APKDock Logo
Sampul Novel When Romeo meet Juliet

When Romeo meet Juliet

9.3 / 10.0
Sejak Juliet bekerja di kantornya, Romeo yang dikenal sebagai bos dingin dan angkuh mendadak berubah menjadi sangat perhatian. Keistimewaan yang diterima Juliet dalam seminggu memicu kecurigaan rekan kerja. Di tengah situasi itu, Romeo berhasil membongkar perselingkuhan pacar Juliet. Meski kini berjuang mendekati Juliet, Romeo harus menghadapi rintangan besar dari orang tuanya yang menuntut menantu dari kelas sosial yang setara.

When Romeo meet Juliet Bab 1

”Siapa wanita itu Juan? Kenapa aku baru melihatnya?” seru Romeo yang baru saja masuk ke ruangannya. Juan pun bingung dengan apa yang sedang ditanyakan oleh bosnya itu.

”Yang mana, banyak wanita di sini Romeo,” seru Juan mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya. Ruangan tersebut memang transparan dari dalam siapapun bisa melihat ke luar namun tidak dari luar tak ada seorangpun yang tahu keadaan di dalam ruangan tersebut.

”Itu, wanita dengan blouse berwarna biru dan rok hitam selutut,” ucap Romeo menunjuk pada wanita yang sedang dia tanyakan pada Juan.

”Aku tak tahu, sepertinya dia karyawan baru karena aku belum pernah melihatnya sebelum ini, baiklah nanti akan aku tanyakan pada bagian kepegawaian,” ujar Juan.

”Tidak sebaiknya kau menanyakan sekarang karena aku ingin tahu sekarang Juan!” seru Romeo membuat Juan mau tak mau merogoh sakunya mengambil ponselnya.

”Hallo George, aku ingin kau membawakan data karyawan baru ke ruangan Mr. Romeo sekarang!”

”Baiklah, tunggu sebentar saya akan datang kesana.”

Klik.

”Kita tunggu George datang dari sana kita bisa mengetahui siapa wanita itu apakah dia berstatus single, merried or widow?” ucap Juan terkekeh karena baru kali ini dia melihat sahabatnya Romeo sangat antusias terhadap wanita.

Biasanya Romeo akan cuek dan terlihat dingin dengan semua wanita yang mendekatinya.

Tok...tok...tok...

Juan pun segera membukakan pintunya, ”Masuklah!” seru Juan.

”Duduklah George!” seru Romeo.

George pun duduk dan menyerahkan data karyawan baru yang diminta oleh Romeo. Romeo menelitinya dengan sangat cermat ada sekitar tiga puluh orang dan Juliet berada di nomor dua puluh lima.

Romeo langsung tertuju pada wanita yang terlihat formal namun tetap terlihat cantik, dialah yang sedang dia cari.

”Juliet Therano,” gumam Romeo.

George yang mendengar pun langsung mengangkat wajahnya dia khawatir jika keputusannya menerima gadis itu akan menjadi boomerang untuknya karena dia lulus seleksi secara murni karena memang dia memiliki kemampuan yang sedang dibutuhkan oleh bagian tersebut.

”Apakah ada yang salah Tuan dengan dirinya?” ucap George memberanikan diri bertanya pada Romeo.

Romeo hanya menggelengkan kepalanya singkat. ”Apa itu orangnya?” Romeo menunjuk pada seorang gadis yang sedang tersenyum kepada sesama rekannya.

”Oh benar Tuan dia yang namanya Juliet, dia yatim piatu ibunya baru meninggal sebulan yang lalu,” ucap George membuat Romeo menaikkan sebelah alisnya.

”Kau begitu detail mengetahui semuanya, apakah kau mengintrogasi dirinya?” seru Romeo nampak tidak suka dengan cara George yang tidak profesional menurutnya.

”Saya memang menanyakan hal-hal tersebut padanya, karena saya ingin melihat motivasi apa yang membuatnya ingin bekerja di sini Tuan. Maaf jika Tuan merasa kurang berkenan dengan semua ini,” ujar George pasrah jika Romeo akan marah padanya nanti.

”Baiklah, tolong kau perlakukan dia dengan baik,” ucap Romeo membuat George pun tidak mengerti akan maksud dari perkataan Romeo.

”Kau tidak faham maksudnya George tolong kau perlakukan dia dengan baik, jadi biarkan dia bekerja sendiri dan jangan menyulitkan dirinya. Faham?” ucap Juan dan George yang baru faham maksudnya pun langsung mengangguk.

”Saya yakin dia bisa bekerja dengan baik karena riwayatnya bekerja pada perusahaan sebelumnya cukup bagus dan dia juga mahasiswa terbaik lulusan Harvard university jadi saya sangat yakin ketika memutuskan untuk menerimanya saat itu,” ungkap George.

”Baiklah kau boleh kembali bekerja terima kasih untuk informasinya,” seru Romeo meminta George kembali mengurus pekerjaannya.

”Juan kau awasi terus dia,” seru Romeo.

”Eh, apa kau bilang?” ucap Juan dia tak percaya jika sahabatnya memintanya untuk mengawasi seorang gadis biasa yang cantik seperti Juliet.

”Tolong kau awasi dia untukku,” ulang Romeo.

”Kau tidak takut jika dia jatuh cinta padaku? Wajahku cukup tampan jika hanya menariknya ke tempat tidur,” seru Juan terkekeh membuat Romeo melotot mendengar perkataan Juan.

”Apa kau ingin aku tembak di tempat, jika kau ketahuan menggodanya maka jangan tanyakan uang gaji bulan depan oke!”

Romeo kembali memandang Juliet yang masih berkutat di depan komputer miliknya.

***

”Juliet apakah kau tidak capek dengan pekerjaanmu?” seru Christina teman satu kantornya.

”Tentu saja capek memangnya kau memiliki solusi dengan ini semua?” seru Juliet.

”Tentu saja, bagaimana kalau setelah pulang kantor kita makan malam bersama anggap saja itu sebagai obat stress kita?” ucap Christina menggerakkan kepalanya ke kiri. ”Bagaimana kau setuju?” ulang Christina karena tak kunjung menerima jawaban dari Juliet.

”Tentu saja aku mau,” ucap Juliet seketika.

”Baiklah nanti kita makan malam bersama, kau tidak ada janji dengan kekasihmu kan?” seru Christina.

”Tentu saja tidak,” sahut Juliet.

”Oke kita pastikan nanti malam kita makan yang enak,” lanjut Christina.

Percakapan keduanya tentu saja di dengar oleh Romeo karena dia baru saja menyadap CCTV yang ada di ruangan tersebut. Romeo tersenyum menyerigai mendengar rencana makan malam kedua gadis itu.

Jam pulang kantor pun datang, semua karyawan mulai pulang satu per satu. Juliet dan Christina sengaja pulang belakangan agar suasana jalanan tak ramai dan juga bisa dengan mudah mencari restoran jika waktunya sudah mendekati makan malam.

Begitu keluar dari kantor, Juliet dikejutkan dengan suara dentuman keras membuatnya mundur ke belakang namun hak sepatunya tergelincir mengakibatkan dirinya terpeleset dan di saat bersamaan, Romeo ada di belakangnya dan segera meraih tubuh Juliet.

”Awh!” pekik Juliet.

”Astaga kau tak apa-apa Nona?” seru Romeo nampak khawatir dengan keadaan  Juliet.

”Eoh, maafkan saya,” sahut Juliet segera membenarkan posisinya begitu melihat siapa yang ada di dekatnya itu.

”Tak masalah,” ucap Romeo dalam dirinya detak jantungnya sudah berdetak dua kali lipat lebih kencang dari sebelumnya.

”Lain kali hati-hati,” ucap Romeo segera pergi meninggalkan Juliet karena tak tahan dengan detak jantungnya yang lebih keras dan dia malu jika Juliet sampai tahu akan hal itu.

Setelah Romeo pergi dengan mobil yang menjemputnya di depan kantornya barulah Christina berani bicara.

”Kau tahu siapa tadi yang menolong dirimu?” seru Christina,

”Aku tidak tahu bahkan aku baru pertama kali melihatnya, memangnya siapa dia?” seru Juliet.

”Astaga kau yakin tidak mengenalinya?” ucap Christina meyakinkan Juliet yang hanya menggelengkan kepalanya singkat. ”Dia adalah bos kita yang super dingin dan sangat menyebalkan sekali,” seru Christina.

”Astaga benarkah? Mimpi apa aku kemarin malam,apakah aku akan dipecat olehnya karena telah mengganggu jalannya tadi?” ucap Juliet merasa bersalah dan juga takut jika besok bertemu kembali apakah dia akan dipecat dari perusahaan ini.

”Kenapa bukan kau saja yang menolongku, jika sudah begini aku harus bagaimana Christ, aku tak mau kehilangan pekerjaanku,” ujar Juliet hatinya mulai gelisah memikirkan hari esok.

Lanjut Membaca

Daftar Isi When Romeo meet Juliet

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika, ibunya yang butuh biaya medis besar dan donor organ langka, Alya terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran Niko, seorang miliarder yang sangat mendambakan anak, untuk menjadi ibu pengganti. Meski awalnya didasari keputusasaan, kedekatan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan ini pun diuji saat sebuah rahasia besar terkuak, memaksa keduanya memaknai ulang arti cinta serta keluarga.
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil membawa pulang patung beruang yang ia temukan di jalan tanpa tahu rahasia di baliknya. Benda mati itu sebenarnya adalah wujud lain dari seorang pria muda yang sangat kuat. Melinda terus merawatnya dengan tulus hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang menawan. Keadaan mulai berubah saat ketegangan melanda hubungan mereka yang tidak biasa ini. Akankah kisah cinta unik antara manusia biasa dan sang dewa dapat bersatu dalam kebahagiaan?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan