APKDock Logo
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

9.6 / 10.0
Demi menyembunyikan identitas aslinya, Lucy menyamar menjadi Rose, sang primadona klub malam yang selalu berhasil menjaga kehormatannya. Pesona Rose yang tak tersentuh membuat Rookie, seorang playboy ulung, penasaran dan bertekad untuk memikatnya. Namun, interaksi intens ini justru membongkar rahasia masa lalu mereka yang saling terikat. Kini, mereka harus memilih: menghidupkan kembali cinta lama yang belum usai atau berpisah demi jalan hidup masing-masing.

Dosa Terindah Bersama Sang Primadona Bab 1

"Ahh! Ahh! Ya begitu, teruskan sayang. Oh yeah aku tau kau bisa lebih dari itu!"

Pria itu terus saja menekan, seolah tidak ada habisnya. Memaksa si gadis untuk terus melakukan apa yang dia kehendaki untuk meraih titik kepuasannya. Dengan paksa pula dia menarik rambut panjang gadis itu begitu dia mencapai klimak, akhir dari petualang malamnya.

Tetapi seolah tidak puas, dia terus melakukannya tanpa henti. Meski air mata gadis itu sudah mengalir membasahi pipi. Hidup memang setidak adil itu, bahkan untuk makan saja dia perlu melakukan hal menjijikan ini.

Sial!

Setelah permainan menjijikan itu usai, si gadis berambut hitam kelam langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi, meninggalkan sang tuan yang telah tertidur lelap setelah mendapatkan service memuaskan darinya. Tanpa perlu menunggu, gadis itu berlari ke kloset dan memuntahkan apa saja yang harus dia telan beberapa saat lalu.

"Hoeekk ...." Dia berusaha memuntahkan semuanya sekaligus, tidak terkecuali isi perutnya yang kebetulan hanya diisi oleh air putih dan alkohol sebelum mereka bertandang ke hotel ini.

Sangat menjijikan.

Setelah mengeluarkan semuanya tanpa terkecuali, tubuh gadis itu mendadak lemas tetapi dia tetap bertahan dan beranjak dari posisinya untuk sekadar berdiri meski sedikit bertumpu pada wastafel. Berkaca disana dan memandang dirinya di depan sebuah cermin kamar mandi hotel tersebut. Meskipun dia tidak sampai tidur dengan pelanggannya, tetapi kegiatan tadi benar-benar membuatnya kehilangan harga diri.

Harga diri? masihkan dia punya hak untuk mengatakan hal itu?

Sejauh ini hidupnya sudah kepalang basah hancur tidak bersisa. Apalagi yang bisa dipertahankan? Dan harga diri? dia tiba-tiba merasa muak pada dirinya sendiri.

"Sialan!" Karena kesal dengan semua itu, dia lantas meninju cermin di kamar mandi, membiarkan kaca tersebut pecah dan tangannya terluka. Darah segar keluar dari sela-sela buku jarinya. Luka ini memang perih dan sakit. Namun tidak akan sebanding dengan luka yang telah dia terima di dalam hidupnya.

Luka kecil ini tidak terlalu menyakiti. Tetapi bisa menyadarkan dirinya bahwa dia masih hidup meskipun jiwanya telah mati beberapa tahun silam. Apa artinya luka ini dengan arti harga dirinya? Jelas tidak ada.

Tiba-tiba dengan satu sentakan kuat pintu kamar mandi di paksa terbuka lebar. Lelaki itu datang padanya lagi, kondisinya yang setengah mabuk membuat situasi ini jelas tidak menguntungkan buat gadis itu.

Memang dasar bodoh, mestinya dia muntah di jalan saja dari pada tetap berada disini. Dia terlalu fokus pada hal tidak penting dan sekarang dia akan terjebak dalam sebuah situasi yang jauh lebih pelik. Apalagi cara pria itu memandangnya sekarang menandakan bahwa nafsu birahinya yang bak binatang itu belum padam, masih tetap berkibar dan menggebu.

"Kita belum selesai, manis. Masih ada banyak variasi yang belum kita lakoni. Malam masih panjang, Rose sayang," ujar pria itu sambil memandangnya penuh nafsu.

"Maaf Tuan Anton, pekerjaan saya memang hanya sampai disini. Anda sudah menyetujui syarat untuk menyewa saya adalah tidak ada hubungan seks," balas gadis yang dipanggil Rose tersebut.

"Ha? Kau pikir aku peduli. Kau itu pelacur, sialan! Bukankah memang sudah tugasmu untuk memuaskan klienmu dan menyerahkan dirimu padaku seutuhnya? Lagipula kau itu tidak mungkin masih perawan. Pelacur mana yang masih perawan? Jangan bertingkah so suci begitu setelah kau memeras kering milikku beberapa saat lalu." sindir pria itu dengan nada bicara yang merendahkannya.

"Silahkan saja Anda selesaikan administrasinya sesuai kesepakatan awal. Selamat malam," timpal Rose tanpa kenal takut, dia bahkan mengacuhkan perkataan yang mencacinya. Bagi dia tidak penting untuk melakukan pembelaan. Terserah saja orang berkata apa. Dia memang seorang pelacur, bekerja di distrik hiburan malam untuk sesuap nasi. Dunia gelap yang membuat situasi hidupnya semakin kelam.

Rose kemudian meninggalkan kliennya begtiu saja, tetapi pria itu cukup cepat dan tanggap untuk segera menarik lengannya dan mencium dirinya dengan paksa bahkan berusaha membongkar kimono handuk yang dikenakan oleh gadis yang telah dia sewa. Rose tentu saja berusaha melawan dan memberontak sebisa mungkin, tetapi karena pria itu punya tenaga yang lebih kuat usahanya jadi tidak begitu sepadan dan memang pada umumnya semua pria akan berubah menjadi jauh lebih kuat ketika nafsu menguasai diri mereka.

Rose mendorong tubuh yang berbau alkohol tersebut untuk menjauh darinya. Tetapi bukannya berhasil dia justru malah jauh lebih ganas lagi, bahkan sampai menggigit bibir Rose hingga berdarah dan mendorong tubuh kecil Rose hingga jatuh terjembab ke lantai kamar mandi hotel, menimbulkan bunyi bedebam keras disana. Rose kini dilanda ketakutan hebat, sisi dalam dirinya berusaha untuk bertahan dan melawan.

"Oh sial ...," keluhnya ketika dia merasa tubuhnya malah gemetaran seperti orang bodoh. Dengan bersusah payah, Rose berupaya mempertahankan diri dengan menendang dan memukulnya. Untungnya salah satu upaya itu berhasil dan membuat si pria itu terpeleset, dan Rose memanfaatkan itu sebagai sebuah kesempatan untuk kabur.

Dia berlari menuju ke pintu keluar hotel, adegan kejar mengejar tidak dapat dihindarkan. Rose tidak mengira bahwa walaupun pria itu sudah mabuk berat tapi dia cukup gigih dan punya stamina yang kuat untuk meraihnya kembali. Tidak diindahkannya penampilan dirinya sendiri yang berlari bak dikejar zombie hanya dengan selembar kimono handuk tipis.

Disaat pelarian itulah, Rose sempat terjatuh di koridror hotel yang sepi. Sekelilingnya tampak remang, di tambah lagi tidak ada siapa pun disana. Kepalanya sejujurnya masih pusing karena jatuh di kamar mandi akibat setengah di banting oleh si tua bangka. Dia juga merasa mulai kesakitan di kakinya, sial ... dia berusaha untuk bangun tetapi tidak bisa. Tubuhnya masih terlalu lemah karena rasa sakit ekstrim yang dia rasakan.

Ketika berbalik kebelakang, pria itu sudah menemukannya. Pria menyeramkan itu berjalan kearahnya dengan seringai yang mengerikan.

"Kau tidak bisa lari dariku, jalang!" katanya yang siap menangkap Rose.

Ketika pria itu akan tiba sebentar lagi di depannya, Tiba-tiba seseorang datang entah darimana bak pahlawan yang menyelamatkan protagonis perempuan di film action. Rose tidak bisa mencerna apa yang baru saja terjadi lantaran situasinya terjadi begitu cepat dan dia hanya melihat kliennya mendapatkan tinju yang keras dari seorang pria asing.

Rose tidak bisa melihat dengan jelas siapa orang yang memberinya pertolongan, karena orang itu berdiri membelakanginya. Hanya saja dia melihat ada piercing di telinga lelaki itu.

"Pergilah!" kata si pria.

Merasa mendapatkan angin segar, Rose memanfaatkannya untuk kabur meski menyeret kakinya sekali pun.

"Terima kasih ...," ungkap Rose sambil lalu. mencoba kabur dari tempat menyeramkan itu.

Anehnya dia merasa suara pria itu agak familiar, mungkinkah?

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dosa Terindah Bersama Sang Primadona

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!
8.3
Hanif, bos INANTA Group, dikenal sebagai sosok religius yang taat beribadah di tengah kesuksesan bisnisnya. Kehidupannya berubah drastis setelah putrinya, Aisyah, bertemu Aida, seorang office girl yang berwajah sangat mirip dengan mendiang sang ibu. Kedekatan erat di antara mereka berdua mulai mengancam rencana pertunangan Hanif dengan Soraya. Terjebak antara kewajiban dan kebahagiaan sang anak, ke manakah takdir akan membawa pelabuhan hati Hanif berikutnya?
Sampul Novel CINTA SATU MALAM DENGAN CEO
8.4
Athena Gimberly mendambakan seorang anak untuk menemaninya di hari tua tanpa harus menjalani komitmen pernikahan. Demi mewujudkan impian tidak biasa ini, ia mencari pria yang mau memberinya keturunan secara bebas. Takdir mempertemukannya dengan Arthur Harley, seorang CEO sombong berharga diri tinggi. Saat malam pertama mereka gagal memberikan hasil, Athena tidak ragu meminta Arthur kembali mengulangi hubungan intim tersebut demi mencapai tujuannya.
Sampul Novel DENDAM MERTUA MAFIA
8.2
Kebencian mendalam membuat Ratih Darmi tega menukar janji masa lalu ayahnya demi melenyapkan cucunya sendiri, Farid Abdullah. Bocah malang itu diculik oleh raja mafia kejam bernama Razzore untuk dieksekusi di dalam istana bawah tanah. Diandra Safaluna, sang ibu yang memiliki masa lalu kelam di dunia mafia, kini harus berjuang di tengah kehancuran jiwanya. Demi menyelamatkan Farid, Luna bersumpah akan menembus sarang monster tersebut walau harus mengorbankan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Dituduh sebagai Menantu Durhaka
9.5
Saat ayah mertuanya terjatuh dan mengalami stroke hingga bersimbah darah, sang menantu justru membersihkan lantai dengan tenang tanpa memanggil bantuan. Di kehidupan sebelumnya, ia mencoba menyelamatkan mertuanya, tetapi sang suami mengabaikan teleponnya demi cinta pertamanya. Akibatnya, sang ayah meninggal, dan suaminya yang murka membunuhnya dengan kejam. Kini, setelah bereinkarnasi kembali ke hari fatal tersebut, ia memutuskan untuk membiarkan waktu berlalu tanpa melakukan apa pun.
Sampul Novel Perjuangan Dua Sahabat
8.2
Persahabatan erat antara dua pria kini terancam hancur akibat pesona seorang wanita. Sandi telah berusaha keras mengingatkan sahabatnya tentang bahaya yang mengintai hubungan mereka, namun peringatan tersebut sama sekali tidak dihiraukan. Terjebak dalam ego dan bara asmara, kesetiaan mereka pun benar-benar diuji. Mampukah keduanya menyelamatkan ikatan persaudaraan ini? Simak pergulatan batin dan dilema emosional yang menguji loyalitas sejati mereka.
Sampul Novel POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR
8.3
Kanya telah tiga tahun menjadi selingkuhan Donny, seorang pria kaya raya yang sudah beristri dan memiliki tiga anak. Walau tahu status Donny, Kanya selalu luluh oleh daya pikatnya. Donny kerap berjanji akan memberi pengakuan di hadapan sang istri sah, tetapi komitmen itu tak pernah ditepati. Kini, Kanya dihadapkan pada ketidakpastian. Apakah ia hanya akan dicampakkan, ataukah Donny justru rela meninggalkan keluarganya demi hidup bersama Kanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan