APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Benih Satu Milyar

Benih Satu Milyar

Nara harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya, yang telah lama menghilang dan dicari ke kota, tega menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun hanya demi melunasi utang. Alih-alih mendapatkan kehangatan keluarga yang didambakan, pertemuan itu justru menghancurkan masa depan Nara sepenuhnya. Tiga tahun berlalu sejak tragedi kelam tersebut, kini ia terpaksa bertahan hidup dengan menjalani realitas baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya sebagai seorang sugar baby.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Om, hape aku udah minta ganti, nih!" ujarku pada lelaki tua yang sudah hampir dua bulan menjadi sugar daddy-ku.

"Tenang, Nara sayang ... apapun yang kamu butuhkan, Om siap penuhi. Asal ...."

Dengan kerlingan mata nakal, lelaki yang seumuran ayahku itu memberi kode. Aku paham, mereka--para lelaki hidung belang--akan membayar berapa pun untuk daun muda sepertiku.

Aku Nara, gadis yang terenggut keperawanannya di usia delapan belas tahun. Mirisnya, ibuku sendiri yang menjualku pada seorang bandot tua. Apalagi kalau bukan karena hutang.

Ya, semua berawal karena keinginanku yang ingin mencari ibu ke kota. Sejak usia sepuluh tahun, dia meninggalkan aku di kampung. Tanpa kabar, bahkan tidak mengirimkan uang untuk biaya hidupku.

Ternyata takdir tidak memihakku. Pertemuanku dengan wanita itu, justru menjadi awal kerusakan masa depanku. Dan kini, tiga tahun sudah aku menjalani kehidupan sebagai sugar baby.

Sebenarnya ini bukanlah sebuah pilihan, tapi karena keadaan yang memaksaku. Setiap Minggu, ibu akan datang dan meminta jatah untuk menghidupi pasangan kumpul kebonya. Lima juta dalam satu minggu bukanlah uang kecil, butuh kerja ekstra untuk mendapatkannya.

Terkadang aku ingin tertawa, begitu miris dan menggelikan kehidupanku ini. Sosok malaikat bernama ibu, justru menjadi iblis yang menyesatkan anaknya sendiri. Baginya, aku adalah musibah dalam kehidupannya.

Inilah aku, seorang sugar baby dengan segala ceritaku.

***

"Nara, ntar malam lo ada job kaga?"

Aku menoleh saat Flora nyelonong masuk ke kamar, kemudian duduk di sebelahku. Tanpa sungkan, dia mengambil remote TV yang kupegang. Seperti biasa, dengan santai dia akan mengganti channel televisi ke acara yang dia sukai.

"Kebiasaan banget, sih, lo! Ijin dulu, kek, atau apa gitu!" gerutuku kesal.

Namun ekspresi Flora tetap saja tak berubah. Bahkan kini tangannya asik mencomot camilan yang sejak tadi ada di pangkuanku. Menyadari tatapan kesalku, gadis bukan perawan itu hanya nyengir.

"Ntar malam lo ada job kaga?" Kembali dia mengulang pertanyaan yang belum aku jawab.

"Capek, Flo. Berasa jadi sapi perah, pengen nyerah rasanya."

Aku sandarkan tubuh, kemudian menyelonjorkan kedua kaki. Dadaku kembali terasa sesak, ada bagian hati yang sangat sakit.

Huff ... beneran, rasanya capek sekali dengan kehidupan ini. Aku yang bekerja, tapi dua orang tak tahu malu itu yang menikmati.

Flora menatapku. Kali ini tatapannya tampak serius.

"Lo mau berhenti dari dunia tempat lo nyari rejeki?"

Kembali kuhembuskan napas berat. Rejeki? Mana ada rejeki hasil morotin laki orang? Ah, apa itu bisa disebut rejeki?

Seakan tahu apa yang menjadi beban pikiranku, Flora merengkuh bahuku. "Gue dukung lo, Ra. Semoga lo segera nemuin lelaki yang bisa bawa lo jauh dari kehidupan sekarang."

Mendengar doanya, hatiku begitu trenyuh. Dia tak jauh beda dariku. Nasibnya sama sepertiku, sama-sama dijual oleh keluarga sendiri. Hanya saja bedanya, dia dijual oleh ayah tirinya. Beruntungnya Flora, dia masih punya ibu yang sayang padanya. Meskipun ibunya sekarang kena gangguan mental akibat siksaan dari suami keduanya.

"Lo sendiri kaga pengen dapet cowok baik dan memulai kehidupan baru?" tanyaku sembari melempar senyum.

Bukannya menjawab, dia malah keluar kamar menuju balkon. Aku pun mengikutinya, turut menatap hiruk-pikuk kendaraan di jalanan.

"Lo enak, Ra. Om Hendra menghadiahkan apartemen ini untuk lo. Sedangkan gue, sampai sekarang belum berhasil porotin maksimal om om tajir," ungkapnya tanpa melihatku.

Mendengar celotehnya, aku hanya tersenyum. Lalu mencoba menikmati angin sore yang berhembus sepoi-sepoi, memainkan anak rambut hingga ke pipi.

Mau dibilang lebih beruntung, tapi nyatanya hidupku tak lebih dari parasit. Mau dibilang kurang beruntung, nyatanya aku punya apartemen dan mobil mewah. Semua dari hasil menjadi simpanan para lelaki yang sedang puber kedua.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Wanita Biasa
8.6
Madina kembali dipertemukan dengan Adnan, mantan suaminya yang dahulu mengusirnya akibat tuduhan selingkuh. Tiga tahun lamanya Madina berjuang sebagai kuli kasar lantaran ijazahnya dihancurkan. Kini, Adnan tiba-tiba mengajaknya rujuk. Pria itu berambisi merebut kembali putra mereka demi memperebutkan harta warisan. Di tengah luka masa lalu dan hadirnya sosok pria baru yang tulus, Adnan mencoba memulihkan nama baik Madina. Akankah Madina kembali atau memilih jalan barunya?
Sampul Novel CATATAN SENJA
8.9
Bagi Senja Abhinaya, Langit Ananta adalah sosok setia yang pada akhirnya akan melangkah pergi. Namun di mata Langit, Senja bagaikan pesona sementara yang kelak akan kembali di saat terbaik. Walau karakter mereka berdua sangat kontras, takdir justru mempertemukan keduanya tanpa diduga. Kisah ini merajut perjalanan cinta masa muda antara Langit dan Senja, sebuah romansa indah yang terukir manis di bawah kesaksian semesta dan rencana tak terduga dari Sang Pencipta.
Sampul Novel Dicerai kakak Dinikahi adik
8.0
Setelah rumah tangganya dengan Win kandas, Iyas mencoba menata ulang hidupnya yang hancur. Ia mendirikan sebuah toko bunga sebagai pelarian demi menghapus memori kelam masa lalu. Tak disangka, takdir mempertemukannya dengan Bhaga, adik kandung sang mantan suami. Walau Bhaga terikat erat dengan sumber luka lamanya, pria itu justru membawa kedamaian. Di balik rasa benci dan trauma yang mendalam, Iyas perlahan kembali merasa dihargai serta pantas dicintai oleh sosoknya.
Sampul Novel HOT DUDA
9.6
Demi menyokong karier musik Kejora yang viral di YouTube, Taran, sang pengusaha sukses, merekrut Resti sebagai manajer adiknya. Sikap Resti yang dinilai terlalu mencampuri urusan sempat memicu ketegangan di antara mereka. Namun, berkat perantara Kejora, hubungan keduanya justru mencair. Walau Ben terus berupaya merintangi, kedekatan Taran dan Resti justru semakin erat dan benih asmara pun mulai bersemi saat mereka bersama di Bali.
Sampul Novel Pemersatu Bangsa 21+
8.9
Buku ini menyajikan kumpulan kisah pendek romantis modern yang dikhususkan bagi pembaca usia 21 tahun ke atas. Seluruh tokoh, alur cerita, dan lokasi di dalamnya adalah fiksi murni dari daya cipta penulis. Sebagai bacaan dewasa dengan konten eksplisit, pembaca diimbau untuk bersikap bijak. Antologi ini hadir untuk menghibur audiens matang yang menyukai dinamika hubungan intim. Pastikan Anda telah memenuhi syarat batasan umur sebelum menikmati setiap babnya.
Sampul Novel Pesona Liar Sang Pelakor
9.3
Seorang istri tanpa sengaja mendengar rencana jahat ibu mertuanya dengan seorang wanita seksi. Demi memperoleh cucu, sang mertua ingin mendepaknya karena dianggap mandul dan menyuruh wanita itu memikat suaminya, Ali. Meski terkejut, ia tidak tinggal diam karena yakin dirinya jauh lebih menarik. Ia pun memilih berpura-pura mengikuti permainan kotor tersebut, siap membalikkan keadaan, dan bertekad menjadikan mereka semua hanya sebagai figuran dalam skenario balas dendamnya.