APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Takdir dan Cinta

Antara Takdir dan Cinta

Azra Guzel Nawala tak berdaya saat Daren memaksanya menikah tanpa celah untuk menolak. Pria egois itu hanya tahu cara memberi perintah mutlak, mengabaikan arti cinta suci bagi Azra. Padahal, hati Azra sepenuhnya milik Bima, lelaki yang begitu ia dambakan meski sulit digapai. Kini, takdir justru melempar Azra ke pelukan Daren yang terobsesi padanya. Ia pun terjebak dalam dilema besar, meratapi impian indahnya yang hancur akibat pernikahan paksa ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Azra mengerjapkan kedua matanya mendengar kata sah yang terucap. Satu kata yang sangat diharapkan hadir dari seorang pria yang dia cintai. Sayangnya, satu kata itu semakin terasa jauh untuk menyatukan mereka berdua.

Azra mulai menyadari posisinya saat ini. Dia melepaskan pelukannya dari leher pria itu dan mundur satu langkah. Salah tingkah dengan keadaan mereka tadi yang sangat dekat membuat Azra mengalihkan hal itu dengan merapikan rambutnya yang berantakan. Kemudian dia tersadar ketika tanpa sengaja melihat jas pria itu kotor oleh minuman yang dia bawa tadi.

"Terima kasih sudah menyelamatkan aku, emm ...." Azra bingung. Keningnya berkerut ketika dia berpikir harus memanggil pria di hadapannya dengan panggilan apa.

Kalau dipanggil Mas, rasanya sangat tidak cocok. Dilihat dari wajah pria itu sepertinya dia bukanlah orang Indonesia.

"Tuan, terima kasih karena sudah menyelamatkan saya. Dan mohon maaf pakaian Anda harus kotor karena minuman saya." Akhirnya Azra memutuskan memanggil pria itu dengan panggilan formal dan meralat perkataannya sembari meminta maaf.

Azra ingin maju membersihkan cairan yang tertempel di sana, tapi rasanya hal itu akan sangat tidak sopan. Sehingga Azra memilih mengambil sapu tangan yang berada di dalam tas dan memberikan kepada pria itu agar membersihkannya sendiri.

"Ini, Tuan tolong bersihkan sendiri cairan yang mengotori pakaian Anda. Sekali lagi saya berterima kasih atas bantuannya. Saya permisi, Tuan." Azra menunduk sedikit menghormati lalu kemudian dia berbalik dan lanjut berjalan menuju sepeda motor yang terparkir tidak jauh dari sana.

Pria itu menerima sapu tangan Azra, tetapi dia belum menggunakan untuk membersihkan jas miliknya yang kotor. Dia masih terus memandang pada kepergian Azra yang saat ini menuju sepeda motor matic berwarna merah.

Tidak sekalipun Azra berbalik untuk kembali memandangnya. Padahal dia sangat ingin wanita itu memberikan senyuman kepada dia setidaknya sekali saja.

"Tuan, dia," ujar Erick, sekretaris pribadinya menggantung.

"Yah!"

"Azra Guzel Nawala. Dia wanita itu. Dia wanita yang selama ini kucari. Setelah sekian lama akhirnya kami dapat bertemu kembali. Meskipun mungkin menurut Azra ini merupakan pertemuan pertama kami," katanya menanggapi perkataan sekretaris pribadinya.

Sejak tadi Erick menunggu bos besarnya di jarak yang cukup jauh. Setelah sang bos bertemu Azra, Erick mendekati untuk memastikan kalau mereka tidak salah orang. Ternyata memang benar, Azra adalah orang yang selama ini dinantikan oleh bos besarnya itu.

Daren Yilmaz Adshaka, pria berkebangsaan Dubai, UAE. Dia datang ke Indonesia untuk melakukan perjalanan bisnis.

Beberapa saham yang ditanamkan di banyak perusahaan besar kelas internasional membuatnya harus berkeliling ke berbagai penjuru negara. Untuk perusahaan miliknya yang berada di Pekanbaru, bukan tanpa alasan Daren mendirikannya di tempat itu. Ada seorang wanita yang dia cari sampai membuat Daren rela melakukan semuanya.

Yah, beberapa bulan yang lalu ketika Daren sedang berada di Pekanbaru untuk melakukan perjalanan bisnis tanpa sengaja dia bertemu dengan Azra di salah satu mall yang ada di Pekanbaru.

Daren yang tengah berjalan-jalan mencari hiburan melihat Azra sedang bermain Timezone bersama dua orang sahabatnya. Mungkin itulah yang dinamakan sebagai Cinta pada pandangan pertama untuk Daren. Terlebih lagi waktu itu Azra tidak sengaja menabraknya saat sedang berjalan. Sesuatu yang Daren anggap sebagai peristiwa mengesankan.

Setelah itu Daren terus terbayang-bayang wajah Azra meski dia sudah kembali ke negara asalnya. Satu-satunya wanita yang berhasil merusak ketenangan seorang Daren. Padahal tidak sedikit wanita yang mendekati pria itu dan berharap untuk dijadikan sebagai tambatan hati.

Bukan hal yang sulit bagi seorang Daren untuk mengetahui seluruh identitas Azra. Karenanya, tanpa berkenalan sekalipun Daren sudah mengetahui seluruh seluk beluk kehidupan Azra. Bahkan Daren juga mengetahui masalah yang saat ini tengah dihadapi oleh Azra.

Begitu besarnya niat Daren mendapatkan Azra sebagai pendamping hidupnya membuat pria itu memerintahkan salah satu detektif pribadi untuk mengawasi seluruh pergerakan Azra dan memberikan informasi kepada dia.

Sepertinya Azra memang menjadi wanita yang sangat diincar oleh Daren. Segala sesuatu tentang Azra wajib Daren ketahui meski hanya dari hal yang terkecil sekalipun.

"Persiapkan semuanya dan beritahu Mommy kalau aku akan pulang membawa menantu yang sangat dia harapkan," perintah Daren kepada sekretaris pribadinya sembari berjalan menuju mobil yang terparkir di sana.

Sapu tangan milik Azra masih berada dalam genggaman Daren. Dia tidak rela mengotori sapu tangan wanitanya karena benda itu akan dijadikan oleh Daren sebagai obat rindu kepada Azra. Tentang jasnya yang kotor, Daren tidak mempedulikan. Cukup dibuang saja dan semuanya selesai.

"Sesuai yang Anda perintahkan, Tuan," sanggup Erick sembari berjalan mengikuti dan mengotak-atik ponsel miliknya menghubungi seseorang yang berada di seberang sana.

"Siapkan kamar sekarang juga. Tuan Adshaka akan segera menuju ke hotel," ucap Erick pada sambungan telepon.

***

Pagi ini sama seperti biasanya. Azra pergi ke kantor membawa beberapa bekal sarapan sesuai dengan banyaknya pesanan dari teman kantor satu divisinya.

Selain bekerja di kantor bagian administrasi, Azra juga menjadi seorang penulis novel platform online dan membantu orang tuanya yang membuka usaha sarapan pagi untuk menawarkan kepada teman-temannya. Karena itu setiap hari dia selalu membawa beberapa untuk mereka.

"Azra, kamu sudah tahu kabar dari Bima?" tanya salah satu dari mereka ketika Azra memberikan pesanan sarapan paginya.

"Kabar dari Bima?" tanya Azra tak mengerti.

"Tidak tahu. Memangnya ada apa? Bukannya Bima baik-baik saja?"

'Sejak kemarin kami tidak ada komunikasi lagi. Terakhir ketika aku pulang dari klinik. Ketika aku sampai di rumah dan memberinya kabar tidak satupun pesanku dibalas Mas Bima. Jangankan dibalas, bahkan dibaca pun tidak,' batin Azra meringis.

'Entah mengapa aku merasa Mas Bima seperti menjauhi ku. Padahal Mas Bima bilang akan berusaha untuk mendapatkan restu dari keluarganya, tapi mengapa yang aku rasakan sekarang justru sebaliknya.'

"Tapi Bima masuk rumah sakit. Kamu beneran nggak tahu?"

Perkataan selanjutnya itu berhasil membawa Azra tersadar dari lamunannya. Bahkan Azra tidak dapat menyembunyikan raut terkejut dari wajahnya yang secara tidak langsung mengatakan kalau dia benar-benar tidak tahu perihal Bima masuk ke rumah sakit.

"Iya bener, Azra. Aku tahu dari teman satu kantornya. Katanya Bima sedang dirawat di rumah sakit sama calon istrinya yang dokter itu karena kondisi kesehatannya semakin memburuk," sahut wanita yang juga memesan sarapan pagi.

Deg!

Tiba-tiba Azra teringat pria yang dia cintai. Seseorang yang selalu memandangnya dengan lembut, memberikan kasih sayang serta ketulusan, dan harapan masa depan yang bahagia. Namun, berita yang dia dengar saat ini membuat hatinya terasa sangat perih sampai dia sedikit kesulitan untuk bernafas.

'Azra, status hubungan kita sudah sah menjadi pacar. Sepasang kekasih yang saling mencintai,' kata Bima Azra dengan penuh kasih sayang.

'Memangnya apa pentingnya status, Mas? Yang paling penting dari semua itu hanyalah sebuah ketulusan, saling percaya, dan menerima keadaan satu sama lain. Kalau status kita berpacaran, tapi tidak ada hal itu di dalamnya semua akan percuma, Mas,' balas Azra dengan suara lembut sembari tersenyum simpul.

'Bagiku itu sangat penting. Kalau aku tidak memiliki status hubungan yang jelas denganmu, aku khawatir kamu akan diambil orang,' terang Bima membuat senyuman kebahagiaan di wajah Azra semakin terlihat.

'Lalu apa gunanya semua kata-kata itu kalau ternyata saat ini gosip kamu yang memiliki tunangan sudah menyebar kemana-mana, Mas?' batin Azra meringis perih.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Back To School
9.7
Geng Prit..Prit..Can yang beranggotakan Diwi, Tari, Lani, dan Emily adalah detektif hiperaktif di SMA Siliwangi yang gemar mengusut kejanggalan. Mereka memiliki janji bersama untuk tidak jatuh cinta pada kakak kelas. Namun, komitmen tersebut mulai goyah saat perasaan cinta tumbuh dan memicu konflik besar. Keadaan menjadi kian rumit ketika mereka menyadari telah menyukai cowok yang sama. Kini, persahabatan erat serta perasaan mereka dipertaruhkan dalam pilihan yang sulit.
Sampul Novel Dendam Menantu Kaya Raya
9.2
Tiga tahun Liam Hanza bertahan dalam penderitaan, dihina dan diperlakukan seperti budak oleh mertuanya demi cintanya pada Yolanda Liandra. Namun, kesetiaan itu hancur seketika saat ia mendapati sang istri berselingkuh. Di tengah rasa kecewa yang mendalam, Liam memutuskan mengungkap jati dirinya yang sebenarnya sebagai pewaris tunggal takhta triliunan rupiah. Kini, saat keluarga Liandra bersujud memohon maaf, Liam siap mengerahkan seluruh kekuasaannya untuk membalas dendam.
Sampul Novel Gairah Isteri Kedua
8.4
Demi sebuah alasan besar, Ellea terpaksa mengambil keputusan berat untuk menjadi istri kedua Anderson. Menikah dengan CEO muda yang sangat berkuasa itu menyeret Ellea ke dalam rumah tangga yang penuh misteri. Apa yang sebenarnya mendasari kesediaannya menerima peran tersebut? Ikuti kisah cinta penuh konflik ini saat Ellea berjuang menghadapi kenyataan pahit di balik statusnya sebagai wanita kedua dalam kehidupan sang konglomerat kaya raya.
Sampul Novel Janji
9.6
Ikatan masa lalu yang pernah terucap kini kembali membayangi kehidupan modern. Saat komitmen lama menuntut pembuktian, berbagai rahasia besar mulai terungkap dan menghubungkan kembali takdir yang sempat terputus. Di tengah jalinan asmara yang kembali tumbuh hangat, ada misteri kelam yang menyelimuti. Setiap tokoh kini dipaksa menghadapi konsekuensi nyata dari sumpah yang pernah mereka ikrarkan dahulu.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Menghindari paksaan nikah, Deo Morte Picasso, bos mafia Italia yang antipati pada wanita, bersembunyi di desa. Di sana, ia malah terjerat cinta satu malam dengan gadis setempat. Namun, kematian mendadak orang tuanya memaksa Deo pergi, meninggalkan gadis itu yang tengah mengandung anaknya. Dua tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sayangnya, Deo kini telah memiliki keluarga baru, menggoreskan luka mendalam bagi sang ibu tunggal yang berjuang sendirian.
Sampul Novel Wanita Penakluk Direktur Muda
8.0
Demi memulihkan harga dirinya, Raellyn nekat mengancam Arnav, direktur hiburan ternama, memakai pisau lipat. Ia menuntut pertanggungjawaban atas pengkhianatan adik Arnav, Arsene, yang membatalkan janji pernikahan mereka. Namun, Arnav tidak mudah diintimidasi. Melihat peluang untuk memenuhi tuntutan mencari istri, ia justru menawarkan pernikahan kepada Raellyn. Meski motifnya uang, Arnav bertekad mendapat kompensasi setimpal dari wanita itu.