APKDock Logo
Sampul Novel Affair

Affair

8.8 / 10.0
Dinginnya hubungan pernikahan saat ini membuat kenangan manis bersama Hany, sang mantan kekasih, kembali membayangi hari-hariku. Nostalgia masa lalu itu terus hadir hingga menjadi beban berat yang mengancam keutuhan rumah tangga yang sedang kujalani. Di tengah godaan memori indah yang tak kunjung sirna, mampukah pernikahan ini bertahan dari kehancuran?

Affair Bab 1

Malam ini aku sedang melakukan ibadah yang paling disukai oleh semua pasangan suami istri, Apa lagi kalau bukan hubungan suami istri. Di usia pernikahan yang terbilang lumayan lama, Aku menikah dengan mas Adam lima tahun yang lalu. Namun kami masih belum di karuniai seorang anak. Entah apa yang salah. Padahal kegiatan seks kami tergolong rutin hanya saja Setiap kami berhubungan, aku seperti tak pernah merasakan apa yang selalu aku ingin rasakan.

Seperti malam ini, Mas Adam melakukan aksinya yang paling menggairahkan menurutnya. Tapi tidak menurutku.

"Ah, sayang. Terus, aku hampir sampai." MAs Adam terus meracau sembari ia terus memompa pinggulnya. Sedangkan aku yang berada di bawah hanya diam. Aku merasakan kehampaan dalam hubungan bercinta ini.

Tak berapa lama Mas adam pun terkulai lemas. Ini yang membuat aku tak pernah bersemangat melakukan hubungan suami istri dengan mas Adam. Karena aku tak pernah merasakan kepuasan itu.

Mas adam langsung menganggkat pingglnya dan ia berbaring di sampingku. Sedangkan aku langsung ke kamar mandi membersihkan sisa-sisa cairan yang tertinggal. Di dalam hati aku selalu mengerutu. Saat aku kembali ke kamar, aku melihat mas Adam sudah terlelap.

Aku pun duduk di sofa sembari mengambil sebatang rokok kemudian aku memantikkan api di ujungnya. Aku menyandarkan kepala sembari menikmati sebatang rokok. Entah setan apa yang merasuki otakku.

Aku seketika teringat dengan mantan sekasihku sebelum mas Adam. Dan aku teringat bagaimana permainan ranjangnya. Saat aku menutup mata pun, Aku merasakan detak jantungku sangat cepat dan ada sesuatu yang berkedut di bawah sana.

"Hany, apa kabar kamu sekarang?" Gumamku tanpa sadar memanggil namanya.

Aku masih menutup mata, namun kini tanganku seperti memiliki reflek tersendiri. Tanganku menyusuri tubuhku sampai ke bawah. Sedangkan tangan satunya masih memegang rokok dan aku terus menghisapnya.

Ingatan itu kembali, dan seketika tubuhku merasa sangat panas.

Flashback

Aku dan Hany beciuman di ruang tamu, ciuman yang selalu membuatku ingin merasakan lebih.Kini tangannya semakin trun ke bawah dan menggeser tapi dres yang aku kenakan. Kecapan demi kecapan masih terdengar sangat nyaring memekakkan telinga.

"Ahh, Hany," kataku ketika Hany tengah mencium leherku dengan lembut. Ia pun tersenyum dan memandang wajahku.

"Apa sayang?" tanya Hany.

Aku hanya terdiam. Namun dalam hati menginginkan yang lebih. Hany selalu bisa memanjaakanku dengan caranya sendiri. Kini aku pun di baringkan di sofa, Hany perlahan melepas Dres yang aku kenakan.

"Kamu masih sama. Selalu menggairahkan di mataku." Puji Hany sembari memainkan kedua gundukan kenyal ku. Aku hanya bisa mendesah keenakan dengan apa yang Hany lakukan.

" Teruslah mendesah, Sayang. Itu membuatku bahagia." Kata Hany sembari terus memijit, namun matanya tetap memandang ke arahku.

"Jangan begitu sayang. Aku malu," ucapku sembari memalingkan wajah.

"Kenapa malu, Aku suka kok." Hany pun berbisik sembari ia menempelkan mulutnya ke telingaku.

"Asssh," Aku kembali mengeluarkan desahan dengan apa yang HAny lakukan. Kini aku meremas rambut dan pundaknya.

"Terus sayang, jangan di tahan. Aku suka." Pinta Hany.

Dan tak membutuhkan waktu lama kami sudah telanjang di ruang tamu. Hany memandangku dengan penuh damba, sedangkan aku hanya tersenyum malu.

"Sekarang ya sayang?" Tanya Hany sembari ia memainkan jemarinya di intiku. Aku sudah tak bisa berkata apapun sekarang. Hanya ingin segera menyelesaikan apa yang serasa ingin meledak di bawah sana.

Hany kini melumat bibirku penuh nafsu, dan aku semakin menggila karena permainannya. Hany langsung melepas ciumannya dan memandang wajahku. Dia pun langsung bergeser ke bawah. Kini wajah Hany sudah berada di depan inti tubuhku, bahkan hembusan nafasnya pun terasa sangat lembut menerpa kulit sensitifku.

"Ah, udah nggak kuat yank," racauku.

Namun Hany hanya tersenyum melihatku yang sudah horny berat.

"Bersiaplah sayang." Kata Hany.

Ia pun langsung menciumi intiku dengan lembut. Aku hanya bisa mencengkeram rambutnya dan menggigit bibir agar desahanku tak keluar. Namun itu membuat Hany menggila. Karena memang Hany leih suka mendengar lawan mainnya expresif. Tak hanya dengan mulut, ia pun terus memasukkan jari ke dalam intiku.

"Udah nggak kuat aku, Sayang," kataku.

"Katakan apa maumu?" Pinta Hany dengan memperlihatkan senyum menawannya.

" Please, Han. Lakukan sekarang." Pintaku.

" Lakukan apa?" Tanya Hany masih terus dengan memaju mundurkan tangannya di bagian inti tubuhku. Aku yang sudah tertutup kabut nafsu pun langsung duduk, dan otomatis tangan Hani terlepas dari inti tubuhku. Hany terkejut untuk sesaat namun ia pun langsujng tersenyum.

Aku pun langsung melahap pusakanya dengan sangat rakus. Hany pun tersenyum menikmati permainanku.

" Yeah, terus sayang." Katanya sembari memaju mundurkan pinggulnya.

Aku semakin tak tahan di buatnya. Kiniaku pun mendorong Hany ke sofa, dan aku langsung duduk di pangkuannya. dengan perlahan aku memasukkan pusakanya di dalam intiku. Hany tampak menikmati sembari menutup matanya.

"Yeah, terus sayang." Hany terus meracau Sembari mennggoyangkan pinggulnya.

" Aku hampir sampai." Kataku.

" Ganti yank." Perintah Hany.

Dengan cemberut Aku pun menuruti permintaan Hany. Kami berganti posisi. Kini Hany yang memegang kendali. Ia terus memompa pinggulnya sembari terus mengeluarkan kata-kata yang memkbangkitkan gairah.

" Sedikit lagi." Kini ia semakin cepat mengehentakkan pinggulnya. Dan tak berapa lama kami terkulai lemas, dengan Hany berada di pelukanku.

" Terima kasih, sayang." Kata Hany sembari mencium keningku. Aku hanya tersenyum dan tak berniat menjawap perkataannya.

Flashback off.

Tanpa sadar jemariku sudah menari di bagian intiku yang sudah basah. Hanya dengan mengingat setiap apa yang hany lakukan padaku suah membuatku sangat basah.

'Tuhan, kenapa aku sangat merindukannya sekarang?' gumamku dalam hati.

Aku memutuskan untuk menyudahi khayalan yang tengah menyiksaku. Aku pun ke kamar mandi, berniat untuk membersihakn sisa-sisa permainan solo ku.

Sesampainnya di kamar mandi, saat aku ingin membersihkan bagian dalamnya malah aku merasakan ada sensasi tersendiri dari sentuhanku. Aku hanya bisa membayangkan tentang Hany, Entah kenapa hanya dirinya yang saat ini tebayang di dalam ingatanku.

Lumayan lama aku melakukan solo, dan aku merasakan lebih baik di banding sebelumnya. Aku pun memutuskan untuk membesihkan diri. Saat aku keluar kamar mandi hanya menggunakan kimono di badan. Aku pun memutuskan untuk merebahkan tubuhku di sofa. Entah kenapa aku sudah tidak ada selera dengan mas Adam.

Paginya, aku terbangun dengan tubuh lebih fres. Saat aku membuka mata, Mas Adam sudah tak berada di atas ranjang. Aku pun berjalan keluar kamar mencari keberadaan mas Adam.

" Hay, sudah bangun sayang?" Sapa mas Adam.

" Iya mas, Mas kok sudah rapi?" Tanyaku.

" Iya. Mas ada rapat pagi ini mungkin sampai sore. Kamu bisa kan mewakili mas hadir di pernikahannya Rama?" Tanya Mas Adam.

" Oke lah. Nanti aku akan datang ke pernikahannya Rama." Jawabku.

" Oke. Mas sudah siapkan sarapan untukmu Dan mas berangkat dulu ya." Kata Mas Adam sembari mencium keningku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Affair

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Neva terpaksa bertahan hidup di tengah tekanan batin yang begitu menyiksa. Hubungan yang penuh ketimpangan ini menuntut pengorbanan luar biasa dari Neva, yang rela melakukan apa saja demi keselamatan buah hatinya tercinta.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina bertekad membalas dendam. Ia memilih mendekati Charles, paman dari mantan kekasihnya. Walau Charles sempat menolak komitmen setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga mereka terikat selamanya. Kini, Sabrina kembali sebagai bibi sang mantan. Di balik pandangan remeh orang lain, ia rupanya menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan dirinya adalah pemilik takhta yang asli.
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang berhati dingin, Ken rela menghalalkan segala cara. Sayangnya, pernikahan impian keponakan raja ini berubah menjadi mimpi buruk saat Ken mengungkap sebuah rahasia kelam masa lalu istrinya. Rasa cinta Ken seketika berubah menjadi kebencian yang mendalam. Meski menderita dan terus disakiti akibat perubahan sikap suaminya yang sangat drastis, Eleanore memilih bertahan demi cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit termaafkan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan