APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

Demi pekerjaan baru, Alexandria Serenata Atmadya pindah ke kota megapolitan. Sifatnya yang sungkanan justru dimanfaatkan Ragnala Firaz Himawan untuk menjebaknya dalam pernikahan kontrak yang manipulatif. Di tengah adu siasat antara keduanya, sebuah rahasia besar terungkap mengenai keberadaan anak berumur empat tahun. Alexandria kini harus bertahan menghadapi rayuan manis Ragnala, sembari berjuang demi cinta di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam.
Bab
Bagikan

Bab 1

Awas! Jebakan konten-konten dewasa.

Keringat dingin seketika membanjiri tubuh Alexa saat membaca hasil tes laboratorium yang kini nyaris terlepas dari genggamannya. Di antara semua kebetulan dalam hidupnya, bagaimana bisa seorang pria dari masa lalunya dengan mudahnya datang lalu mencoba kembali masuk untuk menjadi bagian hidup sekaligus masa depannya? Padahal selama ini ia sudah mati-matian menghindar dari pria ini sekuat tenaga, mencoba menata kembali kehidupannya setelah air matanya kering tak bersisa. Jika sudah begini maka tak ada lagi jalan lain untuk mengelak, apalagi menolak keberadaan pria di depannya. Tatapan netra hitam selegam jelaga itu masih tetap sama, terus saja tertuju hanya padanya. Lexa bahkan nyaris tak bisa bebas bergerak sebab ditatap dengan cara yang tak pernah ia dapatkan dari pria mana pun selain darinya, dia yang dulu sempat menjadi mimpi indah serta harapan dari seorang gadis polos bernama Alexandria Serenata Atmadya.

“Udah jelas ini bukan cuma kebetulan dan dugaanku aja, ‘kan? Kalau gitu, sekarang kita jalan,” ajak pria itu sambil menggenggam tangan Lexa dengan sedikit remasan lalu masuk ke mobil coupe warna abu-abu metalik keluaran terbaru dari brand elite ternama.

“Eh, eh. Mau ke mana? Nyulik orang sembarangan!” Alexa panik. Logikanya yang sempat tumpul, kini harus mau diajak bekerja cepat. Bagaimana mungkin pria di sampingnya bisa memikirkan cara selicik ini sampai ia tak dapat menghindar lagi?

“Tadi emang rencananya aku mau ngelamar kamu. Maksudku kita bisa tunangan dulu sambil aku cari cara buat dapetin hati dan kepercayaanmu lagi, tapi mendingan aku nikahin kamu sekarang juga biar gak pakai lama,”—ia tertawa lebar saat melihat ekspresi terkejut Lexa—“kagetnya biasa aja dong, Sayang. Berhubung semua bukti udah cukup meyakinkan kalau kalian adalah milikku, berarti gak ada salahnya kalau aku bikin dunia tahu siapa sebenarnya wanitaku satu-satunya.”

“Tunggu, tunggu. Gak gini juga konsepnya! Lagian mana bisa seenak jidat aja ngajak nikah anak orang tanpa persiapan? Apa lagi maunya sekarang juga?! Kamu makin gak waras kayaknya!”

“Kamu lupa siapa aku? Bentar lagi aku ingetin semua hal yang sepertinya udah sengaja kamu buang dari ingatanmu setelah kita sah jadi suami istri. Aku jadi penasaran, apa ingatanmu soal senja waktu itu juga ikutan ngilang? Kalau iya, aku gak sabar buat ngulang sekali lagi atau sekalian aja kita ulangin berkali-kali setiap hari, gimana?”

Saat ini rasanya Alexa sangat ingin berteriak dan berkata tidak. Namun, tunggu dulu! Jika ia menyia-nyiakan kesempatan ini, lalu bagaimana nasib bocah cantik yang sedang menunggunya untuk daftar sekolah bulan depan? Astagaaaa! Takdir macam apa lagi ini, Tuhan?

✧✧✧

Suara pintu kamar mandi yang baru terbuka membuat Lexa refleks memalingkan wajah ketika sedang asyik menyisir rambutnya, tapi pemandangan di depan matanya malah membuat Lexa menjadi gerah dan mulai salah tingkah. Ia harus segera pergi sebelum berakhir menjadi bergairah.

Dia mendadak bangkit dari duduknya. Baru satu langkah, tapi sebuah suara bariton masuk dengan sopan ke indra pendengarannya, “Mau ke mana, Sayang?” cegah seorang pria sambil berjalan keluar dari kamar mandi. Dia hanya menggunakan selembar handuk yang melilit pinggangnya, tangan kanannya tampak sibuk mengeringkan rambut hitam ikalnya menggunakan handuk kecil.

‘Haduh, kalau tebar pesona biasa aja dong, Bang. Aku ‘kan bisa mimisan kalau disuguhi pemandangan surgawi macam ini. Mana udah lama gak lihat yang seger-seger bikin halu secara live. Harusnya tadi langsung tidur aja, gak usah pakai acara segala skincare-an ditambah sisiran,’ teriak batin Lexa. Jiwanya sudah kebat-kebit sampai rasanya serba salah mau mengarahkan pandangan ke arah mana. Apalagi sekarang pemilik wajah teradonis menurut Lexa itu malah sengaja berdiri di belakangnya. Kan semuanya jadi kelihatan makin jelas dari pantulan kaca di depan Lexa.

“Kok gak jawab? Kamu gak enak badan, Sayang? Tenggorokanmu gak nyaman? Coba sini, aku cek.”

‘Apa katanya? Mau cek? Kalau cuma cek yang atas, nanti bagian lainnya bisa protes minta ikutan dicek dong. Waduh! Sungguh kalimat yang berbahaya.’

“Mm-m, ehem, mau tidur di kamar anakku, mau ke mana lagi emangnya?” Lexa segera beranjak untuk melarikan diri sebelum tangannya hilang kontrol dan berujung mendarat di tempat yang tepat.

Baru juga hendak menjauh, tapi sebuah kain tampak melewati kepalanya, lalu menahan badannya agar berhenti bergerak. Lexa kaget sampai menjatuhkan sisir yang sejak tadi ia remas hingga mengenai kakinya. Tentu saja dia refleks memegangi punggung kakinya, sialnya pantatnya malah menyenggol badan pria di belakangnya. Lexa kembali menegakkan badan saat mendengar suara erangan tertahan. Keduanya terdiam, hanya ada suara napas berat yang bersahutan.

“Istriku ternyata masih seagresif dulu, ya?” Napas hangat itu menyapu tengkuk Lexa.

Lexa seketika membalikkan badan karena merasa tak terima. Kalimat dari bibir pria yang baru saja memaksanya menikah beberapa jam lalu ini sangat tidak bisa ditolerir, “Sejak kapan aku bersikap agresif? Emangnya dulu aku tukang sosor dan suka cari kesempatan kayak kamu?!”

Suaminya tertawa lebar, tapi mendadak melotot saat melihat gaun tidur Lexa basah di bagian yang tepat. Lexa ikut mengarahkan pandangannya ke bawah. Wajahnya menjadi merah seketika antara malu bercampur marah, “Iih, kamu emang mesumnya gak ilang-ilang dari dulu!”

Tanpa banyak bicara, pria berbadan tegap di depannya menarik pergelangan tangan Lexa ke arah ranjang.

“Eh, aduh, mau ngapain narik anak orang segala?!”

“Mau nunjukkin ke anak orang yang udah SAH jadi ISTRIKU, seberapa mesum SUAMINYA ini!”

Gawat! Pria yang menggenggam erat tangannya sudah menggunakan kalimat penuh penekanan. Ini artinya sama aja dengan meminta haknya sekarang juga, ‘kan?

Duh! Apa Lexa sudah siap untuk di-unboxing sekali lagi malam ini?

Ketika dua orang yang sama-sama ingin memperbaiki kesalahan masa lalu akhirnya harus bertemu di persimpangan takdir bernama,

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy

—Love and Longing—

RagNata

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis
9.0
Sejak kecil, Wira dan Raisa tidak pernah akur. Namun, perjodohan keluarga memaksa mereka bersatu. Wira bersumpah menolak menikahi Raisa, sementara Raisa justru menantangnya. Pada hari pernikahan, Wira sengaja melepaskan puluhan ayam untuk mempermalukan Raisa, tetapi Raisa menghadapinya dengan tenang hingga membuat Wira memperingatkannya tentang penyesalan. Tiga tahun membina rumah tangga, Raisa akhirnya memahami arti peringatan itu setelah memergoki perselingkuhan Wira yang ke-99 kalinya.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Sampul Novel Godaan si Petani Tampan
8.4
Mengikuti program pemuda terpelajar ke pedesaan pada era 1970-an membawa babak baru dalam hidupku. Di sana, perhatianku teralihkan oleh sosok Adri, seorang pria desa yang maskulin dan berotot. Didorong rasa penasaran, aku nekat menyelinap ke kamarnya di keheningan malam. Keputusan itu memulai hubungan intim yang penuh gairah di antara kami. Di sela-sela kesibukan menggarap ladang, kami mengukir romansa rahasia di berbagai sudut desa yang sepi dan pegunungan sunyi, meninggalkan jejak cinta yang mendalam.
Sampul Novel Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas
9.4
Kehilangan orang tua akibat pembunuhan, Kathryn kembali untuk menuntut hak warisnya. Dia kerap dicaci sebagai anak haram yang tak layak bersanding dengan Evan. Namun, sang suami justru sangat mencintai wanita misterius ini. Di balik keanggunannya, Kathryn menyimpan rahasia sebagai peretas andal, dukun legendaris, dan peracik parfum istana. Saat Evan memanjakannya di hadapan publik, satu per satu topeng Kathryn terbuka, memaksa para pembencinya tunduk.
Sampul Novel Latihan Terlarang Bersama Instruktur Pengemudi
9.4
Niat awal untuk sekadar belajar mengemudi berubah menjadi situasi menegangkan bagi seorang istri. Di dalam mobil latihan, ia terus kesulitan menginjak pedal kopling dengan benar. Pak Peter, sang instruktur mengemudi yang juga merupakan teman dekat suaminya, mengambil tindakan ekstrem dengan menyuruhnya duduk di pangkuannya. Situasi kian tak terkendali karena ia mengenakan rok pendek tanpa celana pengaman, sementara sang instruktur justru sengaja melakukan kontak fisik yang sangat intim dan terlarang di sana.
Sampul Novel Skenario Palsu
8.2
Di New York, pengacara tangguh Victoria Calloway harus berhadapan dengan hakim federal yang dingin, Damian Whitmore. Hubungan mereka memanas saat Victoria menangani kasus keluarga elit Manhattan di bawah pengawasan Damian. Di balik sengitnya persidangan, keduanya justru menemukan rahasia kelam yang saling bertautan. Batas profesional kini berubah menjadi ketegangan personal yang rumit. Akankah mereka mampu menghadapi kebenaran pahit saat skenario besar di balik semua ini terungkap?