APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO mengejar cinta adik mafia

CEO mengejar cinta adik mafia

Rio mencintai Kikan, adik dari musuh bebuyutan sang ayah. Hubungan mereka ditentang keras, bahkan situasi memburuk saat kakak Kikan yang seorang mafia difitnah membunuh abang Rio. Terbakar dendam, Rio melakukan aksi balas dendam yang kejam. Namun, ia kemudian mendapati bahwa ibu tirinya adalah pelaku asli. Kini Rio didera penyesalan besar karena telah menghancurkan keluarga Kikan, di tengah perasaan cintanya yang masih membara.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 2

Menyembunyikan kebenaran

" Bagaimana perkembangan kasus nya apa mereka bisa dihukum," sahut papi Rio terhadap Arman, ajudan kepercayaan Bang sander. Seorang mantan mafia yang kini menjalani hidup nya sebagai pengusaha sukses bekerja dalam segala bisnis.

" Tidak bisa bang semua bukti tetap mengarah ke Andri, sebagai dalang awal terjadi bentrokan mereka hanya melakukan pembelaan diri hingga akhirnya Andri, tewas dalam pertarungan" sahut Arman, ajudan bang sander. Menjelaskan perkara kejadian yang dia kumpulkan dari lokasi kejadian, sebagai seorang ayah. dia tidak bisa menerima kenyataan jika anaknya harus mati dengan keadaan seperti itu. membuat emosinya memupuk, hingga dia hendak melakukan balas dendam.

" Siapa pelaku nya! Apa mereka tidak bisa ditemui aku harus membalas dendam akan kematian Andri?" tanya bang sander, yang merasa tidak senang. dengan tatapan penuh kebencian dendam mencari tahu penyebab kematian Andri, anak tertuanya yang semestinya menjadi pewaris kekayaannya.

Mulai melakukan perbincangan diantara keduanya, untuk melakukan balas dendam yang akan diserahkan ke Rio.

" Pelakunya tiga mafia kakak beradik yang biasa disebut three Brother! tapi bukannya mereka bersahabat bang. antara tiga mafia dan Andri, setahuku mereka sangat dekat?"

Seperti ada kejanggalan yang terjadi pada kematian Andri, atau seseorang tengah menutupinya, pikiran keduanya seakan bergelut di dalam otak masing-masing, saling menatap dan menaruh prasangka buruk yang belum tentu terjadi. tapi jika masalah ini di diamkan tidak adil rasanya, membuat mereka tetap meyakini apa yang dikatakan saksi bahwa geng mafia three brother. pelaku utamanya seperti yang diceritakan oleh orang dan pihak kepolisian, yang tidak bisa melawan geng tersebut. Membuat sang polisi seolah menutup mata.

"Rio, tidak perlu tahu kebenaran nya! kamu harus membuat cerita seolah Andri tidak bersalah!" ucap bang Sander, seorang mantan mafia yang kini beralih menjadi seorang pengusaha sukses. dia memiliki cabang perusahaan di setiap daerah. Perkataan bang sander, itu pun dijawab oleh Anggukan kepala sang ajudan, yang sudah bekerja dengan nya bertahun-tahun lamanya.

***

Sudah tiga hari berlalu Rio masih menunjukkan raut wajah sedih. seolah tidak memiliki penyemangat hidup padahal hari ini hari pertama nya kuliah"

Aku sengaja pindah kuliah kesini kak agar aku bisa dekat denganmu! Aku rindu denganmu, tapi kenapa kamu harus pergi!" sahut Rio yang masih memeluk erat foto Andri, dengan bersandar di dinding ranjang milik nya.

"Tok tok KK ...." suara orang menggedor pintu Rio dari luar

" Apa papi boleh masuk nak?" sahut papi nya dari balik pintu kamarnya, tanpa meminta persetujuan pemilik papi nya tetap masuk dan duduk di sebelah Rio yang masih berduka itu.

" Nak ini yang sudah membunuh kakakmu," sahut papi nya dengan menunjukkan foto three Brother itu.

" Apa papi?" tanya Rio dengan nada emosi

Rio terkejut akan perkataan sang papi, membuat dia seolah marah. mencerminkan rasa kesal di wajahnya merasa tidak yakin akan apa yang dikatakan sang papi, Rio paham betul akan sifat sang kakak dia tidak menyukai keributan dan orang nya sangat mudah bergaul.

" Kamu harus balas dendam kakakmu untuk mereka Rio!"

Spontan raut wajah Rio yang tengah emosi itu seketika berubah dengan tatapan kebencian emosi nya kini seperti membara, aku akan menuntut balas dengan apa yang sudah terjadi denganmu kak! Aku janji aku tak akan membiarkan mereka tertawa senang berjalan di luran Kak, aku akan membuat mereka membayar semua ini," gumam Rio yang kini telah berdiri dan memiliki tujuan hidup kembali.

" Kamu tidak akan bisa mengalahkan mereka, jadi mulai lah dari hati" ucap papi Rio dengan menunjukkan foto Kikan adik dari ketiga yang telah membunuh kakak nya itu.

" Bermain cantik nak, dengan itu kamu bisa merobohkan mereka dan menurut informasi yang papi dapat mereka menjaga ketat adik nya, tidak ada satu pria yang berani mendekati adik nya, dan mulai lah melakukan pendekatan hati," lirih papi Rio seraya meletakkan tangan nya di dada Rio, yang membuat Rio seakan paham betul apa yang harus ia lakukan, agar balas dendam nya tercapai.

"Baik lah kak, aku akan membalas dendam mu," ujar Rio

Rio mulai berjalan menyusuri kampus karena hari ini, hari pertama nya di kampus sedikit rasa canggung dia menemui sang rektor sahabat sang papi, membawa Rio ke dalam kelas yang kini tengah mendapat materi dari sang dosen.

Tanpa basa-basi Rio yang sudah berkenalan terlebih dahulu dengan sang dosen memilih duduk di sebelah gadis yang tentu ia kenal.

" Jangan duduk disitu!" pinta sang dosen menatap Rio, yang paham betul akan apa yang terjadi jika seseorang duduk di sebelah Kikan, gadis cantik yang tak ada satupun pria berani mendekati nya.

Rio memandang sang dosen sebelum dia berjalan ke sebelah Kikan. Lalu melempar senyum ke arah sang dosen tanpa berbicara. Dia kembali melangkahkan kakinya menuju arah meja Kikan, tanpa memperdulikan omongan sang dosen.

yang membuat sang dosen seakan, menggelengkan kepalanya menatap ke arah Rio.

" Apa aku boleh duduk di sebelahmu" tanya Rio dengan ramah

" Kamu bisa duduk disitu!" jawab sang gadis dengan angkuh menatap Rio sekilas, lalu membuang pandangannya ke arah lain.

" Nama ku Rio, namamu Kikan kan?" gumam Rio, yang lebih memilih duduk di samping sang gadis.

" Maaf ...." kata Kinkan sederhana seraya pergi pindah ke sebelah kursi yang kosong, dia tidak ingin lagi ada korban, kemarahan kakaknya yang tidak mengizinkan Kikan didekati cowok manapun.

" Aku tidak rabies dan aku juga tidak akan menggigitmu!" tambah Rio yang memilih pindah lagi ke samping Kikan.

" Bukan itu, kamu hanya akan membahayakan dirimu, jika duduk di sebelahku!" bisik Kinkan yang tidak ingin sang dosen mendengar nya.

" Ah aku tidak peduli aku hanya ingin berteman denganmu" balas Rio menatap Kikan dengan serius, yang membuat Kikan berdecak kesal ke arah Rio, orang yang baru dia kenal tapi sudah cukup berani terhadap Kikan.

Kelas pun usai, Kikan terlebih dahulu berlari ke arah sang kakak bungsu, yang sudah menunggunya di parkiran dengan mobil sportnya.

" Apa ada seseorang yang mengganggumu hari ini Kin?" tanya kak Ando yang selalu mengucapkan itu hampir tiap hari. " Ah sungguh membosankan padahal usiaku kini sudah memasuki dewasa aku bukan anak kecil lagi kak stop selalu Menggangguku. Aku juga ingin seperti mereka kak bahagia memiliki pasangan aku juga ingin dicintai kak" sahut Kikan seakan protes.

" Apa cinta kami tiga kurang denganmu Kin? Kami menjagamu siang malam melindungimu bahkan nyamuk sekalipun tidak berani menyentuhmu! Apa perhatian kami kurang kami memenuhi semua kebutuhanmu, semenjak papi dan mami meninggal dalam kecelakaan usiamu masih 15 tahun hingga kini kamu dewasa kami menjagamu dengan penuh cinta dan kasih sayang. Apa itu masih kurang adik ku sayang," ucap Ando seraya menjepit hidung Kikan.

" Ah, kak! bukan kasih sayang seperti itu yang Kikan butuh. Sekarang usiaku sudah memasuki 22 tahun kak, tidak seorang pun cowok yang boleh mendekat denganku! Aku juga ingin merasakan pacaran kak dicintai dan disayangi kak. Kenapa kakak selalu menghukum mereka yang menyukaiku kak, padahal itu bukan salah mereka hati mereka yang membuat mereka menyukaiku kak,"

" Apa kamu lihat diantara kami bertiga ada yang menjalin kasih dengan wanita lain ha?" tegas Ando.

" Tidak tapi kakak dengan yang lain menjadikan wanita mainan kakak. Apa kakak pikir Kikan tidak tahu dengan pekerjaan kakak yang suka gonta-ganti cewek bermain?"

" Karena itu kami melindungimu Kin! Tidak ada satu pria pun yang boleh mempermainkanmu, hingga kelak kami yang memutuskan pria yang mana yang cocok denganmu, kamu jangan mencoba membantah kami jika masih menginginkan kuliahmu berlanjut atau kamu mau aku bilang dengan kak Andi agar menghukummu tidak boleh keluar"

" Ah kak Ando! Jahat tidak seperti kak Andra yang selalu mengerti denganku, kak Andi dengan kak Ando Terlalu mengekangku," ucap Kikan yang buru-buru berlari masuk ke dalam meluapkan kesedihan nya, memeluk tubuh Andra yang baru selesai mengenakan pakaiannya itu.

Andi kakak Kikan yang tertua dan Ando, kakak Kikan no dua sementara Andra, kakak Kikan no tiga. Kikan lebih dekat dengan Andra Karena cara Andra dalam menjaga Kikan berbeda.

Andra sering menghibur Kikan jika Kikan sedih, bagi Kikan Andra bagai seorang ibu yang bisa membuat hatinya tenang.

" Kamu kenapa dek" tanya Andra yang melepas pelukan Kikan dan menatap wajah Kikan.

" Kikan sudah dewasa Kak! Kinkan pengen punya kawan cowok seperti kawan Kikan yang lain kak! Kenapa Kikan masih diperlakukan anak kecil terus?" tanya Kikan meluapkan kesedihannya, dan kembali memeluk Andra menenangkan dirinya di pelukan Andra.

" Oh, jadi adik Kakak ini sudah merasa dewasa sekarang!" sahut Andra menggoda dan mencubit pipi Kikan yang membuat Kikan sedikit melempar senyum ke arah Andra.

" Sana makan dulu! Itu bibi masakin makanan kesukaanmu tuh jangan mikir cowok terus sekolah yang benar nanti tiba masa nya juga kamu akan mendapatkan jodoh. Apalagi adik kakak ini sosok gadis yang cantik untung saja ini Kikan adik kakak, jika tidak sudah kakak pacari ni Kikan." sahut Andra, menggoda Kikan hingga Kikan merasa tenang, sementara kedua kakaknya itu hanya menatap tingkah Andra dan Kikan, seolah mereka sangat paham jika Kikan ada masalah dia selalu berlari ke Andra. dibandingkan ke Andi dan ando yang menurutnya terlalu berlebihan dalam mengawasi dan menjaga Kikan.

" Ah kakak mah, sama saja dengan kak Andi dan kak Ando. Kikan malas lebih baik Kikan makan," ucap Kikan dengan menjulurkan lidahnya seolah mengejek ke arah Andra yang duduk di ruang santai bersama Andi dan Ando. membuat mereka hanya tersenyum melihat gadis kecilnya sudah tumbuh menjadi gadis dewasa dan cantik.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
8.2
Wilona Anastasia rela bertahan mendampingi Marten Dewangga Yanuardi demi membalas budi pada sahabat yang menolong putranya. Sebagai asisten pribadi, keanggunan Wilona perlahan meredam sifat arogan sang CEO muda yang kekanak-kanakan hingga Marten menjadi sangat terobsesi padanya. Namun, kedekatan mereka terancam oleh sebuah rahasia besar. Akankah perasaan Marten berubah saat mengetahui kenyataan bahwa asisten yang dicintainya itu ternyata seorang janda satu anak?
Sampul Novel Dia Canduku
9.5
Dalam kondisi tak sadar, Amira dikhianati suaminya yang tega menjual dirinya kepada pengusaha bernama Raka sebagai pelampiasan. Malam intim tak terduga itu rupanya sangat membekas di hati Raka hingga ia terus terbayang sosok Amira. Seminggu berlalu, takdir secara mengejutkan mempertemukan mereka kembali di rumah Raka. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam malam panas itu mulai terungkap?
Sampul Novel Menantuku Dari Keluarga Kaya
8.7
Saat menghadiri perayaan ulang bulan cucunya, seorang ibu justru mendapat cacian dari menantu dan besannya yang kaya raya hanya karena pakaian yang dikenakannya. Mereka bahkan melemparinya uang dan mengusirnya dengan kejam, menganggap putranya hanyalah barang jualan. Meski sang suami berusaha membela, hinaan yang mereka terima justru semakin menjadi-jadi. Namun, roda nasib berputar drastis ketika keluarga kaya yang sombong itu akhirnya harus berlutut memohon belas kasihan demi bertahan hidup.
Sampul Novel Menikahi Pria Angkuh
8.3
Akibat pengaruh obat di sebuah pesta, CEO dingin Steve Willson melewati malam intim dengan wanita misterius yang gagal ia kenali. Di tengah pencariannya yang obsesif, sang ibu mendesak Steve untuk lekas membina rumah tangga. Guna menghindari tekanan keluarga, ia pun menawarkan pernikahan kontrak kepada Zira, gadis miskin yang sedang dikejar utang. Akankah kedok Zira sebagai wanita di malam itu terungkap, atau Steve akan terus memburu bayangan masa lalu?
Sampul Novel My Husband Is My CEO
7.9
Aghata sangat terpukul saat kekasihnya memilih bertunangan dengan seorang pegawai biasa. Didorong obsesi besar, ia mencoba mendekat demi menegaskan bahwa pria itu hanya miliknya. Meski penolakan keras yang ia terima hingga membuatnya menangis pilu karena merasa dicampakkan demi wanita kelas bawah, Aghata tidak menyerah. Ketegangan pun memuncak ketika ia nekat menggoda kembali sang pujaan hati di tengah penolakan yang begitu dingin.
Sampul Novel Pernikahan Tak Disengaja: Suamiku Sangat Kaya
8.7
Demi menghindari perjodohan paksa dengan pria tua pilihan keluarganya, Shella mengambil langkah nekat menyewa suami bayaran yang ia kira gigolo. Siapa sangka, pria tersebut sebenarnya miliarder dunia yang sedang menyamar. Hubungan pura-pura ini perlahan berubah menjadi cinta yang tulus saat Shella dihujani kemewahan oleh sang suami. Namun, badai masalah besar segera datang menguji hubungan mereka. Mampukah Shella mempertahankan ikatan pernikahan ini?