APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Tragedi kelam merusak hari pernikahan Laras Pradipta dan Kevin. Sang ayah mertua mengakhiri hidupnya di kamar pengantin mereka, meninggalkan surat wasiat yang menuduh Laras sebagai pembunuh. Didorong dendam membara, Kevin bersumpah membuat hidup Laras menderita. Laras pun jatuh miskin menjadi gelandangan, kehilangan kewarasan serta suaranya dalam kesengsaraan yang teramat sangat. Namun, saat Laras telah hidup lebih rendah dari seekor anjing, penyesalan mendalam justru mulai menghantui Kevin.
Bab
Bagikan

Bab 3

Beberapa hari selanjutnya, pengasuh rumah menggantikan Kevin mengantarkan makanan.

Kevin tidak pernah muncul lagi.

Namun, Sinta malah datang.

Aku pernah bertemu dengannya beberapa kali sehingga aku tahu dia adalah anak angkat Keluarga Wijaya.

Dia pula yang telah mendapatkan cinta Kevin.

Dia memiliki wajah cantik dengan mata besar yang menggemaskan.

Dia bersikap layaknya nyonya rumah, melangkah mendekat dengan sepatu hak tinggi yang mengeluarkan suara berirama.

Gaun hitam membuat lekukan tubuhnya semakin memukau.

“Laras, aku dengar kamu bergelandangan selama tiga tahun di luar. Sekarang kamu jadi bisu dan tidak waras, ya?”

“Kevin sangat membencimu. Tinggal di sini hanya akan membuat hidupmu semakin sengsara. Kalau kamu mau pergi, aku bisa membantumu.”

Aku mengangkat kepalaku dengan gugup, lalu bertemu dengan tatapannya yang penuh sindiran.

Dia menyunggingkan senyuman tipis, kemudian sorot matanya perlahan-lahan melembut.

Aku sangat ingin pergi dari sini.

Jadi, aku pun langsung menyetujuinya karena takut kehilangan kesempatan yang satu-satunya ini.

Kemudian, Sinta menyuruhku untuk berganti pakaian dengannya, lalu memberiku kacamata hitam.

Dia bahkan mengingatkan, "Ini satu-satunya cara agar kamu nggak tertangkap satpam. Di luar ada supirku yang akan mengantarmu ke mana pun kamu mau."

Aku terus menelan ludah karena saking gugupnya, lalu mengangguk berulang kali.

Dengan hati penuh kegembiraan karena bisa bebas, aku tak menyadari apa yang sedang terjadi.

Ketika aku tersadar kembali, aku telah dibawa ke sebuah pesta.

Orang-orang mulai mengenaliku.

"Bukankah itu Laras, putri Keluarga Pradipta? Tumben sekali dia mau hadir di pesta ini."

"Putri Keluarga Pradipta? Apa kamu nggak baca berita? Sekarang dia hanyalah seorang pemulung!"

"Pantas saja. Sebelumnya dia begitu sombong dan nggak pernah mau hadir di pesta kecil seperti ini. Sekarang dia malah datang untuk memungut sampah?"

Orang-orang tertawa terbahak-bahak.

Dulu aku memang sombong dan angkuh. Di bawah perlindungan ayahku, aku tidak pernah belajar cara menjalin hubungan yang baik dengan orang.

Akibatnya, aku berkonflik dengan banyak orang.

Kini nasib burukku pun menjadi bahan olokan mereka.

Aku berdiri canggung di tengah cemoohan.

Pandanganku tidak lepas dari arah pintu keluar.

Kemudian, sosok berpakaian putih muncul di hadapanku.

Sinta datang dengan kondisi berantakan. Ada pula memar di bagian dahinya.

Tanpa berpikir panjang, aku langsung menarik tangannya dan memohon padanya untuk membawaku keluar dari sini.

Namun, fokus pandangnya ada di belakangnya. Dia mulai menangis keras.

“Laras, aku tahu kamu membenciku. Nggak masalah kamu memukulku dan mencuri pakaianku. Tapi, bisakah kita pulang dulu? Jangan mempermalukan Kevin lagi.”

“Laras!”

Sebelum aku sempat merespons, seseorang menarikku dengan kasar.

Aku terhuyung hingga menabrak sudut meja.

Gelas-gelas jatuh dari meja dan pecah di lantai. Aku juga terlempar ke lantai.

Salah satu pecahan gelas menancap dalam di telapak tanganku.

Aku menahan sakit sambil menatap Kevin yang marah besar.

Aku menggelengkan kepala dengan panik.

Aku ingin menjelaskan apa yang terjadi.

Namun, ekspresi semua orang yang penuh sindiran dan kebencian menyadarkanku bahwa tidak akan ada yang percaya padaku.

Termasuk Kevin.

Kevin mengangkat Sinta, lalu melontarkan sekata demi sekata.

“Jangan coba-coba menantang batasanku.”

Tentu saja.

Batasannya selalu adalah Sinta.

Aku dibawa pulang ke vila.

Di sini, aku menunggu pembalasan Kevin dengan pasrah.

Beberapa jam kemudian, dia akhirnya pulang.

Dia menatap makanan yang tak tersentuh di meja, napasnya semakin berat.

Sepertinya dia berusaha keras untuk menahan kemarahannya.

Aku ketakutan hingga ingin menangis, tapi aku tidak berani.

Laras yang dulu sangat keras kepala dan selalu bertingkah semaunya.

Juga sangat cengeng.

Setiap kali aku menangis, Kevin selalu mendorongku dengan kesal. “Laras, air matamu benar-benar membuatku muak.”

Sejak saat itu, aku bertekad untuk tidak lagi menangis agar dia tidak muak padaku.

Kevin berjongkok di hadapanku.

Aroma tembakau segera mengitari hidungku.

Dia mengangkat daguku dan memaksaku untuk bertatapan dengannya.

Alisnya mengerut dengan dingin dan ganas.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B54534" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B54534
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 49 Hari Bersama Tawanan Sexy
7.9
Model terkenal Tamara Levinka, tunangan dari CEO pembuat senjata Roger Jenandra, tiba-tiba lenyap secara misterius. Walau pencarian berskala besar dikerahkan, ia tak kunjung ditemukan. Setelah 49 hari berlalu, Tamara mendadak kembali dan membawa kabar mengejutkan. Di balik misteri hilangnya Tamara, ada Jeff yang sangat terobsesi padanya. Di sisi lain, Tamara pun siap mengorbankan apa saja demi Jeff. Hubungan asmara mereka bersemi di tengah pusaran konflik yang penuh bahaya.
Sampul Novel Dendam Cinta Sang Miliarder
9.4
Sagara Tyson Murphy dirundung duka mendalam setelah kematian tragis tunangannya, Janessa. Ia meluapkan kemarahannya pada Aluna Jaylee Morris, sosok yang dituding bertanggung jawab atas kecelakaan maut tersebut. Tak rela melihat Luna hidup bebas, Saga memaksanya menikah demi membalas dendam secara langsung. Demi melindungi orang-orang tercinta, Luna rela menanggung segala siksaan Saga. Namun, akankah kebencian Saga goyah saat tabir kebenaran perlahan mulai tersingkap?
Sampul Novel Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya
9.0
Lima tahun menduduki posisi Luna di Klan Bulan Darah, aku hanya menerima sikap dingin dari Alpha Arlan. Kasih sayang dan gaun impianku justru ia serahkan pada Fiona, perempuan yang selalu ia bela. Saat Arlan menyebut takdir kami sebagai beban yang menyesakkan, aku pun muak. Aku memilih memutuskan ikatan kami dan pergi menjauh. Begitu tautan mistis kami hancur, kepanikan melandanya hingga ia memohon kembali. Namun, penyesalan Arlan kini sama sekali tidak berharga bagiku.
Sampul Novel OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)
7.9
Shereen Edwarida, seorang wanita karier sukses, menutup rapat hatinya akibat trauma masa lalu yang mendalam. Ia ditinggalkan oleh kekasihnya tepat sebelum pernikahan demi perempuan lain. Meski dicap perawan tua oleh lingkungan sekitar, Shereen tetap memilih sendiri dengan dukungan keluarga dan sahabat. Namun, pertahanannya goyah saat sang mantan kembali untuk menebus kesalahan. Akankah ia memberikan kesempatan kedua di tengah bayang-bayang luka lama?
Sampul Novel Terjerat Pesona Dosen Tampan
9.4
Demi gelar sarjana, aktris top Agnesia Putri Hutama terpaksa hiatus dari dunia hiburan. Di kampus, ia justru berhadapan dengan Kevin, dosen muda tampan yang sangat membenci kaum selebritas. Ketegangan di antara mereka kian memuncak saat sebuah situasi darurat memaksa keduanya untuk tinggal serumah. Di tengah perbedaan dunia mereka yang begitu kontras, mampukah kebencian mendalam itu perlahan terkikis dan berubah menjadi benih asmara?
Sampul Novel Terlahir Kembali Setelah Dicelakai Suamiku
8.9
Saat putra mereka mengalami diseksi aorta, sang suami yang merupakan spesialis jantung justru menyalahkan istri dan anaknya atas kematian teman masa kecilnya, Sophia. Setelah meracuni keluarganya sendiri sebagai aksi balas dendam, sang istri tiba-tiba terbangun di hari suaminya menerima telepon dari Sophia di kehidupan kedua. Dalam novel romantis misteri ini, sang istri memilih menyelamatkan putranya sendiri tanpa memohon pada suaminya, tetapi sang suami justru berakhir berlutut meminta maaf.