APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terperangkap Kebencian Tuan Muda

Terperangkap Kebencian Tuan Muda

Thalia Anastasia, gadis kaya yang sombong, sangat membenci rivalnya, Abian Tristan. Kehidupan Thalia hancur saat keluarganya bangkrut, memaksanya menyembunyikan kemiskinan itu. Ternyata, kehancuran tersebut adalah rencana licik Abian. Berada dalam kekuasaan Abian yang penuh rahasia, Thalia tak berdaya ketika pria itu membalas dendam melalui kontrak pernikahan rahasia. Kini, ia terperangkap sepenuhnya dalam jerat kebencian sang tuan muda.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Saya hanya ingin memastikan saja bahwa Tuan Muda sepertinya mulai membenci wanita itu. Jadi, saya akan siap menuruti semua perintah dari Tuan Muda demi bisa membuat wanita itu menyesal," jelas Noah dengan kebenaran yang sama sekali tidak ia tutupi, dan ia mengatakan semua itu dengan penuh kejujurannya.

Seketika kedua sudut bibirnya Abian mulai tersenyum tipis, ia pun sekarang mengerti. "Oh, baiklah nanti aku akan memberikan tugas untukmu setelah penobatan pewaris tahta menjadi milikku."

"Baik, Tuan Muda."

Tak henti-hentinya Abian tersenyum dengan puas ketika mengingat kesakitan yang akan ia berikan kepada Thalia. Niatnya untuk membalaskan dendam sudah bulat.

"Sebentar lagi kamu akan melihat semua kehancuran akibat kesombongan kamu sendiri, Thalia. Pembalasan dendam ini bukan sekedar atas penghinaan yang telah kamu berikan untukku, tapi karena memang ayahmu pernah melakukan kejahatan di dalam perusahaan keluargaku," batinnya Abian yang mengetahui bahwa Thalia anak dari seorang pengusaha besar yang pernah mencuri setengah dari hartanya sebelum berhasil seperti sekarang ini.

Setiba di kediamannya yang megah, betapa sangat Abian rindukan masa-masa menyenangkan sebelum ia harus diasingkan untuk sementara waktu. Namun kini, ia pun telah kembali menjadi seorang calon pewaris yang sebentar lagi akan menduduki posisi CEO dan pemegang saham tertinggi.

Kepulangannya di sambut dengan sangat gembira, sang adik yang lebih dulu berlari ketika mendengar suara mobil memasuki halaman rumahnya, dan pelukan erat Abian berikan kepada adik perempuannya dengan begitu lama. Ia benar-benar merindukan gadis cerewet itu.

Melepaskan pelukannya, dan memberikan sentuhan manja yang sering sekali Abian lakukan dulu dengan mengacak-acak rambutnya Nora Shintia.

"Ishh ... Kakak! Jangan rusak rambutku. Aku sudah lelah menatanya tahu," cetus Nora sembari memperlihatkan bibir manyunnya yang penuh kekesalan. Gadis berumur 19 tahun itu telah terlihat dewasa dengan balutan dress batik yang sengaja ia gunakan dalam memberikan sambutan kepada kakak kandungnya.

"Ya abisnya siapa suruh kamu dandan begini?" Abian selalu saja menganggap bahwa Nora masih menjadi adik kecilnya, padahal gadis itu sedang memasuki usia untuk menjadi wanita dewasa.

"Hey! Bilang aja iri karena aku lebih cantik darimu kan, kak?" bantah Nora dengan cepat tanpa memikirkan ucapannya terlebih dahulu.

Sontak membuat Abian menepuk jidatnya ketika mendengar celetuk Nora dengan asal ucap, ia pun berkata. "Hey! Aku ini tampan bukan cantik, Nora ku sayang yang seperti bakpao ini ... Iya deh si paling cantik. Tapi, ngomong-ngomong di mana yang lainnya? Kakak ingin bertemu dengan mereka."

"Mama dan lainnya ada di dalam, kak. Yuk masuk! Biarkan aku tanyakan pada mama bahwa wajahku tidak seperti bakpao!" Nora segera berlari cepat, ia ingin tiba lebih dulu sebelum kakaknya masuk.

Betapa bahagianya Abian ketika melihat kebahagiaan Nora, dan untungnya adiknya terlahir sebagai seorang wanita. Sebab, ia merasa tidak enak ketika harus melihat penderitaan adiknya kalau seandainya terlahir sebagai seorang pria. Namun, semua aturan konyol itu akan ia ubah setelah penobatannya tiba.

Noah dengan setianya mengikuti langkahnya Abian dari belakang. Penyambutan kedatangan Abian dan sekaligus penobatan menjadi seorang pewaris. Ia pun tak menduga ketika sebuah balon dengan sengaja diledakkan di depan wajahnya.

Sontak membuat Abian terkejut, dan sangat bersyukur karena ia bisa kembali melihat keluarganya ini, ditambah pesta yang sengaja di rayakan demi penyambutnya. Sang nenek ratu lebih dulu berjalan mendekati Abian untuk memberikan pelukan serta dengan satu suapan kue perayaan.

"Selamat datang kembali ke dalam keluarga Ini, cucuku. Oma sangat bangga sekali denganmu, nak," ucap Neneknya yang duduk di atas kursi roda.

"Terima kasih banyak karena sudah memberikan aku kepercayaan, Oma. Abian juga bahagia." Abian benar-benar terharu hingga membuatnya meneteskan air mata dengan perlahan.

Dilanjutkan oleh ibunda tercinta untuk memberikan pelukan yang erat, dan ditambah tangisan yang deras. "A-Abian, anakku. Kamu baik-baik saja di luar sana kan, nak? Bagaimana keadaan kamu sekarang? Apa ada yang luka? Kamu tidak pernah di hina kan oleh orang lain selama di luar sana?"

Rasa kekhawatiran ibunya begitu besar hingga tiada hentinya bertanya, namun Abian tidak ingin mengacaukan suasana bahagia ini dengan pengaduannya. Ia pun memilih menggelengkan kepalanya serta senyuman yang manis agar tidak membuat mereka semua menjadi semakin khawatir.

"Ma, aku baik-baik saja kok. Sekarang justru aku semakin kuat. Jadi, Mama jangan cemas ya." Abian berucap dengan tidak melepaskan genggaman tangannya ibunya. Kembali sang ibu menjatuhkan pelukan kasih sayangnya.

"Baguslah, sayang. Mama senang mendengarnya. Kamu memang anak Mama yang paling berharga," ucap Mama Rena.

"Oh, jadi maksudnya Nora bukan anak yang berharga ya?" timpal Nora dengan tiba-tiba dan seketika tawa pun pecah ketika mendengar ia dengan mudahnya berkata demikian.

Semakin gemas melihat adiknya itu, dan dengan sengaja Abian menjatuhkan tangannya di atas wajahnya Nora sembari ia berkata. "Iya deh si anak paling berharga."

Semuanya tahu bahwa saat itu Nora hanya bercanda, dan ia pun kembali menjatuhkan pelukannya kepada kakak kesayangannya, jujur saja ia masih merasa rindu. Namun sengaja mencari perhatian kakaknya.

Selanjutnya pemberian sambutan dari ayah tercinta kepada putra kesayangannya. Papa Tristan memberikan sebuah pelukan kecil, dan ia berkata. "Mau dilanjutkan ke part kedua, jagoan ku?"

"Ishh, Papa! Udah deh ah jangan aneh-aneh lagi. Mama enggak mau kalau sampai Abian diasingkan lagi. Bu, jangan lakukan hal itu ya." Mama Rena seketika membantah tanpa mengetahui bahwa suaminya sedang bercanda.

"Kamu ini baper sekali, sayang," ledek Papa Tristan sembari ia mencolek pipi istrinya itu.

"Ya abisnya ngomongnya begitu," cetus Mama Rena yang raut wajahnya yang terlihat cemberut.

"Ya enggak mungkin dong putra kesayanganku ini harus diasingkan lagi. Sekarang dia akan menjadi kebanggaan kita semua, dan semua orang harus tahu bahwa dialah pewaris dari keluarga Tristan," ucap Papa Tristan sambil ia menepuk-nepuk bahunya Abian.

"Terima kasih banyak, Papa," ucap Abian tanpa pernah menaruh dendam kepada keluarganya. Meskipun ia sudah diberikan jalan kehidupan sulit beberapa saat, namun semua itu ia tahu untuk kebahagiaannya sendiri demi bisa mandiri.

"Ya sudah sekarang ayo kita masuk ke aula, sebab semua orang juga sedang menunggu pewaris keluarga ini. Ayo kita masuk, cucuku," ajak Oma dan langsung dijawab anggukkan kecil oleh Abian.

Hari-hari buruk telah berhasil dilewati, dan sekarang tinggallah menikmati hidup dalam kemewahan. Saat itu Abian dipanggil untuk berjalan ke depan demi bisa menerima semua penghargaan untuknya serta dengan pengumuman sebagai dirinya yang langsung diangkat menjadi CEO meskipun ia masih harus melanjutkan pendidikannya di akhir semester.

Semua itu tak menjadi masalah baginya karena ia tahu aset yang terbesar ada pada keluarganya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anakku Menjadi Saksi Mata Perselingkuhan Suamiku
9.1
Kebahagiaan rumah tangga Nayla hancur tanpa sisa ketika rahasia gelap suaminya terbongkar. Lewat ucapan polos Cahaya, anak perempuan mereka, perselingkuhan sang suami dengan Rosa akhirnya terkuak. Cerita jujur sang buah hati mengenai peristiwa di balik pintu kamar yang terkunci menjadi awal cobaan berat bagi Nayla. Di tengah kepedihan mendalam, ia kini dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan atau melepaskan. Mampukah Nayla melewati pengkhianatan menyakitkan ini?
Sampul Novel Because That Night
8.0
Menyesali hidupnya, Ariel Anata nekat menyerahkan kesucian kepada Sean Rinadi di kelab malam. Meski berjanji berpisah selamanya, takdir justru mempertemukan mereka kembali saat Sean hadir sebagai calon tunangan Vania, kakak Ariel. Sean memanfaatkan situasi ini demi mengejar cinta Ariel. Sebaliknya, Ariel yang selalu dibanding-bandingkan dengan kakaknya memilih memanfaatkan Sean sebagai alat balas dendam kepada keluarganya sendiri.
Sampul Novel bukan Wanita SIMPANAN
8.7
Akibat pengaruh alkohol, Cashe melewati malam penuh gairah yang tak terduga bersama seorang pria asing nan menawan. Tindakan nekat ini membuatnya melupakan statusnya sebagai keturunan bangsawan terhormat yang telah dijodohkan dengan pria dari kalangan elit. Kini, satu kesalahan fatal tersebut mengancam kehormatan dan reputasi keluarganya. Siapakah sebenarnya pria misterius itu, dan bagaimanakah cara Cashe menghadapi konsekuensi dari pengkhianatan yang terjadi?
Sampul Novel En-PD157
8.5
Lu Xun dengan dingin menunda pernikahan kami demi membantu sahabat perempuannya, Jian Tong, mendapatkan anak lewat donor sperma. Ia bahkan menyodorkan perjanjian asuh bersama dan mencoba menyuapku dengan harta agar aku sepakat. Tanpa ragu, aku menandatangani dokumen itu lalu pergi begitu saja. Lu Xun mengira aku akan ikut merawat bayi itu bersamanya nanti. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa minggu depan, aku sudah dijadwalkan untuk menikah dengan sahabatnya sendiri.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, Amber Lim, sosialita bereputasi buruk yang ingin bertobat, nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Sialnya, ia dirampok dan terdampar di hutan beku. Kini, satu-satunya harapan hidup Amber bergantung pada Tuan Dingin, seorang duda misterius pembenci wanita yang dicap kanibal oleh warga. Akankah Amber berhasil meluluhkan hati pria itu, atau justru menjadi korban kebenciannya?
Sampul Novel Mengejar Cinta Calon Janda
8.2
Satu malam penuh gairah akibat pengaruh alkohol membuat Rajendra Christian Darius jatuh hati pada Arawinda Divya Jovanka. Namun, Darius harus menelan pil pahit saat mengetahui Divya ternyata sudah bersuami. Enggan menyerah, ia terus mengamati kehidupan Divya dari jauh hingga menemukan bahwa rumah tangga wanita itu sedang berada di ambang kehancuran. Darius pun memilih bertahan dalam bayang-bayang, setia menanti waktu yang tepat untuk menjadi sandaran baru saat Divya resmi menjanda.