APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Demi melindungi sahabat yang dicintainya, Alle rela menikahi Earl Sanders guna menutupi hubungan terlarang pria itu dengan wanita lain. Meski terus terluka, Alle tetap bertahan demi memenangkan hati Earl. Namun, kemarahan Earl meledak saat mengetahui perasaan tulus Alle, hingga tega mengusirnya dalam kondisi hamil. Kini, Alle harus berjuang bertahan hidup sendirian, sementara Earl mulai menghadapi dampak buruk dari kekejamannya. Akankah penyesalan datang terlambat?
Bab
Bagikan

Bab 3

Perhelatan akbar itu berakhir menjelang pukul dua belas malam, Earl langsung membawa Alle ke mansion besarnya, ingin membicarakan bagaimana mereka menjalani hari mereka dengan keadaan yang berbeda.

“Kau bisa menggunakan shower, aku akan berendam di bath up.” Ucap Earl sesaat sebelum memasuki kamar mandi, membuat Alle hanya tersenyum dan mengangguk. Menatap pantulan dirinya di depan cermin dengan gaun pernikahan impian yang dirancangnya sendiri, walaupun pernikahannya jauh dari yang dia impikan.

Memiliki keterbatasan, tidak membuat Alle menjadi wanita tidak berguna yang tidak bisa memanjakan dirinya dengan uangnya sendiri, gadis itu sukses dengan semua rancangan-ranjangan dress yang selalu sold out sesaat setelah launching, dia memiliki boutique, dirinya juga telah dikontrak oleh label perusahaan fashion ternama untuk menerbitkan hasil karyanya dan bekerja sama dengan mereka. Bahkan, beberapa kali, Alle sendiri yang menjadi model untuk gaun rancangannya, wajahnya yang rupawan dan menawan tentu saja memiliki nilai di dunia model, terlepas dari tuna rungu yang dimilikinya.

Alle tersenyum miris, menghapus make up yang sejak pagi membingkai wajah cantiknya, melepas semua aksesoris di kepalanya juga gaun miliknya. Memilih menggunakan bathrobe selagi menunggu Earl keluar, walaupun Earl sudah menawarinya dan tentu pria itu tidak akan bisa melihatnya mandi di balik pintu kaca shower itu, tetap saja, dia merasa risih, melihat Earl yang bertelanjang dan hanya ada busa-busa yang menutupi tubuh atletis pria itu.

Alle kembali teringat pertemuan pertamanya dengan Earl, di saat semua teman-temannya melakukan perundungan karena cacat yang dimilikinya, untuk pertama kalinya, ada seseorang yang datang padanya, mengajaknya berkenalan dan tersenyum tulus tanpa tatapan mengejek atau meremehkan untuknya.

Earl adalah teman pertamanya, yang membuatnya merasa lebih baik dan untuk pertama kalinya dihargai sebagai manusia oleh orang asing. Perkenalannya dengan Earl berjalan baik, tahun pertama di Senior High School keduanya saling mengenal satu sama lain dan sering bermain juga belajar bersama. Alle masih menggunakan alat bantu dengarnya, namun karena Earl, untuk pertama kalinya akhirnya dia berani mengungkapkan apa yang dia rasakan. Mengatakan ingin belajar memahami gerak bibir seseorang agar bisa terlepas alat bantu dengar. Tentu saja Earl yang mendengarnya sangat senang dan mendukung Alle, setiap pulang sekolah mereka pasti akan ke kafe dan berlatih di sana. Saat weekend, Earl juga akan main ke rumahnya atau dia akan menjemput Alle untuk main ke rumahnya atau hang out.

Menginjak bangku kuliah, nyatanya dirinya masih berjodoh dengan Earl, mereka ada di kampus yang sama walaupun mengambil study yang berbeda, Earl masih begitu istimewa memperlakukannya, itu yang dirasakan Alle selama bersahabat dengan pria yang berhasil mencuri hatinya. Bohong jika Alle tidak memiliki rasa pada Earl, begitu mudah membuat dia jatuh cinta pada Earl, perlakuan pria itu yang begitu lembut dan sangat menghargainya, perhatian-perhatian kecilnya yang membuat Alle semakin jatuh cinta setiap hari, diperlakukan seperti itu di saat orang lain memandangnya sebelah mata tentu saja membuat hati Alle bekerja dengan segala perlakuan dan sikap Earl padanya.

Bertahun-tahun bersahabat dengan pria itu, dengan segala perhatian dan bentuk perlindungan yang diberikan Earl, juga Earl yang memperlakukannya dengan begitu istimewa menurutnya, membuat Alle bisa dengan mudah jatuh cinta pada pria itu.

Namun, cinta yang ia rasakan itu ia pendam sendiri, dirinya terlalu takut, terlalu merasa tidak pantas bersanding bersama Earl, pria itu terlalu sempurna untuk dirinya yang jauh dari kata sempurna. Bisa dekat dengan Earl saja Alle benar-benar beruntung, bisa menjadi tempat berkeluh kesah pria itu Alle sudah senang, setiap perlakuan dan perhatian Earl pun membuat Alle tidak bisa mengendalikan hatinya untuk tidak semakin jatuh cinta pada Earl. Namun, rasa insecure itu membuat dia selalu menahan diri, memilih memendam perasaannya dan menyembunyian rasa sakitnya saat mendengar pria itu bercerita tentang kekasihnya, Alle tidak akan pernah mengatakan tentang perasaannnya atau rasa sakitnya. Karena dia tau, jika dia mengatakan tentang hatinya, maka dia akan kehilangan Earl.

Cinta diam-diam itu nyatanya melelahkan dan menyakitkan, hingga semuanya bertambah runyam saat Earl mengatakan hal yang seolah menjadi bom mematikan untuknya. Tentang perasaan cinta pria itu pada adiknya, perasaan cinta yang tidak biasa dan tidak boleh dimiliki oleh mereka seharusnya.

Alle pikir, saat dulu pertama kali Earl menceritakannya, rasa itu pelan-pelan akan hilang, Earl hanya sedang salah jalan dan terpesona dengan adik yang seharusnya ia sayangi, bukan ia cintai layaknya seorang wanita. Tapi nyatanya, semua itu berjalan hampir lima tahun, bahkan saat mereka telah lulus dari universitas.

Setiap hari, Alle bisa melihat bagaimana kedekatan dan keiintiman mereka yang tidak seharusnya di kampus. Namun, Alle bisa apa, dirinya telah menasehati Earl untuk menghentikannya, namun pria itu justru marah padanya dan mendiamkannya. Walau beberapa hari kemudian Earl kembali datang padanya dan kembali bercerita tentang rumit hubungannya dengan Valeria. Adiknya.

Hingga Alle memilih menyerah dan membiarkan Earl dengan pilihannya, wanita itu berusaha melupakan rasa cinta yang tidak akan pernah mendapat balasannya itu, dia berusaha menyembuhkan luka yang tidak pernah diketahui oleh siapa pun, tentang kisah cinta juga semua luka yang menyertai hidupnya. Alle pelan-pelan menyibukkan diri untuk menjalankan usaha boutique-nya, dirinya yang telah begitu tertarik dengan dunia fashion sejak High School dan selalu merasa bahagia saat menggoreskan pensilnya di atas kertas menjadi sebuah dress yang indah akhirnya memilih untuk memfokuskan study di bidang fashion, berharap suatu saat bisa menjadi designer terkenal.

Dia menyibukkan diri dengan segala aktivitas untuk menunjang karirnya. Berusaha menghapus luka dengan kesibukannya. Namun, sepertinya semesta tidak merestuinya, di saat dia telah bersusah payah memantapkan hati untuk berjalan maju dan melupakan masa lalu, Earl datang dan kembali menghubunginya dengan berbagai cara setelah Alle selalu berusaha menghindari pria itu.

Pria itu masih seperti dulu, menceritakan hubungan runyam dan cinta terlarangnya bersama sang adik. Menghubunginya dengan nada frustasi dan memintanya untuk bertemu, rasa yang masih ada dan baru saja berusaha untuk Alle hapus itu nyatanya membuatnya lemah saat mendengar nada putus asa Earl yang menghubunginya. Tanpa ragu dia langsung mengiyakan ajakan Earl karena hatinya juga menginginkan itu, walau dia tau, itu sama saja dia akan kembali terluka oleh orang yang sama. 

***

“Bukankah, satu permintaan untuk harga pernikahan ini terlalu sedikit, Earl? Aku akan meminta tiga permintaan padamu.” Alle menatap jauh pemandangan di depannya yang berisi deretan mobil mewah milik Earl. Keduanya tengah duduk di serambi balkon setelah membersihkan diri, lalu menikmati secangkir teh hijau yang menyegarkan.

Earl menatap Alle sendu, bertanya-tanya dalam hati, kenapa sahabatnya itu kini terasa begitu jauh, nada bicara Alle tidak selembut biasanya, wajah dinginnya membuat Earl benar-benar tidak suka.

“Alle, rasanya kau berbeda, di mana senyummu dan tatapan yang teduh itu saat berbicara denganku?” Tanya Earl menggenggam tangan Alle dengan tatapan sendunya, membuat Alle mengalihkan tatapannya dan menatap dalam pada Earl, membingkai wajah pria itu dengan sejuta rasa yang selalu ia sembunyikan untuk sahabat yang ia cintai diam-diam.

“Earl, permintaan pertamaku, mari kita tetap menjadi sahabat seperti biasanya, seperti saat kita saling berbagi cerita juga tawa, tapi kali ini, aku ingin lebih spesial, aku ingin, selain kita tetap menjadi sahabat, walaupun pernikahan kita terjadi karena sebuah alasan dan bukan karena cinta, aku ingin, aku dan dirimu, tetap menjalani peran sebagai suami dan istri, aku ingin memiliki pernikahan seperti Mommy dan Daddy, yang saling mengasihi dan melengkapi, merajut asa dalam bahtera rumah tangga. Aku tidak akan menutut banyak darimu, cukup jalani peranmu saja sebagai suamiku. Bisa?” Tanya Alle dengan satu tarikan napas, lalu menghembuskannya panjang, menatap pada Earl yang kini terdiam menatapnya dengan sejuta makna.

Permintaan pertama Alle, yang menjadi satu dari tiga permintaan yang harus ia lakukan, kenapa rasanya begitu dalam dan menyesakkan, kenapa rasanya dia telah merenggut impian Alle yang ingin memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia. Benar, dulu Alle selalu menceritakan cita-cita sederhananya itu. Di saat teman-teman perempuannya yang lain, sibuk menceritakan tentang kekasih mereka, Alle sudah memiliki cita-cita itu, mengatakan ingin memiliki pernikahan yang bahagia seperti Mommy dan Daddy-nya. Tapi, dirinya dengan begitu brengsek, justru mengajak wanita itu menikah dengan alasan menjijikannya, menghancurkan harapan Alle juga kebahagiaan wanita itu, lalu kini saat wanita itu memintanya mewujudkan mimpi yang telah ia hancurkan, bagaimana bisa Earl menolaknya.

Earl menggenggam tangan Alle yang masih membingkai wajahnya, mengecup lembut punggung tangan itu dan membawa Alle dalam pelukannya.

“Tentu saja, kita akan tetap menjadi sahabat seperti biasanya, yang akan selalu berbagi tawa dan cerita, dan tentu saja, bukan hal yang sulit untukku memerankan peran sebagai suami, tentu aku akan sangat bahagia, saat kau menjalani peranmu sebagai seorang istri. Aku akan merasa spesial karena dilayani dan disayang olehmu. Istri dan suami akan saling menyayangi dan mengasihi kan? Aku tidak sabar mendapatkan semua perhatianmu, Allexa.” Earl mengecup lembut puncak kepala Alle dan mengeratkan pelukannya.

Membuat Alle tersenyum walau hatinya menangis lagi, namun juga bersyukur, setidaknya, satu langkah yang telah ia ambil membawa harapan, jika Earl bisa memiliki perasaan yang sama dengannya dan melupakan Valeria. Orang bilang, cinta bisa datang karena terbiasa dan rasa nyaman kan? Alle ingin membuktikan itu, dia akan membuat Earl terbiasa dan bergantung padanya, juga memberikan kenyamanan yang tidak akan Earl dapatkan dari mana pun, termasuk Valeria sekali pun.

“Aku menyayangimu, Earl.” Gumam Alle membalas tak kalah erat pelukan Earl.

“Aku juga menyayangimu, Xa.”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ALASKA
8.4
Bhalendra Alaska Arlic meyakini bahwa perubahan sejati harus muncul dari kesadaran pribadi. Meski terus didera kepedihan hingga batinnya hancur, Alaska tetap berusaha tegar. Masa lalunya bersama Yesaya justru menorehkan trauma hebat dibanding memori indah. Di sisi lain, Azka memandang cinta tak lebih dari sekadar bualan belaka. Terperangkap dalam bayang-bayang kepedihan lama, sanggupkah kehadiran orang baru meruntuhkan benteng pertahanan Alaska dan memulihkan luka di hatinya?
Sampul Novel Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku
8.7
Setelah hancur akibat fitnah kejam sahabatnya yang mengaku dihamili oleh suaminya di kehidupan lalu, sang protagonis kembali ke masa lalu tepat di hari sahabatnya menumpang tinggal. Di kehidupan sebelumnya, tuduhan palsu dan bukti DNA rekayasa menjatuhkannya ke dalam penjara serta denda puluhan miliar. Kini, berbekal ingatan masa lalu, ia merancang pembalasan cerdik dengan menukar kondom suaminya dengan milik mertua sang sahabat, siap membongkar kedok dan menghancurkan konspirasi jahat mereka.
Sampul Novel Beri Aku Kesempatan Kedua
9.2
Kehidupan Ishvara hancur setelah sang ayah tiada. Ia terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta bersama Kalandra Ranjaya, pria yang telah memiliki tambatan hati lain. Kerap dihina sebagai wanita kuno yang menjemukan, Ishvara hanya bisa meratapi nasibnya. Namun, keadaan berbalik saat ia bertransformasi menjadi sosok menawan dan terlibat hubungan misterius dengan pria lain. Kalandra pun terbakar cemburu dan mulai peduli. Sayang, Ishvara memilih pergi dan menutup rapat hatinya demi menyudahi sandiwara.
Sampul Novel Derita Penantian Cinta
8.6
Almira, sarjana desa yang bekerja di perusahaan swasta, menghadapi tekanan berat dari sang ayah untuk segera menikah. Hal ini dipicu oleh pertunangan adiknya, yang menurut sang ayah akan menjadi aib jika melangkahi kakaknya karena bisa membuat Almira sulit jodoh. Meski dipaksa menjalani berbagai perjodohan, Almira menolak semua pria tersebut karena tidak merasa cocok. Penolakan ini memicu kemarahan ayahnya, yang kini melabelinya sebagai gadis sombong dan pemilih.
Sampul Novel Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan
9.3
Gara menyembunyikan identitas aslinya sebagai orang kaya raya di balik penampilan lusuh saat menikahi Mia. Ia tidak pernah peduli saat dirinya dihina, namun kemarahannya meledak ketika sang istri yang direndahkan. Bertekad melindungi Mia, Gara membawa istrinya keluar dari rumah itu dan membongkar rahasianya kepada semua orang. Pada akhirnya, adik ipar yang sempat meremehkannya berlutut memohon ampun, sementara ibu mertuanya menangis menyesali segala kesalahan masa lalu mereka.
Sampul Novel Pasutri Jadi-Jadian
8.0
Jaka dan Nuning telah bersahabat sejak kecil meski kepribadian mereka bertolak belakang. Jaka selalu menolak menikahi Nuning yang dinilainya aneh. Suatu hari, Nuning tiba-tiba meminta Jaka menikahinya demi bisa merantau bersama ke Jakarta. Jaka sempat menghindar hingga Nuning nyaris putus asa, namun Jaka mendadak berubah pikiran dan setuju. Bagi Nuning yang ambisius, alasan Jaka tidaklah penting; baginya yang utama adalah menikah dulu, sedangkan urusan cinta bisa dipikirkan nanti.