APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun

Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun

Kehidupan Ryn Laverna hancur seketika saat calon suaminya direbut oleh sahabatnya sendiri. Di tengah rasa sakit dan keputusasaan akibat pengkhianatan tersebut, Ryn justru dihadapkan pada situasi tak terduga. Sang bos menawarkan sebuah kesepakatan pernikahan kontrak yang mengikatnya selama dua tahun. Kini, Ryn harus menjalani takdir barunya dan mencari tahu apakah keputusan menerima tawaran sang miliarder adalah kesalahan fatal yang memperburuk hidupnya, atau justru jalan menuju keselamatan.
Bab
Bagikan

Bab 4

: Pernikahan Kilat

“Ini serius kita sudah menikah, Pak?” tanya Ryn tidak percaya sambil memegang buku nikah erat-erat di depan halaman KUA.

Setelah Naufal mengurus dokumen itu dengan perasaan heran dan bingung, Kylar benar-benar langsung membawa Ryn ke kantor KUA. Bahkan, penghulu dan petugas lain juga telah lengkap di sana, padahal seharusnya kantor itu sudah tutup.

Di kepala Ryn, hanya ada satu kalimat, ‘bosnya benar-benar gila’.

Kylar berdiri di sampingnya, rapi, tenang, dan sama sekali tidak tampak seperti pria yang baru saja mengganti status hidup seseorang dalam waktu kurang dari dua jam.

Kylar menoleh sekilas. “Serius.”

Ryn menatap buku nikah itu lagi, seperti berharap tulisan di dalamnya mendadak berubah jadi struk belanja minimarket.

Perempuan itu mulai melirik halaman KUA yang mulai sepi. Motor lewat, orang-orang keluar masuk, semuanya tampak normal.

Tidak ada yang tahu Ryn baru saja melakukan sesuatu yang seharusnya disiapkan enam bulan, bukan enam menit.

“Kalau nanti orang kantor tanya tentang suami saya bagaimana?” tanya Ryn. Dia tidak mungkin menyebut nama Kylar sebagai suaminya. Di Ashwara Culinary Group, menikah dengan orang sekantor jelas dilarang.

Kylar menoleh, tatapannya dingin tapi fokus. “Jawab saja dengan seseorang.”

Ryn melotot. “Pak, itu malah bikin penasaran.”

“Itu bagus,” kata Kylar datar dan langsung membuat Ryn semakin membelalakkan matanya.

“Bagus apanya, yang ada gosipnya malah makin lebar,” gerutu Ryn spontan, pelan nyaris seperti bisikan karena kesal dengan jawaban bosnya.

“Setidaknya, target gosipnya sudah berpindah,” balas Kylar santai, matanya fokus pada ponsel.

Mendengar itu, Ryn menatap Kylar tak percaya.

Dia mendengarnya?

Ryn memejamkan mata sebentar. Menyebalkan.

Tapi, setelah dipikir-pikir, ucapan Kylar ada benarnya juga. Akhirnya, gadis itu hanya bisa berdecak kesal. Makin merasa kesal karena ucapan bosnya yang menyebalkan itu terasa masuk akal.

“Sekarang ke rumah kamu dulu. Ambil barang, sekalian minta izin. Lalu ke rumah saya,” ucap Kylar tiba-tiba.

Dan saat kalimat itu jatuh, Ryn sadar satu hal, mental yang dia pikir sudah dia siapkan, ternyata sama sekali belum siap. Dia bukan hanya menikah. Dia juga akan tinggal satu atap dengan Kylar Ashwara Putra.

Kylar baru melangkah satu langkah, lalu berhenti. “Kita beli cincin dan foto pernikahan dulu.”

Ryn mematung. “Foto?”

Untuk apa?

Ryn kira hanya dengan buku nikah dan tanda tangan saja selesai.

Kylar mengangguk singkat. “Kalau kita cuma punya status tanpa bukti visual, keluarga saya akan mencium kebohongan.”

Tanpa menunggu jawaban, Kylar sudah berjalan menuju mobil yang menunggu di parkiran.

Ryn berdiri di tempatnya beberapa detik, memegang buku nikah seperti memegang bukti bahwa hidupnya baru saja belok tajam tanpa sein.

Lalu, dengan napas berat, dia menyusul. Karena apa pun yang baru saja terjadi, dia sudah resmi terjebak.

__

“Okay! Masnya berdiri di kanan, Mbaknya di sampingnya. Nah, bagus. Senyum!” Fotografer memberi arahan.

Setelah membeli cincin, dan memilih gaun pengantin dengan proses secepat kilat, Kylar langsung menyeret Ryn ke studio foto. Kata ‘menyeret’ di sini bukan kiasan, karena Ryn benar-benar merasa hidupnya dibawa lari tanpa sempat negosiasi.

Ryn berdiri dengan gaun putih yang masih terasa asing di tubuhnya. Tangannya bingung mau ditaruh di mana. Di depan? Di samping? Di pinggang? Akhirnya dia pilih yang paling aman: di sisi gaun, pura-pura menahan kain.

Kylar berdiri di sebelahnya seperti orang yang datang ke rapat penting, bukan sesi foto pernikahan dadakan.

“Sekarang pose yang romantis ya. Mas rangkul pinggang Mbaknya.” Fotografer memberi arahan lagi.

Ryn refleks menahan napas.

Oke. Ini dia. Momen yang tidak ada di kontrak. Atau mungkin ada, tapi Ryn belum sempat membacanya dengan mental siap.

Ryn baru mau melangkah sepersekian sentimeter menjauh, ketika Kylar lebih cepat. Tangannya langsung mendarat di pinggang Ryn.

Ryn mencoba menggeser tubuh pelan. Sengaja pelan supaya tidak terlihat seperti menolak. Kylar mengikuti gerakannya, merapat lagi.

Ryn menggeser lagi. Kylar merapat lagi.

Fotografer malah makin semangat. “Wah, natural banget! Bagus! Terus gitu ya, dekat-dekat!”

Kylar menunduk sedikit, suaranya rendah. “Kamu itu kenapa? Kamu mau foto ini kelihatan seperti saya maksa kamu?”

Ryn membeku sepersekian detik, tapi tidak sempat protes karena fotografer langsung menembak kamera bertubi-tubi.

“YESSS! Bagus! Nah, senyum! One … two … three!”

Klik. Klik. Klik.

Ryn memaksa senyum, tapi rahangnya mulai pegal. Di sisi lain, Kylar justru terlihat nyaman. Sangat nyaman.

Saat fotografer sibuk mengecek hasil, Ryn melihat tangan Kylar masih berada di pinggangnya. “Pak Kylar, tangan Bapak bisa turun sekarang.”

Kylar menatapnya, datar. “Kenapa? Kamu takut?”

Ryn menahan senyum. “Saya takut dituduh melecehkan bos.”

Kylar mengangkat alis. “Sekarang saya suami kamu.”

Ryn hanya bisa menarik napas, karena dia tahu, tidak ada kalimat bantahan untuk itu.

Begitu sesi itu selesai, Ryn mundur setengah langkah, dan merapikan gaunnya.

“Saya ganti gaun dulu ya, Pak,” ujar Ryn sopan, yang dibalas mengangguk singkat.

Ryn berbalik menuju ruang ganti dengan langkah cepat, tapi ujung sepatu Kylar menginjak ekor gaunnya.

“Aaaa!”

Ryn tersentak. Tubuhnya kehilangan keseimbangan. Tumitnya terpeleset sedikit, dan selama sepersekian detik, dia benar-benar yakin akan jatuh dengan cara paling memalukan di depan seluruh studio.

Namun, sebelum tubuhnya benar-benar jatuh, tangan Kylar sudah menahan punggungnya.

Ryn berhenti tepat di ambang jatuh. Tubuhnya miring, terjebak di antara udara, dada Kylar, dan jarak di antara mereka mendadak terlalu dekat untuk ukuran hubungan kontrak.

Kylar menunduk sedikit. Ryn mendongak. Dan untuk sesaat, semuanya terasa sunyi, meski studio masih ramai.

Wajah Kylar terlihat jelas dari jarak itu.

Ryn baru sadar, bosnya bukan hanya menyebalkan. Bosnya juga tampan dengan cara yang tidak perlu, seolah Tuhan sengaja menambah fitur bonus supaya hidupnya makin sulit.

“Kamu itu kenapa?” tanya Kylar.

Ryn menelan ludah, lalu menggeleng pelan. “M–Maaf, Pak.”

Dia cepat-cepat berdiri tegak lagi, menjauh setengah langkah, lalu mengembalikan jarak aman sebelum otaknya mulai berkata macam-macam.

Kenapa Kylar Ashwara Putra terlihat sangat tampan dari jarak sedekat itu?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kontrak Kedua, Istri Bayangan Sang Pewaris
9.7
Terbangun di tubuh asing usai kecelakaan maut, Aurora Ellis kini menjadi istri kontrak Damian Aldridge, pewaris takhta bisnis yang penuh tipu daya. Mantan wanita karier sukses ini dipaksa menjadi istri kedua demi memberikan keturunan. Di tengah konspirasi elite yang kejam dan berdarah, Aurora yang berambisi kuat enggan menyerah pada nasib. Mampukah ia bertahan dalam pernikahan semu ini ketika benih cinta perlahan tumbuh di balik luka dan intrik?
Sampul Novel Pernikahan Si Mungil
7.9
Hiram, seorang CEO tampan yang dingin, berencana menceraikan Rachel dalam waktu sebulan setelah dipaksa menjalani perjodohan kuno dari kakek mereka. Ia menganggap Rachel sebagai wanita yang kasar. Di sisi lain, Hiram memiliki masalah gairah terhadap lawan jenis, sementara Rachel selalu dituduh membawa kesialan bagi setiap pria dekatnya. Meski awalnya saling menolak karena perbedaan sifat yang kontras, takdir perlahan menyatukan mereka dalam pernikahan tak terduga.
Sampul Novel Saat Cinta Terkikis Habis
9.7
Kehilangan calon bayinya akibat keguguran membawa duka mendalam bagi sang protagonis. Namun, kepedihan itu berubah menjadi kehancuran mutlak saat ia mencari suaminya, Axel Gunt, di rumah sakit. Di balik pintu ruang dokter, ia mendengar Axel meminta dokter mengangkat rahimnya, sementara pria itu justru mati-matian melindungi kehamilan sekretarisnya, Annie. Menyadari cinta dan kepercayaannya selama ini dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam, ia pun memilih untuk melepaskan Axel dan mengakhiri hubungan mereka demi menyembuhkan luka hatinya.
Sampul Novel Seratus Pengampunan
8.6
Menikah lima tahun dengan miliarder penguasa properti Kota Bara, sang istri selalu dihadiahi rumah setiap kali suaminya pergi menemani cinta pertamanya. Setelah mengumpulkan 99 properti tanpa pernah mengeluh lagi, ia meminta tanda tangan untuk dokumen vila terbaik. Sang suami menandatanganinya dengan santai dan berjanji mengajaknya melihat kembang api saat pulang. Namun, ia tidak tahu bahwa berkas yang ditandatanganinya bukanlah pengalihan aset biasa, melainkan surat perceraian mereka.
Sampul Novel Tetangga Manisku
9.3
Erick menjalani pernikahan yang dingin sampai ia merasakan kebahagiaan lewat kekasih virtualnya. Ternyata, sosok di balik dunia maya itu adalah Nana, tetangga barunya sendiri. Nana memiliki trauma mendalam untuk menikah lagi akibat dicap pembawa sial setelah kehilangan dua suaminya. Meski awalnya hubungan digital mereka hanya untuk kesenangan instan, pertemuan nyata ini mengubah segalanya. Dua jiwa yang penuh luka ini pun mulai saling menyembuhkan dan mengubah takdir hidup mereka.
Sampul Novel Wanita Pecandu Brondong
7.9
Di balik kemandiriannya, Tasya, seorang ibu tunggal berusia tiga puluhan, menyimpan fantasi liar yang tak terduga. Enggan berhubungan dengan pria sebaya yang ia anggap rumit dan penuh perhitungan, ia justru lebih terpikat oleh gairah pria muda. Bagi Tasya, para brondong membawa kesegaran serta spontanitas yang mampu mengusir kejenuhan hidup. Sosok tegar ini terus mencari kehangatan dan kebahagiaan baru demi memuaskan imajinasi terdalamnya.