APKDock Logo
Sampul Novel Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

8.5 / 10.0
Demi menghukum pasangannya atas insiden yang membuat Nelly, cinta pertamanya, terkunci di kantor, William Yuardi mengurung wanita itu di gudang pendingin tak terpakai dengan semangkuk air. Namun, mesin pembeku itu mendadak aktif setelah ia pergi. Korban berjuang meminta tolong hingga dindingnya dipenuhi bekas darah dari jarinya. Tujuh hari kemudian, saat William membuka pintu untuk menuntut permohonan maaf, ia hanya menemukan seonggok mayat yang telah membeku sepenuhnya.

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin Bab 1

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri.

“Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!”

William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi.

Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku.

Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.

Setelah sibuk seharian, William melirik jam dan bertanya, “Sudah 3 hari, Mandy masih belum mau ngaku salah? Wanita itu benar-benar keras kepala!”

Nelly, cinta pertama William membawakan semangkuk sup ayam dan berkata, “Wil, sudahlah. Dia juga bukan sengaja. Sudah 3 hari, hukumannya sudah cukup.”

Setelah melihat Nelly, ekspresi William pun melembut. “Kamu terlalu baik hati. Andaikan Mandy juga sepengertian kamu.”

“Nggak usah begitu marah. Dia cuma terlalu peduli padamu.”

Setelah mendengar ucapan Nelly, William mengeluarkan ponselnya dan bertanya pada bawahannya, “Mandy sudah ngaku salah?”

“Belum. Tapi, di dalam nggak ada suara. Pak William, apa mungkin sudah terjadi sesuatu?”

“Memangnya apa yang bisa terjadi? Kalau dia masih nggak mau ngaku salah, biarkan saja dia lanjut tinggal di dalam!”

Seusai memutuskan sambungan telepon, wajah William kembali menjadi dingin. Sementara itu, Nelly terlihat sangat bangga.

‘William, kamu nggak akan pernah dapat balasan dariku lagi. Sebab, aku sudah mati!’

Tiga hari lalu, aku sudah mati. Setelah mereka semua pergi, gudang pendingin itu tiba-tiba menyala. Aku yang berada di dalam seorang diri tidak berhenti meminta tolong, tetapi tidak ada yang menolongku.

Awalnya, masih terdengar suara percakapan orang di luar pintu. Aku pun berusaha menggedor pintu dan meminta tolong. Namun, penjaga pintu bersikap sangat dingin.

“Kata Pak William, kamu harus introspeksi diri di dalam. Nyonya, jangan persulit kami.”

“Jangan! Aku mohon. Gudang pendingin ini sudah menyala! Cepat keluarkan aku!”

Namun, tidak terdengar suara apa pun lagi dari luar. Mereka sudah pergi. Awalnya, aku masih merasa tenang dan berusaha mencari jalan keluar. Namun, seiring dengan suhu yang bertambah rendah, aku sama sekali tidak mampu berpikir lagi. Aku hanya bisa berlari berkeliling untuk meningkatkan suhu tubuhku.

Pada akhirnya, aku bahkan tidak mampu berlari lagi dan merasa seluruh tubuhku sudah membeku. Aku meringkuk di ujung ruangan dan berharap bisa mendapatkan sedikit kehangatan.

Gudang ini awalnya digunakan untuk menyimpan makanan laut beku. Setelah barangnya dipindahkan, yang tersisa hanyalah rak. Aku menumpuk rak-rak itu di depanku dengan harapan bisa menahan hawa dingin. Namun, itu tetap tidak berguna.

Saat menyadari diriku akan segera mati, hatiku juga perlahan-lahan menjadi dingin. Saat melihat mayatku sendiri, aku benar-benar terkejut. Tubuh yang ditutupi dengan es di sudut ruangan itu adalah aku. Mataku dipenuhi dengan keputusasaan, kesepuluh jariku berdarah, sedangkan pintu dan dinding dipenuhi dengan bekas cakaranku.

Baru saja aku ingin mendekati mayatku, tubuhku tiba-tiba disedot oleh suatu energi dan datang ke sisi William. Saat mendengar ucapannya saat ini, aku merasa dia sangat konyol.

‘William, aku sudah introspeksi diri dengan pakai nyawaku. Di kehidupan selanjutnya, aku nggak mau ketemu sama kamu lagi!’

Aku berdiri di samping sambil menatap William dan Nelly yang saling bertatapan. Nelly menunjukkan ponselnya dan berkata, “Wil, aku sudah pesan tiket pergi ke pameran lukisan. Besok, temani aku ke sana, ya!”

“Oke. Ini sudah malam, kamu pergi istirahat saja dulu.”

Nelly menarik tangan William dan berkata, “Aku takut gelap. Temani aku, ya.”

William merasa tidak berdaya dan hanya bisa bangkit dari tempat duduknya.

Aku sudah lupa bahwa Nelly tinggal di rumahku. Sejak dia pulang dari luar negeri, hal pertama yang dilakukannya adalah menghubungi William. Dengan alasan dia merasa asing dengan tempat ini, dia meminta untuk tinggal bersama kami.

Hal ini benar-benar sangat konyol. Dia adalah penduduk kota ini dan baru hidup di luar negeri selama 5 tahun. Kenapa dia bisa merasa asing dengan tempat ini?

Ketika aku membantah, William hanya menjawab dengan kesal, “Mandy, orang tuanya nggak tinggal di sini. Apa kamu tahu seberapa bahaya seorang wanita tinggal sendiri?”

Aku tahu. Sebab, sebelum menikah, aku juga tinggal sendiri. Pada saat itu, William memberitahuku, “Mandy, wanita harus hargai dirinya. Sebelum nikah, aku nggak mau kita tinggal serumah.”

Setelah dipikir-pikir sekarang, dia benar-benar berstandar ganda.

William menemani Nelly pergi ke kamar tamu. Kamar tamu itu sebenarnya adalah kamar yang berada di samping kamar tidur utama dan ingin kubuat menjadi kamar anak kelak. Hanya saja, begitu datang, Nelly mengatakan dia menyukai kamar ini karena kamarnya terang. William pun langsung membiarkan dia menggunakan kamar itu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan kampus Bunga mendadak gempar setelah ia mengetahui kebenaran yang mengejutkan. Ezza, pria yang dijodohkan dengannya dan kini sah menjadi suaminya, tiba-tiba hadir sebagai dosen baru di sana. Kemunculan Ezza yang tidak disangka-sangka ini langsung memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai menyangsikan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada rencana rahasia yang disembunyikan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari terpaksa menjual kesuciannya kepada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Namun, takdir membawanya bertemu Damian, seorang duda tampan, di sebuah supermarket tanpa sengaja. Kini, Daiva berada di persimpangan asmara saat kedua pria itu mulai memperebutkan cintanya. Siapakah yang akan Daiva pilih sebagai pendamping hidupnya di tengah bayang-bayang masa lalu yang kelam?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia memeluk Evelyn dan membisikkan janji manis yang dulu sering ia katakan padaku. Melalui tatapan matanya yang sangat dingin, Brama menegaskan bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan