APKDock Logo
Sampul Novel Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

8.2 / 10.0
Lima tahun menjadi kekasih rahasia Jihan Lionel membuat Wina Septa percaya kepatuhannya bisa meluluhkan hati pria itu. Namun, harapan itu pupus saat Jihan mencampakkannya. Tanpa tuntutan materi, Wina yang lembut memilih mundur secara damai. Keadaan berubah drastis ketika Wina memutuskan menikah dengan pria lain. Jihan yang tidak rela tiba-tiba muncul kembali dan bertindak nekat, membuat Wina dilingkupi kebingungan mendalam.

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah Bab 1

Hari ini Jihan Lionel kembali dari luar negeri. Wina Septa, kekasih rahasia Jihan, langsung dibawa ke Rumah Mansion No. 8.

Seperti yang disepakati sebelumnya, Wina harus membersihkan dirinya terlebih dahulu agar tidak ada aroma parfum maupun bedak kosmetik.

Wina dengan ketat memenuhi semua kesukaan Jihan. Setelah membersihkan diri dan mengenakan piama sutra, Wina masuk ke kamar tidur di lantai dua.

Jihan sedang duduk di depan komputer melakukan pekerjaannya. Tidak ada emosi yang terlihat dari matanya ketika dia melihat Wina masuk.

"Kemari."

Nada suaranya juga terasa tidak ada emosi apa pun. Hal ini membuat Wina merasa sedikit menyedihkan.

Jihan dikenal sebagai orang yang tidak banyak bicara dan bertemperamen tidak stabil. Karena takut dia marah, Wina tidak berani berlama-lama dan langsung berjalan menghampirinya.

Sesampai di depan Jihan, pinggangnya langsung ditarik mendekat dan dagunya dicubit.

Jihan menunduk dan mencium bibir merah Wina. Selanjutnya, Jihan membuka paksa giginya dan mengisap aroma mulutnya dengan gila-gilaan.

Jihan selalu enggan berbicara dan tidak lembut padanya. Setiap melihat Wina, Jihan langsung bercinta dengannya tanpa melakukan banyak pemanasan.

Jihan terlihat mulia dan sempurna. Akan tetapi, ketika menyangkut hal di ranjang, sifatnya langsung berubah menjadi sangat agresif.

Jihan pergi ke luar negeri untuk urusan kerjaan dan tidak menyentuh seorang wanita selama tiga bulan. Hal ini membuat Wina tahu malam ini Jihan tidak mungkin akan melepaskan dirinya dengan mudah.

Seperti yang Wina duga, Jihan lebih gila dari biasanya.

Jihan bercinta dengannya berkali-kali di sofa dan ranjang.

Setelah Wina tertidur karena kelelahan, Jihan baru puas.

Saat Wina bangun, tidak ada orang di sampingnya, tetapi terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.

Wina menoleh ke sana, terlihat bayangan tubuh terpantul di kaca buram kamar mandi.

Hal ini membuat Wina sedikit terkejut. Jihan selalu pergi setelah bercinta dengannya, tidak pernah menunggu dia bangun, tetapi kenapa kali ini berbeda?

Wina memaksakan diri untuk duduk di atas kasur, dia menunggu Jihan keluar dari kamar mandi dengan tenang.

Beberapa menit kemudian, suara air di kamar mandi tiba-tiba berhenti. Jihan keluar hanya dengan melilitkan handuk di area bawah tubuh.

Air di ujung rambut menetes ke kulit berwarna seperti madu. Dengan perlahan, mengalir ke otot-otot perut yang terlihat sangat memesona.

Dengan wajah yang sangat tampan dan simetris, lalu mata gelap dan tajam yang seakan-akan bisa menembus hati itu, Jihan terlihat sangat baik.

Namun, aura dingin yang terpancar dari tubuhnya membuat orang lain tidak berani mendekatinya.

Ketika melihat Wina sudah bangun, Jihan menatapnya dengan dingin.

"Mulai sekarang, kamu nggak perlu datang kemari lagi."

Mendengar itu, Wina tertegun sejenak. 'Apa maksudnya nggak perlu datang lagi?'

Jihan berbalik, mengambil sebuah dokumen dan menyerahkan kepada Wina. "Kontrak ini berakhir lebih awal," ujarnya.

Setelah melihat kontrak menjadi kekasih rahasia itu, Wina akhirnya mengerti bahwa Jihan ingin mengakhiri hubungan tersebut.

Ternyata Jihan tidak langsung pergi bukan karena ingin menunggu Wina bangun, melainkan karena ingin putus.

Wina sudah bersamanya selama lima tahun, dia tahu hari seperti ini akan tiba, tetapi dia tidak ingin berakhir seperti ini.

Tanpa alasan dan penjelasan apa pun, tetapi hanya sekadar pemberitahuan.

Menahan rasa sakit di hati, Wina perlahan menengadah, melihat Jihan yang sedang mengenakan pakaian dan berkata, "Masih sisa enam bulan lagi, apa nggak bisa tunggu sampai selesai?"

Wina diberi tahu oleh dokter bahwa dirinya masih ada tiga bulan untuk hidup. Oleh karena itu, dia ingin menemani Jihan sampai akhir hayatnya.

Jihan tidak menjawab dan hanya menatap Wina dengan dingin. Tidak terlihat sedikit pun ekspresi berat hati. Hal ini membuat Wina merasa seakan-akan dia didepak begitu sudah bosan dimainkan.

Melihat Jihan diam membisu, Wina pun langsung sadar diri.

Sudah lima tahun, tetapi dia tetap belum bisa meluluhkan hati Jihan. Oleh karena itu, dia harus berhenti bermimpi lagi.

Wina mengambil kontrak itu. Dengan pura-pura santai, dia tersenyum manis dan berkata, "Jangan serius begitu, aku bercanda doang."

"Aku sudah lama ingin putus darimu. Aku malah senang kamu minta kontraknya berakhir lebih awal," tambahnya.

Tangan Jihan berhenti membetulkan lengan bajunya, alis matanya sedikit terangkat dan matanya yang dingin itu menatap Wina.

Melihat tidak ada sedikit kesedihan, tetapi malah sedikit kegembiraan dan lega di wajah Wina, Jihan mengernyit dan bertanya dengan datar, "Kamu sudah lama ingin mengakhiri hubungan ini denganku?"

Wina pura-pura tidak peduli, mengangguk dan berkata, "Ya, aku sudah nggak muda lagi. Sudah waktunya untuk menikah dan punya anak. Aku nggak mungkin terus bersamamu tanpa status yang jelas, 'kan?"

Di kehidupan ini, menikah dan memiliki anak merupakan hal yang mustahil bagi Wina. Namun, dia harus terlihat punya harga diri di depan Jihan.

Memikirkan hal tersebut, Wina tersenyum dan bertanya kepada Jihan, "Sekarang kontrak sudah berakhir, berarti ke depannya aku boleh punya pacar, 'kan?"

Tidak ada emosi yang terlihat dari mata Jihan. Setelah melihat Wina beberapa saat, dia mengambil jam tangan Blancpain yang diletakkan di samping kasur, berbalik dan pergi.

"Terserah kamu," jawabnya singkat sebelum pergi.

Sambil melihat punggung yang semakin menjauh itu, senyuman Wina perlahan memudar.

Wina tahu Jihan paling benci orang lain menyentuh barang-barangnya. Melihat tidak ada reaksi dari Jihan ketika mendengar dirinya ingin punya pacar, Wina merasa sepertinya Jihan benar-benar sudah bosan dengan dirinya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Vonis gagal hati akut menyisakan waktu tiga hari bagi protagonis. Namun, David, suaminya, malah memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, adik angkatnya. Dianggap "lebih pantas hidup", ia pun menghentikan pengobatan dan meminum pereda nyeri dosis tinggi yang fatal. Sebelum ajal menjemput, ia menyerahkan perusahaan perhiasan, menyetujui perceraian agar David menikahi Emma, hingga membiarkan putrinya diasuh Emma. Saat keluarganya menganggap semua pengorbanan itu wajar, ia menanti kehancuran mereka setelah kematiannya tiba.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
8.5
Pernikahan dua pasang kembar dengan Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah berakhir tragis. Saat diculik dari rumah sakit, sang istri kehilangan bayinya karena disiksa setelah Sam mengabaikan puluhan panggilan telepon. Sang kakak yang menyelamatkannya juga diabaikan oleh Leo saat meminta bantuan. Setelah lolos dari maut akibat terjebak badai salju dan tanah longsor, kedua saudari yang terluka ini sepakat untuk mengajukan perceraian bersama begitu mereka tersadar di rumah sakit.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan