
Tumbal Untuk Bisnis Gelap
Bab 3
Malam itu, aku datang ke kantor bosku dengan perasaan tak sabar.
Ketika melihatku masuk, George memberikan senyuman penuh arti dan membawaku ke sebuah ruangan khusus di dalam kantornya. Tak lama kemudian, sebaris wanita cantik yang mengenakan tank top ketat mulai masuk ke ruangan itu satu per satu.
Mataku langsung tertuju pada salah satu dari mereka. Seorang wanita dengan dada yang penuh dan tubuh yang sangat menggoda. George yang sepertinya langsung bisa membaca pikiranku, melambaikan tangannya kepada wanita itu.
"Matamu memang jeli bisa langsung milih yang terbaik! Namanya Mery. Ruangan ini aku tinggalkan untuk kalian berdua. Nikmatilah pengalamanmu!" Setelah itu, George pergi meninggalkan ruangan itu dengan dikelilingi oleh beberapa wanita lainnya.
Mery memiliki kulit seputih porselen, halus, dan hangat saat disentuh. Aroma alami susu menguar dari tubuhnya. Dadanya sangat besar, bahkan lebih besar dari wanita blasteran yang kulihat di kelab sebelumnya. Setidaknya, dia memiliki ukuran F.
Tubuh wanita itu menempel padaku, lalu berbisik di samping telingaku. "Ganteng, kami semua dipesan secara khusus, lho .... Air susu kami ada rasa stroberi, mangga, dan rasa mawar .... Coba tebak, susuku ini rasa apa?"
Bukan pria normal namanya jika aku bisa menahan godaan ini. Aku langsung membenamkan kepalaku untuk menghirup wangi dari tubuhnya. Semerbak aroma susu yang manis bercampur dengan aroma buah langsung menguar ke hidungku.
"Wangi nggak?" Dia menggenggam tanganku, lalu meletakkannya di tali bajunya. "Bantu aku lepaskan bajunya, Ganteng."
Kegembiraan langsung bergejolak dalam hatiku saat aku melepas pakaiannya yang tipis. Dada Mery yang penuh itu terpampang jelas di hadapanku. Ukurannya benar-benar besar dan sintal sekali!
Aku berbalik dan menindih Mery di bawah tubuhku. Dia terkekeh-kekeh dengan tangannya yang terus menggerayangi tubuhku. "Gimana? Rasanya nyaman nggak kalau disentuh?"
Anda Mungkin Juga Suka





