APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Bastard CEO

The Bastard CEO

Demi seorang pewaris, CEO berdarah dingin Adam Ford memaksa Angelina Wilson menyetujui kontrak dua tahun. Namun, karena dianggap mandul akibat tak kunjung mengandung, Angelina diusir oleh keluarga Ford. Tujuh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Kali ini, Angelina datang bersama seorang anak laki-laki yang memiliki paras sangat mirip dengan Adam. Akankah rahasia besar tentang asal-usul sang putra akhirnya terungkap di hadapan Adam?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Tanda tangani dokumennya sekarang,” suara bariton milik Adam itu terasa meluruhkan segenap tulang dalam tubuh Angelina—wanita berkulit putih gading—yang baru selesai menyeka air mata di kedua pipinya.

“Dokumen?”

“You know what they say, nothing in the world is free.”

Kedua kaki Angelina bergetar sesaat setelah Adam mengucapkan kalimat yang membuatnya bingung, “Aku tahu, Tuan Ford. Maksudku, dokumen apa yang sedang kau bicarakan?”

“Aku sudah membantu Rupert yang payah itu dari semua urusan utang-piutangnya, bukan? Jadi, kini giliranmu yang harus membayarnya.”

Adam benar. Dia hadir di waktu yang tepat. Ayahnya merupakan seorang pecandu alkohol serta permainan kartu dengan nilai taruhan yang tak sedikit nominalnya, pria tua bangka itu menjadi sasaran samsak para petugas klub sebab dia tak mampu membayar dan mereka bahkan nyaris saja mengakhiri usianya di atas meja judi jika Adam tak segera bertindak sebagai juru penyelamat.

“Tolong, berhenti menghinanya.”

Sepasang mata abu-abu Adam yang tajam sontak menyipit, “Aku hanya berkata sesuai dengan fakta yang ada, Nona Wilson. Terus terang, aku heran. Bagaimana caranya dia sanggup untuk menghidupi keluarganya selama ini padahal dia pun tidak mampu mengurus dirinya sendiri?”

Kepala Adam kemudian mengarah pada sesosok pria dalam balutan kaus polo usang yang tengah tergeletak tak sadarkan diri di lantai. Dia berdecih dan mengembalikan jenis tatapan penuh cemoohnya ke depan. Raut wajahnya yang diterpa sebagian lampu sorot sulit diterka. Apa dia sedang marah atau justru hanya ingin mengejek Angelina? Wanita itu juga tak tahu yang mana.

“Jaga lidahmu, Tuan Ford.”

Adam kembali menyunggingkan senyumnya, sementara satu alisnya menekuk ke atas dan pria itu lagi-lagi berujar, “Kau tidak perlu mengajariku. Berhentilah menciptakan perdebatan, segera bubuhi tanda tanganmu di kolom yang tersedia.”

“Aku tidak menge—”

“Bawakan seluruh berkasnya kemari, Roland!” potong Adam yang menoleh pada seorang pria setinggi seratus-tujuh-puluh-dua senti di sampingnya.

Sosok yang disebut-sebut bernama Roland itu mengangguk, lantas menyerahkan lembaran kertasnya ke Adam. Pria yang tengah duduk bertopang kaki sambil menyesap satu seloki gin-nya itu langsung menyambar benda di tangan Roland dan melemparkannya pada Angelina. Dia seketika tersentak sebab menerima barang yang mendarat di dadanya secara tak terduga-duga.

“Kau sangat sopan,” sindir Angelina diiringi gertakkan giginya.

“Bacalah sekarang.”

“Apa isinya?”

“Bukankah aku sudah memintamu untuk memeriksanya, Nona Wilson? Apa kau tidak pernah mengenyam bangku pendidikan dan punya kemampuan baca tulis?”

Sungguh, Angelina ingin sekali meninju dan menghancurkan rahang Adam, tetapi dia berusaha menahan emosinya karena enggan menambah satu masalah lain di hidupnya yang terlanjur berantakan. Wanita itu menghela napas, kemudian mulai mengecek setiap abjad yang tertuang di atas sana. Dia mengeja beberapa suku kata yang membuatnya seratus persen yakin bahwa otaknya mustahil salah dalam menerjemahkan.

Angelina terperangah selepas membaca setumpuk perjanjian itu. Dia mencoba untuk menjaga intonasinya agar tetap rendah dan tak histeris. Namun, wanita itu gagal.

“Me-melahirkan seorang pewaris?” pekik Angelina setengah tak percaya.

“Turunkan nadamu, Nona Wilson. Indra pendengaranku masih bekerja dengan baik.”

Angelina melongo dan belum pulih dari rasa terkejutnya, pria itu kembali menyambung, “Ada apa? Kau tidak suka harganya? Kita boleh mendiskusikannya lagi hingga kau mencapai unsur sepakat.”

“Kau tidak waras!” tuding Angelina tanpa mengingat situasinya yang berada di ruang publik dan menjadi tontonan oleh berpasang-pasang mata penasaran.

“Aku bukan tipe orang yang sabar. Berhentilah berlagak sok suci dan ambil bolpoinnya sekarang juga.”

“Aku tidak sudi, Tuan Ford Yang Terhormat.”

“Kau harus berkenan, Nona Wilson Yang Keras Kepala. Terima syaratku atau kau akan menyaksikan orang-orangku mematahkan pinggang pria tidak berguna itu dan menjadikannya cacat permanen.”

Angelina sontak terkesiap, “Apa yang ka—”

“Lakukanlah,” sela Adam lagi.

“A-aku... itu tawaran yang tidak masuk akal.”

“Ada begitu banyak hal tidak logis yang memang sering kali terjadi di dunia, kau tahu. Jadi, biasakanlah dirimu.”

“I thought you were a nice person,” bisik Angelina yang menahan cairan asin mengandung elektrolit itu menuruni wajahnya.

“Well, hidup akan selalu mengajarimu sesuatu yang keras sampai kau sadar bahwa tidak setiap orang yang kau pikir baik itu memang layak untuk mendapatkan kepercayaanmu.”

Angelina menggigit bibir, lantas berpaling membuang muka. Dia memang tak pandai menebak atau menelaah sifat seseorang. Siapa sangka Adam yang mendadak berperan seperti superhero di tengah-tengah kemelut ayahnya justru berbalik menjadi si tokoh antagonis sekarang?

“Aku butuh rahimmu selama dua tahun. Tugasmu hanya satu, yaitu memberiku bayi. Tidak ada cinta. Tidak ada yang lainnya. Saat hari di mana kontrak kita berakhir, kau tentu saja akan mendapat sejumlah keuntungan dari itu. Tunjangan per bulan, rumah berfasilitas lengkap, kendaraan merek apa pun yang kau suka juga koleksi perhiasan edisi terbatas. Apa kau setuju?”

Angelina membiarkan bulir bening itu jatuh membanjiri kedua pelupuk matanya, “Apa kau menganggapku serendah itu, Tuan Ford?”

“Aku benci drama.”

“Aku tidak berakting,” geram Angelina yang muak dengan tingkah arogan pria itu.

“Kau tidak punya pilihan, bukan?” tantang Adam yang memantik api di iris biru Angelina dan spontan membara dalam sekejap.

Sayangnya, Adam lagi-lagi benar. Angelina memang tak punya opsi kecuali mengikuti kemauan pria itu hingga batas waktu yang ditetapkan. Dia sempat berpikir agar membiarkan Rupert sengsara saja daripada harus menyewakan rahimnya untuk seseorang seperti Adam Ford yang angkuh. Namun, wanita itu juga tak kuasa melihat satu-satunya figur orang tua yang dia punya menderita. Apa pengorbanan itu sebanding dengan menukar senyumnya dalam hari-hari kelam bersama Adam? Angelina pikir dua tahun sama sekali bukan masa yang singkat untuk dihabiskan pada pria sebrengsek dirinya.

“Apa kau akan membuatku menunggu sepanjang malam, Nona Wilson?”

“A-aku... i-itu... tolong, berikan aku sedikit waktu.”

“Cukup negosiasinya.”

“Tung-tunggu, Tuan Ford. Aku ak—”

“Aku tidak suka membuang-buang waktu. Jika kau terus menyulitkanku, maka aku tidak akan bersikap lembut padamu.”

Sorot mata Angelina yang semula tak terpengaruh sukses berubah menjadi gentar. Bayangan Rupert yang tergolek lemah di atas kursi roda dan terjatuh setiap kali dia mencoba berdiri langsung menghantui benaknya. Dia tahu Adam mampu melakukan apa pun yang dia inginkan. Demi Tuhan, wanita itu bahkan tak sanggup menahan guncangan bolpoin di jemarinya sendiri!

“Well done, Angelina.”

Adam tak lagi memanggilnya dengan nama belakang. Hanya A-n-g-e-l-i-n-a dan komentar itu berhasil membuat punggungnya gemetar. Dia menarik napas lebih banyak, tetapi sekujur tubuhnya justru membeku sesaat setelah seluruh lambang namanya selesai digoreskan di sana. Kini wanita itu terikat pada keluarga Ford dan benar-benar tak ada jalan kembali untuknya.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku
8.9
Setelah melahirkan prematur akibat syok mendengar suami dan ibu mertuanya tewas jatuh ke jurang, kehidupan seorang wanita hancur total. Setahun kemudian, saat sekarat akibat keracunan herbisida, kebenaran pahit terungkap di depan matanya. Suami dan mertuanya yang dikira tewas ternyata masih hidup dan sengaja memalsukan kematian demi menyingkirkannya. Mereka kembali bersama Jane, anak tetangga yang kini menjadi istri baru, siap merebut uang ganti rugi lahan secara sah.
Sampul Novel Kerinduan Tak Berujung
7.9
Lima tahun membina rumah tangga, Stella baru menyadari bahwa pernikahan dengan Felix hanyalah kepalsuan belaka. Sang suami sengaja memalsukan akta nikah mereka demi memberikan status hukum kepada wanita lain bernama Tania demi kelancaran bisnisnya. Felix mengira Stella yang telah mengorbankan hubungan keluarga demi dirinya tidak akan pernah pergi. Namun, rasa kecewa yang mendalam membuat Stella memilih melangkah pergi selamanya, meninggalkan Felix yang terlambat menyesali keputusannya.
Sampul Novel PINANGAN JUTAWAN BERKEDOK SENIMAN
9.5
Rencana pernikahan Lilyah dan Ishak batal seketika akibat keputusan mendadak sang ayah. Tak berdaya, ia malah dipaksa menikahi Lois, pelukis jalanan miskin dengan penampilan biasa saja. Langkah ini membuat Lilyah menjadi bahan tertawaan orang-orang, yang mengecapnya bodoh karena menukar calon suami mapan berstatus manajer dengan pria melarat. Kini, ia terpaksa mengarungi bahtera rumah tangga yang penuh keraguan bersama pasangan barunya itu.
Sampul Novel Rahasia di Balik Istana
9.5
Demi menyelamatkan keluarganya dari hukuman berat, seorang gadis terpaksa menggantikan saudara kembarannya yang melarikan diri bersama kekasihnya. Setelah meminum ramuan herbal rahasia untuk memicu produksi ASI, ia menyamar sebagai ibu susuan bagi putra mahkota kecil di istana. Namun, tugasnya ternyata jauh lebih rumit dari dugaan. Di balik dinding istana, ia tidak hanya harus menyusui sang bayi pangeran, melainkan juga Adipati Halinka, sang penguasa dewasa yang rupawan dan bertubuh kekar.
Sampul Novel Suara Dari Kamar Mama
9.4
Liontin, gadis berusia 22 tahun, mencurigai gelagat aneh ibunya, Bu Santy. Kepada sang kekasih, Sandrian, ia mengadukan suara desahan misterius yang selalu terdengar dari kamar ibunya tiap malam. Namun, upaya Liontin mengungkap misteri ini kerap dihalangi Wulan, kakaknya yang pemarah. Di rumah yang kian mencekam sejak wafatnya sang ayah, hanya Bi Siti dan adiknya, Anggun, yang mendukung Liontin. Rahasia kelam apa sebenarnya yang disembunyikan oleh keluarga ini?
Sampul Novel UNPERFECT MARRIED
9.2
Keberhasilan Kaira sebagai istri membuat Sunny merasa terasing dan tertekan. Demi melepaskan beban tersebut, ia berselingkuh dengan Diva, murid menulisnya sendiri. Saat Kaira mengetahui perselingkuhan ini, tidak ada amarah yang meledak-ledak. Alih-alih melabrak suaminya, ia memilih menuangkan segalanya ke dalam karya tulis terbaru. Lewat untaian kalimat yang ia susun secara perlahan, Kaira tengah merancang sebuah pembalasan yang sangat menyiksa bagi Sunny.