APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Sejak awal, aku menyadari kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya yang telah terjalin belasan tahun, namun aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Keputusan ini berujung pahit di hari pertunangan kami. Saat menerima kabar sang teman pingsan, Karen tanpa ragu meninggalkanku di atas panggung. Tragedi memuncak ketika nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga merenggut nyawanya. Kehilangan ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang rapuh hanya akan mendatangkan luka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Melihat semua pesan itu, aku hanya bisa tertawa pahit sambil menyimpan semua tangkapan layarnya. Siapa tahu suatu hari nanti akan berguna. Setelah itu, aku langsung memblokir kontak Karen.

Tak disangka, ternyata Karen masih belum menyerah.

Keesokan harinya, aku melihatnya berdiri di depan pintu rumahku dengan Joven di sampingnya.

"Apain kalian datang?"

"Joven mau mengucapkan terima kasih padamu. Jadi, aku membawanya datang. Sudahlah Peter, jangan diperpanjang lagi masalahnya."

Hingga saat ini, Karen masih bisa mengatakannya dengan begitu enteng. Aku pun tertawa sinis dan menjawab, "Lalu kenapa? Aku harus sujud kepadanya?"

"Karen, kamu sama sekali nggak takut pada hukum? Cepat pergi dari sini atau aku akan lapor polisi!"

Karen mulai marah, "Peter!"

Tiba-tiba, akhirnya Joven buka suara, "Peter, jangan marah. Aku tahu kamu kesal karena masalah tunangan itu."

"Salahku juga, ini semua salahku. Kesehatanku memang ... yah, bagaimana pun kalau kamu marah, pukul aku saja."

Saat dia bicara, aku melihat sorot matanya penuh kesombongan dan tantangan.

Aku menatapnya, teringat semua kejadian yang lalu. Tanpa pikir panjang, aku langsung meninju wajahnya!

"Peter, kamu gila?!"

Karen langsung mendorongku ke samping dan memapah Joven.

"Kenapa? Bukannya dia yang bilang, menyuruhku pukul saja? Kamu yang malah khawatir sekarang?"

"Pergi!"

Aku menunjuk ke arah pintu, menyuruh mereka pergi. Namun, Karen malah menamparku keras-keras!

"Keterlaluan kamu!"

"Apa yang kamu mau?! Apa nenekmu tahu kamu begitu bajingan?"

"Biar kutanya padanya, apa dia yang mengajarmu menjadi orang seperti ini?!"

Rasa sakit di hati langsung menghantam begitu keras hingga aku hampir tak bisa bernapas.

"Kamu masih punya muka menyebutnya? Dia sudah meninggal! Tepat di hari pertunangan kita!"

"Karen, kalau kamu benar-benar mau menemuinya, pergi mati saja!"

Aku menarik Karen dan mendorongnya keluar!

Karen tampak marah, "Peter, sebenci-bencinya kamu padaku, nggak perlu sampai mengutuk nenekmu sendiri! Orang macam apa kamu ini? Ayo Joven, kita pergi saja! Jangan hiraukan dia!"

Karen pun pergi bersama Joven.

Aku menatap keperginan mereka sambil mengepalkan tangan erat.

Nenek meninggal karena mereka, tapi mereka masih berani datang dan membuka lukaku seperti ini!

Dasar pasangan tak tahu malu, mereka pasti akan mendapat karmanya!

Tunggu saja, aku tak akan membiarkan mereka begitu saja!

Kemudian, aku menemui beberapa teman. Begitu aku menceritakan kematian nenekku, mereka langsung naik pitam.

"Peter, kenapa baru cerita sekarang?!"

Aku tersenyum pahit, menjawab, "Mereka memaksaku donor darah, dia bahkan bisa lolos dari hukuman begitu saja. Kita nggak boleh bertindak gegabah kalau nggak punya bukti yang kuat."

Dan juga aku benar-benar lelah. Tiga tahun ini, aku sudah mengorbankan kebahagiaanku sendiri dan kehilangan nenek karena kebodohanku.

Jika bukan karena diriku, nenek tak akan pergi.

Temanku menepuk pundakku dan menghibur, "Kalau butuh bantuan, bilang saja. Kami pasti membantumu."

"Peter, sebenarnya Karen bukan siapa-siapa di keluarganya. Dia masih terlalu muda, hanya sekedar dikirim keluar untuk belajar. Kita harus pikirkan caranya baik-baik!"

Aku mengangguk dan mulai berdiskusi dengan teman-teman. Aku kenal dengan Karen, dia tak akan menyerah begitu saja. Bagi dia, aku masih kantong darahnya. Dia tak akan melepaskanku begitu saja.

Sementara itu, setelah keluar dari rumahku, Joven mencoba menyarankan, "Karen, bagaimana kalau aku bicarakan lagi dengan dia?"

"Nggak perlu, jangan hiraukan dia!"

Namun, ada rasa tidak tenang dalam hati Karen. Beberapa hari ini, dia memang tak melihat nenek Peter. Mungkinkah apa yang dikatakan Peter itu benar?

Tiba-tiba, pihak rumah sakit meneleponnya, "Halo, apakah ini keluarga Wati? Kami ingin memberitahu bahwa barang-barang peninggalan Wati tertinggal di ruang gawat darurat. Kapan bisa datang mengambilnya?"

Kepala Karen langsung berdengung, seolah tidak percaya apa yang baru saja didengarnya.

"Apa? Barang peninggalan?"

"Benar, Wati meninggal dalam kecelakaan mobil pada 6 Juli lalu. Apakah kamu anggota keluarganya?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B38868" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B38868
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!
9.4
Selama lima tahun pernikahan dalam novel modern Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!, sang suami selalu mengalah pada aturan intimasi yang sangat ketat dari istrinya yang taat agama. Namun, keyakinannya bahwa sang istri mencintainya hancur seketika saat ia melakukan misi penyelamatan di sebuah hotel yang terbakar. Di sana, ia justru menemukan istrinya sedang bersandar hangat di pelukan pria lain bersama seorang anak kecil, mengungkap rahasia menyakitkan yang selama ini tersembunyi rapat.
Sampul Novel Gairah Liar Masa Puber
8.0
Di sebuah kota kecil, Kino menjalani fase transisi dari remaja menuju kedewasaan yang penuh dengan pergolakan emosi dan sensualitas. Sebagai pemuda biasa, ia melewati proses pendewasaan umum seperti hilangnya keperjakaan serta pembentukan identitas seksualnya. Namun, di balik itu semua, Kino menyimpan sisi unik yang selalu ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia luar. Kisah ini mengungkap rahasia terdalam di balik perjalanan mendewasa seorang lelaki.
Sampul Novel Harga Diriku 10 Juta Per Malam
9.4
Demi melunasi utang miliaran dan membiayai kuliahnya, Arabella Alexandro, seorang mahasiswi yatim piatu, terpaksa bekerja ganda sebagai wanita penghibur di diskotek. Tanpa dukungan keluarga, ia harus berjuang bertahan hidup sendirian. Kehidupannya yang keras menemui babak baru saat ia bertemu dengan Arkan Stevanno Orlando, seorang CEO kaya raya yang menyewa jasanya. Akankah takdir ini menjadi jalan penyelamatnya atau justru menyeret Arabella ke dalam pusaran masalah yang jauh lebih rumit?
Sampul Novel Heavy Heart
8.4
Selama tiga belas tahun, tragedi kelam di bawah hujan deras terus membayangi malam-malamku. Kenangan akan Sakala tetap hidup bagai bunga Smeraldo, terasa nyata sekaligus semu. Di tengah kerinduan yang mendalam, sebuah kabar mengejutkan datang: dia kemungkinan masih hidup. Namun, kehadiran sosok manis itu justru membuat segalanya rumit. Siapakah dirimu sebenarnya? Apakah kamu benar-benar Sakala yang selama ini kunanti, atau justru orang asing?
Sampul Novel MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
8.0
Hanya sebulan setelah pernikahan kami, Rio tega mengkhianatiku dengan menikahi siri Marta, sahabatku sendiri. Kehadiranku di rumah diabaikan bagai pajangan tak berharga. Puncaknya, Rio merenggut paksa kehormatanku demi menuntut ganti rugi mahar. Saat mengadu ke orang tua, aku justru tidak mendapat pembelaan sama sekali. Merasa hancur dijadikan tumbal dalam pernikahan tanpa cinta ini, aku memutuskan pergi sejauh mungkin dan melenyapkan jejak untuk menyembuhkan luka batin yang teramat perih.
Sampul Novel My Mysterious Husband
9.7
Dua kali gagal menikah membuat Elsa Anindita menutup rapat hatinya. Saat putus asa, ia menerima tawaran kawin kontrak dari Alvaro, pria difabel yang sebenarnya adalah CEO sukses yang sedang menyamar. Elsa bersedia menikah demi mahar 500 juta rupiah. Namun, pernikahan ini menyimpan rahasia besar. Alvaro ternyata adalah Dika, pria dari masa lalu yang dulu meninggalkannya di pelaminan. Akankah cinta mereka bersemi kembali di tengah rahasia ini?