APKDock Logo
Sampul Novel Terlambat untuk Pengampunannya

Terlambat untuk Pengampunannya

9.2 / 10.0
Hidup Alya hancur ketika tunangannya membatalkan pernikahan demi menikahi Bella, kembarannya, bahkan menuntut donor ginjal untuk wanita itu. Akibat fitnah masa lalu Bella, keluarga mengusir Alya tanpa tahu bahwa identitas Alya sebagai pendonor sang ayah dahulu telah dicuri Bella. Kini, dengan satu ginjal tersisa dan vonis sisa usia beberapa bulan saja, Alya yang berada di ambang kematian akhirnya terpaksa menyetujui tuntutan fatal tersebut.

Terlambat untuk Pengampunannya Bab 1

Pria yang kucintai, pria yang akan kunikahi, memintaku untuk menyelamatkan nyawa saudara kembarku.

Dia tidak menatapku saat menjelaskan bahwa ginjal Bella sudah rusak total.

Lalu, dia menyodorkan surat pembatalan pertunangan kami di atas meja. Ternyata bukan hanya ginjalku yang mereka inginkan. Tunanganku juga. Dia bilang, permintaan terakhir Bella sebelum mati adalah menikah dengannya, walau hanya untuk sehari.

Reaksi keluargaku sungguh brutal.

"Setelah semua yang kami berikan padamu?" jerit Ibu dengan suara melengking. "Bella menyelamatkan nyawa Ayahmu! Dia memberikan sebagian dari dirinya! Dan kamu tidak bisa melakukan hal yang sama untuknya?"

Ayah berdiri di sampingnya, wajahnya muram dan dingin. Dia berkata jika aku tidak mau menjadi bagian dari keluarga, aku tidak pantas berada di rumahnya. Aku diusir. Lagi.

Mereka tidak tahu kebenarannya. Mereka tidak tahu bahwa lima tahun lalu, Bella memasukkan obat tidur ke dalam kopiku, membuatku melewatkan jadwal operasi transplantasi untuk Ayah. Dia mengambil alih posisiku, muncul sebagai pahlawan dengan bekas luka palsu, sementara aku terbangun di sebuah losmen murah, dicap sebagai pengecut. Ginjal yang berdetak di dalam tubuh Ayah adalah milikku.

Mereka tidak tahu aku hanya punya satu ginjal tersisa. Dan mereka jelas tidak tahu bahwa penyakit langka sudah menggerogoti tubuhku, memberiku sisa hidup hanya beberapa bulan lagi.

Bima menemukanku kemudian, suaranya terdengar parau.

"Pilih, Alya. Dia, atau kamu."

Ketenangan yang aneh menyelimutiku. Apa lagi yang penting sekarang? Aku menatap pria yang pernah menjanjikanku keabadian dan setuju untuk menandatangani surat kematianku sendiri.

"Baik," kataku. "Akan kulakukan."

Bab 1

Sudut Pandang Alya Kirana:

Pria yang kucintai, pria yang akan kunikahi, memintaku untuk menyelamatkan nyawa saudara perempuanku. Lalu dia memberiku surat untuk mengakhiri hidup kami.

Bima Nugraha tidak menatapku saat dia menyodorkan dokumen itu di atas meja makan kecilku yang terbuat dari kayu mengilap. Rahangnya mengeras, seutas otot berkedut tepat di bawah telinganya. Kelelahan di matanya bukan hanya karena kurang tidur; itu adalah kelelatan jiwa yang mendalam yang telah mengendap selama berminggu-minggu.

"Ini tentang Bella," katanya, suaranya rendah dan kasar, seolah dia menelan kerikil. "Ginjalnya... sudah rusak, Alya. Rusak total."

Aku tidak bergeming. Aku sudah tahu. Bisik-bisik di rumah keluargaku telah menjadi gemuruh yang tidak bisa lagi kuabaikan. Saudara kembarku, Bella, boneka porselen rapuh yang seumur hidup dilindungi oleh keluargaku, akhirnya benar-benar hancur.

"Dokter bilang dia butuh transplantasi. Segera."

Aku menelusuri tepi meja dengan jariku, pandanganku terpaku pada kertas-kertas itu. Kata-kata di bagian atasnya begitu tajam dan hitam: PEMBATALAN PERTUNANGAN.

Dia akhirnya mengangkat wajah, wajahnya yang tampan terukir dengan rasa sakit yang begitu dalam hingga hampir terasa seperti milikku sendiri. "Kami butuh ginjalmu, Alya."

Itu dia. Permintaan yang bukan permintaan. Itu adalah sebuah tuntutan, yang dibungkus dengan kedok keputusasaan. Dia ragu-ragu, tangannya melayang di udara di antara kami sebelum jatuh kembali ke sisinya. Itu adalah isyarat kecil dari sebuah kekalahan.

"Hanya dengan cara ini dia mau menerimanya," lanjutnya, suaranya semakin rendah. "Dia merasa... bersalah. Tentang kita. Dia pikir dia menghancurkan hubungan kita."

Aku hampir tertawa. Suara yang keluar dari tenggorokanku kering dan hampa. Bella, merasa bersalah. Itu hal baru.

"Orang tuamu setuju. Kami semua setuju. Ini yang terbaik." Dia mencoba terdengar tegas, seperti seorang pria yang membuat keputusan sulit tapi perlu. Tapi aku bisa melihat retakan di baju zirahnya. Aku bisa melihat pria yang kucintai tenggelam di bawah beban ekspektasi keluargaku.

"Aku masih mencintaimu, Alya. Kamu harus tahu itu," bisiknya, dan itulah bagian yang benar-benar menghancurkanku. Bukan permintaan untuk organ tubuhku, bahkan bukan surat pembatalan pertunangan. Itu adalah kebohongan. Kebohongan lembut yang dia katakan pada dirinya sendiri, dan padaku, untuk membuat pedang pengkhianatannya menusuk lebih mulus.

"Setelah dia pulih," janjinya, matanya memohon padaku. "Setelah semua ini berakhir, kita bisa memperbaiki ini. Aku janji."

Pandanganku kembali jatuh pada dokumen hukum itu. Sebuah janji dari seorang pria yang memintaku untuk menandatangani masa depan kami. Janji itu tidak ada harganya.

Bella sakit-sakitan sepanjang hidupnya, atau begitulah yang dikatakan kepada kami. Jantung yang lemah, paru-paru yang rapuh, kondisi tubuh yang tidak tahan stres. Dia adalah bunga mungil yang butuh perawatan terus-menerus, sementara aku adalah rumput liar yang kuat yang bisa diabaikan, diinjak-injak, dan diharapkan tumbuh kembali sama kuatnya.

Sekarang, ginjalnya telah gagal. Penyakit ginjal stadium akhir. Kata-kata itu terdengar klinis, jauh, tetapi artinya adalah hukuman mati tanpa seorang pendonor.

Dan menurut Bima, dia punya satu permintaan terakhir sebelum menyerah pada kegelapan.

"Dia ingin menikah denganku, Alya," akunya, kata-kata itu keluar dengan tergesa-gesa karena malu. "Itu... permintaan terakhirnya. Menjadi istriku, walau hanya untuk sehari."

Menjadi istri dari suamiku.

Dia mencoba melembutkannya, membingkainya sebagai pengorbanan yang mulia, tindakan belas kasihan terakhir untuk seorang gadis yang sekarat. "Itu hanya upacara, Al. Tidak berarti apa-apa. Hatiku bersamamu."

Perjuangannya begitu terasa. Dia mengacak-acak rambut gelapnya dengan gerakan panik. Dia sedang terkoyak, dan dalam keputusasaannya, dia telah memilih untuk mengorbankanku untuk menyelamatkan dirinya dari siksaan.

Aku menatap kertas-kertas itu lagi. Namaku, Alya Kirana, diketik rapi di samping garis kosong. Namanya, Bima Nugraha, sudah ditandatangani dengan tulisan tangan yang percaya diri dan kukenal.

Dia memintaku untuk memberikan ginjalku, tunanganku, dan masa depanku kepada saudara perempuanku. Semua dalam satu transaksi bersih. Dan dia melakukannya dengan deklarasi cinta di bibirnya.

Ironi ini begitu pekat, terasa pahit seperti racun di lidahku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terlambat untuk Pengampunannya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya membesarkan dua anak sendirian. Di tengah perjuangan berat ini, ia dipertemukan kembali dengan Damar, adik ipar yang menaruh dendam padanya akibat skandal masa lalu yang melibatkan saudari kembar Kayra. Sempat menolak mengakui sang keponakan, kemiripan fisik bayi tersebut akhirnya meluluhkan kerasnya hati Damar. Mampukah takdir baru ini mengembalikan kebahagiaan Kayra yang sempat sirna?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya saat koma, tetapi setelah sadar, ia malah menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi meninggalkan segalanya dan menuju bandara.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi melampiaskan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikahinya. Tentu saja Zahra terkejut dan langsung menolak rencana gila tersebut. Tak menyerah, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menjadi pengantin pengganti. Akankah Zahra menerima kesepakatan itu? Sanggupkah ia menjalani biduk rumah tangga sebagai istri pengganti dari pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi kesembuhan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang rela menjadi donor sumsum tulang belakang. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun sepakat dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka harus dirahasiakan rapat-rapat dari publik. Kini, Alicia menjalani hari-harinya sebagai istri yang tersembunyi layaknya seorang simpanan. Akankah pernikahan kontrak ini menumbuhkan cinta tulus, atau justru berujung luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan