus, dengan hidung mancung dan bibir tipis, lalu bulu mata panjang yang meninggalkan bayangan samar di bawah mata.

Sepertinya itu bibit unggul yang ia cari!

Satu anting biru safir di telinga kiri terpancar dengan kilau menawan dalam cahaya, langsung merayu jiwanya.

Caca menarik napas dalam-dalam, hanya untuk merasakan hatinya yang akan mencuat dari mulutnya. Dia gugup, ini pertama kalinya Dia melakukan hal seperti ini.

Caca menepuk bahu pria itu seperti cara para senior di sekolah memukul adik tingkatnya, "Hai!"

Pria itu membalikkan wajahnya, melihat wajahnya dari samping saja sudah cukup untuk membuat Caca terpikat dari awal, apa lagi menatap seluruh wajahnya, Dia sangat tampan!

Sepasang mata coklat, yang menggoda.

Caca benar-benar asyik mengagumi pria tampan itu dan tertegun sejenak:

“Kenapa lama sekali?” pria itu tampak sedikit marah, langsung bangkit, meraih pergelangan tangan Caca dan membawanya berjalan keluar.

Caca masih tidak tahu apa yang terjadi, yang Caca tahu hanyalah bahwa pria itu begitu kuat mencengkram pergelangan tangannya seolah tulangnya akan hancur dalam genggamannya.

Pria itu langsung pergi ke hotel sebelah, yang tampaknya telah dipersiapkan sebelumnya, pergi ke kamar presidensial di lantai tiga, mengambil kartu kamarnya dari dompet dan membuka pintu, seluruh proses selesai dalam sekali jalan.

Begitu masuk, pria itu menanggalkan kaos putihnya untuk memperlihatkan dadanya yang berwarna madu.

Caca menarik napas, tubuh pria ini terlalu bagus!

Dada yang lebar, setiap ototnya berada di tempat yang tepat, tidak ada sedikitpun lemak di tubuhnya, setiap garisnya begitu sempurna, terutama bagian perutnya yang kekar berbantal.

Bukan hanya wajah pria ini yang merasukinya seperti iblis, tetapi tubuhnya juga iblis!

Rasanya Caca seperti akan mimisan dibuatnya.

Pria itu sudah melepas kaosnya dan kini mulai melepas ikat pinggangnya.

Caca menatap area di bawah pinggangnya lalu sadar bahwa dia akan melihat bagian paling sensualnya, dia segera melangkah ke depan, meraih tangan pria yang sedang melepaskan ikat pinggangnya itu, "Tunggu sebentar!"

Sementara itu, mata coklat pria itu menunduk, "Ada apa?"

"Apa ini tidak terlalu cepat?" Caca menegur dengan pipinya yang memerah.

"Terlalu cepat?" Pria itu memeta wajah Caca, wajah kecil yang bening dan cantik mengembang dengan cahaya merah pada pipinya, semakin Pria itu menatapnya, semakin Caca menjadi malu, segera mengalihkan pandangannya ke samping.

“Oh, aku lupa, seharusnya kita berkenalan lebih dulu.” Pria itu menjauhkan tangannya dari pelepas ikat pinggangnya dan berjalan ke tempat tidur, “Katakan saja apa yang ingin kamu katakan!"

Lampu tidur dinyalakan oleh pria itu, dan Caca dengan sedikit takut masih berdiri di sebelah tempat tidur.

Baru kemudian keduanya diam, pria itu mulai mengamati Caca dengan serius.

Wajah V-shape standar, agak kurus, dagu lancip, dengan sedikit lemak bayi di pipi, imut, polos, tipe wajah yang nyaman dipandang dan tidak membosankan.

Di bawah alis yang tipis ada sepasang mata yang begitu jernih, seperti batu obsidian, memancarkan cahaya menawan, bulu matanya seperti sayap kupu-kupu yang berkedip, sangat menggoda.

Hanya saja ukuran dadanya cukup kecil.

Meskipun ini juga pertama kalinya bagi laki-laki ini, tapi, Dia sering mendengar tentang hak laki-laki untuk mengoreksi perempuan bookingannya, ibaratnya sebelum makan daging kambing, lihat kambingnya dulu! Jika dirasa si kambing tidak layak konsumsi, masih bisa melarikan diri! Untuk hubungan seks antara pria dan wanita, Bram cukup tau beberapa kriteria mengevaluasinya.

"Dasar si John, dia bilang dia akan memilihkan yang terbaik, tapi akhirnya yang menurutnya baik itu dia ambil sendiri," gumam Bram.

"Hei, apa yang kamu katakan?" Caca tidak mendengar kata-kata pria itu dengan jelas.

"Tidak apa-apa, jangan hanya berdiri di sana dan memanggilku, “Hei!” suara pria itu penuh momentum, semacam suara penguasa yang telah terbiasa menginstruksi banyak anak buahnya dengan nada pengintimidasian besar.

Tapi dia memang punya modal untuk itu.

Namanya Bramasta Moses.

Nama tersebut pastilah sudah tidak asing lagi bagi banyak orang dikalangan elit politik dan pengusaha kelas atas.

Ayahnya seorang pendiri Kerajaan bisnis yang bergerak di banyak bidang, Pertambangan, Migas, Properti, Infrastruktur, Media, dan Telekomunikasi, Majapahit Group adalah salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia, dengan 10 anak usahanya yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta, pendirinya juga merupakan salah satu elit politik kuat dan berpengaruh. 

Sedangkan Bram sendiri, di usia yang masih terbilang muda ia sudah memiliki perusahaannya sendiri yang bergerak di bidang pertambangan.

Dikutip dalam majalah Forbes Indonesia, mereka mengatakan bahwa Bramasta Moses adalah seorang pengusaha jenius yang kemampuannya sangat mumpuni, dengan mengandalkan sepak terjangnya sendiri melalui bakat bisnisnya yang luar biasa. 

Caranya membidik target dengan menciptakan memonopoli hampir seluruh lini bidang pertambangan dalam maupun luar negeri, membuat Kerajaan bisnisnya sendiri mulai berkembang secara dramatis, secara bertahap men-sohorkan namanya di dunia bisnis hingga ke bidang politik.

Semua itu adalah kesuksesan yang menyebabkan pertumbuhan pesat kekayaan seorang Bramasta Moses.

Di usia tiga puluh dua tahun, dia sudah menjadi orang yang memiliki kekuatan finansial besar, belum lagi ditambah sokongan segelintir tokoh nasional, juga internasional yang berada di garda depan pertahanan hidupnya.

Hanya saja, dia tidak pernah muncul di depan umum dan tidak ada yang pernah melihatnya.

Caca menelan ludah, "Itu ... A—Aku punya satu permintaan hari ini!"

“Katakan!" Bram tampak sedikit tidak sabar.

"Jangan pakai kondom!" Ucap Caca cepat.

Mendengar ini, rahang Bram rasanya hampir jatuh ke lantai karena terkejut!

John berkali-kali memperingatkannya untuk memastikan Bram memakai kondom.

Alasan pertama, karena Bram bukanlah orang sembarangan, jika tanpa sengaja Dia benar-benar menghasilkan anak, itu akan menjadi Malapetaka. Kedua, para wanita tidak hanya berhubungan dengan satu pria, mereka rentan menularkan berbagai penyakit.

Tatapan tajam Bram menyapu ke arah Caca, yang membuatnya semakin gugup.

"Karena ...." Caca ragu-ragu mengatakan alasannya, Dia tidak ingin memberitahu siapapun tentang rencananya, Dia hanya ingin menjalani kehamilannya dengan tenang, tidak ingin ada keterikatan apapun dengan siapapun.

"Kalau kamu tidak memberitahuku alasannya, aku tidak akan menyentuhmu hari ini!" Mata Bram menatapnya dingin.

Caca benar-benar tidak ingin melewatkan kesempatan ini, jika Dia melepaskan pria di depannya ini, kemana lagi Dia akan pergi mencari bibit unggul untuk memproduksi bayinya?

"Tenang saja ... Karena Aku hanya ingin punya bayi." Jawab Caca.

Bram kembali terkejut.

Wanita ini sepertinya masih berusia awal dua puluhan, tapi Dia ingin punya bayi.

Apa dia sudah gila?

"Untuk?"

“Tenang saja, Aku tidak akan pernah mengganggu Anda soal apapun tentang anak Anda. Saya akan membesarkannya sendiri. Dia tidak akan ada hubungannya dengan Anda."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Get Pregnant Please!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel DENDAM SI PELAYAN SEKSI
9.4
Mimpi buruk terus menghantui kehidupan pernikahan Daren dan Carolina. Di tengah situasi itu, hadirlah Eliana, seorang pelayan baru yang memikat sekaligus membangkitkan memori asing dalam diri Daren. Di balik pesonanya, Eliana menyimpan niat terselubung untuk menghancurkan hidup sang majikan demi membalas dendam. Namun, saat rahasia masa lalu mulai tersingkap, ia justru terjebak dalam perasaan cinta pada targetnya. Akankah dendam Eliana luntur, atau misinya tetap berlanjut?
Sampul Novel Kesetiaanku Kau Balas Dengan Luka
8.3
Haura Ghania Eftikhar, eks tentara bayaran, luluh oleh kesabaran CEO karismatik Sean Wijaya dan bersedia menjadi CEO demi menutupi masa lalunya. Namun, pernikahan mereka hancur seketika saat Haura memergoki perselingkuhan Sean. Di tengah penyesalan Sean yang memohon kesempatan kedua, hadir seorang remaja tampan yang menawarkan cinta tulus namun obsesif, kian memperumit luka batin Haura yang mendalam.
Sampul Novel Keturunan Rahasia
8.5
Akibat intrik licik sang paman, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal pada Amara Lucia Haidar. Sepuluh tahun berlalu dalam penyesalan, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat tahu Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putra mereka secara rahasia. Berniat menebus dosanya di masa lalu, langkah Rajendra justru menemui jalan buntu. Ia harus menghadapi penolakan luar biasa dari Amara, orang tuanya, hingga darah dagingnya sendiri.
Sampul Novel Menyambut Cinta Baru
8.7
Setelah tujuh tahun, Eileen kembali dengan penampilan baru yang tak lagi dikenali oleh sang mantan kekasih, Greg. Saat Greg membutuhkan donor darah darinya, Eileen mengajukan syarat: Greg harus bersedia menjadi ayah bagi putrinya, Lottie, selama satu bulan. Sayangnya, Greg malah menelantarkan Lottie demi perempuan lain dan merendahkannya, tanpa tahu Lottie adalah anak kandungnya sendiri. Kecewa berat atas sikap Greg, Eileen pun memutuskan untuk pergi jauh selamanya.
Sampul Novel OBSESI MANTAN SUAMI
8.7
Dituduh secara fitnah hingga bercerai, Sarah harus membesarkan buah hatinya seorang diri. Kehidupan tenangnya terusik saat Aditya, sang mantan suami, datang kembali dengan obsesi kelam. Demi menguasai Sarah, pria itu tega melakukan penculikan serta pemaksaan. Di tengah keputusasaan untuk kabur bersama sang anak, kehamilan baru akibat ulah Aditya menjadi rintangan berat. Akankah mereka berhasil lolos, atau justru terjebak dalam kekangan Aditya selamanya?
Sampul Novel Penyesalan Suamiku Setelah Kehilangan Diriku
8.6
Setelah tersiksa hingga kehilangan bayinya akibat obsesi Marvin menebus dosa atas kematian sahabatnya, Yoona, sang istri mendapat kesempatan kedua. Kembali ke hari pernikahan mereka, ia tidak lagi mempertahankan hubungan toksik ini. Kali ini, ia memilih mendorong Marvin kembali ke pelukan Yoona. Dengan mengubah takdirnya, ia bertekad menjadi mantan kekasih yang akan membuat Marvin benar-benar pergi meninggalkan dunia fana selamanya tanpa pernah bisa mengusik hidupnya lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan