APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel WETON (Santet Tiga Generasi)

WETON (Santet Tiga Generasi)

Demi melunasi utang keluarganya, Yayuk meminta bantuan Bi Zaenab untuk dicarikan pekerjaan. Ia akhirnya dikirim ke rumah bangsawan Waluyo, yang khusus mencari pelayan berweton Rabu Pahing atau Sabtu Kliwon. Setelah diterima karena memenuhi syarat tersebut, Yayuk justru menghadapi kenyataan mengerikan. Bukannya bekerja sebagai asisten rumah tangga, ia malah diperalat menjadi eksekutor santet untuk proyek besar keluarga Waluyo. Kini, ia harus bertahan hidup di tengah ancaman mistis.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 2

Tanpa berpikir panjang, kusebutkan tanggal lahir lengkap dengan tahunnya.

Bi Zaenab manggut-manggut seraya jemarinya sibuk mengusap layar ponsel ke slide kanan. Terus menerus hingga sampai di tahun kelahiranku. Sepasang matanya begitu awas mencermati nama bulan, berikutnya hari lahirku.

“Wah Yuk, bejo kowe, Yuk!!” (Wah Yuk, selamat ya!!) Bi Zaenab sedikit menjerit. “Sliramu pancen kelahiran Setu Kliwon.” (Kamu memang kelahiran Sabtu Kliwon)

Wanita paruh baya ini memamerkan apa yang tertera di ponselnya.

Sekilas kubaca pada catatan kaki di fitur weton, di situ tertulis bahwa orang-orang dengan weton Sabtu Kliwon memiliki watak yang kuat. Saat belum menemukan apa yang tepat dalam hidupnya, pemilik weton ini kerap bertingkah mengacau dan merusak. Namun akan sukses besar kala berada di posisi yang tepat.

“Saiki sliramu mulih disik, Yuk. Matur biyungmu lan tata-tata sandanganmu. Awan iki ugo awak dewe mangkat menyang Jakarta, ketemu calon majikannu.” (Sebaiknya kamu pulang dulu, Yuk. Beri tahu Ibumu dan siapkan juga pakaianmu. Siang ini juga kita langsung ke Jakarta bertemu calon majikan kamu)

Bi Zaenab tersenyum hangat padaku.

Tak menyiakan waktu. Aku lantas pulang, membawa kabar gembira pada Ibu yang sedang menyiang rumput di tengah sawah.

“Sak ngertine Ibu, kadhang-kadhang weton tertamtu dianggep nekak-ake rejeki. Menawa wong sugih menika golek asisten kelahiran Setu Kliwon supoyo rejeki mili deres nang omahe." (Setahu Ibu, terkadang weton tertentu dianggap mendatangkan rejeki. Mungkin orang kaya itu mencari asisten kelahiran Sabtu Kliwon agar rejeki mengalir deras ke rumahnya)

Ibu menjelaskan tanpa berhenti mencabut rumput liar di antara rimbunan padi yang tumbuh subur. Aku pun manggut-manggut tanda mengerti.

Selanjutnya, aku dan Ibu kembali ke rumah. Mempersiapkan tetek bengek keperluan sebelum Bi Zaenab menjemput.

Sekitar jam 1 siang, Bu Zaenab datang dengan mobil Ertiga miliknya. Ia duduk tepat di belakang supir.

“Ayi, Yuk. Mengko telat loh,’’ (Hayuk, Yuk. Nanti telat loh) ajak Bu Zaenab tanpa turun dari mobilnya.

Supirnya bergegas membukakan pintu untukku dan aku duduk di samping Bi Zaenab.

Ada sedih yang menjalar saat terakhir kali melihat wajah Ibu. Wanitaku itu masih berdiri di ambang pintu sampai mobil melaju pergi.

***

Sudah larut malam saat kami tiba di rumah calon majikanku. Rumahnya sangat besar, terdiri dari empat lantai dan berada di suatu kompleks perumahan mewah.

Satu yang membuat perasaanku tak enak, walau rumahnya dicat serba putih dan terkesan glamour. Namun aku merasakan adanya hawa mistis yang kuat.

Rumah ini dijagai makhluk astral di tiap sisinya. Aku tahu, tapi tak mampu melihat seperti apa wujud mereka.

Bi Zaenab mengetuk pintu sementara aku berdiri kelu di balik punggungnya. Dalam hati bergelitik, pantas saja gaji asistennya besar. Bekerja di rumah semegah ini tentu akan sangat melelahkan. Nyaliku serasa ciut seketika.

Beberapa saat berselang, pintu dibukakan. Nampak sepasang suami istri berdiri menjulang di tengah pintu.

Tanpa sepeser kata. Sebaliknya hanya lewat kode-kode mimik yang mereka tunjukkan pada Bi Zaenab, kami dipersilakan masuk dan dituntun ke sebuah ruangan.

Ruangan yang berada di lantai tiga rumah ini.

Lampu di ruang itu didesain remang. Semua perabot berwarna hitam polos, termasuk gorden yang menutupi seantero jendela berkaca lebar. Suasana terkesan seperti berada dalam film Harry Potter.

Selanjutnya kami dipersilakan duduk. Duduk mengitari meja bundar, berbahan marmer hitam.

“Dalem astakake malih tiyang enggal, Ndoro Kakung, Ndoro Ibu. Asmanipun Yayuk. Mugi-mugi dinten menika kasil (Saya bawakan lagi orang baru, Pak, Bu. Namanya Yayuk. Semoga kali ini berhasil),” ucap Bi Zaenab pada pasutri di hadapan kami.

Pria itu beralih menatapku lekat. Kumisnya bergerak-gerak, bibirnya seakan mengucap sesuatu pada sosok tak kasat mata di dekatnya.

“Sliramu lahir dina Setu Kliwon atawa Rebo Pahing?” (Kamu lahir di Sabtu Kliwon atau Rabu Pahing?) tanyanya dengan suara yang ternyata sangat lembut. Beda dengan wajahnya yang garang.

“Setu Kliwon, Ndoro.” (Sabtu Kliwon, Pak) Dengan sopan aku menjawab.

Pria itu memandang istrinya dan si istri terlihat senang.

“Wah iki, cocok. Opo sliramu karep nyambut gawe maring keluargaku?” (Bagus. Apa kamu mau kerja sama keluarga saya?)

“Inggih, Ndoro Kakung. Pramila saking menika dalem dugi.” (Ya, Pak. Oleh karena itulah saya datang)

"Nanging sliramu kudu ngerti. Nyambut gawe ning aku, kuwi dudu gawean lumrah, mula aku menehi upah 20 yuta per wulan." (Tapi kamu harus tau. Kerja sama keluarga saya bukanlah pekerjaan biasa, makanya saya memberi gaji 20 juta per bulannya)

Sampai di sini firasatku sudah tak bagus lagi. Pertama, ia hanya merekrut perempuan kelahiran Sabtu Kliwon dan Rabu Pahing. Lalu sekarang secara blak-blakan mengatakan bukan pekerjaan biasa.

Aku meremas jemariku yang bergetar dan berkeringat halus. Di antara rasa penasaran dan takut, aku bertanya pelan, “Punapa pendamelanipun, Ndoro Kakung?” (Apa pekerjaannya, Pak?)

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cerita 21+
8.8
Khusus bagi pembaca dewasa, nikmati antologi kisah cinta fantasi yang penuh dengan kejutan tak terduga. Buku ini menyajikan deretan skenario imajinatif yang mendebarkan sekaligus luar biasa untuk memicu fantasi terdalam Anda. Setiap babnya dirancang secara unik guna menghadirkan sensasi intens bagi siapa saja yang mendambakan pelarian naratif yang memikat. Pastikan usia Anda telah mencukupi sebelum memutuskan untuk mulai menjelajahi seluruh rangkaian cerita ini.
Sampul Novel Kekayaan Setelah Pengkhianatan
7.9
Dikhianati sang kekasih di usia 20 tahun membuat emosi Tristan hancur. Namun, takdirnya berubah saat tetesan darahnya mengaktifkan detektor garis keturunan kuno pada cincin miliknya yang sempat mati. Rahasia besar itu terungkap, mengubah status Tristan dari mahasiswa miskin menjadi miliarder penguasa bisnis global. Kini, sebagai pemuda terkaya di dunia, ia siap menghadapi orang-orang yang dulu menghina dan mengkhianatinya saat mereka datang bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 3
9.5
Setelah bertemu orang tuanya, Permana Brata fokus menyembuhkan Ki Sasmaya. Pemegang Pedang Kebenaran Sejati ini ingin membalas kebaikan gurunya. Namun, ia harus menghadapi kelompok Musto Ireng yang meneror lewat perampokan dan penculikan. Demi menyelamatkan dunia persilatan dari kehancuran akibat ulah para pemberontak kejam tersebut, Permana segera bertindak untuk menghentikan kekacauan yang terjadi.
Sampul Novel Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
8.4
Tiga tahun lamanya aku bertahan dengan sikap dingin Marco, sang Alpha yang selalu beralasan ingin melindungiku yang lemah. Namun, di hari jadi kami, ia justru meninggalkanku sendirian di tengah jalanan gelap berbadai demi mengejar Sarah, serigala betina yang disebutnya sebagai cinta sejati. Di saat aku hancur dan terpuruk, hadirlah sesosok Alpha misterius yang sangat kuat. Melalui tatapan mata peraknya yang tajam, ia langsung mengklaim diriku sebagai miliknya dengan geraman penuh proteksi.
Sampul Novel Pengantin Bayangan
8.1
Lima tahun Elara terikat pernikahan paksa tanpa tahu alasan Duke Alaric memilihnya. Usai dihina dan ditinggalkan Cassian pada malam pertama, kini ia bangkit menjadi wanita berbahaya berkekuatan misterius. Saat Cassian kembali membawa rahasia gelap, Elara bukan lagi korban lemah. Konspirasi besar di balik perjodohan mereka mulai terkuak, memaksanya menghadapi kenyataan pahit dalam perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh sang ayah, Sofia malah disiksa Alpha Vincent di gudang kumuh akibat fitnah kejam Isabel. Ia bahkan dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh, lalu kalung warisan ibunya dijadikan mainan anjing untuk Isabel. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf langka. Ia pun memutuskan ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru bersama Pack yang jauh lebih kuat.