APKDock Logo
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO Galak

Mendadak Dinikahi CEO Galak

7.9 / 10.0
Mimpi kuliah Reva Queen Arabella kandas setelah dipaksa menikah muda demi menggantikan kakaknya yang kabur di hari pernikahan. Kini, gadis manja tersebut harus hidup bersama Zidan Adnan Fernando, seorang CEO dingin yang berusia jauh lebih tua. Tanpa dilandasi rasa cinta, keduanya sepakat menandatangani kontrak pernikahan yang hanya berlaku selama enam bulan. Akankah ikatan paksa ini berakhir sesuai perjanjian awal, atau justru menumbuhkan benih asmara yang tak terduga?

Mendadak Dinikahi CEO Galak Bab 1

"Reva! Reva, bangun nak!" seru wanita paruh baya di pagi-pagi buta, membangunkan anak bungsunya yang baru saja lulus SMA.

"Emmm ... masih ngantuk Ma, aku 'kan juga masih libur," ucap Reva, gadis bertubuh pendek mungil itu dengan suara serak bahkan matanya masih terpejam.

"Bangun nak! cepat siap-siap sekarang, hari ini kamu nikah!" Mata Reva seketika terbuka, langsung duduk, menatap mamanya dengan mata melotot. "Apa Ma? nikah? Mama jangan bercanda dong. Bukannya hari ini Kak Risa yang nikah?"

"Kakakmu enggak ada, dia kabur dari rumah., Mama enggak tahu lagi harus gimana, Mama pusing. Hari ini pernikahannya tapi dia malah kabur enggak tahu ke mana," ungkap Dina, Mama Reva seraya mengusap dahinya yang terasa berdenyut.

"Hah, Kak Risa kabur? kok bisa?" kepala Reva tiba-tiba berdenyut, terlalu banyak kabar mengejutkan pagi ini, bahkan ini baru beberapa jam setelah hari berganti.

"Udah, kamu jangan banyak tanya dulu ya. Sekarang, kamu mandi terus siap-siap." Mama Reva menarik tangan anaknya agar segera beranjak dari kasur.

"Hah, tapi aku enggak mau nikah Ma, aku belum siap. Masa aku yang harus gantiin Kak Risa." Reva merengek, menggoyang-goyangkan tubuhnya seraya menggeleng-gelengkan kepalanya, berontak seperti anak kecil.

"Reva jangan buat Mama tambah pusing deh. Sekarang kamu pilih mau gantiin Risa atau enggak usah tinggal di rumah ini lagi," ancam Dina terpaksa. Sebenarnya ia sayang sama anak bungsunya itu dan tidak mau memaksanya untuk melepas masa lajang secepat ini tapi sekarang dalam keadaan genting. Hari ini adalah pernikahan Kakaknya, otomatis semuanya sudah dipersiapkan dan banyak tamu akan hadir di acara ini, tidak mungkin semua itu akan dibatalkan begitu saja.

"Aaa Mama kok gitu sih, tega banget sama anak sendiri," Rasanya Reva ingin menangis saja. "Udah cepat sekarang kamu mandi. Kamu itu udah besar, jangan jadi anak cengeng." Setelah dipaksa mamanya, Reva akhirnya menuruti perintah Mamanya.

Sementara itu di kediaman mempelai pria, tampak seorang pria tinggi bertubuh tegap dengan dada bidang yang kelihatan memikat sudah rapi dengan setelan outfit pernikahan bernuansa putih suci itu.

"Kenapa Ma?" tanya Zidan, pria yang akan melangsungkan pernikahan hari ini pada Mamanya setelah memperhatikan gerak-gerik mamanya sehabis menerima telepon.

"Aduh Zidan, gimana ini ya, Mama bingung banget." Wanita paruh baya itu mondar-mandir seraya mengigit kuku jarinya. Zidan mengernyitkan dahinya, memperhatikan gerak-gerik mamanya yang tidak biasa.

"Kenapa sih Ma?" tanyanya lagi.

"Zidan, barusan calon besan telepon katanya Risa enggak ada di rumah."

"Hah! enggak ada di rumah gimana Ma?"

"Katanya dia kabur dari rumah,"

"Astaga! terus pernikahan ini gimana? enggak mungkin dibatalin 'kan? hanya tinggal beberapa jam lagi."

"Mama juga belum tahu, katanya nanti Bu Dina akan menelepon lagi," jawab Eva menunggu telepon dengan hati cemas. "Sebenarnya si Risa itu punya cowok, tapi orangtuanya enggak setuju kalau Risa sama cowok itu, jadi dia dijodohin sama kamu. Orangtuanya aja juga enggak menyangka bakal jadi kayak gini." Eva, Mama Zidan tiba-tiba bercerita, sementara Zidan hanya bisa menghela napas kasar seraya menggeleng-gelengkan kepalanya.

Sebenarnya dia tidak terlalu menyesali keadaan saat ini sebab memang belum ada cinta yang tumbuh di antara mereka. Mereka dijodohkan karena orangtua mereka bersahabat serta usia kedua mempelai juga tak lagi muda. Mereka hanya berkenalan singkat sebelum memutuskan untuk menikah.

*

1 jam sebelum acara dimulai, terlihat rombongan Zidan sudah lebih dulu sampai ke gedung acara. Hari ini adalah hari pernikahan Zidan, Zidan adalah seorang CEO muda sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang tekstil dan pakaian. Ia naik jabatan menjadi pimpinan perusahaan setelah menggantikan jabatan papanya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Sesuai rencana awal, akad nikah dan resepsi akan dilangsungkan di ballroom hotel berbintang 5 yang terletak di pusat kota.

"Aduh, Bu Dina sekeluarga kok belum datang ya," Eva menunggu dengan cemas, memperhatikan ballroom hotel yang sudah mulai didatangi para tamu. Ia mencoba untuk menghubungi besan namun teleponnya tidak ada yang aktif. "Aduh, kok enggak aktif sih nomor hpnya."

"Sabar Ma, sebentar lagi mungkin datang," ujar Zidan menenangkan mamanya.

Tak lama kemudian rombongan Reva akhirnya datang. Bola mata Zidan bergerak pelan memperhatikan penampilan Reva yang cantik dan anggun sampai lupa berkedip. Reva tampak cantik dalam balutan outfit putih dengan rok batik. Riasan wajahnya dibuat natural sesuai dengan umurnya. Zidan akui bahwa Reva cantik, ia merasa pangling dengan gadis yang sekarang sudah berdiri tak jauh darinya itu. "Dia adiknya Risa Ma?" tanya Zidan setengah berbisik.

"Iya, itu Reva. Cantik ya," Zidan hanya diam, namun matanya terus memperhatikan Reva dari atas hingga bawah. Ia baru menyadari bila Reva akan menggantikan Risa untuk menjadi istrinya. Sebenarnya Zidan tidak terlalu mengenal adiknya Risa pasalnya mereka jarang bertemu dan berinteraksi. Jangankan dengan Reva, sama Risa saja Zidan belum terlalu kenal.

Setelah semua persiapan selesai, akad nikah pun akan segera dimulai.

Reva duduk canggung di sebelah Zidan, menundukkkan kepala, enggan melirik pria yang berada di sebelahnya. Bu Dina lalu memasangkan selendang putih ke atas kepala kedua mempelai. Mereka duduk bersebelahan di hadapan Papa Reva dan penghulu. Ada dua orang saksi juga di sana.

"Baiklah ananda Zidan, apakah kamu sudah siap?" tanya Reno, sang Papa dari Reva yang berada di hadapannya.

"InsyaAllah saya siap Pak," jawab Zidan mantap. Reva menelan ludahnya, gugup karena sebentar lagi ia akan melepas masa lajangnya. Tidak pernah terpikirkan sebelumnya dia akan naik pelaminan secepat ini.

Reno selaku Papa dari Reva, mempelai wanita itu sendiri yang akan turun tangan untuk menikahkan anak bungsunya. Semua pasang mata otomatis menaruh atensi ke kedua mempelai ketika ijab qabul akan dimulai.

"Baiklah ananda Zidan, tolong jabat tangan saya." Zidan menuruti instruksi yang diperintahkan oleh Papa Reva. "Pelan-pelan saja, jangan gugup," ucap Reno, Zidan hanya mengangguk.

"Ananda Zidan Adnan Fernando bin Almarhum Brian Fernando, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri bungsu saya Reva Queen Arabella dengan mas kawin berupa seperangkat alat sholat dan logam mulia sebesar 25 gram dibayar tunai."

"Saya terima nikah dan kawinnya Reva Queen Arabella binti Reno Hadi dengan mas kawinnya yang tersebut dibayar tunai," ucap Zidan dengan lantang dalam satu tarikan napas.

"Bagaimana? Sah?"

"Sah!"

"Alhamdulillah." Semua orang akhirnya mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, memanjatkan doa kepada Sang Pencipta atas kelancaran acara akad nikah hari ini.

Semua orang berbahagia tapi tidak dengan kedua mempelai yang tampak memasang wajah datar. Mereka melaksanakan pernikahan hari ini dengan hati dan perasaan kosong, hanya agar acara pernikahan yang sudah direncanakan lama ini tidak batal saja. Namun ada beberapa tamu yang mulai berbisik-bisik pada orang di sebelahnya setelah mendengar nama mempelai wanita.

"Eh, bukannya nama mempelai wanitanya bukan itu ya? inisialnya juga R sih tapi bukan dia deh perasaan. Apa aku salah lihat namanya di undangan kemarin ya?"

"Iya, aku juga merasa aneh. Perasaan nama mempelai wanitanya itu Risa deh bukan Reva."

"Iya 'kan aneh. Apa mempelai wanitanya diganti?"

Mereka akhirnya bertatap muka setelah penghulu menyuruh untuk mencium pasangan. Dengan ragu, Reva meraih tangan Zidan lalu menciumnya. Sementara Zidan langsung mencium kening Reva singkat tanpa keraguan. Dada Reva berdebar, ini pertama kalinya ia dicium oleh seorang pria, sukses membuat pipinya bersemu. Ia berdoa dalam hatinya semoga saja pipinya tidak memerah.

"Waahh manis banget ya pasangan baru ini. Selamat atas pernikahannya Zidan Adnan Fernando dengan Reva Queen Arabella~" seru sang MC acara bersemangat namun tidak dengan kedua mempelai yang menekuk wajah dan tidak bergairah.

Bersambung

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mendadak Dinikahi CEO Galak

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur saat kesuciannya dirampas di depan kekasihnya akibat rencana jahat kakek pria itu. Bukannya melindungi, sang kekasih justru mencampakkannya dan menikahi wanita lain. Di tengah keputusasaan, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama keluarga aslinya, ia menyusun rencana pembalasan dendam untuk menghancurkan mantan kekasih dan keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang ia cari?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan penuh kekerasan bersama Adnan, sosok suami yang tega menyiksanya demi membalas dendam kepada mertua. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang tiada henti, orang dari masa lalu Saschya mendadak hadir kembali. Apakah kedatangan sosok tersebut akan menjadi penyelamat yang membebaskannya dari jeratan kejam Adnan, atau justru memicu prahara baru dalam kehidupannya yang telah hancur?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama tidak punya pilihan selain menjadi istri kedua dari miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalunya. Hidup yatim piatu ini kian pelik saat ia menyadari perannya dalam pernikahan tersebut hanyalah untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses. Tanpa status sosial yang jelas, Kayla harus bertahan menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar alat tanpa posisi nyata di mata sang suami.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Tersesat saat menjelajah, seorang pria terjebak dalam keanehan Hutan Gondoriyo setelah kendaraannya hilang secara misterius. Di sebuah pondok sunyi, sepasang lansia misterius memberinya peringatan keras. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran menuntunnya kembali ke sana, namun hutan itu telah lenyap. Rahasia kelam tentang kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terungkap, memaksanya bertaruh nyawa demi membongkar kebenaran yang meneror.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando memendam obsesi kelam pada Laily, adik tirinya yang santun. Suatu malam, ia nekat mencoba melecehkan Laily saat gadis itu hendak beribadah. Beruntung, Abdi yang sedang mabuk datang menolong. Namun nasib malang menimpa Abdi ketika ia justru difitnah sebagai pelaku asusila tersebut. Akibat salah paham yang berkembang, Abdi pun terpaksa menikahi Laily demi bertanggung jawab atas tuduhan keji yang menjerat dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan