APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel WETON (Santet Tiga Generasi)

WETON (Santet Tiga Generasi)

Demi melunasi utang keluarganya, Yayuk meminta bantuan Bi Zaenab untuk dicarikan pekerjaan. Ia akhirnya dikirim ke rumah bangsawan Waluyo, yang khusus mencari pelayan berweton Rabu Pahing atau Sabtu Kliwon. Setelah diterima karena memenuhi syarat tersebut, Yayuk justru menghadapi kenyataan mengerikan. Bukannya bekerja sebagai asisten rumah tangga, ia malah diperalat menjadi eksekutor santet untuk proyek besar keluarga Waluyo. Kini, ia harus bertahan hidup di tengah ancaman mistis.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab 3

“Yayuk, gaweane dudu neng omah iki (Yayuk, ketahuilah pekerjaannya bukan di rumah ini)," jawab istrinya mengambil alih pembicaraan. Sementara sang suami mengangguk membenarkan.

“Sliramu bakal diajak maring vila pribadi kita sing ning puncak. Ningkono gaweanmu mung rewangi Nyi Ratni. Dheweke kuwi wong pintar sing wis suwe mbentengi keluwargaku. Kayo ngendikane bojoku, niki dudu gawean lumrah. Ono pantangane!” (Kamu akan dibawa ke vila pribadi kami di puncak. Di sana tugasmu hanya membantu Nyi Ratni. Dia adalah orang pintar yang sudah lama melindungi keluarga saya. Seperti yang suami saya katakan, ini bukanlah pekerjaan biasa. Ada pantangannya!)

“Sanjang mawon, punapa pantanganipun, Ndoro Ibu, Supados kula siap.” (Omong aja apa pantangannya, Bu. Biar saya siap)

Tatapanku tertuju pada si wanita, lantas berganti memandang Bi Zaenab.

Di sampingku, Bi Zaenab mengangguk setuju.

"Sliramu di penging metu seko kerjaan sak durunge gaweanmu rampung. Mbok menowo setuju, upahmu kanggo rongulan tak paringke wanci iki ugo." (Kamu dilarang mengundurkan diri sebelum pekerjaan itu selesai. Kalau setuju, gaji kamu untuk dua bulan saya bayarkan saat ini juga)

Wanita ini berucap tenang. Seakan sudah tahu bahwa tawarannya akan aku terima mentah-mentah.

Mengingat akan hutang yang harus segera dilunaskan, aku pun menyanggupi persyaratan itu.

Selanjutnya, pasangan suami istri ini memperkenalkan diri. Namanya Pak Waluyo (bukan nama sebenarnya) dan si istri bernama Bu Agni (juga bukan nama sebenarnya).

Mereka memberiku uang sejumlah 40 juta dan berjanji akan membayar tuntas jika aku mampu bertahan hidup sampai selesainya pekerjaan yang dimaksud.

Hatiku mencelos menerima uang sebanyak itu. Bebanku terasa ringan seketika.

Segera kutitipkan uang melalui Bi Zaenab, agar diserahkan pada Ibu di dusun. Jika dikali bagikan dengan bunga hutang, masih tersisa empat jutaan sebagai uang belanja untuk Ibu.

***

Sepuluh menit setelahnya, Bi Zaenab berpamitan pulang. Tinggalah aku sendiri dalam ruang ini. Pak Waluyo dan Bu Agni menghilang entah ke mana.

Lama menunggu, tanpa sadar aku setengah tertidur pada sandaran kursi.

Baru saja terbangun saat suami istri itu kembali. Bunyi berdecit dari kaki kursi yang beradu dengan lantai, mungkin sengaja mereka lakukan agar aku tahu diri.

"Eh, klambine kok ireng-ireng to?" (Eh, pakaiannya kok serba hitam to?) Aku yang masih mengantuk, spontan bertanya demikian.

Di depanku, suami istri ini ternyata baru selesai dari berganti pakaian. Pakaian serba hitam yang mereka kenakan, sedikit memantik rasa curigaku.

"Yuk, awak dewe mangkat saiki. Selak kesuwen dienteni Nyi Ratni," (Yuk, kita berangkat sekarang. Nanti kelamaan ditunggu Nyi Ratni) ucap Bu Agni mengalihkan pembicaraan. Sementara suaminya melangkah duluan dengan kunci mobil dimainkan di tangannya.

Aku dan Bu Agni bersisian menuruni tangga hingga kami tiba di area lantai satu dan segera menuju halaman untuk akhirnya menaiki mobil.

***

Perjalanan sangat melelahkan. Bayangkan aku datang dari dusun ke Jakarta dan sekarang langsung diantar lagi ke tempat yang belum kuketahui seberapa jauhnya.

Nahasnya lagi, masih tengah malam saat mobil bergerak meninggalkan kediaman Waluyo.

Aku yang hendak menatap penampakan terakhir rumah megah itu, dibuat kaget oleh sesuatu yang tiba-tiba hinggap di kaca mobil. Tepat di sampingku.

Ia melekat seperti tokek. Aku pikir mungkin sejenis binatang malam. Namun ternyata wujudnya sangatlah mengerikan.

Mirip malaikat iblis. Wajahnya hancur, kepala gundul dipenuhi urat dan sepasang sayap tumbuh di balik punggungnya.

Aku hampir bertanya pada Bu Agni, tapi urung karena makhluk itu segera terbang menghilang.

Beberapa saat kemudian, mobil telah meninggalkan kota Jakarta. Tak ada lagi bangunan tinggi dan benderang lampu-lampu. Kami memasuki kawasan yang gelap dengan rimbun pepohonan mengisi sisi kanan dan kiri jalanan.

“Lho, estu kados mekaten radosanipun, Pak?” (Lho, emang seperti ini jalannya, Pak?) Aku tak tahan untuk tidak bertanya.

Perasaanku makin tak nyaman karena Pak Waluyo maupun Bu Agni tak menjawab. Hanya dua pasang mata mereka yang sesekali menengok ke luar. Seolah daerah ini sangatlah berbahaya.

Batinku menjadi lebih tenang saat mobil telah melewati kawasan hutan yang gelap. Berganti mengarungi tanjakan perbukitan atau semacam dataran tinggi.

“Bu, niki teng pundi? Napa nami telatahipun?” (Bu, ini ke mana? Apa nama tempatnya?) Aku terpaksa bertanya lagi.

Ada sedikit kemajuan. Yang sedari tadi tak menjawab, kini Bu Agni tersenyum kecut sembari menggeleng.

Aku berusaha menenangkan diri dan beranggapan semuanya akan baik-baik saja.

Setelah melewati jalanan yang bergelombang naik turun, tibalah kami di vila yang dituju. Cahaya mobil menyoroti situasi vila itu.

Kumuh. Jauh dari kesan mewah. Walau ukurannya lumayan besar, tapi hampir seluruh dindingnya mengelupas. Menyisakan pemandangan batu bata merah yang seharusnya tertutup campuran semen.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cerita 21+
8.8
Khusus bagi pembaca dewasa, nikmati antologi kisah cinta fantasi yang penuh dengan kejutan tak terduga. Buku ini menyajikan deretan skenario imajinatif yang mendebarkan sekaligus luar biasa untuk memicu fantasi terdalam Anda. Setiap babnya dirancang secara unik guna menghadirkan sensasi intens bagi siapa saja yang mendambakan pelarian naratif yang memikat. Pastikan usia Anda telah mencukupi sebelum memutuskan untuk mulai menjelajahi seluruh rangkaian cerita ini.
Sampul Novel Kekayaan Setelah Pengkhianatan
7.9
Dikhianati sang kekasih di usia 20 tahun membuat emosi Tristan hancur. Namun, takdirnya berubah saat tetesan darahnya mengaktifkan detektor garis keturunan kuno pada cincin miliknya yang sempat mati. Rahasia besar itu terungkap, mengubah status Tristan dari mahasiswa miskin menjadi miliarder penguasa bisnis global. Kini, sebagai pemuda terkaya di dunia, ia siap menghadapi orang-orang yang dulu menghina dan mengkhianatinya saat mereka datang bersujud memohon ampun.
Sampul Novel Pedang Kebenaran Sejati Seri 3
9.5
Setelah bertemu orang tuanya, Permana Brata fokus menyembuhkan Ki Sasmaya. Pemegang Pedang Kebenaran Sejati ini ingin membalas kebaikan gurunya. Namun, ia harus menghadapi kelompok Musto Ireng yang meneror lewat perampokan dan penculikan. Demi menyelamatkan dunia persilatan dari kehancuran akibat ulah para pemberontak kejam tersebut, Permana segera bertindak untuk menghentikan kekacauan yang terjadi.
Sampul Novel Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
8.4
Tiga tahun lamanya aku bertahan dengan sikap dingin Marco, sang Alpha yang selalu beralasan ingin melindungiku yang lemah. Namun, di hari jadi kami, ia justru meninggalkanku sendirian di tengah jalanan gelap berbadai demi mengejar Sarah, serigala betina yang disebutnya sebagai cinta sejati. Di saat aku hancur dan terpuruk, hadirlah sesosok Alpha misterius yang sangat kuat. Melalui tatapan mata peraknya yang tajam, ia langsung mengklaim diriku sebagai miliknya dengan geraman penuh proteksi.
Sampul Novel Pengantin Bayangan
8.1
Lima tahun Elara terikat pernikahan paksa tanpa tahu alasan Duke Alaric memilihnya. Usai dihina dan ditinggalkan Cassian pada malam pertama, kini ia bangkit menjadi wanita berbahaya berkekuatan misterius. Saat Cassian kembali membawa rahasia gelap, Elara bukan lagi korban lemah. Konspirasi besar di balik perjodohan mereka mulai terkuak, memaksanya menghadapi kenyataan pahit dalam perebutan kekuasaan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh sang ayah, Sofia malah disiksa Alpha Vincent di gudang kumuh akibat fitnah kejam Isabel. Ia bahkan dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh, lalu kalung warisan ibunya dijadikan mainan anjing untuk Isabel. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf langka. Ia pun memutuskan ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru bersama Pack yang jauh lebih kuat.