APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel The Bastard Bodyguard

The Bastard Bodyguard

Demi membalas dendam atas kematian ibunya yang dihabisi oleh Lucas Franklyn, Oliver Reynald menyamar menjadi pengawal pribadi putri bungsu pria itu. Pria berumur dua puluh tujuh tahun tersebut sengaja menjebak sang putri dalam jerat asmara untuk melancarkan misinya. Namun, sebuah rahasia besar yang tak terduga perlahan terkuak. Akankah pembalasan dendam sang pengawal berjalan mulus sesuai rencana?
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang bocah berumur tiga tahun, hidupnya sangat miris, tidak seperti anak seusianya. Hidup di lingkungan yang tak layak, minim dengan pendidikan, atau kurangnya didikan dari orang tua.

Oliver Reynald, bocah laki-laki berumur tiga tahun, sudah merasakan kejamnya dunia. Tinggal bersama pamannya Rusic yang seorang pecandu, pemabuk, penjudi, bahkan pencopet. Untuk menyambung hidupnya. Terkadang dia--Rasic Hernadez meminjam uang pada rentenir dengan jumlah uang yang sangat besar. Sehingga Oliver, sering mendapatkan siksaan dari sang paman. Jika ia tidak menuruti kemauan sang paman.

Bocah sekecil itu, tidak mampu melawan kekuatan besar dari pamannya. Untuk membalas pun ia tidak mampu. Dan hanya diam yang menjadi pelindungnya saat ini.

Orang-orang yang berada di sekitar lingkungan pun tak mampu menolongnya, karena Rasic mengancam akan membunuh mereka. Jika diantara mereka membantu Oliver.

Terkadang, Oliver ingin seperti anak kecil lainnya. Disayang oleh keluarga mereka. Tapi itu semua mustahil Oliver dapatkan. Karena dia tidak tahu siapa orang tuanya. Yang hanya dia tahu, ibunya sudah berada di sisi Tuhan, setelah melahirkan dirinya.

Oliver di asuh oleh pamannya Rasic, yang tak lain adalah kakak dari mendiang ibunya.

Rasic sendiri pun, tidak pernah menyayangi Oliver, ia selalu berbuat kejam, mendoktrin pikiran Oliver. Dengan tontonan yang tidak pantas di tonton untuk seusianya.

Tak sampai disitu, Rasic mengajarinya mencopet. Berkelahi dengan teman seusianya, jika ia tidak mendapatkan apa yang diinginkan Oliver, dan terkadang Oliver mendapatkan pelecehan seksual dari wanita jalang yang sering menemani pamannya di malam hari.

Seperti saat ini, Rasic menyuruh Oliver diam, duduk di bangku yang sudah disediakan oleh pamannya. Untuk menyaksikan bagaimana pamannya bercinta dengan wanita jalang itu.

"Duduk di bangku itu!" perintah Rasic. Tanpa adanya penolakan.

"T–tapi paman," Oliver ingin sekali menolak, tapi Rasic mengeluarkan pisau untuk menggores paha mungil Oliver.

"Turuti perkataanku atau kau ingin pisau ini menancam di pahamu!"

Tak ada kata lain yang harus di pilih Oliver. Ia mengangguk menuruti semua permintaan pamannya.

Tak lama, wanita jalang itu datang mengenakan baju superminim. Memperlihatkan lekuk tubuhnya.

Sekilas, wanita itu menoleh ke arah Oliver, tersenyum padanya. "Sayang kau yakin, kita akan melakukan malam panas di depan bocah itu!" tunjuk wanita jalang,  memandang Oliver penuh nikmat.

"Yes, dia akan tetap disini! Melihat aku melucuti pakaianmu satu-satu dan membuatmu mengerang namaku!" Rasic mencium wanita itu penuh nafsu di depan Oliver, yang menunduk tidak berani melihat permainan liar mereka.

Rasic yang tahu Oliver menunduk. Berteriak meminta Oliver mendongakan kepalanya, di ikuti ancamannya.

"Angkat kepalamu dan lihatlah! Bagaimana aku menyiksa wanita ini! Atau kau mati saat ini juga di tanganku!"

Oliver takut mendengar ancaman dari Rasic, ia pun mendongakan kepalanya. Menyaksikan pamannya mencumbu wanita itu. Bahkan menyiksa wanita itu, penuh kekejaman.

Tinggal bersama pamannya membuat sikap Oliver kecil menjadi lebih tertutup. Bahkan pria kecil itu cendrung menyendiri. Tidak seperti bocah kecil seusianya yang selalu bermain- main bersama teman- temannya.

Di tambah lagi Rasic sang paman selalu meracuni otaknya, dengan menceritakan sang ibu yang mati di tangan pria kaya. Membuatnya menanam rasa dendam pada keluarga kaya itu.

•••

Dua puluh empat tahun kemudian.

Oliver Reynald tumbuh menjadi seorang pria tampan, dingin, dan kejam.

Tumbuh di kalangan yang sangat buruk membuat sejati Oliver sangat lah kejam. Pria itu selalu menghabisi siapa saja yang berani menganggu ketentramannya.

Seperti sekarang ini. Oliver tak segan- segan menyanyat Bahkan menghabisi orang itu dengan cara menusuk tubuh bagian perut berkali- kali. Dan setelah ia menikam korbannya. Mayat dari sang korban ia biarkan begitu saja, tidak peduli jika polisi melacak dirinya.

Sejauh ini polisi pun tidak pernah mencari atau melacak keberadaannya, seperti ada seseorang yang dengan sengaja melindungi Oliver dari kejauhan.

"Dasar lemah! Baru begitu saja sudah mati," ucap Oliver, berdesis sambil menyungingkan senyumannya.

Setelah menghabisi orang itu. Oliver pun kembali ke tempat tinggalnya selama ini.

Kawasan yang disebut sebagai tempat para hidung belang mencari kehangatan. Baru saja Oliver menginjakan kaki. Salah satu jalang menyapanya.

"Kau kemana saja? Rasic mencarimu sejak tadi," ucap wanita jalang itu, menanyakan Oliver.

Dengan tatapan dingin Oliver hanya menyunggingkan senyuman, tanpa membalas perkataan jalang itu. Berjalan melewati tanpa menoleh sedikitpun.

"Dasar pria dingin! Untung saja tampan, jika tidak? Sudah aku pastikan wajahmu aku injak- injak dengan heelsku!" ucap wanita itu, kesal dengan sikap Oliver yang dingin.

Back to Oliver.

Kini Oliver berada di dalam kamarnya, merebahkan di atas ranjang kecil. Sesekali ia menghela nafasnya, kasar.

Tak berselang lama ada seseorang masuk ke dalam kamarnya. "Apa dengan begini kau bisa membalaskan dendam pada ibumu, hah!"

"Ck...! Kau selalu saja menyuruhku balas dendam! Tapi kau sendiri tidak memberitahuku dimana orang itu berada," jawab Oliver, terkekeh mendengar pertanyaan dari sang paman.

Rasic Adam Cliffort, pria paruh baya berumur lima puluh empat tahun keluarga satu- satunya yang di miliki oleh Oliver saat ini.

Pria paruh baya itu selalu menuntut Oliver untuk membalaskan dendam untuk sang adik. Akan tetapi, melihat keponakannya tidak bergerak dan mencari keberadann pria yang diduga telah menghabisi nyawa adik perempuannya.

"Sudah berapa kali aku katakan padamu, Oliver. Pergilah ke kota dan bekerjalah disana, maka kau akan menemukan pria yang telah menghabisi nyawa ibumu!"

"Kau pikir semudah itu mencari seseorang, hah! Kenapa bukan kau saja yang mencarinya, malah kau menyuruhku untuk mencari pria itu, sialan!" ucapnya, membalas perkataan Rasic.

"Brengsek! Kau mengataiku sialan! Setelah aku merawatmu dan membesarkanmu seperti ini! Anak tidak tahu diri, enyahlah kau!"

Rasic mengambil kerah baju Oliver, membangunkan ia dari atas ranjang. Membenturkan tubuh keponakannya ke dinding dengan begitu keras.

Tak sampai disitu, Rasic memukul wajah tampan Oliver sehingga membuat sudut bibirnya mengeluarkan cairan berwarna merah kental.

'Bugh!

'Bugh!'

'Bugh!'

"Anak tidak tahu di untung! Kau berani melawanku, hah! Sekarang kau rasakan ini." Rasic terus memuku Oliver, tak ada ampun. Emosinya meluap, marah.

Berbagai pukulan, tendangan, tinjuan. Rasic berikan pada Oliver, tapi tak ada satu pun Oliver membalas pukulan, tendangan bahkan tinjuan yang diberikan dari sang paman.

"Ck...! Percuma saja kau memukulku, paman. Kau tidak akan pernah mendapatkan apapun yang kau inginkan. Dan aku beritahu satu hal padamu, dendammu sangatlah tak beralasan!"

"Brengsek! Kau memang bocah kecil keparat, Oliver! Seharusnya aku tidak membawa dan merawatmu. Jika nyatanya kau tidak ingin membalaskan dendam ibumu." Rasic sudah sangat geram dengan sikap Oliver yang tak pernah mau menuruti perintahnya. Dan hasilnya mereka bertengkar saling memukul. Sampai terkadang kedua pria beda usia hampir saling melenyapkan satu sama lain.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
8.9
Charlee hancur setelah dikhianati tunangan dan saudara tirinya tepat di hari pernikahan. Di tengah rasa sakit, ia melewati malam penuh gairah dengan seorang pria asing yang misterius. Tak diduga, pria tampan nan kaya ini selalu pasang badan melindunginya sekaligus membantunya membalas dendam. Namun, saat cinta baru mulai tumbuh, sang mantan pacar datang lagi meminta balikan. Kini, sang taipan menuntut ketegasan Charlee untuk memilih siapa pria yang berhak memilikinya.
Sampul Novel Cinta Segitiga Yang Rumit
9.6
Alana Putri Pratama menjalani pernikahan dingin bersama Raihan Wijaya. Bagi Raihan, Alana hanyalah alat untuk memicu kecemburuan mantan kekasihnya. Saat sang cinta pertama kembali hadir, Alana diabaikan sepenuhnya dalam kehampaan. Di masa sulit ini, muncullah Daniel Sanjaya, seorang CEO tampan yang mulai mendekati Alana. Akankah Raihan tersadar sebelum istrinya berpaling, ataukah obsesi masa lalu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Harga Diri Seorang Suami
9.0
Kehilangan jabatan kepala pengawas pabrik membuat hidup Gunawan runtuh. Nasibnya kian tragis saat sang istri tega menggugat cerai dan mengusirnya begitu saja. Meski terpuruk dan harga dirinya diinjak-injak, Gunawan menolak menyerah pada kenyataan pahit ini. Ia bertekad bangkit dari kehancuran untuk membuktikan kekuatan sejatinya, sekaligus membalaskan dendam kepada setiap orang yang dahulu pernah meremehkan dan merendahkannya.
Sampul Novel Pelakor Itu Sahabatku
9.7
Perceraian menyakitkan akibat pengkhianatan sang suami meninggalkan luka batin yang mendalam bagi Senja. Trauma masa lalu tersebut membuatnya enggan membuka hati untuk pria lain. Di tengah keputusasaannya, muncul seorang CEO muda yang terus berjuang keras meluluhkan sikap dinginnya. Kini, Senja dihadapkan pada pilihan sulit: membuka lembaran baru bersama cinta yang baru, atau justru kembali rujuk dengan mantan suaminya yang dahulu telah memberi luka.
Sampul Novel Pengantin Pengganti
9.6
Pernikahan sempat menyembuhkan luka masa lalu Ainayya Hikari Salvina, namun kebahagiaan itu sirna akibat pengkhianatan yang memaksanya pergi dari rumah. Kini, penyesalan mendalam menghantui Albara Demian Dominic atas kehancuran rumah tangga yang ia perbuat sendiri. Albara pun harus berjuang keras demi menebus kesalahan besar dan mengobati luka hati sang istri. Akankah perjuangan panjangnya berhasil merebut kembali cinta berharga yang pernah ia sia-siakan?
Sampul Novel Tiga Gadis Bar-Bar ( Jatuh cinta)
8.3
Tiga bersaudara, Ara, Kinan, dan Yasmin, menolak keras perjodohan dari orang tua mereka. Demi kemandirian, mereka nekat melarikan diri dan menyamar untuk memulai lembaran baru. Namun, takdir mempertemukan ketiganya dengan para pria yang sebenarnya merupakan calon suami pilihan keluarga mereka. Tanpa menyadari situasi ini, hubungan mereka mulai tumbuh. Akankah rahasia mereka terbongkar, dan bagaimana kelanjutan kisah cinta ini saat kebenaran terungkap?