APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel THE BIG PRETTY

THE BIG PRETTY

Angel Wings bimbang saat Zeus Bima Anggara dan Frenzy Sakti Anggara menembaknya bersamaan. Di balik keinginan dicintai, tubuh berbobot 80 kg membuat Angel tidak percaya diri. Dilema ini kian pelik karena Agatha, sahabatnya, menaruh hati pada Zeus. Sementara itu, Thea Zenu Otis siap memusuhi Angel jika ia memilih Frenzy. Terjebak masalah berat badan dan konflik pertemanan, siapakah yang akhirnya akan Angel pilih?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Ini untukmu, ambillah!"

Seseorang dengan suka rela mengulurkan tangan dan membawakan saputangan untuk Angel.

Dia asing bagi Angel. Jelas karena Angel baru di sekolah ini, tetapi pemuda ini sudah baik kepada dirinya.

"Siapa kamu?"

Angel masih sesenggukan. Dia menghapus air matanya dengan kasar dan sesegera mungkin menghilangkan kesedihannya, lalu berdiri bertatapan muka dengan pria itu.

"Hapus air matamu dengan ini. Aku tidak suka melihat seseorang menangis, terutama dia seorang gadis. Aku tidak tahan dengan hal itu," tuturnya menambahkan, sembari memandang Angel dengan mata yang membulat besar dan dagu yang mengangkat.

Seakan memuji. Murid yang berseragam sama itu mencoba menghibur Angel memakai kata-kata manis. Meski itu cukup berhasil.

Malu tapi mau. Angel menggerakan tangan kanannya, perlahan meraih sapu tangan yang dikhususkan untuknya.

"Ini untukmu." Tindakannya membuat Angel tersentak. Pemuda itu langsung saja memberi saputangan kepada Angel tanpa melihat status gadis tersebut.

Dia memaksa, Angel membulatkan mata, dadanya berdegup dengan cepat, merasa pemuda tersebut terlalu agresif kepada dirinya.

"Tidak usah dikembalikan. Ambil saja. Jika kau menangis kembali, maka dirimu bisa menggunakannya lagi."

Angel mengernyitkan alis, menyipitkan mata dan menaikkan pandangan. Dia sungguh dilanda kebingungan terhadap pemuda yang entah darimana datangnya itu?

Belum sempat Angel berterima kasih, pemuda itu sudah pergi terlebih dahulu. Angel juga belum sempat mengenalkan namanya.

"Siapa dia?"

"Apa ini?"

Angel mengulum bibirnya. Mengepal saputangan dari pemuda itu dan berkata, "Untuk apa ini?"

Tidak tahu harus digunakan untuk apa saputangan pemberiannya? Angel heran pada pemuda yang mau memberikan dia sebuah barang seperti saputangan. Sedangkan selama ini tidak ada pria yang mau mendekatinya meski Angel telah bersikap baik.

Sempat dihina dan dipermalukan. Perasaan Angel hancur layaknya vas bunga yang terjatuh dari atas meja. Tercecer di lantai. Sempat terbesit tidak ingin bersekolah lagi, tetapi setelah kejadian tersebut Angel mengurungkan niatnya untuk berhenti sekolah kendatipun Angel harus siap menerima semua risikonya.

"Siapa juga pria itu? Mengapa dia mau memberikan saputangannya? Baru pertama kali melihatnya, tapi mengapa dia sudah sangat baik kepadaku?"

Angel terpikat dengan tindakan yang pria itu lakukan untuknya. Kendati Angel sendiri tidak percaya dengan cinta pertama, tetapi tidak menutup kemungkinan dirinya akan mencintai pria misterius itu. Entah?

Angel menyimpan saputangan itu dengan baik. Dia tidak mencuci atau memakainya, sebaliknya Angel menaruhnya di dalam kotak yang cukup besar dan menyimpan saputangannya dengan sebaik mungkin.

"Aku akan memakainya, jika aku bertemu dengannya nanti."

Angel sudah sampai di rumah. Angel tak berniat untuk memakai saputangan itu sebenarnya. Dia terus memandangi kotaknya meski sudah berada di dalam lemari.

Ini pertama kalinya Angel menerima pemberian dari orang lain. Sebelumnya, jangankan memberi saputangan, mereka saja enggan mendekati Angel. Wajar, Angel sering merasa kesepian. Lebih menutup diri dari orang banyak.

Alasan kenapa mereka menjauhi Angel, hanya hal sepele. Karena Angel tidak memiliki tubuh ideal.

Ya, tubuhnya gempal, bahkan hampir menembus angka 85 kilogram berat badannya.

Membuat Angel dipandang rendah oleh teman-temannya. Semasa SMP dirinya sering mendapat bullya dari murid-murid yang lain.

Terutama mereka yang berstatus keluarga kaya. Sedangkan Angel hanya anak dari garis keturunan tidak mampu.

Angel tidak memiliki Ayah. Ayahnya meninggal ketika Angel berusia 5 tahun. Sungguh kenangan akan kehadiran ayahnya sama sekali tidak Angel miliki.

Terlalu dini saat itu. Angel hanya mengingat beberapa momen saja, yaitu ketika kematian ayahnya. Momen itulah yang masih melekat di benak Angel.

****

Di lain kesempatan.

"Hahaha, bagaimana Sayang, apakah ini seru?" Seorang laki-laki berteriak dengan riang, sembari mengemudi supercar di jalan raya yang terbilang ramai.

"Bagaimana sayang?!" Dia berteriak untuk kekasihnya yang juga ikut bersama dengan di kursi kiri.

"Aaaa! Hati-hati Zeus."

Seorang gadis mengeluarkan suara ketakutan. Bagaimana tidak? Pemuda yang masih duduk di bangku SMA, mengemudi dengan sangat gila. Bahkan kegilaannya ini sudah sering menimpa wanita-wanita polos seperti gadis itu.

Rata-rata kecepatan mobilnya mencapai 120 km/jam bahkan bisa lebih dari itu. Jelas hal yang tak waras menimbulkan kepanikan bagi penumpang yang duduk di samping kursi pengemudi. Ditambah pemuda yang masih berseragam sekolah itu mengemudi di jalan raya yang cukup ramai.

"Awas!" Pacarnya dengan keras memperingati, Zeus.

Benar Zeus Bima Anggara. Pemuda berusia 18 tahun, yang berstatus seorang pelajar.

Zeus tidaklah waras. Dia mengemudi di jalan raya dengan kecepatan tinggi, meskipun mobil yang dikendarainya adalah supercar, tetap saja itu bisa membahayakan nyawanya dan orang lain.

"Hati-hati! Awas di depan sana!"

Sania, gadis yang sedang Zeus pacari itu terus berteriak mengingatkan Zeus untuk berhati-hati.

Zeus tidak mempedulikannya. Dia tertawa riang. Setiap mendengar teriakan Sania, Zeus merasa puas. Terutama dia bisa menyalip mobil-mobil yang ada di depannya. Kendaraannya melaju zig-zag dengan kecepatan tinggi.

"Hentikan ini Zeus! Aku ingin keluar dari mobil ini!"

"Zeus!"

"Berhenti Zeus!"

Kendati Sania sudah memohon untuk berhenti, Zeus sebaliknya menutup telinga dan mata tak peduli dengan teriakan Sania, atau ketakutannya. Hanya satu yang Zeus pedulikan. Yaitu kesenangannya saja tertawa bahagia di atas penderitaan orang lain.

Zeus senang dengan ketakutan yang orang lain ciptakan. Menurutnya itu adalah permainan yang sangat menyenangkan.

"Zeus kau keterlaluan! Cepat berhentikan mobilnya, atau aku akan melompat keluar!"

Sania mengancam ingin keluar secara paksa. Perkataannya tidaklah omong kosong belaka. Lihat saja bola matanya yang membulat besar dan masamnya wajah Sania, menandakan dia sangat marah.

BRUK ….

Zeus mengerem mendadak. Sania terhantuk ke depan dengan keras. Sedangkan Zeus hanya biasa-biasa saja.

PLAK ….

Sania tidak ragu menampar pipi Zeus saat itu juga, hingga meninggalkan bekas di pipi Zeus.

"Kita putus!"

Sania keluar dari mobil Zeus. Lalu menutup pintunya dengan keras. Zeus sedikit tersentak, tetapi itu bukan masalah untuknya.

"Pergi saja sana. Lagipula aku tidak membutuhkan wanita penakut seperti dirimu!"

"Aku bisa mendapatkan 1000 wanita seperti dirimu dengan sangat mudah. Untuk apa aku peduli dengan hal itu."

Tidak ada niatan baginya untuk mengutarakan maaf atau membujuk Sania.

Siapa saja yang memutuskan keluar dari mobil, maka Zeus tak lagi menganggapnya ada.

"Untuk apa aku mengejar wanita seperti dia? Penakut. Baru saja aku mengajaknya mengendarai mobil ini, dia sudah marah, dan minta putus dariku. Ah, terserah kau saja!" pekik Zeus tanpa penyesalan.

"Sebaiknya aku pergi mencari yang baru," tuturnya percaya diri.

Memakai kacamata hitam, menaikan dagu dan membusungkan dada. Zeus menginjak pedal gas, lalu pergi.

Kejadian ini tidak membuatnya kapok atau menyesal. Jelas, dalam kehidupan Zeus tidak ada kata penyesalan, kendati sudah ada ratusan wanita yang minta putus saat itu juga.

Hal ini tidak terjadi kepada Sania saja. Entah tidak dapat terhitung sudah berapa wanita mengalami hal yang serupa seperti Sania?

Zeus bukanlah orang biasa. Ya, dia anak dari penguasa terkenal di negara ini. Zeus anak pertama dari pasangan keluarga Anggara, yang terkenal memiliki perusahaan Internet terbesar yang ada di negara ini.

Bukan tanpa sebab dia sangat mudah mendekati para kaum wanita, karena statusnya itu.

Zeus terkenal seantero negeri, sebab memiliki paras yang rupawan. Rahang yang lebar dan hidung yang mancung. Serta kulitnya putih susu dan lesung pipi di kanan dan kirinya.

Bukan hanya itu saja yang membuat Zeus terkenal. Dia juga dijuluki playboy, tapi lebih tepatnya buaya darat yang kaya raya.

Wanitanya di mana-mana. Tidak terhitung berapa kali dia berkencan dengan seorang wanita, tetapi dari ribuan wanita yang sudah dipacarinya tidak ada yang bisa bertahan dengan Zeus selama 24 jam.

Setiap kali Zeus mengajaknya berkencan, pasti saja dua jam berikutnya wanita itu mengatakan putus, seperti yang ditunjukan Sania tadi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dia Meninggalkan Suaminya Setelah Dia Menemukan Rahasianya
8.6
Lima tahun membina rumah tangga, Tobias Stevens jatuh miskin dan terlilit utang, memaksa Dorothy bekerja keras demi menghidupi Margaret, putri mereka. Suatu hari, Dorothy mengajak Margaret ke taman bermain impian dari hasil jerih payahnya. Namun, mereka justru mendapati Tobias di sana bersama Liza Briggs, cinta pertamanya, dan anak mereka. Tobias bahkan menyewa seluruh tempat itu secara privat, sementara istri dan putrinya sendiri diusir oleh petugas.
Sampul Novel Bukan Gadis Simpanan
9.2
Carl Davidson gemar menjahili Samantha Walker sejak kecil dengan menaruhnya di meja tinggi hingga menangis. Kebiasaan unik ini bertahan hingga Carl sukses menjadi miliuner otomotif. Kini, ia tidak hanya mendudukkan Samantha di meja, tapi juga membawanya ke ranjang. Di tengah stigma buruk masyarakat yang melabelinya sebagai gadis simpanan, mampukah Samantha mempertahankan kehormatannya dan bersanding dengan Carl di pelaminan?
Sampul Novel Ikatan Cinta yang Unik
9.6
Yvonne hancur setelah memergoki tunangan dan saudarinya berselingkuh. Di tengah kepedihan, ia tak sengaja tidur dengan pria asing hingga hamil. Diusir ayahnya, Yvonne merantau dan kembali enam tahun kemudian sebagai dokter sukses bersama Aiden, putra jeniusnya yang jago meretas. Saat Aiden ingin mencarikan jodoh untuk ibunya, pria misterius dari masa lalu muncul mengaku sebagai ayah Aiden. Perjuangan Aiden menyatukan mereka pun dimulai.
Sampul Novel Ilusi Cinta: Mengungkap Topeng Kekasihku yang Licik
8.9
Karlee dikhianati oleh sang tunangan. Di tengah rasa hancur, ia bertemu Brian Olson yang memikat. Pertemuan semalam membawa mereka pada pernikahan kontrak yang terburu-buru. Brian terlihat sangat tulus, tetapi itu semua hanyalah tipu muslihat yang direncanakan. Begitu tahu dirinya mengandung, Karlee yang murka menuntut perceraian. Brian kini didera penyesalan mendalam dan memohon kesempatan kedua agar mereka tidak terpisahkan selamanya.
Sampul Novel Istri Keempat
9.2
Airin selalu menjadi anak berbakti yang patuh pada kehendak orang tuanya. Namun, ujian terberat datang ketika ia dipaksa menjadi istri keempat dari miliarder bernama Saka Januar Pradipta. Banyak yang mengira Airin pasrah, padahal di balik kepolosan itu ia menyimpan sifat licik dan manipulatif. Sayangnya, taktik licik Airin tidak mempan di hadapan Saka. Sang suami baru justru mampu membaca seluruh topengnya dengan mudah, membuat Airin tak berkutik.
Sampul Novel Kosan Satu Nusa
9.7
Bagi mahasiswa perantau dari aneka daerah, Kosan Satu Nusa tampak seperti tempat tinggal biasa. Padahal, bangunan sederhana ini menyimpan berbagai kenangan mendalam yang terukir seiring berjalannya waktu. Setiap sudutnya merekam dinamika kisah hidup para penghuni yang tinggal di sana. Lewat novel ini, Anda akan diajak menyelami jalinan kisah penuh makna tentang hangatnya persahabatan serta lika-liku pengalaman masa muda yang tidak terlupakan di perantauan.