APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Terperangkap dalam kondisi antara hidup dan mati, aku mengalami eksistensi yang mengerikan tanpa kebutuhan biologis seperti makan atau tidur. Meski kesadaranku sepenuhnya pulih, tubuhku lumpuh total di tengah kegelapan pekat yang sunyi. Tanpa interaksi, kewarasanku perlahan terkikis oleh waktu yang tidak lagi terasa. Namun, tepat ketika keputusasaan hampir merenggut segalanya, keheningan abadi itu mendadak pecah oleh suara ketukan misterius dari luar.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku mati, tapi tidak mati total.

Aku tidak tau bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku.

Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila!

Aku tidak tau keadaan seperti ini berlangsung berapa lama.

Ketika aku kira keadaan bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.

Aku mati, tapi tidak mati total.

Aku tidak tahu bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku.

Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila!

Aku tidak tahu keadaan seperti ini berlangsung berapa lama.

Ketika aku kira bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.

Aku menjadi bersemangat.

Tetapi kali ini aku tidak mau berteriak, karena aku tahu tak seorang pun dapat mendengar suaraku sama sekali.

Klik!

Seberkas cahaya muncul di duniaku yang gelap.

“Arrghh!”

Aku melihat seorang laki-laki berpakaian aneh muncul di hadapanku, kemudian dia langsung mundur ketakutan.

“Untuk apa kau teriak!” tanya pria lain.

“Orang… ada orang!” Laki-laki yang ketakutan itu berkata dengan gemetar.

Aku diam-diam tertawa. Aku bahkan tidak tahu sudah berapa lama aku mati. Penampilanku pasti terlihat sangat menakutkan.

“Omong kosong! Kalau di peti mati nggak ada orang, emang ada hantu?”

“Bu... bukan! Kau lihatlah sendiri!”

“Ya sudah. Nyalimu sekecil ini, mau gimana merampok kuburan? Argghh!”

Aku melihat wajah ketakutan lainnya.

“Tuh kan, kau juga ketakutan. Kak Leon, apakah ini penampakkan?”

Laki-laki yang dipanggil Kak Leon itu tercengang sejenak, lalu tertawa terbahak-bahak.

“Omong kosong! Mayat tua ini nggak membusuk, kita kaya! Wilbert, ayo kita barengan angkat dia keluar.”

Wilbert terlihat ragu-ragu, tetapi karena desakan Kak Leon, dia tetap mengangkatku.

Melalui percakapan mereka, aku tahu bahwa mereka adalah perampok kuburan. Yang tinggi bernama Leon Durham dan yang pendek bernama Wilbert Welsh.

Aku tertawa getir. Tidak disangka setelah meninggal pun aku tidak bisa istirahat dengan tenang.

Tetapi, masih ada hal yang lebih biadab dan di luar dugaanku yang terjadi setelah ini.

Mereka menggendongku pulang dan membaringkanku di tempat tidur.

Lalu mereka membuka sebuah kotak yang dinamakan TV. Ajaibnya ada sebuah sosok bergerak di dalamnya, bahkan sosok itu bisa bicara!

Di manakah ini? Kok aku belum pernah melihat benda-benda ini sebelumnya?

“Kak Leon, mengapa kulitnya begitu elastis? Lihat, dia sama sekali nggak terlihat seperti mayat, tubuhnya juga masih hangat!” Wilbert menekan wajahku dengan jarinya.

Kak Leon mengangguk sambil berkata, “Kau cium sesuatu nggak?”

“Iya, iya! Aromanya sepertinya dari mayat ini.”

Mereka berdua menatapku dengan aneh. Aku menyadari pandangan mereka perlahan menjadi bernafsu.

“Kakak Leon, dia cantik sekali,” Wilbert berkata sambil menelan ludahnya, matanya gemerlapan.

Wajah Leon juga penuh dengan rasa terpesona, “Ya, sangat cantik.”

Tiba-tiba tubuhku terasa dingin. Leon bahkan membuka bajuku!

‘Berhenti! Apa yang kau lakukan?’ Aku berteriak panik.

Meski aku telah lama meninggal, aku masih perawan. Mana pernah dipermalukan seperti ini!

“Kak Leon, apa yang sedang kau lakukan?” Wilbert bertanya dengan bengong.

Leon menjilati bibirnya dan berkata, “Sayang sekali kalau nggak bermain dengan wanita secantik ini.”

“Tapi dia sudah meninggal!” Wilbert membelalakkan matanya.

Leon mengumpat, “Apa salahnya orang mati? Minggirlah dan jangan ganggu kesenanganku!”

Sambil berbicara dia melepaskan semua pakaianku.

‘Berhenti! Berhenti! Cepat berhenti!’

Saking marahnya sampai aku hampir menangis, tapi tetap tidak bisa menghentikannya sama sekali.

Dia menatap tubuhku dengan pandangan yang sangat bernafsu.

Dia mengeluarkan alat kelaminnya dan menyerbu ke arahku.

‘TIDAK!’

Aku berteriak putus asa.

Tubuh Leon terus naik dan turun di atasku.

Meski aku tak bisa merasakannya, aku merasa sangat terhina melihat dia melecehkan tubuhku tapi aku tidak bisa melawan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arimbi
8.7
Akibat insiden di perkemahan desa, Hanna terpaksa menikah dengan Sultan. Namun setelah pindah ke kota, sikap Sultan yang semula lembut berubah drastis. Hanna justru dikurung dalam rumah dan dikekang aturan ketat tanpa diakui sebagai istri sah. Sultan rupanya sangat terobsesi menjadikan Hanna sebagai pengganti sosok Arimbi, cinta pertamanya yang mengalami gangguan jiwa. Di bawah bayang-bayang masa lalu sang suami, Hanna kini harus menghadapi tekanan mental berat yang menghancurkan masa depannya.
Sampul Novel Ayah Pembawa Masalah
9.3
Uang gaji karyawan sebesar empat ratus juta rupiah yang dititipkan atasan raib karena dipinjamkan oleh ayah kepada tetangga. Alih-alih dibela, seluruh keluarga justru menyalahkan kelalaianku. Setelah dipecat dan dituntut mengembalikan uang tersebut, ayah menjerumuskanku ke pekerjaan baru sebagai pengasuh lansia. Di sana, aku dilecehkan dan akhirnya tewas dipukuli akibat kesalahpahaman. Namun, maut bukanlah akhir. Aku terbangun kembali di hari fatal saat ayah menyerahkan uang itu.
Sampul Novel Cermin
8.7
Pasca-kecelakaan, Inestia Rossi bisa melihat hantu dan mendeteksi kematian. Baginya, cermin adalah satu-satunya media yang jujur mengungkap wujud asli mereka. Di tengah trauma cinta, ia bertemu Rangga, pria skeptis yang memberinya keberanian. Meski kerap terancam kasus mengerikan di apartemennya, Ines pantang menyerah. Walau konflik keluarga sempat memisahkan mereka, takdir mempertemukan keduanya kembali untuk berjuang dalam status hubungan yang baru.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Enggan tenggelam dalam kepedihan setelah mendapati suaminya berselingkuh, seorang wanita memilih bangkit. Ia merancang pembalasan keji untuk menyiksa balik orang-orang yang mengkhianatinya. Di tengah rencana tersebut, hidupnya terusik oleh kehadiran pria misterius yang tidak diduga. Lelaki itu rupanya seorang psikopat berdarah dingin yang sangat terobsesi dan mencintainya. Akankah pertemuan ini memperlancar aksi balas dendamnya, atau justru membawa kehancuran?
Sampul Novel MURIDKU KENIKMATAN KU
8.2
Pak Bowo, seorang duda yang juga seorang guru, menyembunyikan hasrat gelap di balik seragam dan wibawanya. Sesuatu dalam diri setiap murid cantik yang duduk di depan kelas selalu berhasil menggoda pikirannya. Perlahan, ia merancang rayuan berbahaya untuk menundukkan mereka. Setiap kata yang diucapkannya bukan lagi sekadar pelajaran, melainkan ajakan memasuki dunianya yang penuh kepatuhan. Di ruang tertutup, otoritasnya berubah menjadi alat untuk menyalurkan nafsu yang selama ini terpendam. Bagaimana seorang pendidik bisa menjelma menjadi penguasa atas kepolosan yang ia inginkan?
Sampul Novel Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku
8.5
Pernikahan baru yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk mengerikan. Di balkon lantai dua puluh, sang suami justru memojokkan istrinya dengan sebilah pisau tajam. Tanpa ragu, senjata itu dihunjamkan langsung ke jantung sang istri sebelum tubuhnya didorong jatuh ke jurang maut. Namun, di balik aksi kejam tersebut, setitik air mata tampak jatuh dari sudut mata sang suami yang berbisik lirih melepas kepergian pasangannya, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna." Sebuah misteri kelam penuh tanda tanya.