APKDock Logo
Sampul Novel Tunanganku Menikah dengan Sainganku

Tunanganku Menikah dengan Sainganku

8.4 / 10.0
Akibat alkohol oplosan, Julia pingsan dan terancam lumpuh akibat kerusakan saraf. Saat menguji kesetiaan Cayden Hewitt, sang tunangan justru bersikap dingin dan menyebut rivalnya, Liam, sebagai calon suaminya. Kecewa melihat Cayden bermesraan dengan Vivian, Julia pun memutuskan untuk menikahi Liam. Namun, ketika Julia hendak melangkah pergi, Cayden yang didera penyesalan mendalam memohon agar ia bertahan dan mengakui tidak bisa hidup tanpanya.

Tunanganku Menikah dengan Sainganku Bab 1

Di pesta ulang tahun sahabatku, aku meminum alkohol palsu dan pingsan karena keracunan.

Ketika aku bangun, aku mendengar dokter berkata bahwa kalau kondisiku parah, dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Aku menggoda tunanganku, Cayden Hewitt, menanyakan siapa aku dan di mana aku berada.

Dia ragu-ragu sejenak sambil menatapku, lalu memanggil musuhku, Liam Hewitt. "Namamu Julia, dia tunanganmu, kalian akan segera menikah."

Aku terdiam, berpikir dia juga sedang bercanda.

Pada saat ini, sahabatku, Vivian Green, malah merangkul lengan Cayden, mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta.

....

Aku berpikir Cayden akan tertawa dan berkata, "Tentu saja kamu adalah Julia-ku tersayang."

Kami telah menjalin hubungan selama 3 tahun, merupakan pasangan yang membuat semua orang merasa iri.

Namun, Cayden terpaku selama 2 detik. "Tunggu sebentar."

Sebelum aku bisa menghentikannya, dia bangkit dari kursi dan berlari keluar.

Dia menghadang dokter, menanyakan apakah keracunan alkohol dapat menyebabkan kehilangan ingatan.

Setelah mendapatkan jawaban yang ambigu, dia melakukan tindakan yang membuatku tercengang.

Dia menghubungi musuhku, Liam.

Sebelum memasuki bangsalku, mereka berbicara di depan pintu.

Mungkin karena memeriksa lewat jendela kecil dan memastikan aku sudah tidur, jadi Cayden tidak memelankan suaranya. "Saat kita masuk nanti, katakan kamu adalah tunangannya. Lagi pula, dia tidak ingat apa pun sekarang."

Hatiku tenggelam sedikit demi sedikit. Karena dalam nada suara Cayden, aku tidak mendengar kekhawatiran atau kepanikan, hanya ada kegembiraan, kegembiraan yang nyaris sulit untuk disembunyikan.

"Aku sudah bertanya pada dokter, kondisinya hanya bersifat sementara. Dia mungkin akan segera pulih," ucap Cayden.

Suara Liam yang rendah dan serak perlahan terdengar. "Lalu kenapa kamu menyeretku ke dalam sandiwara ini?"

Nada suaranya menunjukkan ketidaksabaran dan kedinginan.

Liam adalah adik sepupu Cayden, kami telah berselisih berkali-kali, baik secara terbuka maupun tertutup. Di setiap perselisihan merupakan pertempuran untuk menghancurkan satu sama lain.

Cayden berdeham pelan sambil merendahkan suaranya, "Lakukan saja apa yang kukatakan. Anggap saja ... anggap saja kamu membantuku."

"Tidak mau," balas Liam dingin sambil hendak berjalan pergi, tapi Cayden langsung menahannya.

"Ayolah, bantu aku. Aku akan terus terang padamu. Akhir-akhir ini, dia terus menerus mengungkit masalah pernikahan, dan itu membuatku gila. Karena dia tidak mengingat apa-apa, biarkan kakak sepupumu ini beristirahat sebentar, biarkan aku bersantai untuk sementara waktu."

Liam tertawa dingin dan membalas, "Bukan hanya itu saja, bukan?"

Cayden terbatuk lagi. "Aku ... aku memiliki orang lain yang harus kubujuk, dan lagi, kamu juga tidak rugi."

Tanganku mencengkeram seprai dengan erat, hatiku perlahan-lahan hanyut bagaikan sebuah perahu yang berlayar sendirian di lautan yang luas.

"Coba kamu pikirkan," lanjut Cayden. "Kalau kamu adalah tunangannya, kamu bisa membuatnya menandatangani perjanjian relokasi itu. Bukankah selama ini kamu frustrasi karena dia tidak menyetujuinya?"

Gema yang berat bergema di dadaku yang hampa. Aku tidak percaya orang yang sangat dekat denganku beberapa jam yang lalu, ternyata tega mengkhianatiku seperti ini.

Saat hatiku merasa gelisah dan panik, pintu bangsal terbuka. Mereka masuk, diikuti oleh Vivian.

Ketika Cayden melihat mataku yang terbuka, dia membeku sejenak, lalu dengan cepat mendorong Liam ke depan. "Namamu Julia, dia tunanganmu, kalian akan segera menikah."

Dia bahkan tidak lupa menjaga jarak. "Aku kakak sepupunya, kelak kita akan menjadi keluarga."

Aku mencoba untuk duduk, tapi tanganku yang menahan beban tubuhku malah gemetar. "Kamu ...."

Pada saat ini, Vivian melangkah maju, dengan santai merangkulkan lengannya ke lengan Cayden.

Kepalanya bersandar pelan di bahu Cayden, seolah-olah dia yang menjadi pasangan pria itu selama 3 tahun, bukan aku.

Alis Cayden berkedut karena terkejut, tapi dia dengan cepat berhasil menenangkan diri.

Hanya saja, pandangannya saat menatapku menyiratkan rasa bersalah, dia menyentuh hidungnya dengan canggung.

Sisa kebingungan dan harapan terakhir dalam hatiku sirna, hanya menyisakan rasa sakit yang tersisa di setiap tarikan napasku.

Aku menenangkan diri, mengangkat sedikit kepalaku, dan tersenyum tipis pada Liam. "Tidak heran kamu satu-satunya orang di sini yang terasa familier bagiku."

Alis Liam sedikit berkerut, matanya yang tajam mengamatiku, seakan mencoba membaca pikiranku.

Saat ini aku sudah duduk sepenuhnya. "Tunangan ... uhuk! Maaf, aku lupa namamu. Bawa aku pulang."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tunanganku Menikah dengan Sainganku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bittersweet
9.0
Arvin Bintang Mahatama dan Hana Farsya Aurina bertetangga sejak kecil. Meski Arvin sangat jahil sedangkan Hana manja tapi dewasa, mereka tak terpisahkan dari TK hingga SMA. Hubungan keduanya kerap diwarnai pertengkaran bagai Tom and Jerry akibat perbedaan sifat. Memasuki masa remaja, persahabatan erat ini diuji oleh tumbuhnya benih-benih cinta. Akankah ikatan platonis mereka mampu bertahan saat perasaan baru mulai mewarnai kisah pahit manis di sekolah?
Sampul Novel Cinta Beda Usia
9.8
Mengisahkan kehidupan seorang janda yang mendadak berubah pada suatu malam. Saat terbangun dalam kondisi setengah sadar untuk pergi ke kamar mandi, langkahnya terhenti di depan kamar anak laki-lakinya yang telah menginjak usia 18 tahun. Pintu kamar tersebut tampak sedikit terbuka, menyisakan celah kecil. Dari dalam ruangan itu, ia sayup-sayup mendengar suara napas yang terengah-engah, memicu rasa ingin tahu sekaligus kecemasan mendalam tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Sampul Novel Dia Lebih Dari yang Kamu Pikirkan
9.0
Samuel, sang taipan senjata global, menggemparkan publik saat mendekati Marsha, perempuan yang kerap dipandang sebelah mata dan dinilai hanya mengandalkan kecantikan. Namun, opini publik berbalik saat rahasia Marsha terbongkar. Ia ternyata seorang ilmuwan genius, ahli medis, dan pewaris sah sindikat bawah tanah. Di balik segala huru-hara tersebut, Samuel justru mengeluh di media sosial karena sang istri yang bersikap dingin dan menganggap dirinya sebagai musuh.
Sampul Novel Maafkan Aku Mam
9.5
Pesona fisik Andre yang atletis seketika menyulut hasrat terpendam sang tante. Sejak berjumpa di toko Albert, rasa penasaran terus membayangi pikirannya hingga kini memuncak dalam sentuhan penuh damba. Andre pun memilih pasrah dan menyerahkan dirinya secara utuh malam itu. Dengan perlahan, ia menanggalkan pakaiannya demi menggoda sang tante yang sudah tidak sabar lagi untuk menuntaskan seluruh rasa penasaran yang mengusik hari-harinya.
Sampul Novel Menyukai Bos Pengusaha
8.4
Maya memulai karier barunya sebagai asisten eksekutif di perusahaan raksasa. Bagi perempuan muda berbakat dan berdedikasi tinggi ini, pekerjaan tersebut adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan profesionalnya. Walau harus berhadapan dengan ritme kerja yang super padat dan sempat didera kecemasan pada awalnya, Maya tidak menyerah. Ia bertekad menyuguhkan kinerja terbaik dalam setiap tanggung jawab guna menggapai kesuksesan di lingkungan barunya.
Sampul Novel Paman Terobsesi Padaku
8.3
Kehidupan indah Serena hancur seketika setelah orang tuanya tiada. Kini, ia harus menghadapi perubahan drastis Paman Xavier yang dahulu sangat menyayanginya. Sang paman bertransformasi menjadi sosok posesif yang mengontrol ketat setiap jengkal kebebasan Serena. Di balik kelembutan Xavier saat keinginannya dituruti, tersimpan ancaman senjata tajam yang siap mengintai tiap kali Serena membangkang. Serena pun terjebak dalam lingkaran obsesi mengerikan pamannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan