APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

Liana Tandra mengambil langkah ekstrem demi melarikan diri dari pernikahannya dengan miliarder Hansen Gunadi. Melalui panggilan telepon rahasia, ia memastikan persiapan mayat palsu yang sangat mirip dengannya untuk dikirim tepat di hari pernikahan sepuluh hari lagi. Setelah mendapat jaminan bahwa rencana ini tidak akan dicurigai, Liana akhirnya bisa bernapas lega. Namun, ketegangan baru langsung menyambutnya saat ia melangkah masuk ke dalam ruang VIP, di mana keheningan mendadak mencekam seluruh ruangan.
Bab
Bagikan

Bab 7

Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Hansen yang baru saja memukuli orang dan sibuk menenangkan Susan akhirnya menyadari Liana yang pipinya berdarah.

Sesampainya di rumah sakit, dia mengabaikan bahunya yang berdarah dan bersikeras agar dokter merawat luka di wajah Liana terlebih dahulu.

“Hari pernikahan sudah dekat, tidak boleh ada luka apa pun di wajah Liana-ku!”

Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan menjelaskan dalam bahasa isyarat dengan rasa bersalah di matanya.

“Sayangku, ini semua salahku. Aku melindungi Susan hanya karena dia adalah bawahanku. Jangan marah padaku, ya?”

Liana tidak menjawab, dia meminta dokter tidak perlu peduli pada lukanya dan berkonsentrasi merawat bahu Hansen.

Lagipula, dia tidak akan datang ke pernikahan itu, jadi tidak masalah kalau wajahnya terluka.

Hansen mengira ini adalah tanda sayang padanya dan merasa terharu.

Dokter menggunting baju yang berlumuran darah itu, luka yang mengerikan pun terlihat.

Baru pada saat itulah Liana menyadari bahwa luka itu berada persis di lokasi yang sama dengan bekas luka yang diakibatkan oleh besi beton yang melukainya lima tahun lalu.

Kini bekas luka itu tertutup oleh luka baru dan tidak ada bekasnya lagi.

Seketika dia tersadar, sepertinya Tuhan juga mengisyaratkan bahwa hubungan mereka akan segera menjadi masa lalu.

Setelah keluar dari rumah sakit, Susan memeluk bahunya dengan kedua tangannya sambil berkata kepada Hansen dengan tersedak.

“Hansen, bolehkah aku pergi ke rumahmu malam ini?”

Hansen jarang melihat Susan terlihat begitu rapuh, jadi hatinya melunak.

Sambil melihat ekspresi Liana, dia dengan ragu-ragu memberikan bahasa isyarat.

“Liana, Susan agak terkejut karena kejadian ini. Bolehkah dia menginap di rumah kita satu malam?”

Seolah dia takut Liana salah paham, dia menjelaskan dengan cepat.

“Aku tidak ada maksud lain, hanya saja sebagai atasannya aku punya kewajiban untuk tenangkan karyawanku.”

Melihat ekspresi gugupnya, tanpa sadar kuku Liana menancap di telapak tangannya.

‘Beraninya dia ingin membawanya ke rumah secara terang-terangan?’

Lalu dia tersenyum.

Sudahlah, lagipula setelah dia pergi, cepat atau lambat Susan akan pindah ke rumah itu, tidak ada yang perlu dipermasalahkan lagi.

“Terserah kamu.”

Mungkin karena ada dirinya, selama di perjalanan Hansen tidak banyak bicara dengan Susan.

Bahkan ketika Susan ingin berbicara dengannya, dia menghentikannya dengan tatapannya.

Dia tidak ingin melihat akting kedua orang itu, jadi dia memejamkan mata untuk beristirahat sambil bersandar di jendela mobil.

Setelah tiba di rumah, Hansen mengabaikan tatapan kesal Susan dan mengaturnya di kamar tamu lantai dua.

Di kamar tidur, Hansen mengambil antiseptik dan plester luka untuk mengobati luka di wajah Liana.

“Liana, aku tahu kamu peduli padaku, tapi mana boleh kamu tidak membiarkan dokter merawat lukamu? Aku akan merasa sedih jika ada bekas luka.”

Setelah mengobati lukanya, dia mencium keningnya.

“Aku tidak akan membiarkanmu terluka lagi. Tadi aku lihat karyawanku ditindas, makanya aku langsung bergerak tanpa pikir panjang.”

“Lagipula jika karyawanku ditindas, sama artinya dengan menginjak-injak wajahku. Jadi gimana mungkin aku membiarkannya? Kamu pasti mengerti kan sayangku?”

Penjelasan Hansen masuk akal. Jika Liana tidak mengetahui hubungan mereka dan dengan jelas melihat sikap posesif dan kemarahan di matanya, dia pasti akan mempercayainya.

Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun, dia hanya mengatakan dia lelah dan ingin istirahat.

Hansen segera membawakannya segelas susu sebelum tidur seperti biasanya dan dengan lembut menepuk punggungnya agar dia tertidur.

Larut malam, Liana terbangun oleh suara guntur.

Tanpa sadar dia ingin memeluk orang di sebelahnya, tapi ternyata tidak ada orang.

Hal ini membuatnya langsung tersadar.

Dia pun bangkit dan hendak turun ke lantai bawah. Begitu dia sampai tangga di lantai dua, terdengar desahan lembut seorang wanita.

Dia berhenti, menekan kepahitan di hatinya dan bergerak selangkah demi selangkah ke pintu kamar tamu.

Pintu kamar tamu terbuka lebar, dua tubuh telanjang yang saling berpelukan terpantul dalam cahaya kuning yang hangat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri kecil tuan mafia
8.9
Kehidupan Yui Miura runtuh setelah terjebak dalam prostitusi daring dan bertemu bos Yakuza yang kejam. Pria itu menjadikan Yui budak penebus utang nyawa ayahnya, Matsumoto. Dalam keputusasaan, Yui nekat menawarkan rahimnya demi uang. Kesepakatan kelam pun terjalin lewat tawa dingin sang mafia. Malam penuh gairah itu resmi dimulai, menjadi awal dari penyesalan terdalam yang akan terus menghantui sisa hidup Yui.
Sampul Novel Nasib Seorang Wanita Proyek
9.6
Menjalani kehidupan di lokasi proyek ternyata jauh dari bayangan awal sang protagonis wanita dalam novel modern ini. Minimnya privasi di area mes yang sangat terbuka membuat setiap gerak-gerik dan suara terdengar jelas. Keadaan menjadi semakin sulit dikendalikan saat ia terpaksa mendengar suara intim pasangan suami istri dari ranjang sebelah yang hanya berjarak kurang dari dua meter. Kebisingan malam yang terus berlanjut tanpa henti itu akhirnya memicu gejolak dalam dirinya yang tak lagi tertahankan.
Sampul Novel Rahim Yang Mengkhianati
8.4
Dunia Rafif runtuh seketika saat divonis mandul dan mustahil memiliki keturunan. Namun, sebuah keajaiban janggal terjadi ketika Lina, sang istri, mendadak mengaku sedang hamil. Keraguan Rafif kian memuncak setelah ibunya datang menyodorkan foto mesra Lina dengan pria asing. Kini, Rafif dilingkupi teka-teki besar. Apakah sang istri telah mengkhianati pernikahan mereka, atau ada konspirasi terselubung di balik kehamilan misterius ini?
Sampul Novel SEXY KILLER MACHINE
9.0
Karlen Maria Gerarda, putri mantan agen KGB, mewarisi paras rupawan sekaligus naluri membunuh. Tragedi pembantaian keluarga yang menyisakan dirinya karena keunikan warna matanya menyisakan dendam mendalam. Kini, ia menyusup ke gemerlap dunia hiburan kelas atas demi memburu Sang Jenderal. Sembari menyembunyikan identitas asli, Maria terus memperluas jaringan dan menghimpun sekutu. Siapa pun yang menghalangi misi berdarah ini dipastikan akan membayar dengan nyawa.
Sampul Novel Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
9.2
Amira selalu diremehkan sang mertua yang terus membandingkannya dengan Rista. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya wanita mandiri yang tengah merintis kesuksesan finansial. Sementara itu, Heri yang bosan hidup susah memilih berselingkuh dengan Tania, mantan pacarnya. Pengkhianatan ini menghancurkan hati Amira yang selama ini berjuang berdagang demi menghidupi keluarga. Saat berniat melayangkan gugatan cerai, ia justru mendapati dirinya hamil. Haruskah Amira bertahan atau pergi?
Sampul Novel Suamiku, Nerakaku!
8.8
Tujuh tahun pengabdian cinta kepada Kennedy hancur seketika saat penculikan mengerikan terjadi. Alih-alih menyelamatkan istrinya, Kennedy justru menolak membayar uang tebusan karena terhasut oleh sekretarisnya yang menganggap ini cara terbaik untuk mendisiplinkannya. Setelah melewati siksaan yang bagaikan neraka, sang istri akhirnya tersadar dan memilih melepaskan hubungan ini. Namun, saat dia memutuskan untuk pergi selamanya, Kennedy justru bersujud sambil menangis demi mendapatkan pengampunan.