APKDock Logo
Sampul Novel GADIS TAWANAN SANG MAFIA

GADIS TAWANAN SANG MAFIA

8.9 / 10.0
Selena mengalami penderitaan mendalam sejak diculik oleh Jeno Kusuma, anak bos mafia kejam dari kelompok Sembilan Naga. Jeno melakukan tindakan nekat tersebut demi membalas dendam, karena ayah Selena dituduh membunuh papanya dan mencuri stempel rahasia milik organisasi. Selama disekap sebagai pemuas nafsu, Selena berulang kali mencoba melarikan diri hingga berniat mengakhiri hidupnya. Mampukah ia melepaskan diri, atau justru harus tunduk selamanya?

GADIS TAWANAN SANG MAFIA Bab 1

“BUKA BAJUMU!”

Mata bengis pria itu menatap Selena dengan begitu tajam. Dia tak peduli air mata Selena bercucuran hingga membasahi kerah kemeja putihnya yang berubah warna hitam kecokelatan karena diseret dengan paksa.

Tubuh Selena gemetaran hebat. Dia tak mengerti mengapa dirinya ditarik paksa dari kamar kosannya oleh dua orang pria bertubuh besar dan berpakaian serba hitam pagi ini.

Padahal, dia sudah membayangkan hari ini dia akan mengikuti kegiatan ospek pertamanya di kampus. Semua bayangan kebahagiaannya untuk berbaur dengan teman-teman baru di fakultas bisnis yang sudah lama dia idam-idamkan langsung hancur berantakan.

Selena berusaha memberontak sebisanya. Namun, dia tetap ditarik paksa hingga terseret-seret.

Salah satu dari pria itu membungkam mulut dan hidung Selena dengan kain putih yang sudah diberi cairan obat tidur. Kesadaran Selena hilang dalam hitungan detik.

Selena tak tahu dibawa ke mana. Yang dia tahu, saat sadar, sudah ada seorang pria mengenakan bathrobe menatap tubuhnya dengan pandangan lapar.

Rasa takut dan cemas langsung menyergap tubuh Selena. Apalagi, senyuman pria itu begitu jahat dan penuh dengan kemenangan. Dengan mudahnya, pria itu membentak dan menyuruh Selena sesuka hatinya.

“BUKA BAJUMU! KAU TULI YA?” hardik pria itu.

Rahang keras dan kokoh wajah pria itu begitu indah membentuk paras wajahnya yang tampan. Selena yakin semua perempuan yang berjumpa dengan pria itu akan langsung jatuh hati.

Namun, Selena tak bisa menaruh hatinya pada pria itu sekarang. Pria itu terlalu mengerikan untuk Selena.

Jemari tangan Selena memegang erat kancing kemeja putihnya yang lusuh. Dia masih menangis dan menggelengkan kepala.

“Maafkan aku. Aku akan memperbaiki sikapku. Tolong jangan lakukan ini padaku,” ujar Selena memohon.

Selena terus merapalkan kalimat permohonan di sela-sela tangisan derasnya. Dia tak tahu kesalahan apa yang sebenarnya dia lakukan. Dia bahkan tak pernah merasa melakukan hal buruk semenjak dia pergi ke Jakarta untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di bangku kuliah sejak satu tahun lalu. Dia bahkan tak terlibat hutang-piutang sama sekali.

Sayangnya, pria di depannya itu sepertinya sangat membenci dirinya. Langkah pria itu bergerak tegas dan kuat mendekati Selena yang berada di atas ranjang. Dalam sekejap mata, pria itu sudah mendorong keras tubuh Selena hingga terbaring tak berdaya di atas ranjang dan mengungkunginya.

Selena tak mampu bergerak. Dia mencoba meronta tapi pria itu mengunci tangan dan kaki Selena dengan sempurna.

“Aku nggak tahu apa salahku tapi aku akan memperbaikinya kalau kamu mau memberiku kesempatan,” pinta Selena untuk kesekian kalinya.

Pandangannya berkaca-kaca dan memelas pada pria itu. Dia berharap hati nurani pria itu bisa tersentuh dan berhenti melakukan hal gila ini.

Sayangnya, pria itu sudah gelap mata. Dengan kasar dan tanpa rasa kasihan sedikit pun, tangan pria itu mulai mengoyak pakaian yang menempel pada tubuh Selena.

Tangis Selena makin jadi. Rasa sakit, sedih, dan pedih menjadi satu merasuk ke tubuhnya hingga sukma terdalam jiwanya.

Pria itu merenggut kesuciannya dengan begitu kasar dan tak bermartabat. Seolah-olah Selena hanyalah sebuah boneka pemuas nafsu yang hanya boleh diam menerima semua perlakuan kasarnya itu.

Selena memejamkan matanya. Dia berharap saat terbangun, semua ini hanyalah mimpi.

***

Kepulan asap rokok mengudara dari bibir cokelat pria bermata elang itu. Dia duduk di tepian balkon kamarnya dan menikmati rokok buatan kota Manchester itu.

Di depannya ada sebotol red wine dan gelas yang setengah isinya dipenuhi dengan red wine berwarna merah. Ada sepiring raw steak di sana yang masih utuh.

Pria itu menerima telepon dari asistennya. Dia kembali menanyakan kabar sopir almarhum papanya yang kabur dengan membawa stempel rahasia keluarganya.

“Kami masih belum menemukannya, Tuan Jeno,” ujar Roy, asisten pria itu.

“Cepat temukan! Stempel itu harus kembali ke keluarga Kusuma!” perintah Jeno. Dia berhenti merokok dan menggesek-gesekkan ujung bara rokoknya di permukaan asbak agar segera padam. Tangannya mengambil gelas wine-nya dan kembali meminumnya hingga tandas. “Papaku sudah merintis organisasi Sembilan Naga dengan susah payah. Aku tidak mau ada pergolakan di organisasi. Jangan sampai ada yang tahu tentang hilangnya stempel ini.”

“Iya, Tuan,” jawab Roy. “Kami akan memperketat penjagaan.”

“Lakukan susur hutan dan gunung di lokasi kecelakaan. Malam ini aku akan datang ke acara perkumpulan para tetua Sembilan Naga,” terang Jeno.

“Perempuan itu bagaimana, Tuan?” tanya Roy. “Apa Tuan akan benar-benar membunuhnya?”

Pandangan Jeno beralih ke Selena. Tubuh gadis itu hanya dibalut oleh selimut berwarna putih di atas ranjang. Dia tak menyangka jika gadis itu masih perawan. Seharusnya dia tak bersikap sekasar itu tadi. Namun, amarahnya tak bisa dia bending. Ayah gadis itu sudah membuat papanya kecelakaan dan kini menghilang dengan membawa stempel berharga milik keluarga Kusuma.

Jeno tak bisa diam begitu saja. Dia akan menggunakan gadis itu sebagai umpan agar sang ayah datang ke hadapan Jeno.

“Nyawanya tidak berharga. Buat apa aku memedulikannya,” tutur Jeno dingin dan kejam. “Kamu sebar saja informasi tentang dia agar ayahnya segera datang ke hadapanku. Aku dengar dia anak kesayangan di keluarga sopir itu.”

“Baik, Tuan,” jawab Roy.

Telepon selesai. Jeno meletakkan ponselnya di meja. Tangannya kembali meraih botol wine dan menuangkannya ke gelasnya hingga penuh.

Pria itu menikmati red wine-nya sambil memikirkan rencana yang harus dia lakukan untuk mempertahankan posisi keluarga Kusuma sebagai pimpinan Sembilan Naga.

Organisasi Sembilan Naga adalah organisasi yang dibentuk oleh para orang kaya yang memiliki beberapa jenis bisnis ilegal di Indonesia. Bisa dikatakan, mereka termasuk mafia bertangan bersih karena semuanya diorganisasi dengan baik. Bahkan, para pejabat tertinggi di jajaran kementerian dipegang kendalinya oleh mereka.

Semua ini bisa tercipta dengan rapi dan terorganisasi berkat kinerja Supomo, Papa Jeno. Sekitaran 30 tahun lalu, ketika krisis moneter menyapa Indonesia, Supomo membuat terobosan baru dengan ide briliannya itu.

Sayangnya, sekarang stempel penting sebagai tanda bahwa keluarga Kusuma pimpinan Sembilan Naga telah hilang. Sebagai anak sulung keluarga Kusuma, Jeno benar-benar murka. Dia tak bisa menerima kematian Supomo dan hilangnya stempel itu. Padahal, tahun depan adalah masa krusial karena Supomo akan memberikan tahta kepemimpinannya di organisasi Sembilan Naga pada Jeno. Jika stempel itu ketahuan hilang, habislah sudah nasib Jeno.

Tangan Jeno meremukkan gelas yang ada di tangannya. Aliran red wine bercampur dengan aliran darah dan pecahan kaca.

Telinga Jeno mendengar suara Selena yang sudah terbangun. Pandangannya melirik tajam gadis yang masih setengah sadar di atas ranjang itu.

“Mood-ku benar-benar buruk,” desis Jeno. “Kau harus bertanggung jawab atas semuanya!”

Pria itu mengambil kain napkin dan mengusap tangan kanannya agar tak lagi tertempeli pecahan kaca gelas yang bercampur dengan red wine dan aliran darahnya. Dia melangkah mendekati ranjang dan melampiaskan amarahnya lagi pada Selena.

Lanjut Membaca

Daftar Isi GADIS TAWANAN SANG MAFIA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an mendadak meminta cerai setelah tiga tahun menikah. Ia memohon kepada istrinya agar diizinkan memiliki anak lagi dengan sang mantan pacar demi mendapatkan sel pengobatan, berjanji akan kembali setelah semuanya usai. Namun, di balik tangis pilu suaminya, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang menuntut Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi melampiaskan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikahinya. Tentu saja Zahra terkejut dan langsung menolak rencana gila tersebut. Tak menyerah, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menjadi pengantin pengganti. Akankah Zahra menerima kesepakatan itu? Sanggupkah ia menjalani biduk rumah tangga sebagai istri pengganti dari pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama tidak punya pilihan selain menjadi istri kedua dari miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalunya. Hidup yatim piatu ini kian pelik saat ia menyadari perannya dalam pernikahan tersebut hanyalah untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses. Tanpa status sosial yang jelas, Kayla harus bertahan menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar alat tanpa posisi nyata di mata sang suami.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran tidak masuk akal dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak keras demi masa depannya. Sayangnya, El tidak menerima kata tidak dan siap memakai caranya sendiri untuk memaksa Lea. Kini, ia terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat obsesi sang mafia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan