APKDock Logo
Sampul Novel Tinggal Bersama Mantan Suamiku

Tinggal Bersama Mantan Suamiku

8.0 / 10.0
Tiga tahun berpisah, takdir mempertemukan kembali Sarah dengan Michael, mantan suaminya, di ruang operasi. Michael berhasil diselamatkan, namun ia kehilangan ingatannya dan mengira mereka masih terikat pernikahan yang manis. Demi memenuhi permohonan mantan mertuanya, Sarah terpaksa berpura-pura menjadi istri Michael. Seiring berjalannya waktu, kelembutan Michael yang baru mulai menyentuh hati Sarah. Akankah ini menjadi awal yang indah, atau justru luka lama kembali membekas?

Tinggal Bersama Mantan Suamiku Bab 1

Suasana di rumah sakit yang berada di London terlihat sangat ramai seperti biasanya, khususnya di bagian Emergency Room beberapa perawat terlihat berlari kesana kemari sambil membawa peralatan yang diminta, begitu juga dengan para dokter yang terlihat sangat sibuk merawat pasien yang tak henti-hentinya datang. 

Seperti kali ini, dua orang paramedis datang sambil mendorong tandu ambulance yang dinaiki oleh seorang pria yang penuh luka dan tampak tidak sadarkan diri, seorang paramedis berada di atasnya sambil terus memompa dada pria itu.

Salah seorang perawat dan dokter segera menghampiri paramedis itu dan menuntun mereka ke salah satu tempat tidur yang kosong untuk memindahkan pasien.

“Kecelakaan lalu lintas, pasien awalnya masih sadar tapi tiba-tiba pingsan dan mengalami henti jantungnya ketika ambulans tiba di rumah sakit,” ucap salah satu paramedis memberikan penjelasan ketika mereka sedang memindahkan pasien.

Salah satu perawat langsung pergi mengambil defibrillator ketika mendengar hal itu, dan dokter yang berada di situ langsung mulai mengejutkan jantungnya.

“Dia kembali!” ucap dokter itu setelah melihat monitor alat jantung yang kembali memiliki garis naik turun.

Namun, meskipun mereka telah mendapatkan denyut jantungnya kembali, mereka tahu bahwa ini belum selesai, pasien masih dalam kondisi kritisnya.

“Sepertinya pasien harus dioperasi, siapa dokter bedah yang berjaga saat ini?” tanya dokter itu setelah memeriksa keadaan pasiennya. Dia masih seorang residen dan belum memiliki banyak pengalaman untuk melakukan operasi.

“Dokter Sarah.”

“Siapkan ruang operasi dan panggilkan dokter Sarah!”

***

Seorang wanita baru saja datang ke rumah sakit dengan memakai jaket dan membawa segelas kopi di tangannya, dia tersenyum ketika beberapa perawat, bahkan dokter menyapanya dengan penuh hormat.

Setelah menjadi residen selama tiga tahun, dia akhirnya telah menjadi dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal di London.

Saat sedang menuju ke tempat untuk berganti pakaian, wanita itu melihat ada seorang perawat yang sedang berlari dan sepertinya sedang menuju ke arahnya.

“Dokter Sarah!” panggil seorang perawat itu sambil menarik napasnya karena berlarian.

“Ada apa?” tanya Sarah dengan tegang. Dia sudah bisa membayangkan alasan perawat itu berlari ke arahnya, tapi Sarah masih ingin mencoba untuk menyangkalnya. Dia baru saja datang dan bahkan belum menghabiskan kopinya.

“Dokter dibutuhkan di ruang operasi tiga! Ada pasien emergency!” ucap perawat itu.

Sarah menghela napasnya, sepertinya lagi-lagi dia akan menghabiskan kopinya nanti. Dengan buru-buru, dia langsung menuju ke tempat ganti pakaian untuk menukar pakaiannya.

***

Tak lama kemudian, Sarah akhirnya berlari menuju ruang operasi dengan pakaian berwarna biru, lengkap dengan masker, dan penutup kepala. Begitu masuk, dia mencuci tangannya dulu untuk mensterilkan tangannya, dan masuk ke dalam kamar operasi.

Seorang perawat langsung menghampiri Sarah dan membantunya memakaikan sarung tangan dan gaun bedah.

“Kondisi pasien?” tanya Sarah saat dia sedang dibantu.

“Pasien adalah pria berumur sekitar 30-an, mengalami kecelakaan lalu lintas, sempat henti jantung dan sepertinya memiliki pendarahan di dalam,” ucap dokter yang tadinya memeriksa keadaan pasien itu.

Sarah mengangguk ketika mendengar hal itu dan akhirnya berjalan menghampiri pasien untuk segera membedahnya.

Namun, ketika pandangan Sarah melihat ke arah wajah pasien, Sarah terdiam ditempatnya. Wajah yang sedang memejamkan mata itu terlihat familiar. Dia memang sudah lama tidak melihat wajah pria itu, tapi dia tidak akan pernah melupakan wajah pria itu.

“Michael? Pasienku adalah Michael?” pikir Sarah yang mengenali pria itu.

Pria itu adalah mantan suaminya yang bercerai dengannya tiga tahun lalu. Dia pikir dia tidak akan pernah bertemu dengan pria brengsek itu lagi seumur hidupnya, tapi bagaimana bisa dia bertemu dengan mantan suaminya itu di meja operasi?

“Apakah ini kesempatan yang diberikan kepadaku untuk bisa membunuhnya? Aku masih mengingat dengan jelas waktu itu pernah bersumpah untuk membunuhnya suatu saat nanti! Apakah aku harus berpura-pura tidak sengaja memotong pembuluh darahnya dan membiarkannya mati karena pendarahan?” pikir Sarah yang mulai memikirkan bagaimana caranya untuk bisa membuat Michael mati tanpa membahayakan statusnya sebagai dokter bedah.

“Dokter Sarah?” 

Suara dari dokter yang memanggilnya membuat Sarah segera tersadar kembali.

“Maaf,” Sarah lalu berdehem, “Kita akan segera memulai operasinya. Scalpel!”

***

Sarah keluar dari kamar operasi dan langsung membuang masker yang dia kenakan. Wajahnya terlihat bermasalah.

“Seharusnya aku membunuhnya!” pikir Sarah yang menyesali keputusannya untuk menyelamatkan Michael.

Dia memang ada niat untuk membunuh mantan suaminya itu, tapi setelah dia pikirkan sekali lagi, dia adalah seorang dokter yang telah mengambil sumpah untuk menyembuhkan pasien yang datang dan memandang mereka sebagai pasien, tanpa prasangka.

Sarah menghela napasnya dan langsung keluar dari ruang operasi itu, dia harus pergi meminum kopinya.

“Dokter? Bagaimana keadaan anakku?”

Begitu Sarah keluar, dia langsung dihampiri oleh sepasang suami istri yang sepertinya sejak tadi menunggu seseorang untuk keluar dari ruang operasi itu.

Sarah sedikit terkejut, tidak menyangka bahwa ada orang yang sedang menunggu operasi Michael. Bukannya dia adalah pasien yang kecelakaan lalu lintas? Apakah mereka sudah berhasil mendapatkan identitasnya dan menghubungi keluarganya?

“Sarah? Bukankah kamu Sarah?” tanya pria tua itu yang mengenali Sarah terlebih dahulu.

Istrinya yang tadinya terlihat khawatir, segera memandang Sarah lekat-lekat ketika mendengar ucapan suaminya, raut wajahnya segera berubah begitu dia menyadari di depannya adalah Sarah.

“Kamu benar! Ini adalah Sarah. Tunggu dulu, apakah kamu yang mengoperasikan anakku?!” jerit wanita tua itu yang tiba-tiba merasa kesal.

“Operasinya berjalan dengan lancar, saat ini pasien sudah dipindahkan, kita tinggal menunggu pasien untuk segera sadar,” jawab Sarah sambil mengeluarkan senyuman profesionalnya.

“Lihat kelakuannya yang tidak punya sopan santun! Apakah kamu berpura-pura tidak mengenali kami?” jerit wanita tua itu sambil menunjuk-nunjuk Sarah. 

“Ah! Maafkan aku! Bagaimana bisa aku tidak mengenali Nyonya Collins. Wajahmu sangat berubah semenjak terakhir kali kita bertemu. Haruskah aku memberikanmu kontak Dermatologist yang bagus? Kamu bisa mendapatkan diskon jika menyebutkan namaku,” jawab Sarah sambil tersenyum manis.

“A-Apa? Lihat dirimu yang mulai membalas perkataanku! Apa maksudmu aku telah bertambah tua?!” jerit wanita itu lagi.

Kali ini, Sarah tidak memperdulikannya lagi, dia hanya menatap pria tua yang berada disamping istrinya dan menganggukkan kepalanya lalu segera pergi dari tempat itu.

Sarah memegang tangannya yang tanpa sadar gemeteran. 

“Kamu sekarang orang yang berbeda, Sarah. Kamu sudah menjadi dokter bedah!” pikir Sarah untuk menguatkan dirinya. Dia tidak menyangka dia masih akan takut ketika melihat ibu mertuanya itu.

Sarah yang sedang menuju ke tempat ganti pakaian untuk mengambil kopinya, langsung mengubah haluannya untuk mencari dokter residen yang ikut operasi bersamanya tadi. 

Dia memang sudah mencoba untuk tidak takut, tapi sebaiknya dia menghindar, dia tidak bisa menemui keluarga Michael lagi ketika Michael sadar, dan menyuruh dokter itu untuk melakukannya.

Sarah segera tersenyum begitu Alex-dokter itu- mengangguk mengerti. Namun, Sarah sama sekali tidak menyangka dalam beberapa jam kemudian, dia akan menemui Michael dan keluarganya lagi.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Tinggal Bersama Mantan Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Delasio
8.0
Kebiasaan Alesio mempermainkan wanita hancur seketika saat Adela mempermalukannya di depan publik. Namun, ketika musuh-musuh berdatangan untuk menjatuhkan Alesio, Adela justru hadir menyelamatkannya. Dari sana, hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan erat. Sayangnya, kedekatan ini perlahan menguak rahasia kelam masa lalu yang saling terikat. Saat luka lama terungkap, Alesio memilih menjauh dan menyesali persahabatan yang kini dianggapnya tak pernah boleh ada.
Sampul Novel Feng Na Na
9.4
Terbangun dengan pakaian kuno, aku merasakan nyeri hebat akibat guncangan di dalam kotak kayu. Padahal, memori terakhirku adalah mati mengenaskan akibat pengkhianatan tunanganku sendiri. Rasa sakit ini menegaskan bahwa aku tidak bermimpi. Ketika mencoba bangkit, aku terkejut mendapati diriku berada di dalam sebuah peti mati. Bagaimana mungkin aku bisa kembali bernapas setelah pembunuhan itu? Misteri apa yang sebenarnya sedang terjadi pada hidupku sekarang?
Sampul Novel Melangkah Keluar dari Masa Lalu
9.1
Setelah terlahir kembali, Vivi bertekad menjauhi Jacky Halim demi menghindari nasib tragis disiksa hingga tewas seperti di kehidupan lalu. Ia menuruti semua penolakan Jacky dengan pindah rumah, pergi ke Hawaii, hingga meninggalkan kota setelah lulus. Demi ketenangan hidup, Vivi bahkan mencari kekasih baru agar wanita idaman Jacky tidak salah paham. Namun, saat Vivi telah melangkah maju bersama pacar barunya, Jacky justru datang menghadang dan memintanya kembali.
Sampul Novel Menikahi Ayah Kekasihku
8.0
Celeste terpaksa menikahi taipan berkuasa, Dominic Mercer. Namun, pernikahan ini menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bahwa suami barunya adalah ayah kandung Adrian Mercer, pria yang menjadi kekasih rahasianya selama tiga tahun. Kini Celeste terjebak dalam dilema besar di rumah tangga barunya yang dingin. Ia harus memilih antara jujur atau terus bungkam. Jika rahasia ini tercium oleh Dominic yang kejam, bahaya besar siap menghancurkan hidup Celeste dan Adrian.
Sampul Novel My Tsundere King
8.3
Menginjak usia 16 tahun di kelas 11, kehidupan Ratu Gifara mendadak penuh gejolak. Ia terus terlibat pertikaian sengit setiap hari dengan Raja, cowok dingin bermata hitam yang selalu sinis padanya. Sifat keras kepala membuat keduanya menolak berdamai hingga lulus sekolah. Tanpa Ratu ketahui, ada kesepakatan rahasia yang dibuat orang tuanya dengan pihak lain. Sementara itu, Raja yang terkenal bermulut pedas rupanya menyembunyikan begitu banyak misteri besar yang belum terpecahkan.
Sampul Novel Sang Pemuas Nafsu
7.9
Kehidupan seorang mahasiswa beasiswa yang cerdas namun sederhana seketika berbalik arah. Kehilangan sahabat terbaik menjadi titik balik yang mengubah pemuda biasa ini menjadi sosok magnetis bagi para wanita di kampusnya. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia justru terjerat dalam pusaran daya tarik baru yang tak terduga. Hubungan romansa dewasa yang penuh gairah pun mulai menyelimuti hari-harinya, membawanya masuk ke dalam konflik asmara yang kompleks dan mendalam.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan