APKDock Logo
Sampul Novel Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

8.6 / 10.0
Sebagai saudara kembar yang sama-sama menderita penyakit ginjal parah, harapan hidup muncul saat dua ginjal donor tersedia untuk kami berdua. Namun, adikku menuntut kedua organ tersebut demi dirinya sendiri. Saat aku menolak, tunanganku justru mengurungku di rumah dan membiarkan adikku mengambil paksa hak hidupku. Dia menuduhku egois tanpa menyadari bahwa keputusan kejamnya telah menutup kesempatanku untuk bertahan hidup, karena sisa waktuku di dunia ini tidak lama lagi.

Tunanganku Mendonor Ginjalku Bab 1

Aku dan adik perempuanku adalah saudara kembar. Kami sama-sama menderita penyakit ginjal yang parah.

Kami akhirnya mendapatkan dua buah ginjal dari donor. Dokter ingin mentransplantasikan masing-masing satu pada kami.

Namun, adikku menangis dalam pelukan tunanganku. Dia ingin kedua ginjal itu untuk dirinya sendiri.

Aku menolak, jadi tunanganku mengurungku di rumah dan mempersilakan adik perempuanku menerima kedua donor ginjal itu.

Dia memegang daguku sambil berujar memperingatkanku.

"Sakitmu nggak selama adikmu. Dia hanya ingin hidup seperti orang normal. Kenapa kamu begitu egois? Apa kamu nggak bisa menunggu ginjal berikutnya?"

Sayangnya, tunanganku tidak tahu bahwa aku tidak dapat menunggu ginjal berikutnya karena aku akan segera meninggal.

Saat mengetahui ada dua sumber ginjal dan kami berdua bisa sama-sama mendapatkan transplantasi ginjal, aku menangis bahagia.

Setelah menunggu selama tiga tahun, pernikahanku dengan Hansen Juandi yang selama ini selalu ditunda akhirnya bisa terlaksana. Setelah menjalani operasi transplantasi ginjal, aku bisa menikah dengannya tanpa beban psikologis apa pun.

Saat aku tengah asyik menanti pernikahanku, adikku, Lidya Trioko, berlutut di hadapanku.

"Kak, aku sudah sakit selama bertahun-tahun dan aku benar-benar ingin merasakan punya tubuh yang normal. Kakak mau nggak memberiku kedua ginjal donor itu?"

Aku tercengang, aku tidak percaya Lidya memiliki niat seperti ini.

Sebelum aku bisa mengatakan apa pun, Lidya mencengkeram celana panjangku dan memohon dengan suara pelan.

"Kak, aku sudah sepuluh tahun lebih lama sakit daripadamu. Aku ingin sekali menjadi seperti orang normal."

"Aku mohon, berikan kedua ginjal itu padaku dan tunggu donor berikutnya. Kak Hansen pasti akan mencarikannya untukmu."

Sejak kecil, Lidya memang sangat egois. Dia selalu merebut barang-barangku dengan memanfaatkan penyakitnya, tapi tidak kusangka dia bahkan tega merebut ginjalku.

Aku melepaskan tangannya dan menolak permintaannya.

"Kedua ginjal donor itu diperuntukkan kita masing-masing. Sekalipun kamu mau dua-duanya, pihak rumah sakit nggak akan setuju."

"Aku juga lebih nggak setuju. Aku akhirnya menemukan ginjal donor. Aku hanya perlu menunggu operasi, lalu setelah itu bisa menikah dengan Hansen."

"Lagi pula, aku juga nggak tahu apa umurku akan cukup panjang untuk mendapatkan donor berikutnya. Lidya, hidup dengan satu ginjal juga cukup."

Begitu aku selesai berbicara, seseorang pun bergegas masuk. Orang itu membantu Lidya bangkit berdiri dari atas lantai dengan hati-hati, lalu langsung menuduhku.

"Revina, kok kamu tega membiarkan Lidya tergeletak di lantai begini. Dia itu sakit parah, apa kamu ingin membunuhnya!"

Aku menatap tunanganku yang tengah melindungi Lidya mati-matian itu dengan ekspresi datar, lidahku mendadak terasa pahit.

Sejak kapan Hansen dan Lidya menjadi begitu dekat?

Lidya menangis di pelukan Hansen, dia terlihat begitu menyedihkan,

"Kak Hansen, ini bukan salah Kakak. Kakak hanya … nggak mau mendonorkan ginjalnya padaku."

"Lebih baik aku mati saja. Aku nggak bisa hidup seperti orang normal, jadi lebih baik aku mati saja."

Begitu mendengar ucapan Lydia, ibuku yang baru saja masuk ke dalam rumah pun sontak menamparku dan memakiku dengan lantang.

"Bisa-bisanya aku melahirkan putri sekejam kamu yang tega membunuh adiknya sendiri!"

"Sejak kecil kamu memang licik dan suka sekali menindas Lidya. Sekarang, kamu bahkan nggak mau memberikan ginjal donormu pada Lydia. Jangan kira aku nggak tahu apa rencanamu!"

Ketika Hansen melihatku ditampar, dia mengernyit dan hendak berjalan menghampiriku. Namun, Lydia menghentikannya.

Adikku itu menangis dengan makin pilu.

"Ibu, setelah aku meninggal, Ibu harus baik-baik sama Ayah. Ibu telah memberikan begitu banyak padaku selama ini. Maaf aku belum sempat berbakti pada Ibu."

"Kak Hansen, terima kasih telah mencarikan ginjal untuk kami. Tapi, aku nggak pantas menerimanya. Aku akan membalas budi baikmu di kehidupan selanjutnya ...."

Mendengar ancaman Lydia, ibu kami segera memeluknya dengan gelisah dan membujuknya dengan manis.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tunanganku Mendonor Ginjalku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea, kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta bantuan gurunya. Insiden tak terduga di ruang guru tersebut mengubah segalanya. Rahasia ini menjadi awal mula hubungan asmara mereka yang rumit, menantang, dan penuh risiko.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta tulusku pada Bima Wijoyo berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang di studio seni yang terbakar demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Aku terbangun di masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga berlangsung. Dengan memori kelam tentang kobaran api dan pengkhianatan mereka, kini aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami. Aku bersumpah tidak akan membiarkan diriku hancur untuk kedua kalinya.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali bersama seorang wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menjanjikan pesta pernikahan formal sebagai ganti atas keputusannya menikahi perempuan itu. Statusku sebagai putri bangsawan dan menantu konglomerat membuatku menolak keras menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan, aku akan membuat hidupnya hancur hingga dia jatuh miskin.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali berturut-turut di arena justru berujung pengkhianatan dari Roderick. Sang tunangan tega bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick sirna seketika demi menyatakan cinta pada wanita lain di depanku. Kecewa, aku langsung menghubungi ayahku, sang bos mafia besar. Kupastikan pernikahan kami batal karena aku akan mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan