APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BOS JUTEK JATUH CINTA

BOS JUTEK JATUH CINTA

Srikandi, seorang gadis pemberontak, kini terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Ia berada di antara dua pria yang sangat bertolak belakang: Bisma yang penuh kebijaksanaan dan Arjuna, bos tampan yang kerap bertindak semena-mena. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta segi lima yang melibatkan tiga pria dan dua wanita. Kisah komedi romantis ini menyajikan konflik pelik menuju pernikahan dengan akhir yang tak terduga, membawa pembaca penasaran pada keputusan hati Srikandi.
Bab
Bagikan

Bab 1

Prang!

Cangkir kopi yang dipegang Srikandi terjatuh dan pecah berserakan. Tubuh gadis itu mendadak oleng karena heel setinggi lima senti tidak menopangnya dengan benar. Beruntung, Bisma yang baru memasuki pantry sigap menangkapnya

Tangan kokoh Bisma menangkap tubuh mungil Srikandi. Badannya lemas terkulai, sepertinya gadis itu kehilangan kesadaran.

“Hei! Ngapain kamu peluk-peluk dia?” Suara berat itu adalah Arjuna.

“Jun, sekretaris lu pingsan.” Bisma membopong tubuh Srikandi yang terkulai dan membawanya ke ruang kesehatan. Beruntung perusahaan mereka memiliki klinik 24 jam sebagai fasilitas untuk karyawan.

Arjuna mematung, menatap punggung Bisma yang berjalan tergesa-gesa menuju ruang kesehatan. Kemudian pandangannya beralih pada pecahan gelas, dia menuju telepon di dekat pantry, menekan nomor extention bagian general cleaning untuk segera mensterilkan area dapur.

***

“Dok, kenapa dia?” Bisma bertanya pada dokter Anita yang baru saja selesai memeriksa Srikandi, rekan kerjanya.

“Dia kelelahan dan sepertinya telat makan,” ucap dokter Anita, sambil duduk kembali di balik mejanya.

“Mungkin ... dia kecapekan Dok, memang kemarin baru saja pulang kampung, setelah menghadiri pemakaman adiknya,” ucap Bisma. Dokter Anita mengangguk.

“Sudah siuman?” tanya Bisma lagi.

“Sudah, tapi kelihatannya masih sangat lemah,” ucap dokter Anita. Terdengar suara langkah kaki menggunakan heel mendekat. Bisma dan dokter Anita menoleh ke arahnya.

“Sri, kamu udah sadar?” Bisma berdiri menghampiri wanita itu.

“Udah Mas Bisma,” ucap Srikandi, wajahnya masih terlihat pucat. Bisma memang terkenal supel dan ramah, dia juga tidak suka dipanggil bapak, oleh anak buahnya. Bisma bukan orang yang gila hormat, meskipun dia seorang manager dari departement project dan business development, namun dia low profile dan senang bergaul.

“Aku duluan ya, nanti pak Arjuna memarahiku, tadi dia minta dibuatkan kopi,” ucap Srikandi, mengingat tabiat buruk bosnya tersebut.

“Sepupu durjana, kalau bukan bos,” gumam Bisma hampir tak terdengar, dia sudah cukup kesal melihat perlakuan semena-mena bosnya itu. Bisma dan Arjuna memang masih sepupu, namun dalam hierarki di perusahaan, pastinya Arjuna memiliki hierarki tertinggi, karena dia adalah putra tunggal pemilik perusahaan.

“Sri, biar aja, nanti aku suruh office girl buat anterin kopi. Ayo, sekarang aku anter kamu pulang.” Bisma menawarkan diri. Srikandi menggeleng.

“Mas, pekerjaanku belum selesai, pak Arjuna akan ada meeting besok pagi, jadi aku harus menyelesaikannya hari ini,” ucapnya. Bisma menarik napas panjang, akhirnya dia mengangguk dan mengikuti langkah Srikandi kembali ke ruangan, setelah berpamitan pada dokter Anita.

Ruangan Bisma dan Arjuna bersebelahan. Bisma satu ruangan bersama beberapa divisi lainnya yang saling terhubung, seperti dengan team quality dan engineering. Sementara ruangan Arjuna yang notabene berstatus sebagai president direktur, hanya diisi oleh dua orang. Arjuna dan Srikandi. Memang di sana ada satu kursi kosong lagi, milik pak Bagaskara, ayah Arjuna. Namun kursi itu sering sekali kosong, mengingat sang pemilik perusahaan hanya berkunjung sesekali.

Arjuna menatap gadis yang baru masuk ruangannya itu dengan tatapan tajam, bak mata elang. Dari raut wajahnya sama sekali tak ada gurat kepedulian. Bagaimanapun, rasa tidak sukanya bukan tanpa alasan. Ayahnya yang memilih Srikandi sebagai sekretaris dan general admin menggantikan Cantika kekasihnya.

Srikandi melangkah gontai ke mejanya. Bagaimanapun kepalanya masih terasa berat. Namun beberapa slide meeting, belum dia check ulang. Besok adalah meeting penting terkait project baru yang cukup menggiurkan. Dia duduk tanpa menoleh pada orang yang sejak tadi memandangnya tajam. Gadis itu seperti sudah kebal dengan perlakuan semena-mena bosnya, meskipun terkadang dia menumpahkan semua kekesalan itu dengan menangis sendirian.

“Bikin drama apa lagi, kamu?” pertanyaannya sinis. Srikandi menatap sekilas pada bosnya.

“Maksud Bapak?” Wanita itu meminta penjelasan.

“Bikin keributan di pantry, mau menarik perhatian siapa? Bisma?” Sebuah tuduhan pedas terlontar. Srikandi menarik napas panjang.

“Itu masalah pribadi saya, apa ada urusannya sama Bapak?” ucap Srikandi lembut tetapi tajam. Akhir-akhir ini dia sudah mulai berani melawan atasannya tersebut.

“Cepet selesaikan slide-nya, saya mau pulang,” ucap lelaki itu dengan angkuh. Srikandi meliriknya sekejap dan mengangguk. Hampir setengah jam, akhirnya slide presentasi itu selesai.

“Sudah saya email Pak, silakan dicheck dulu!” ucap Srikandi, sambil membereskan meja kerjanya. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam.

“Saya check di rumah, HP kamu standby kalau ada revisi, saya telpon,” ucapnya sambil menjinjing tas laptopnya yang sudah rapi. Lelaki itu jarang sekali memakai jas, kecuali ada meeting besar dengan klien. Kemudian dia berlalu begitu saja, meninggalkan gadis itu sendirian dalam ruangan. Srikandi bergegas mematikan komputernya dan berjalan membuntuti atasannya, mengikutinya berjalan di lorong menuju parkiran. Sebetulnya dia bisa langsung keluar lewat lobi, namun finger mesin ada di dekat pintu keluar parkiran.

“Pak Juna!” Srikandi mempercepat jalannya, setengah berlari mengejar bossnya.

“Ada apa?” Arjuna menoleh tanpa menghentikan langkahnya.

“Emhh ... engga Pak!” Srikandi tersenyum hambar, tidak mungkin dia mengatakan kalau dia takut hantu. Meskipun sebetulnya bosnya lebih menyeramkan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kehangatan Cinta
9.3
Memasuki tahun ketujuh pernikahan, kebenaran pahit terungkap bagi sang istri saat Yeni, cinta pertama Hans, kembali ke tanah air. Sadar hanya menjadi bayang-bayang, ia memutuskan menggugat cerai. Keputusannya pergi justru disambut gembira oleh putranya sendiri yang berharap Yeni menjadi ibu barunya. Tanpa ragu, ia melangkah pergi bersama putrinya. Tiga bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat sang putra menatapnya sambil menangis, ia memilih berpura-pura tidak mengenalnya.
Sampul Novel Kontrak Eksklusif untuk Kanaya
8.7
Hidup Kanaya hancur seketika akibat ketamakan ibu tirinya yang tega menjadikannya jaminan utang tanpa izin. Kini, ia terperangkap dalam cengkeraman rentenir paling kejam di kota. Di tengah situasi pelik yang mengancam masa depannya ini, kebebasan Kanaya benar-benar berada di ujung tanduk. Mampukah gadis malang ini bangkit melawan takdir buruknya, atau ia justru harus pasrah dan menyerah pada keadaan yang merenggut seluruh hidupnya?
Sampul Novel Malam Panas Dengan Mantan Suami
8.6
Satu malam intim bersama Calvin memutarbalikkan hidupku. Niat awal menjebaknya agar bersama Nona Agnes demi menyudahi pernikahan kami justru berbalik menjerat diriku sendiri. Walau menyadari kekeliruan fatal ini, bayang masa lalu dan kenangan indah bersamanya begitu sulit kulupakan. Kini, aku sepenuhnya terjebak dalam dilema besar akibat konsekuensi dari rencana yang kubuat sendiri.
Sampul Novel My Sugar Daddy is a Monster
8.4
Demi bertahan hidup, Lylia Prozky yang lugu terpaksa menjadi sugar baby bagi Dante Prime, pengusaha kejam sekaligus monster dunia bawah yang tak kenal ampun. Di saat Lylia mendambakan cinta sejati, ia justru terjebak dalam obsesi dan sikap posesif Dante yang kian membara saat ada pria lain mendekat. Kini, Lylia harus berjuang menghadapi ancaman musuh yang mengintai sekaligus jeratan perasaan dari sang monster yang sangat berbahaya.
Sampul Novel Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
8.3
Pertemuan pertama yang sunyi langsung menyulut hasrat membara bagai pedang tajam yang melukai mereka. Sebagai pria yang akrab dengan risiko maut dan kenikmatan duniawi, ia tak pernah menyangka ada wanita yang sanggup meruntuhkan pertahanannya hingga ia lengah. Di balik ikatan pernikahan mereka, tersimpan sebuah rahasia besar yang kini menguji batas kekuatan serta perasaan terdalam keduanya.
Sampul Novel Seriusin Aja, Nikahnya
8.9
Kara bimbang saat Soni menyatakan cinta. Meski berutang budi, ia tak bisa membalas perasaan itu. Keadaan kian rumit ketika Hendra datang membongkar rahasia Kara, memicu Soni untuk mundur. Mengejutkannya, Hendra justru bertekad menikahi Kara. Akankah pernikahan mereka nanti hanya sebatas perjanjian kontrak belaka, atau malah menjadi awal dari kebahagiaan sejati bagi Kara?