APKDock Logo
Sampul Novel Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

9.0 / 10.0
Sejak kecil, kemampuanku melihat angka kematian di atas kepala orang terdekat membuatku dicap sebagai pembawa petaka. Setelah kakek, ayah, dan ibu tewas tragis dalam sehari sesuai ramalanku, ketiga kakak laki-lakiku menaruh dendam mendalam padaku. Sebaliknya, adik perempuan kami yang kelahirannya merenggut nyawa ibu justru dipuja sebagai pembawa keberuntungan. Kini, tepat di usia kedelapan belas, cermin memperlihatkan hitungan mundur kematianku sendiri. Usai membeli kotak abu dan menyiapkan jamuan terakhir untuk kakak-kakakku yang tak kunjung datang, aku hanya bisa menunggu ajal menjemput dalam keheningan yang dingin.

Hitungan Mundur Di Atas Kepala Bab 1

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku.

Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu.

Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan.

Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku.

Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang.

Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia.

Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia?

Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin.

Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri.

Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku.

Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...

Sejak kecil, aku bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang lain.

Ketika pertama kali aku melihat angka di atas kepala kakek, aku memberitahu orang tuaku.

Mereka hanya tersenyum kecil, menganggapnya sebagai omongan anak kecil dan tidak memedulikannya.

Namun sehari kemudian, saat aku melihat kakek lagi, dia sudah terbaring di ranjang dengan tubuh ditutupi kain putih.

Banyak orang menangis sedih, tapi aku tidak benar-benar mengerti apa yang sedang terjadi.

Tak lama setelah itu, aku melihat hitungan mundur di atas kepala ayahku.

Ketika aku memberitahunya, senyuman ayah sempat kaku sejenak sebelum kembali seperti biasa.

Malam itu, aku tidak melihat ayah pulang kerja seperti biasanya.

Yang terdengar hanyalah deringan telepon yang mendadak nyaring.

Ketika ibu mengangkat telepon, wajahnya langsung berubah menjadi sangat pucat.

Perut ibu sudah besar karena hamil, tetapi dia tetap berlari terburu-buru hingga terjatuh di tangga depan rumah.

Saat itu juga, aku melihat hitungan mundur 24 jam muncul di atas kepala ibu.

Hari itu, adik perempuanku lahir. Tapi, ibu mengalami pendarahan hebat dan dokter tidak bisa menyelamatkannya.

Aku berdiri di luar ruang rawat dengan bingung, tidak tahu harus melakukan apa.

Kakak ketigaku, Samuel mendorongku hingga jatuh ke lantai dan berkata bahwa diriku adalah pembawa sial, seorang siluman yang mengutuk mereka.

Dia menuduh aku yang menyebabkan kematian ayah dan ibu.

Tanganku tergores di lantai yang dingin hingga mengeluarkan darah.

Rasa sakit itu membuatku ingin menangis, tetapi saat aku melihat sekeliling, tak satu pun dari mereka yang mendekatiku. Terlihat rasa takut dan benci di tatapan mereka.

Aku tidak berani bersuara, hanya bisa menggigit bibir dan perlahan bangkit sendiri. Aku menepuk-nepuk gaunku yang kotor sambil mencoba menenangkan diriku sendiri.

Aku duduk memeluk lutut di sudut ruangan, mendengar isak tangis orang-orang di depan pintu, sambil menangis pelan.

"Ayah, ibu ... "

Entah bagaimana, aku pun tertidur dengan posisi itu. Saat aku membuka mata lagi, ruangan sudah kosong.

Mereka semua sudah pergi dan kenapa tidak ada yang memanggilku? Apa mereka tak menginginkanku lagi?

Aku buru-buru berdiri, tapi kakiku yang sudah mati rasa membuatku jatuh kembali ke lantai.

Di lorong rumah sakit yang sunyi, hanya lampu neon kelap-kelip yang menemaniku.

Tubuhku terasa sakit dan akhirnya aku tidak bisa menahan tangisku lagi.

Sejak hari itu, semuanya berubah untuk selamanya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Escape
8.1
Nyawa Emily Watson, seorang model menawan, kini terancam. Sebelum tewas tanpa kepala secara tragis, Dr. Watson sempat menyewa jasa Ethan Davis, bos agensi keamanan elite London, demi melindungi rahasia besar putrinya. Di tengah pelarian dari kejaran pembunuh, Ethan dan Emily harus berjuang mengatasi trauma masa lalu mereka yang kelam. Akankah benih cinta yang tumbuh di tengah situasi mencekam ini mampu menyelamatkan mereka dari konspirasi mematikan yang mengintai?
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?
Sampul Novel Love
9.2
Love
Di tengah padatnya rutinitas kota modern, sebuah hubungan asmara yang tulus mulai bersemi secara perlahan. Kisah ini menyoroti arti kasih sayang mendalam di balik kesibukan urban. Lewat momen pertemuan tak terduga, dua individu saling berjuang memahami hati masing-masing demi merajut ikatan emosional yang kokoh. Perjalanan penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata tentang keindahan dari sebuah ketulusan cinta sejati.
Sampul Novel Menjalani Sisa Hidup Sendiri
8.6
Pernikahan Colby dengan Ruben, sang pewaris Grup Gibson, terhalang restu keluarga. Brenda, nenek Ruben, menantang cinta mereka lewat taruhan tiga tahun. Jika berhasil bertahan, hubungan mereka akan direstui. Namun jika gagal, Colby harus mundur demi wanita yang sepadan. Colby sangat percaya diri karena Ruben bersedia mengorbankan apa pun demi dirinya. Sayangnya, di tahun ketiga yang krusial, keyakinan itu runtuh saat Ruben justru berkhianat.
Sampul Novel Noda Penyesalan
8.5
Malam pertama yang seharusnya indah bagi Zahra justru berujung petaka. Beberapa jam setelah ijab kabul, Raja, suaminya yang berprofesi sebagai perwira polisi, langsung menjatuhkan talak. Padahal, seluruh proses pernikahan mereka berjalan tanpa hambatan. Zahra dituduh tidak perawan lagi hanya karena tidak berdarah saat berhubungan intim. Fitnah kejam ini seketika menghancurkan hati dan hidup Zahra dalam sekejap akibat penolakan sang suami.
Sampul Novel Pasangan Tak Diinginkannya: Serigala Putih Rahasia
9.5
Demi Mutiara, sang putri, Larasati merahasiakan jati dirinya sebagai Serigala Putih selama sepuluh tahun. Namun, ketenangan mereka sirna seketika saat anak Alpha Vincent, Cindy, menyiksa Mutiara. Pengkhianatan Vincent pun terungkap saat ia memberikan gelar Luna kepada selingkuhannya, Ivana. Dituduh penyusup dan disiksa perak, Larasati akhirnya mengungkap rahasia besarnya. Dibantu Garda Dewan Agung, ia bangkit menuntut balas.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan