APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Twin's

Twin's

Demi mengobati sang ibu, Laura rela menjadi ibu pengganti untuk CEO kaya bernama Mario. Meski mencintainya, Laura sadar diri dan memilih pergi. Usai melahirkan, ia menyerahkan satu bayi kembar mereka kepada Mario, lalu membawa kabur kembarannya. Waktu berlalu, rahasia ini mulai terungkap ketika putri kembar mereka, Yusra dan Yumna, beranjak dewasa. Berbagai konflik rumit pun hadir menguji takdir serta ikatan keluarga mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langkah kaki Laura tergesa menggema di sepanjang lorong rumah sakit, setelah dia mendapatkan kabar dari tetangganya, bahwa sang ibu dilarikan ke rumah sakit akibat penyakitnya kambuh lagi.

sesampainya di ruang perawatan Laura melihat sang ibu yang terbaring lemah di ranjang pesakitan. "Ibu," lirih Laura, kemudian dia mendekati sang ibu yang sedang terpejam dengan oksigen di hidungnya.

"Aku janji bu, akan buat ibu sembuh, tapi ibu janji sama aku ibu harus kuat yah." Lirihnya di antara isak tangis.

"Aku harus bertemu Dokter." Gumam Laura, setelah mencium sang ibu menuju ruangan Dokter untuk menanyakan kondisi sang ibu.

Dengan langkah gontai Laura menyusuri lorong kembali, untuk menemui dokter yang menangani ibunya tersebut.

"Laura," sapa seorang perawat, yang dia kenal bernama Nandi.

"Kamu dicariin dokter, kalo gitu aku antar." lanjutnya lagi.

Laura dan Nandi, adalah teman baik semasa mereka SMP, mereka melangkah bersama keruangan dokter setelah sampai Laura di perbolehkan masuk.

"Silahkan duduk, nona"

"Terima kasih Dok, Bagaimana kondisi ibu saya?" Tanya Laura to the point.

Dokter pun hanya menghela nafas dengan pelan, sebelum mengatakan hal penting dan menatap lekat Laura.

"Kondisi nyonya Anjani sudah sangat buruk, beliau secepatnya harus ditangani. Jika tidak maka nyawanya akan terancam." Jelas Dokter tersebut.

"Lakukan yang terbaik bagi ibu saya dok. Berapapun biayanya akan saya bayar." Kata Laura.

"Kira-kira butuh berapa jika ibu saya di operasi dok?" tanya Laura kemudian.

"Mungkin sekitar 300 juta, belum biaya perawatan selama disini." Tutur dokter.

Penuturan sang dokter membuat Laura kaget bukan main, bagaimana bisa dia mendapatkan uang sebanyak itu. Jika dia menjual rumah pun tidak akan ada yang membeli rumah gubuk tersebut. Laura menghembuskan nafasnya secara kasar.

"Baik dok, terima kasih saya permisi." Ucap Laura, sudah tidak bisa berkata-kata lagi.

Sepanjang perjalanan menuju ruangan sang ibu, Laura menatap kosong ke depan tak peduli dia menabrak seseorang. Pada saat dia akan berbelok dia tak sengaja bertabrakan dengan seorang pria berwajah tampan dan gagah, tanpa kedip Laura memandang pria tersebut sampai ucapan dingin pria tersebut membuyarkan lamunannya tentang pria di hadapannya ini.

"Apa kamu buta? Tidak bisa melihat jalan dengan baik, hah?" bentak pria itu.

"Maaf tuan, saya tidak sengaja." Jawab Laura menunduk.

Pria tersebut berdecak, dan melenggang pergi meninggalkan Laura.

"Cih, dasar sombong, menyebalkan." Umpat Laura.

Ruang perawatan VIP

"Sudah jangan menangis lagi, kasian anak kita jika ibu nya bersedih." Ucapnya sambil menyeka air mata sang istri.

"Tapi aku gagal menjaga anak kita, Mario." Lirih Dania, istri Mario Wiradinata.

Ya Mario Wiradinata adalah seorang CEO di sebuah perusahaan batu bara, dia dan sang istri baru saja kehilangan buah hati mereka yang telah lama mereka nantikan.

"Maafkan aku, aku tidak bisa menjadi istri dan ibu yang baik untukmu, dan anak kita yang telah pergi." Isak Dania dalam dekapan Mario.

"Kita bisa punya anak lagi, Dania."

Dania yang mendengar ucapan Mario, langsung melepas pelukannya dan menatap tajam Mario. "Apa kamu lupa Mario, akibat insiden tadi rahim ku juga diangkat." Pekik Dania.

"Kamu tau Mario, aku sudah tidak punya rahim lagi semuanya telah hilang. Aku tidak bisa memberikanmu anak lagi Mario," lirih Dania.

Dania merasakan pusing yang teramat, dan tak lama dia jatuh pingsan. "Dania… Dania sayang bangun, ya Tuhan."

Dengan panik Mario, membaringkan Dania dan dia menekan tombol darurat. Tak lama dokter dan perawat pun datang memeriksa kondisi Dania.

"Nyonya Dania, mengalami stres dan tekanan secara berlebih. Rasa kehilangan, dan rasa bersalah yang dihadapi membuat pertahanan tubuhnya menurun tuan Mario. Saya harap anda bisa menjaga perasaan nyonya Dania, dan bersabar menghadapi dirinya." Jelas dokter panjang kali lebar.

Mario bergeming menatap Dania.

"Kalau begitu, saya permisi dulu tuan." pamit Dokter pada Mario, dan Mario hanya bisa mengangguk saja.

Mario mendudukan diri di sofa, dia memijat pelipisnya yang terasa pening. Mengingat kejadian beberapa hari yang lalu.

****

"Nggak, pokoknya aku mau ikut." Kekeh Dania.

"Sayang kamu harus dengar kata-kata ku, kamu jangan pergi kemana-mana kamu sedang hamil besar dan dua bulan lagi kamu melahirkan."

"Tapi Mario, aku ingin ikut bersama teman-teman ku ke pantai." Lirih Dania mulai terisak, di masa kehamilan nya Dania sangat cengeng dan sensitif, sampai-sampai Mario kewalahan meladeni tingkah bumil tersebut.

"Sebelum anak ini lahir, mungkin aku gak bisa quality time sama teman-temanku." Celetuk Dania, menatap Mario yang juga menatapnya.

Mario menghela nafas kasar, dia tidak bisa jika melihat sang istri tercinta menangis. "Baiklah, tapi kamu janji harus hati-hati. Jika lelah istirahat saja oke." jelas Mario, dan Dania berbinar mendengar nya dia mendapatkan izin dari sang suaminya tersebut.

"Makasih yah sayang," ucap Dania manja, dan mencium pipi Mario. Membuat Mario terkekeh.

"Cepat siap-siap, aku antar kamu ke pantai dan nanti aku yang akan jemput kamu."

"Oke." Jawab Dania antusias, Dania berlalu menuju kamarnya di lantai satu, Mario memindahkan kamar mereka karena tidak ingin Dania naik turun tangga.

Tak butuh waktu lama, Dania sudah siap dengan dres ibu hamil berwarna navy bermotif bunga. "Kamu sangat cantik sayang," ucap Mario, kemudian mencium pipi Dania. Membuatnya tersipu malu.

"Hmm...aku tidak rela melepas istri yang sangat cantik ini, untuk pergi ke pantai." Mario meletakan dagunya di bahu Dania, dan mengusap perutnya yang sudah membuncit dengan lembut.

Dania mengerucutkan bibirnya. "Kamu ihh, gak usah modus, gak usah gombal nanti aku telat lagi ayo." Ajak Dania, melepaskan pelukan Mario dan menarik tangannya untuk keluar.

"Ayo, itu mereka udah nunggu loh sayang." Rajuk Dania.

"Iya-iya ayo." Mario menuntun sang istri, memasuki mobilnya dan akan mengantarkan sang istri berlibur bersama teman-temannya di pantai, yang berada di wilayah Jakarta.

tiga hari sudah Dania berlibur bersama teman-temannya, membuat Mario kesepian setiap malam dia merindukan istri dan calon anak yang ada di perut Dania.

Saat Mario sedang fokus pada berkas di depannya, tiba-tiba ponselnya berdering mengagetkan dirinya.

"Ya halo."

"..."

"Apa? Bagaimana bisa? Baik aku akan segera kesana sekarang."

Setelah menerima telpon, Mario pergi melesat meninggalkan pekerjaannya dan diserahkan kepada sekretarisnya, sekaligus asistennya Jimi.

Beberapa puluh menit kemudian, Mario telah sampai di rumah sakit tempat sang istri dirawat.

"Bagaimana keadaannya?" tanya Mario, pada salah satu teman Dania.

"Dia sedang di operasi." Lirih Ana.

"Duduklah dulu Mario, kita doakan supaya mereka selamat." Ucap suami Ana.

Mario menurut, dan duduk di sebelah suami Mario. "Ceritakan bagaimana, dia bisa terjatuh." Tanya Mario dengan suara yang dingin.

Kemudian Ana menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutupi, beberapa jam kemudian dokter keluar dengan wajah lelahnya, Mario segera bangkit dan bertanya pada dokter.

"Dokter, bagaimana keadaan istri dan anak saya?" tanya Mario tak sabar.

"Maafkan saya, tuan saya harus menyampaikan berita ini. Anak anda tidak selamat karena benturan yang kuat menyebabkan bayinya tidak selamat, dan..." Dokter tampak ragu mengatakannya.

"Dan apa?"

"Dan rahim nyonya Dania, sudah diangkat karena mengalami kerusakan." Jelas Dokter, membuat Mario membulatkan matanya dan begitu sangat terkejut.

"Kalau begitu saya permisi tuan, nyonya akan segera dipindahkan ke ruang perawatan. Dan anak anda sedang diurus di kamar jenazah." Tutur dokter, dan berlalu dari hadapan Mario.

****

Lamunan Mario buyar saat memikirkan kejadian di pantai tersebut, mau bagaimana lagi semua sudah terjadi. Anak yang dia idamkan selama empat tahun pernikahan mereka sudah tidak pergi, Mario tak bisa melakukan apapun lagi. Dia juga tak bisa membuat Dania hamil lagi, karena rahimnya sudah diangkat karena seringnya Dania hamil lalu keguguran.

"Aku harus tegar demi menguatkan Dania, kalau bukan aku, siapa lagi?" gumam Mario, sambil menatap wajah cantik Dania yang terlelap begitu damai.

Bersambung ..

Maaf ty

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Diatas Ranjang Papa Angkatku
9.5
Bianca tidak pernah tahu bahwa Emanuel Carlos, bos mafia kejam yang mengasuhnya sejak kecil, adalah pembunuh keluarga kandungnya. Meski Emanuel selalu bersikap dingin, Bianca yang tumbuh dewasa mengira pria itu adalah ayah aslinya. Begitu kebenaran terungkap bahwa ia hanya anak angkat, Bianca tidak pergi. Ia justru semakin terobsesi untuk memikat pria tampan itu. Di balik kekejaman Emanuel, Bianca bertekad mengubah status mereka dari ayah dan anak menjadi sepasang kekasih.
Sampul Novel GADIS TAWANAN SANG MAFIA
8.9
Selena mengalami penderitaan mendalam sejak diculik oleh Jeno Kusuma, anak bos mafia kejam dari kelompok Sembilan Naga. Jeno melakukan tindakan nekat tersebut demi membalas dendam, karena ayah Selena dituduh membunuh papanya dan mencuri stempel rahasia milik organisasi. Selama disekap sebagai pemuas nafsu, Selena berulang kali mencoba melarikan diri hingga berniat mengakhiri hidupnya. Mampukah ia melepaskan diri, atau justru harus tunduk selamanya?
Sampul Novel Memikat Hati Pangeran Kelas
9.2
Vindreya Sanjaya, gadis ceria berusia 17 tahun yang sedikit urakan, bertekad memikat dua pangeran kelasnya. Mereka adalah Kenzo yang dingin dan antisosial, serta Elvano yang populer dan berbakat seni. Perjuangan cinta Vindreya diwarnai aksi jenaka hingga situasi berbahaya yang mengancam nyawa. Saat takdir mendekatkan mereka, Kenzo dan Elvano justru jatuh hati padanya. Terjebak cinta segitiga rumit, mereka harus memilih antara pengorbanan atau kebahagiaan.
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO Galak
7.9
Mimpi kuliah Reva Queen Arabella kandas setelah dipaksa menikah muda demi menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan. Kini, gadis manja tersebut harus hidup bersama Zidan Adnan Fernando, seorang CEO dingin yang berusia jauh lebih tua. Tanpa dilandasi rasa cinta, keduanya sepakat menandatangani kontrak pernikahan yang hanya berlaku selama enam bulan. Akankah ikatan paksa ini berakhir sesuai perjanjian awal, atau justru menumbuhkan benih asmara yang tak terduga?
Sampul Novel Pembalasan Carly Hamilton
8.5
Carly Hamilton menjalani hidup miskin sebagai mantan penjaga bar sebelum terjebak pernikahan paksa dengan wanita dari keluarga kaya raya. Setiap hari, ia terus menerima hinaan serta caci maki yang menyakitkan dari orang-orang sekelilingnya. Berbagai cobaan berat tiada henti menghantam hidup Carly. Namun, titik balik besar akhirnya datang saat keberuntungan berpihak padanya. Carly pun bangkit untuk membalas dendam dan memaksa mereka yang dulu meremehkannya berlutut memohon ampun.
Sampul Novel Terlahir Kembali, Menceraikan Suami Konglomerat
9.0
Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak lagi mengejar cinta Finn Gunawan, seorang bos mafia berkuasa sekaligus pria terkaya yang mengabaikanku di kehidupan lalu. Alih-alih bertahan sebagai istri yang tak dianggap, kini aku memilih mundur. Aku menemui Madeline Bahar, cinta pertama Finn, dan memintanya membujuk Finn agar bersedia menandatangani surat perceraian kami. Langkah ini menjadi satu-satunya cara agar Finn percaya bahwa aku benar-benar ingin melepaskannya demi meraih kebebasan sejati.