APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terlahir Kembali di Rahim Perundung

Terlahir Kembali di Rahim Perundung

Setelah tewas akibat penyiksaan kejam, aku justru terbangun kembali dalam wujud seorang bayi yang baru lahir. Ironisnya, perempuan yang melahirkanku dan kini memelukku dengan hangat adalah sosok perundung yang dahulu merenggut nyawaku. Saat dia menyebutku sebagai anak yang baik, kemarahan dalam diriku langsung bergejolak. Aku menangis, meronta, dan mencoba menyerang matanya. Mulai detik ini, aku akan menggunakan identitas baru ini untuk melancarkan aksi balas dendam yang setimpal.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah dirundung sampai mati, aku terlahir kembali menjadi bayi.

Ternyata ibuku adalah orang yang merundungku. Dia malah memanggilku anak baik.

Anak baik?

Aku langsung meronta-ronta dan menangis di pelukannya. Aku menjulurkan tangan untuk menusuk matanya!

Mulai hari ini, anak baik akan membalas dendam!

"Ah!"

Sakit .... Solana menyiramku dengan air mendidih. Aku membelalak dan berteriak kesakitan.

"Solana, tolong lepaskan aku .... Kumohon ...."

Aku ingin melawan, tetapi ditahan oleh orang di belakangku. Aku hanya bisa menatap gaunku yang merah dan memohon dengan pasrah.

Solana tertawa jahat. "Kamu cuma wanita murahan yang dibenci semua orang. Kamu nggak pantas dibandingkan denganku."

Solana memberi perintah. Air panas itu disiram ke wajahku lagi.

"Kak Solana, lihat wajahnya. Macam udang rebus."

Terdengar ejekan antek Solana, lalu diikuti suara Solana yang penuh kebencian.

"Bianca, kamu seharusnya berterima kasih padaku. Wanita murahan sepertimu nggak seharusnya punya wajah seperti ini."

Usai berbicara, Solana mengeluarkan pisau dan menggores wajahku. Entah bagaimana, mungkin karena keinginan untuk hidup atau mungkin karena rasa sakit, aku tiba-tiba terlepas dari kekangan.

Aku melarikan diri dengan panik. Solana membawa anteknya mengejar dari belakang. Pada akhirnya, aku menghentikan langkah kakiku di pinggir lubang air besar yang baru digali pihak kampusku.

Ketika melihat ini, Solana terkekeh-kekeh. "Bianca, kamu nggak mungkin mau bunuh diri, 'kan?"

Solana mendekat dengan perlahan. Sepatu hak tingginya seolah-olah menginjak hatiku, membuatku makin tegang.

"Kalau berani, lompat saja. Ayahmu petani, ibumu petugas kebersihan. Kalau orang sepertimu mati, nggak bakal ada yang peduli! Sekarang wajahmu saja sudah hancur. Gimana kamu bisa merayu pria lagi?" hina Solana.

Antek-anteknya pun turut bersuara.

"Bianca, kamu nggak bisa merayu pria lagi. Cepat lompat sana!"

"Ayo, cepat sedikit! Tempat ini punya fengsui yang bagus lho!"

Nyawaku menjadi bahan bercandaan mereka. Keluargaku memang miskin. Ayahku hanya petani, sedangkan ibuku hanya petugas kebersihan.

Aku tidak punya apa-apa. Selain prestasi yang cukup bagus, aku cuma punya wajah yang bisa dibilang cantik. Makanya, aku sering mendapat surat cinta.

Inilah alasan Solana menyerangku. Aku jelas-jelas tidak melakukan apa-apa, tetapi malah dibilang murahan. Semua perundungan ini hanya permainan kecil bagi Solana.

Setiap hari, aku hidup dalam ketakutan. Aku terus berpikir bagaimana Solana akan menyiksaku. Dengan tamparan, serangga, atau cambukan?

Berbagai adegan menyakitkan muncul di benakku. Aku seolah-olah adalah mainan Solana. Jadi, apa gunanya aku hidup?

Aku melihat refleksiku di air. Darah mengalir di wajahku. Sepertinya hari-hariku hanya akan terasa makin berat.

Aku memaksakan senyuman, lalu melirik Solana yang sedang memotret dan mengejekku. "Solana, kutunggu kamu di neraka!"

Di bawah tatapan mencela mereka, aku melompat ke lubang air sedalam 10 meter. Seketika, darah menghiasi air.

Pada saat yang sama, ejekan mereka berubah menjadi keterkejutan, ketakutan, dan kepanikan. Akan tetapi, aku tidak bisa melihatnya lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dinodai Kakak Angkat
8.9
Yugo melakukan tindakan keji terhadap adik angkatnya, Maheswari, saat kehilangan kendali. Begitu tahu Maheswari hamil, Yugo yang angkuh justru kabur dari tanggung jawab. Demi menutupi kesalahannya, ia dengan kejam menjebak Junior sebagai kambing hitam. Di tengah situasi penuh ancaman dan kekerasan, Maheswari kini didera dilema besar mengenai kelanjutan masa depannya bersama Junior yang ikut terseret.
Sampul Novel Gadis Rahasia Kapten
8.7
Saat Rusia mengumumkan perang, Kapten Anatoly menyembunyikan turis Jerman bernama Helen di kediamannya. Tak disangka, benih cinta tumbuh di hati sang kapten yang dingin di tengah situasi mencekam. Namun, kedamaian mereka sirna ketika Helen terungkap sebagai putri dari musuh besar negaranya. Kini, Anatoly dihadapkan pada pilihan sulit yang menyiksa batinnya: tetap setia pada tanah airnya atau mempertaruhkan segalanya demi melindungi wanita yang sangat ia cintai.
Sampul Novel Geger di Bhumi Manggala
8.2
Tangisan Tadah Asih menggema di bawah langit Kilen yang memerah, menjadi awal dari ramalan kelam seorang petapa suci tentang kehancuran Bhumi Manggala. Saat sebuah kerajaan dirundung duka akibat kematian tragis seorang bangsawan agung, para prajurit setianya pun bangkit melakukan aksi bela pati. Di tengah situasi yang kian kacau dan dunia yang mulai runtuh, seorang pemuda berdiri dengan kemarahan memuncak. Ia memutuskan melangkah pergi demi menuntaskan dendam membara di hatinya.
Sampul Novel Mystical Item User
8.6
Main, pemuda lemah yang rentan terhadap sinar matahari, harus kembali ke desanya demi memusnahkan mustika ular hijau yang mengancam. Misi berat ini membawanya ke dalam pertempuran sengit melawan para pengguna piranti mistik. Di sepanjang jalan, ia terjebak dalam konflik hebat dengan manusia serta makhluk gaib. Main pun harus berjuang keras mengumpulkan informasi penting demi mendeteksi letak mustika tersebut dan menyelesaikan tugasnya.
Sampul Novel Pasangan Tak Diinginkannya: Serigala Putih Rahasia
9.5
Demi Mutiara, sang putri, Larasati merahasiakan jati dirinya sebagai Serigala Putih selama sepuluh tahun. Namun, ketenangan mereka sirna seketika saat anak Alpha Vincent, Cindy, menyiksa Mutiara. Pengkhianatan Vincent pun terungkap saat ia memberikan gelar Luna kepada selingkuhannya, Ivana. Dituduh penyusup dan disiksa perak, Larasati akhirnya mengungkap rahasia besarnya. Dibantu Garda Dewan Agung, ia bangkit menuntut balas.
Sampul Novel Peace Hunter
7.9
Rid Archie, seorang pemuda desa, menyadari bahwa kedamaian di dunianya hanyalah ilusi. Di balik ketenangan semu tersebut, diskriminasi rasial serta perbudakan masih terus terjadi. Kondisi ini sebenarnya merupakan gencatan senjata rapuh antara ras Malaikat dan Iblis yang sewaktu-waktu dapat memicu perang besar. Didorong kenyataan pahit ini, Rid bertekad menciptakan keharmonisan yang nyata. Namun, sanggupkah ia menggapai mimpi besar tersebut di tengah dunia yang sarat konflik?