APKDock Logo
Sampul Novel WHEN A SPY FELL IN LOVE

WHEN A SPY FELL IN LOVE

8.1 / 10.0
Suri Stoka menghadapi dilema besar setelah melanggar hukum utama agen rahasia, yaitu jatuh cinta pada target intaiannya. Pesona pria tersebut membuatnya tak berdaya saat diajak bertemu kembali, sesuatu yang tak pernah diajarkan dalam pelatihan mata-matanya. Situasi kian rumit ketika sahabat lama Suri, yang memendam rasa sekian lama, mulai menuntut kejelasan hubungan karena merasa terancam. Kini, ia terjebak di antara tuntutan misi, jalinan asmara baru, dan kesetiaan persahabatan.

WHEN A SPY FELL IN LOVE Bab 1

"Mulai sekarang, ini semua adalah rahasia," kata Dova menatapku.

Aku mengangguk. "Benar. Jangan sampai ada siapa pun yang tahu identitas kita, termasuk seisi rumah ini."

Dova lagi-lagi berujar, seolah tak yakin padaku. "Jangan katakan pada siapapun kalau kita adalah mata-mata."

Aku mengangguk untuk yang kesekian kalinya. Percakapan itu mungkin salah satu hal yang paling aku rindukan dari sahabatku, Dova. Semenjak sibuk dengan urusan sekolah, ia dan aku jadi jarang berbicara atau pun sekedar bertegur sapa seperti dulu. Dova berubah menjadi lebih dingin padaku.

Sampai suatu hari, saat hari terakhir liburan sekolah tiba, aku mendapat kabar mengejutkan. Dan perlahan-lahan entah mengapa, Dova mulai kembali akrab denganku.

"Nona Suri, ada yang ingin bertemu denganmu besok," kata Pak Tomi di sela sarapan pagi.

Di meja besar melingkar ini hanya ada aku, Fia, dan juga Dova. Mereka berdua adalah teman yang ikut tinggal di sini bersamaku. Walaupun Ayah dan ibuku sudah meninggal, aku tidak merasa kesepian karena kehadiran mereka berdua.

"Bertemu denganku? Tumben," tanyaku pada Pak Tomi yang baru saja sampai di ruang makan. "Biasanya kalau urusan bisnis selalu ditangani oleh Pak Tomi dulu."

Pak Tomi ini orang kepercayaan mendiang ayahku sejak dulu. "Maaf, Nona. Ini bukan urusan bisnis biasa,"

Aku menatap pria itu lebih serius. "Jadi, urusan apa?"

"Ini calon suamimu," jawab Pak Tomi.

"APA?!"

Semua yang duduk di mengelilingi meja makan mendadak tersedak dan memasang telinga setelah mendengar kabar dadakan itu.

Fia tertawa. "Ini serius, Pak? Bercanda, ya?"

"Tapi kan aku baru saja masuk SMA," protesku.

Dova ikut tertawa dan hanya menggelengkan kepalanya.

"Ini serius." kata Pak Tomi. "Kemunculan Nona Suri di media masa saat kejadian percobaan pembunuhan waktu itu, mengundang rasa penasaran banyak rekan bisnis yang dulunya merupakan sobat karib mendiang ayahmu."

"Mereka penasaran padaku?" heranku.

"Kebanyakan dari mereka bilang bahwa kau sangat pintar untuk ukuran anak seusiamu," kata Pak Tomi. "Dan para pebisnis itu ingin menjadikanmu menantu untuk anak mereka."

"Tunggu sebentar," aku memegangi kepalaku yang mendadak pusing. "Jadi calonnya tidak hanya satu?"

Pak Tomi mengangguk. "Banyak yang ingin meminang Nona Suri, jadi silakan pilih sendiri."

Aku mencuri pandang ke arah Dova yang berada persis di depanku. Walaupun cowok itu seusia denganku, ia bisa lebih bijaksana daripada aku. Aku dan Dova memiliki suatu rahasia yang mungkin hanya kami berdua dan Tuhan yang tahu. Mungkin aku akan meminta saran darinya nanti.

"Bagaimana jika aku tidak mau memilih salah satu dari mereka?"

Pak Tomi tersenyum tipis. "Kita tentu tidak mau hubungan bisnis yang terjalin cukup lama menjadi batal. Akibatnya bisa fatal."

Aku menghela napas. Ini benar-benar gawat. Aku tidak boleh sembarangan mengambil keputusan.

****

Pada malam harinya, aku pergi ke perpustakaan pribadi keluarga dengan cara mengendap-endap keluar kamarku. Kamar Fia bersebelahan persis dengan kamarku, jadi aku harus melangkah setenang mungkin agar ia tidak tahu.

Di dalam perpustakaan, kulihat Dova sedang duduk termenung membaca sebuah buku. Saat melihatku datang, ia segera menutup bukunya dan bangkit berdiri. Aku menyadari kini tingginya bertambah lumayan daripada aku.

"Aku tidak peduli kau akan menikah atau tidak." Dova membuang muka. "Tapi besok aku akan tetap pergi ke EMA."

Orang pada umumnya beranggapan bahwa Elite Mastermind Academy atau EMA adalah sebuah sekolah elit, mahal, dan tak sembarangan orang bisa masuk karena tesnya cukup sulit. Tapi aku juga tidak pernah mengikuti tesnya, sih. Kami berdua bisa bersekolah di situ tanpa tes. Tiba-tiba saja ada email masuk dari kepala sekolah karena nama kami berdua mendadak terkenal karena berhasil mengungkap sebuah kasus kriminal di masa lalu. Sebenarnya, itu adalah sekolah untuk menjadi mata-mata.

"Aku juga sudah betah sekolah di sana. Siapa sih yang mau homeschooling lagi? Membosankan," balasku sedikit panik. "Aku sudah bilang pada Pak Tomi untuk menundanya."

"Menundanya? Kau pasti tidak berani menolaknya, Suri," ucap Dova memandang keluar jendela. Ada kekecewaan di raut wajahnya.

"Untuk itulah aku di sini, bisakah aku meminta saran darimu? Kau kan temanku."

Dova terdiam cukup lama. "Terserah. Tunda saja selama mungkin," katanya. "Maaf aku tidak bisa membantumu lebih banyak," lanjutnya sambil menguap, lalu ia pergi begitu saja.

Aku masih berdiri mematung, kebingungan dengan masalahku sendiri.

****

Pagi ini, aku dan Dova duduk di mobil, sedangkan Pak Tomi menyetir di depan. Kami berdua melambaikan tangan pada Fia yang bersandar pada pintu pagar.

"Tunggu aku lulus SMP, ya!" serunya dengan wajah cemberut. Fia sangat ingin masuk EMA, tapi usianya belum sampai.

Aku masih melambaikan tangan, sementara Dova mengalihkan pandangannya padaku. Kadang aku merasa risih kalau tiba-tiba Dova seperti sedang memperhatikanku.

"Mengapa kau mengikat rambutmu?" tanya Dova, ia tahu kalau aku merasa diperhatikan olehnya.

Aku mengangkat bahu. "Biar lebih rapi."

Dova menggeleng. "Menurutku lebih bagus yang biasanya."

Aku heran sejak kapan seorang Dova, si cowok dingin bagaikan kulkas ini sangat peduli dengan penampilanku. Aku sampai bingung harus bicara apa. "Hey," ucapku. " … apa kau… sedang sakit?"

****

Lanjut Membaca

Daftar Isi WHEN A SPY FELL IN LOVE

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Mengunci Keluarga Suamiku
9.0
Di hari jadi pernikahan mereka, sebuah rahasia kelam terungkap. Sang istri menemukan draf catatan kehamilan penuh kasih sayang di ponsel lama suamiku, James Vance, padahal dirinya tak pernah hamil. Meski James berdalih itu milik temannya, bukti foto USG atas nama Amelia Harper di folder sampah tak bisa berdusta. Menahan perihnya pengkhianatan ini, ia mencoba tenang dan langsung menelepon Margaret, sang ibu mertua. Kini, tabir misteri keluarga mereka mulai terbuka.
Sampul Novel Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku
9.5
Hari pernikahan berubah kelam saat sang ibu wafat akibat syok melihat Ezra mengganti mempelai wanita dengan mitra bisnisnya, Naila. Di tengah duka, Ezra tetap memaksa prosesi berjalan dan menyuruhnya memasangkan cincin ke jari Naila. Menolak patuh, ia pergi membawa jasad ibunya. Ketika Ezra dan Naila merayakan pernikahan mereka di media sosial dengan sindiran, ia hanya membalas dingin. Namun, saat pulang membawa abu ibunya, ia mendapati keduanya tengah bermesraan di sofa rumah barunya.
Sampul Novel Larisa
9.5
Kehilangan orang tua dalam kecelakaan tragis membawa Larisa ke dalam asuhan kerabat lama yang hangat. Namun, putra mereka justru bersikap dingin dan selalu menjaga jarak darinya. Takdir kemudian membawa mereka ke dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Di tengah dinginnya sikap sang suami, Larisa harus berjuang menjalani kehidupan rumah tangga barunya. Sanggupkah ia bertahan dan menemukan kebahagiaan sejati dalam pernikahan yang penuh keterpaksaan ini?
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Cinta 21+
9.7
Keheningan makan malam terusik ketika Tasya mengungkap rahasia besar kepada suaminya. Dengan gemetar, ia mengaku telah hamil dua bulan. Namun, kabar itu tidak membawa kebahagiaan, melainkan ketegangan yang mencekam. Radit yang biasanya bersikap dingin seketika tertegun dalam keraguan yang mendalam. Suasana semakin memanas saat Radit melontarkan pertanyaan tajam yang meragukan siapa sebenarnya ayah dari anak di kandungan istrinya tersebut.
Sampul Novel Sang Pewaris Pesantren
8.0
Gus Iqbal sempat menutup rapat hatinya akibat dikhianati oleh Mafayzah, wanita yang dahulu sangat ia cintai. Kehancuran hubungan tersebut meninggalkan kepedihan mendalam bagi sang pewaris pesantren. Namun, situasi mulai berubah sejak kehadiran Neng Lia. Perempuan yang taat dan tulus ini perlahan mampu membawa kedamaian baru. Lewat kelembutan sikapnya, Neng Lia sukses meluluhkan kembali kekakuan hati Gus Iqbal yang sempat membeku.
Sampul Novel With My EX
8.5
Dikhianati hingga bangkrut, Audi terpaksa menemui Darren, mantan suaminya yang dingin. Demi melunasi utang keluarganya, ia dihadapkan pada pilihan sulit dari sang miliarder yang dulu mengurungnya dalam pernikahan kontrak. Darren menawarkan sepuluh miliar rupiah, asalkan Audi mau tinggal dan tidur bersamanya selama satu tahun. Di tengah kebencian masa lalu, Audi terjebak dilema besar. Akankah ia menerima kesepakatan itu dan kembali ke pelukan sang mantan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan