APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BOS JUTEK JATUH CINTA

BOS JUTEK JATUH CINTA

Srikandi, seorang gadis pemberontak, kini terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Ia berada di antara dua pria yang sangat bertolak belakang: Bisma yang penuh kebijaksanaan dan Arjuna, bos tampan yang kerap bertindak semena-mena. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta segi lima yang melibatkan tiga pria dan dua wanita. Kisah komedi romantis ini menyajikan konflik pelik menuju pernikahan dengan akhir yang tak terduga, membawa pembaca penasaran pada keputusan hati Srikandi.
Bab
Bagikan

Bab 2

BAB 2 – Di ranjangmu ada siapa?

Akhirnya mereka tiba di pintu exit, Srikandi segera melakukan finger scan untuk merekam kehadirannya hari itu. Dia memastikan finger scan-nya benar-benar terbaca. Terkadang bos reseknya itu, tidak mau tanda tangan, ketika ada permasalahan absensinya di bagian payroll.

Arjuna segera masuk ke mobilnya. Dia tidak pernah menggunakan supir, alasannya pada pak Bagaskara adalah untuk cost saving, sebetulnya dia tidak mau ada yang melaporkan pada ayahnya, ke mana dia pergi setelah pulang dari kantor.

Srikandi berjalan mengikuti marka pejalan kaki untuk karyawan, sebelah kiri di dalam garis kuning. Jalan itu menghubungkan parkiran yang ada di pintu belakang tembus ke gate exit security yang ada di depan lobi. Arjuna mengendarai mobilnya dan melewati sekretarisnya begitu saja, jangankan menawari tumpangan, sekedar basa-basi mengucapkan duluan pun tidak pernah.

Srikandi sedang berdiri dan fokus pada layar ponselnya, memesan transportasi online. Seketika, suara klakson mengagetkannya.

Tin Tin

“Ayo Sri, udah malem. Aku anterin pulang.” Bisma membuka jendela setengah. Kepalanya menyembul dari balik jendela mobil yang kacanya dia turunkan setengah.

“Mas Bisma duluan aja, aku udah pesen ojol, kasian kalau cancel nanti bonusan trip mereka hangus.” Wanita itu ternyata lebih memikirkan orang lain dari pada dirinya sendiri. Bisma tersenyum memaklumi, kemudian menutup kembali kaca mobil Alphardnya dan berlalu meninggalkan gerbang.

Tak lama kemudian, ojol yang dipesan Srikandi datang. Dia segera menerima helm yang diberikan pengemudinya dan segera melaju menuju kostannya di paviliun kelas menengah. Sebuah pavilun mini yang di dalamnya, hanya ada kamar tidur dan kamar mandi. Dapur dan ruang tengah milik bersama. Srikandi memang merantau ke kota itu, meninggalkan ibunya yang janda dan adiknya yang baru satu hari yang lalu dipanggil Yang Maha Kuasa.

Mobil berwarna putih yang dikendarai oleh Arjuna bukan melaju ke arah kediamannya. Dia berbelok ke sebuah apartement di mana Cantika, kekasih sekaligus mantan sekretarisnya tinggal di sana. Arjuna keluar dari mobil dan membawa serta laptopnya, karena belum mengecek pekerjaan Srikandi untuk meeting besok.

Dia berjalan memasuki lobi apartemen. Security yang jaga sudah begitu familier dengannya yang hampir setiap hari mampir ke sana setiap pulang kerja. Bagi Arjuna, Cantika adalah candu, dia bisa mendapatkan kesenangan ketika bersama dengannya. Security menganggukan kepala, memberikan ucapan selamat datang untuk tamunya.

Arjuna membalas sapaannya, kemudian berjalan menuju lift dan menekan angka tujuh. Lantai di mana kamar kekasihnya berada. Lift melaju tidak terasa, akhirnya Arjuna tiba di tempat yang ditujunya. Dia segera keluar dan menuju kamar paling pojok milik Cantika. Sesampainya di sana, dia mengeluarkan kartu akses dari sakunya. Malam itu dia hendak memberikan kejutan pada kekasihnya setelah membuatnya kesel karena dia tidak bisa mengantarnya ke salon sore tadi.

Ceklek

Handel pintu terbuka. Apartemen mini itu hanya memiliki sekat menggunakan lemari dengan desain unik yang membatasi ruang depan dan kamar tidurnya. Hanya lampu temaram yang terlihat berpendar, Arjuna berjalan hati-hati agar tidak membangunkan kekasihnya yang pastinya sudah terlelap. Namun semakin dekat dengan tempat yang dituju, semakin terdengar suara aneh. Apakah kekasihnya belum tidur dan sedang menonton video.

Namun seketika dia menjatuhkan laptop yang ditentengnya. Kedua matanya membulat melihat siluet dua orang manusia yang tengah bergumul mesra di atas tempat tidur. Napas memburu dengan tangan gemetar, Arjuna menekan saklar lampu dan terlihatlah adegan yang membuat darahnya mendidih, sampai ke atas kepala. Kedua orang yang tengah melayang itu, terkejut dengan keadaan yang tiba-tiba terang.

“Cantika!” teriak Arjuna. Wanita itu terlihat kaget dan segera menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

“Ar-Arjuna, Sayang? K-Kamu katanya gak bisa ke sini?” Wajahnya merah ketakutan, suaranya gemetar. Dia tidak menyangka jika Arjuna akan datang malam itu.

“Jangan pernah memanggilku dengan sebutan itu lagi, dengan mulut kotormu.” Arjuna menendang rak lampu tidur, menumpahkan amarah yang memuncak.

Brak!

Kemudian dia mengambil tas laptopnya yang terjatuh. Matanya melirik sinis ke arah lelaki yang masih tengah mengenakan pakaian.

“Lelaki panggilan, teruskan saja, aku tak sudi menjadi pengganggu di antara kalian.” Dengan sinis dan nada penuh tekanan, dia menatap tajam pada lelaki yang memang dia akui wajahnya cukup lumayan.

“S-s--ssayang!” Cantika berusaha turun dari ranjang dengan membalut tubuhnya menggunakan selimut.

“Cih,” ucap Arjuna dengan jijik sambil melirik sekilas pada wanita yang berjalan menuju ke arahnya.

“Ini, aku tak butuh ini lagi!” Arjuna melemparkan kartu akses apartement pada wajah Cantika yang sudah merah padam. Entah apa yang wanita itu rasakan.

“Ak-aku bisa j-jelaskan semuanya!” Wanita itu mencoba memberikan penawaran.

“Aku tidak butuh penjelasan apapun, mulai saat ini, jangan cari aku lagi!” Arjuna setengah berteriak dengan mata membulat penuh kemarahan. Kemudian dia berjalan keluar pintu dan membantingnya dengan sekuat tenaga.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel BALASAN SETIMPAL UNTUK PENGKHIANATAN SUAMIKU
8.0
Kehancuran rumah tangga kerap kali dipicu oleh sosok yang tak pernah dicurigai. Dalam kisah ini, orang yang dipercaya mengurus urusan domestik justru menjadi duri dalam pernikahan. Pengkhianatan menyakitkan pun terjadi di dalam rumah sendiri, melibatkan sang suami dan orang terdekat tersebut. Menghadapi kenyataan pahit ini, sebuah rencana disusun untuk memberikan pembalasan yang setara atas luka yang telah digoreskan.
Sampul Novel [BUKAN] PELAKOR
8.0
Penantian empat tahun Irish berujung hancur setelah Galen mengkhianatinya. Pria yang dulu berjanji setia itu malah menikah dengan perempuan lain. Enggan meratapi nasib atas janji manis yang kini menjadi dusta, Irish memutuskan untuk bertindak ekstrem. Demi memperjuangkan cinta dan masa depannya, ia nekat menyusup sebagai orang ketiga dalam pernikahan Galen. Irish bertekad merebut kembali pria itu. Akankah Galen kembali padanya, ataukah aksi nekat Irish ini berakhir sia-sia?
Sampul Novel (Bukan) Pernikahan Impian
9.8
Dara menghadapi tekanan besar dari keluarga yang menuntutnya segera menikah demi menghindari perjodohan paksa. Di tengah situasi pelik itu, ia bertemu Alfan, seorang duda yang kesulitan mengasuh putri kecilnya sendirian sejak kepergian istrinya. Demi menghadirkan sosok ibu bagi sang anak, Alfan menawarkan sebuah solusi praktis kepada Dara. Keduanya pun sepakat memulai pernikahan yang didasari oleh kebutuhan mendesak satu sama lain.
Sampul Novel Kehamilanku Adalah Harapanku
7.9
Pasca kecelakaan maut yang merenggut orang tuanya, Lae bertahan hidup sebagai pekerja di butik Miralis. Di sana, benih cinta tumbuh antara dirinya dan Reza, anak sang pemilik butik. Sayang, tembok restu keluarga menghancurkan hubungan mereka. Di tengah badai perpisahan, Lae mendapati dirinya tengah mengandung. Alih-alih melindungi, Reza justru mendesaknya untuk menggugurkan janin tersebut. Kini, Lae dihadapkan pada pilihan sulit: menuruti sang mantan atau memperjuangkan bayinya.
Sampul Novel Lost In Heart
9.7
Kehancuran rumah tangga akibat pengkhianatan suami membangkitkan trauma masa lalu Pricila Putri Patty tentang ayahnya. Demi menyembuhkan luka batin, ia memutuskan pergi ke Bromo. Di sana, takdir mempertemukannya kembali dengan Yohan Pratama, sosok pria dewasa yang dahulu pernah menyelamatkannya. Kebersamaan dan kebijaksanaan Yohan perlahan menumbuhkan perasaan baru di hati Cila. Akankah perjalanan ini menuntunnya pada kedamaian hidup serta cinta yang sejati?