APKDock Logo
Sampul Novel Anak Durhaka Dibutakan Nafsu

Anak Durhaka Dibutakan Nafsu

8.4 / 10.0
Saat ibu mertuanya sekarat akibat kecelakaan, sang istri berulang kali menghubungi suaminya yang berprofesi sebagai pengacara. Namun, pria itu menolak membantu dan menuduhnya berbohong demi uang, karena sibuk mengurusi mantan kekasihnya. Setelah sang ibu meninggal, sang suami justru menjadi pembela yang membebaskan pelaku tabrak lari tersebut di pengadilan, tanpa menyadari korban tewas adalah ibunya sendiri. Kecewa berat, sang istri langsung melayangkan gugatan cerai.

Anak Durhaka Dibutakan Nafsu Bab 1

Ibu mertuaku mengalami kecelakaan mobil dan masuk ke ruang gawat darurat. Setelah menelepon suamiku yang merupakan seorang pengacara sebanyak lebih dari 20 kali, barulah dia menjawabnya.

"Kamu bikin ulah apa lagi? Stacy lagi ada sedikit masalah, aku lagi bantu dia. Jangan bikin keributan."

Aku menahan perasaan tertekan dan memberitahunya bahwa ibu mengalami kecelakaan dan memintanya mentransfer 200 juta. Namun, dia malah percaya pada ucapan mantan kekasihnya, lalu memarahiku.

"Apa hubungannya kecelakaan ibumu sama aku? Jangan harap bisa ambil uang dariku untuk keluargamu. Jangan ganggu, aku lagi sibuk!"

Telepon ditutup dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian, mertua dinyatakan gagal diselamatkan dan meninggal dunia.

Tiga hari kemudian saat persidangan dimulai, aku malah melihat suamiku duduk di kursi pembela. Dengan penuh keyakinan, dia membela mantan kekasihnya yang mabuk dan menabrak orang. Dengan kepandaiannya dalam berbicara, dia berhasil membuat mantan kekasihnya bebas dengan alasan "bukti tidak cukup".

Hatiku benar-benar hancur. Setelah sidang selesai, aku langsung mengajukan perceraian. Dia malah panik.

"Ibuku baik sekali sama kamu. Kalau kamu cerai sama aku, dia pasti akan sedih!"

Aku hanya tertawa sinis dan melemparkan kwitansi biaya rumah sakit dan surat kematian ke wajahnya. Dasar bodoh ... dia bahkan belum tahu, ibunya sudah tidak ada.

Saat menerima telepon dari rumah sakit, seluruh tubuhku mendadak terasa limbung. Ibu mertuaku baru saja datang ke rumahku untuk mengantarkan acar kesukaan suamiku, Carlos. Baru saja keluar dari pintu, beberapa saat kemudian dia sudah mengalami kecelakaan.

Aku panik luar biasa dan buru-buru melesat menuju rumah sakit. Sepanjang jalan, aku terus-menerus menelepon Carlos. Dia seorang pengacara. Biasanya dia memang sibuk dan lumayan sering mengabaikan teleponku.

Akan tetapi, kali ini tidak boleh! Ibunya sedang di rumah sakit, nyawanya di ujung tanduk!

Aku menekan tombol panggil lagi, tetapi Carlos tetap tidak mengangkat. Aku mengernyit kesal, lalu menaruh ponselku. Kemudian, aku berlari sendiri menuju ruang gawat darurat dan bertanya pada perawat dengan terengah-engah.

"Gi ... gimana keadaan ibu mertua saya?"

Perawat menghela napas, "Pasien masih dalam penanganan, tapi kondisinya nggak terlalu baik. Keluarga sebaiknya bersiap-siap."

Aku semakin panik dan buru-buru kembali menekan nomor Carlos. Kali ini, akhirnya dia menjawabnya. Namun baru saja dia membuka mulut, nada bicaranya sudah terdengar sangat tidak sabar, "Minerva, kamu ribut apa lagi? Kamu sudah telepon lebih dari 20 kali, nggak tahu kalau aku sedang sibuk?"

Aku baru hendak bicara, tiba-tiba terdengar suara lembut seorang wanita di sampingnya, "Carlos, jangan pergi ya? Aku benar-benar takut ...."

Carlos segera menenangkannya, "Nggak apa-apa, ada aku di sini. Orang-orang jahat itu nggak akan bisa mencelakaimu."

Sudah lama sekali dia tidak bicara padaku dengan suara selembut itu. Dalam sekejap, hatiku terasa dipenuhi hawa dingin.

Tenggorokanku terasa kering saat bertanya, "Sibuk yang kamu maksud itu ... sibuk apaan?"

Di ujung sana, Carlos terdengar mendengus kesal. Meskipun tidak melihat wajahnya, aku bisa merasakan kejengkelannya.

"Stacy ada masalah, dia ditipu orang. Dia sendirian di sini, nggak kerabat sama sekali. Jadi, dia terpaksa minta tolong aku sebagai teman lamanya. Jangan bikin ribut lagi, bisa nggak?"

Stacy. Lagi-lagi Stacy.

Stacy adalah cinta pertama Carlos. Sejak dia kembali ke negara ini sebulan lalu, entah sudah berapa kali aku mendengar nama itu keluar dari mulut Carlos.

Entah itu alasan Stacy rumahnya kebanjiran karena pipa bocor dan Carlos harus menolong memperbaiki. Atau katanya Stacy diikuti orang dan Carlos tidak bisa membiarkan dia celaka, jadi harus melindunginya.

Di mulut Carlos, Stacy digambarkan sebagai wanita lembut yang tidak suka merepotkan orang lain. Namun bagiku, Stacy lebih mirip bayi besar yang sama sekali tidak bisa mengurus dirinya sendiri dan selalu saja menyusup ke dalam hidupku setiap saat.

Waktu luang Carlos hampir seluruhnya dihabiskan untuk wanita itu. Karena masalah itu, aku dan dia sudah sering bertengkar. Dari awal dia berjanji tidak akan lagi berhubungan dengan Stacy, sampai akhirnya semakin lama semakin memperlihatkan ketidaksabarannya.

Terakhir kali bertengkar, dia bahkan berkata, "Aku dan dia sudah cerita masa lalu, jangan berpikiran macam-macam. Kalau aku dan Stacy benar-benar ada sesuatu, apa aku masih akan menikah denganmu?"

Mengingat ucapan itu, hatiku terasa makin getir. Aku baru saja hendak memberitahunya tentang kondisi ibu mertua, tapi ujung telepon malah terdengar nada sibuk. Carlos benar-benar menutup telepon!

Aku buru-buru menelepon lagi. Satu kali, dua kali ... tetap tidak dijawab. Semakin lama, hatiku makin mencelos. Sampai entah sudah mencoba berapa kali, akhirnya telepon diangkat.

Takut dia akan buru-buru menutup lagi, aku segera menyampaikan kabar itu. "Ibu kecelakaan, masih di ruang gawat darurat! Cepat datang! Terus, uang di kartuku nggak cukup untuk biaya rumah sakit, bisa nggak kamu transfer 200 juta?"

Tak kusangka, bukan Carlos yang menjawab telepon itu. Terdengar suara lembut Stacy, tetapi kalimatnya membuat darahku mendidih.

"Kak, aku tahu kamu ingin sekali Carlos segera pulang, jadi kamu sengaja mengarang alasan ini, 'kan? Tapi aku benar-benar nggak bisa ditinggal di sini. Begitu urusannya selesai, aku akan kembalikan dia padamu, ya?"

"Soal uang itu ... sebaiknya kamu jangan nipu Carlos lagi. Beberapa hari lalu aku dengar sendiri, ibumu minta 200 juta darimu untuk membelikan rumah adikmu."

Carlos ada di sampingnya. Aku langsung mendengar suaranya yang penuh amarah, "Minerva, kamu ini benar-benar tukang bantu adikmu, nggak bisa ditolong lagi!"

"Apa hubungannya kecelakaan ibumu sama aku? Meskipun dia mati, jangan harap bisa menguras uang dariku untuk keluargamu. Jangan ganggu aku lagi, pergi!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Anak Durhaka Dibutakan Nafsu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung pelik. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke dalam lingkaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi kata kasar dan adegan dewasa, gadis lugu ini terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Saksikan perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh kemandirian Andini Wijaya, seorang pemilik sekolah. Namun, hubungan mereka menghadapi ujian berat saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba muncul kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi membuktikan diri kepada ayah mereka, Sigit Wijaya. Akankah cinta Randika dan Andini bertahan di tengah bayang masa lalu dan ambisi keluarga?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan