APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Sejak awal, aku menyadari kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya yang telah terjalin belasan tahun, namun aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Keputusan ini berujung pahit di hari pertunangan kami. Saat menerima kabar sang teman pingsan, Karen tanpa ragu meninggalkanku di atas panggung. Tragedi memuncak ketika nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga merenggut nyawanya. Kehilangan ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang rapuh hanya akan mendatangkan luka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Karen berjalan mendekat dari belakang. Dengan sepatu hak tingginya, dia berdiri di hadapanku dan berkata, "Peter, kamu ini kenapa? Ini bahkan bukan pertama kalinya, kenapa harus repot begini?!"

Dia melambaikan tangannya dan para pengawal pun menyeretku ke ruang perawatan. Aku dipaksa berbaring dan tak bisa bergerak. Dengan mata terbuka lebar, aku hanya bisa menyaksikan darah merah itu mengalir keluar dari tubuhku.

Di ranjang sebelah, Joven menatapku dengan wajah pucat dan berkata, "Maaf, merepotkanmu lagi."

Aku menggigit bibir erat-erat, lalu menoleh ke arahnya, "Ini yang terakhir kalinya, aku nggak akan membiarkan kalian bertindak sesuka hati lagi."

"Karen, kita putus."

Karen tidak senang dan bertanya, "Apa-apaan sih kamu? Menyelamatkan nyawa orang itu kebaikan yang tak ternilai. Kamu sudah menyelamatkannya, aku pasti akan membalasnya untukmu."

Aku tertawa sinis, menjawab, "Membalas? Karen, kamu pikir kamu itu siapa? Dewa yang baik hati?"

"Sudah kubilang, kita putus. Mulai sekarang, jangan pernah cari aku lagi!"

Aku menarik napas dalam-dalam. Rasa sakit di dada terasa menusuk. Nenek ... bahkan pemakamannya saja belum sempat kuurus!

Aku benar-benar menyesal. Aku tak mau lagi ada hubungan apapun dengan Karen.

Setelah selesai donor darah, kepalaku terasa pusing dan berat. Baru saja hendak memejamkan mata, suara langkah kaki dari luar terdengar.

"Siapa yang melapor polisi?"

Aku langsung berseru, "Aku!"

Karen menatapku tak percaya, "Peter, kamu melapor polisi?!"

Aku bangkit perlahan dan menatap polisi, berkata, "Mereka memaksaku untuk donor darah. Para dokter ini juga memalsukan tanda tanganku tanpa izin. Aku mau mereka semua bertanggung jawab atas perbuatan ini!"

Nenek sudah tiada dan jasadnya masih terbujur di kamar jenazah. Semua orang ini adalah pelakunya, aku tak akan membiarkan mereka lepas begitu saja.

Seketika, wajah Karen menjadi pucat.

Namun, orang kaya selalu punya jalan keluar. Kurang dari satu jam, dia sudah dibebaskan.

Namun kali ini, raut wajahnya masih muram.

Dia mendapat peringatan keras dan harus menandatangani perjanjian serta menulis surat permintaan maaf untukku.

Aku memegang surat itu. Ini semacam jaminan hidup bagiku. Jika dia berani macam-macam lagi, aku tak akan ragu membuatnya viral.

Keluar dari kantor polisi, Karen menatapku dengan penuh amarah, "Peter, kamu sudah berani sekarang!"

Aku menjawab santai, "Karen, aku ingatkan satu hal, kali ini hanya pelajaran kecil untukmu. Selanjutnya ... oh bukan, nggak akan ada lagi selanjutnya di antara kita."

Karen berteriak marah, "Peter, jangan sampai menyesal kamu!"

Menyesal? Yang benar saja.

Bertemu Karen adalah penyesalan terbesar dalam hidupku. Jika bisa mengulang waktu, aku tidak akan pernah berurusan dengannya lagi!

Setelah kembali ke rumah sakit, para tenaga medis yang memaksaku donor darah langsung dipecat. Pengurus rumah sakit juga meminta maaf dan memohon agar aku memaafkan mereka. Aku tak banyak bicara, hanya mengambil catatan donor darahku selama beberapa tahun terakhir, lalu pergi.

Di sana terlihat golongan darah Joven, memang benar darahnya termasuk langka.

Namun, hasil tes kesehatannya jauh lebih sehat daripada yang kukira.

Aku diam-diam mengambil foto laporan itu dan pergi mengurus pemakaman nenek. Aku menguburkan abu jenazahnya di pemakaman umum pinggiran kota.

Setelah semuanya selesai, aku kembali ke kehidupanku.

Aku punya rumah sewaan di kota. Tadinya, aku pindah ke sana karena bertunangan dengan Karen. Sekarang, semuanya sudah kembali tenang dan aku hanya ingin menjalani hidup normal seperti biasa.

Begitu selesai beres-beres, aku rebahan di kasur. Tiba-tiba, ponselku bergetar, puluhan pesan masuk. Semuanya pesan dari Karen.

"Peter, kamu seriusan?"

"Cepat kembali sekarang dan aku akan memaafkanmu!"

"Pura-pura apa sih? Bukannya hanya mau aku minta maaf? Aku bahkan sudah minta maaf, apa lagi yang kamu mau?"

"Hanya beberapa kantong darah saja, perhitungan sekali?!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma akibat pelecehan seksual membuat Berlian tumbuh menjadi gadis tomboi yang pemberontak. Merasa dirinya kotor dan tidak lagi berharga, ia memilih menutup rapat hatinya dari semua laki-laki karena yakin tak akan ada cinta yang tulus untuknya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang miliarder kaya. Akankah kehadiran pria ini mampu memulihkan luka masa lalu Berlian yang begitu kelam, atau justru mendatangkan kepedihan baru yang jauh lebih menyiksa?
Sampul Novel CEO Itu Ayah Dari Anakku!
8.6
Niat Risa mencari orang tuanya di kota berujung petaka saat temannya sendiri berkhianat dan menjualnya. Ia pun melewati satu malam bersama Arjuna, seorang CEO muda. Kejadian itu menyisakan kehamilan yang kini mengancam reputasi bersih sang miliarder. Diimpit perbedaan status sosial yang jurang dan intrik keluarga, Arjuna harus memilih antara nama baik atau melindungi Risa. Akankah cinta bersemi dari skandal ini, ataukah ego kasta akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Cinta Rumit Tiga Sekawan
8.8
Setelah sekian lama berjuang melawan penyakitnya hingga hampir sembuh, Wenny Sanjaya akhirnya mengambil keputusan besar yang mengejutkan keluarganya. Saat sang ibu, Maya Sanjaya, menawarkan pilihan untuk membatalkan perjodohan masa kecilnya di Kota Jintara, Wenny justru menyatakan kesediaannya untuk pulang dan menikah. Namun, sebelum melangkah ke pelaminan, Wenny meminta waktu dua minggu guna menuntaskan segala urusan yang tersisa di Kota Hanis, sementara keluarganya mulai mempersiapkan pernikahan tersebut.
Sampul Novel Hasrat Liar
8.8
Walau cuma anak angkat, Rey didukung penuh oleh orang tua dan saudaranya untuk menjadi pria perkasa. Keluarga mendorongnya mengasah daya pikat luar biasa agar mampu menaklukkan hati setiap wanita. Simak petualangan Rey mengeksplorasi maskulinitas dan pesona liarnya. Sanggupkah ia memenuhi harapan mereka dan menjadi penakluk ulung dalam dunia asmara?
Sampul Novel Jangan Lari Sayangku
9.1
Sanny Chandra mengira pernikahan kontraknya dengan Jordan Wijaya akan selesai lewat perceraian. Namun, sikap dingin Jordan lenyap setelah menikah, berubah menjadi sangat posesif dan suka memanjakannya. Sanny terjebak ketika Jordan melanggar kesepakatan dengan menuntut hubungan intim hingga dirinya hamil. Saat Sanny menagih janji cerai dan surat kontrak yang telah dirobek, Jordan menolak keras untuk melepaskan istri yang kini sangat ia pertahankan.
Sampul Novel Lepas dari Cinta yang Telah Retak
9.1
Tiga bulan terpisah dari putrinya, Dora, karena campur tangan sang mertua, Fiona, harapan seorang istri membubung saat Arga Pratama mengajaknya berkumpul di vila. Namun, reuni yang dinanti berubah pilu. Dora justru menolak sang ibu kandung dan lebih memilih memeluk erat Maya, pelayan mereka. Alih-alih membantu menjembatani jarak di antara mereka, Arga yang dingin justru bersikap acuh tak acuh. Menghadapi penolakan dari keluarganya sendiri, sang istri memutuskan mundur dan berhenti menunggu suaminya.