APKDock Logo
Sampul Novel Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

8.3 / 10.0
Hidup Liora hancur setelah memergoki Arvid, calon suaminya, berselingkuh dengan sang adik, Eveline. Walau dicap sebagai perusak oleh keluarganya yang selalu membela Eveline, Liora nekat menikahi Arvid demi meraih kebebasan dan membalas dendam. Sayangnya, pernikahan itu berubah menjadi siksaan batin karena Arvid terus mengabaikannya demi Eveline. Di tengah kepedihan cinta bertepuk sebelah tangan, Liora harus menentukan pilihan: terus menderita atau bangkit melawan.

Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati Bab 1

Liora menatap cermin besar di ruang ganti, matanya kosong, hampir seperti memandang diri sendiri dalam keheningan yang suram. Gaun pengantin putih yang menutupi tubuhnya terasa begitu berat, bukan karena berat kainnya, tetapi karena beban yang tak terlihat-beban yang tumbuh sejak saat dia dipaksa untuk mengikat janji dengan pria yang bukan pilihannya. Suaminya, Arvid, berdiri di sampingnya, namun rasa kekosongan di antara mereka lebih terasa daripada jarak fisik yang ada. Setiap detik yang berlalu terasa seperti sebuah siksaan yang tak bisa dihindari. Pernikahan ini adalah langkah yang dia pilih sebagai jalan keluar dari belenggu keluarganya. Namun, apa yang tidak dia ketahui adalah bahwa kebebasannya hanya akan membawa lebih banyak penderitaan.

Saat upacara dimulai, Liora dapat merasakan tatapan keluarga dan tamu yang terfokus padanya. Wajah-wajah penuh harapan, penuh kebanggaan pada gadis yang dipilih untuk menikahi Arvid, pewaris kekayaan dan kekuasaan keluarga Atwood. Namun, jauh di dalam hatinya, Liora tahu bahwa mereka semua salah. Mereka tidak melihat ke dalam dirinya, mereka tidak memahami perasaan yang melingkupi setiap langkahnya, setiap kata yang diucapkannya.

Keluarganya, terutama ayahnya, Lord Delvin, menganggap Liora sebagai alat untuk menjaga nama baik keluarga mereka. Tidak ada cinta, tidak ada perhatian, hanya tugas untuk mengukuhkan status keluarga mereka di masyarakat. Dan Eveline, adiknya, adalah putri yang selalu dimanja-sempurna dalam segala hal yang dilakukan. Semua orang mencintai Eveline, dan Liora, meski memiliki segalanya, selalu terabaikan. Mereka tidak pernah tahu bagaimana rasanya hidup dalam bayang-bayang adik yang lebih muda, yang selalu berhasil membuat semua orang tersenyum sementara dirinya terpuruk dalam kehampaan yang tak terlihat.

Liora menarik napas panjang, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Dalam sekejap, dia keluar dari ruangan itu, berjalan menuju altar di depan keluarga yang penuh harap. Namun, sebelum dia benar-benar mencapai ujung koridor, matanya bertemu dengan sosok yang membuat seluruh tubuhnya beku. Eveline.

Adiknya berdiri di sisi ruang pelaminan, mengenakan gaun biru lembut yang memancarkan kesan tak bersalah. Senyumnya yang lembut dan sinar di matanya tidak pernah tampak lebih mempesona. Liora tahu-sebuah rasa pahit mengalir di tenggorokannya-bahwa Eveline adalah gadis yang selalu dicintai oleh semua orang. Namun, saat ini, dia bukan hanya seseorang yang membuat semua orang tersenyum. Saat itu, Eveline bukan hanya adiknya. Dia adalah kekasih Arvid.

Liora merasa dunia seakan runtuh di sekelilingnya. Setiap percakapan, setiap sentuhan yang mereka bagikan di hadapan orang-orang selama beberapa minggu terakhir, tiba-tiba terasa sangat berbeda. Seolah Arvid bukan lagi tunangannya-seolah dia bukan lagi orang yang telah dia harapkan untuk membebaskannya dari belenggu keluarganya. Liora ingin berlari, tapi kakinya terasa seperti terikat pada tanah, tak mampu bergerak.

"Kenapa kamu di sini?" Suara Eveline terdengar lembut, namun tajam. Tidak ada yang bisa mengabaikan nada itu-sebuah nada yang penuh dengan makna. Tidak ada senyum di wajahnya saat menatap Liora. Hanya sebuah tatapan yang penuh penyesalan, namun juga keengganan.

Liora menelan ludah. "Aku... aku hanya ingin memastikan semuanya berjalan lancar," jawabnya, berusaha menahan air matanya yang ingin jatuh.

"Berjalan lancar?" Eveline mengulang kata-kata itu dengan sinis. "Apakah kamu benar-benar berpikir kamu bisa keluar dari semua ini dengan mudah, Liora?"

Tanyaannya menggema dalam benaknya. Kenapa? Kenapa dia harus menjadi orang yang harus menjalani hidup seperti ini? Kenapa harus dia yang terjebak dalam pernikahan ini? Dan di mana Arvid? Mengapa dia membiarkan semua ini terjadi?

Liora hanya bisa mengalihkan pandangannya, mencoba menghindari tatapan tajam adiknya. Tetapi, kenyataan itu sudah jelas-Arvid, pria yang dipilih untuk membantunya keluar dari segala kekangan keluarganya, ternyata memilih adiknya untuk menjalin cinta diam-diam. Arvid dan Eveline telah menjalin hubungan yang lebih dalam daripada sekadar pertunangan yang mereka perlihatkan ke dunia luar. Mereka adalah dua orang yang saling mencintai, dan Liora hanyalah pion dalam permainan mereka. Pemain yang dipaksa bertahan hidup di atas penderitaannya.

Senyum Eveline semakin lebar, dan Liora merasa hatinya pecah. "Aku tahu kamu berpikir menikah dengan Arvid akan memberimu kebebasan, tapi kamu salah. Selama ini, kamu hanya menjadi alat. Alat untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya ada di antara kami." Eveline menambahkan dengan penuh ketegasan.

Liora merasakan dadanya terhimpit. Setiap kata Eveline adalah cambukan yang membuat luka lama semakin dalam. Selama ini dia hanya dianggap sebagai orang luar dalam keluarga, dan kali ini, dia benar-benar merasa seperti orang yang tak diinginkan.

Arvid akhirnya muncul dari balik pintu, wajahnya tampak kosong, seperti biasa. Tidak ada rasa bersalah, tidak ada penyesalan yang terlihat di wajahnya. Hanya ekspresi yang biasa-terlatih, seperti seorang aktor yang selalu berusaha tampil sempurna. Namun, di dalam matanya, Liora bisa melihat keraguan yang tidak bisa dia tutupi.

"Apakah kamu baik-baik saja, Liora?" Arvid bertanya, meskipun nada suaranya terdengar jauh dan tak peduli.

Liora menatap Arvid, menahan perasaan amarah yang mulai membengkak. "Aku baik-baik saja," jawabnya dengan suara rendah, namun penuh kebencian. "Aku akan baik-baik saja, meskipun aku tahu bahwa pernikahan ini hanyalah tipuan belaka."

Arvid terdiam sejenak, seolah tidak tahu apa yang harus dikatakan. Di sisi lain, Eveline hanya berdiri, menatap Liora dengan penuh penilaian, seolah semua yang terjadi adalah takdir yang tak bisa diubah.

Liora merasa tubuhnya lemas. Di hadapan semua orang, dia harus menjalani pernikahan ini-pernikahan yang tidak pernah dia inginkan, dengan suami yang lebih tertarik pada adiknya daripada dirinya sendiri. Cinta yang hilang, dan pengkhianatan yang membekas di hatinya, membuat langkahnya terasa lebih berat. Dunia yang tampaknya sempurna di luar sana ternyata adalah dunia yang penuh dengan kebohongan dan rahasia.

Namun, dalam hatinya, Liora bertekad. Dia tidak akan membiarkan dirinya dihancurkan oleh takdir ini. Jika keluarganya telah mengkhianatinya, dan jika Arvid tidak pernah menganggapnya sebagai seorang istri, maka dia akan menemukan caranya untuk membalas semua ini. Kekuatan dalam dirinya sudah mulai tumbuh, dan dia tahu bahwa permainan ini baru saja dimulai.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Pernikahan Paksa, Hari yang dikhianati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta tulusku pada Bima Wijoyo berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang di studio seni yang terbakar demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun di masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga berlangsung. Dengan memori kelam tentang kobaran api dan pengkhianatan mereka, kini aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami. Aku bersumpah tidak akan membiarkan diriku hancur untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, Gadis rela menjadi pengantin pengganti. Namun, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan buruk. Tidak tinggal diam, Gadis berani melawan kekejaman tersebut sambil terus menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan luapan emosi mereka selengkapnya di Bakisah.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan