APKDock Logo
Sampul Novel Terjerat Obsesi CEO Arogan

Terjerat Obsesi CEO Arogan

9.1 / 10.0
Pengkhianatan sang suami meninggalkan luka mendalam bagi Elena. Di tengah kepedihan, takdir mempertemukannya kembali dengan Karl, pria masa lalu yang kini menjadi CEO dingin. Hubungan satu malam di bar memicu obsesi posesif Karl, yang menuntut Elena segera bercerai agar bisa ia miliki sepenuhnya. Kini, Elena terjebak dalam dilema besar: menolak dominasi Karl yang berbahaya atau justru menyerah pada gairah penuh risiko yang menguji batas kewarasannya.

Terjerat Obsesi CEO Arogan Bab 1

"Kurang ajar! Pria tidak tahu diri. Berani sekali kau mengkhianatiku. Argh!" 

Elena terus mengoceh dalam keadaan mabuk di sebuah minibar yang ada di hotel bintang lima tersebut. Wanita cantik berusia tiga puluh tahun itu tidak terima diselingkuhi oleh sang suami.

"Apa yang kau lakukan di sini, Elena?"

Wanita itu menoleh pelan setelah mendengar suara dari samping. Penglihatannya yang sudah memudar akibat mabuk, sontak menyipitkan mata menatap sosok pria tegap yang duduk di sampingnya. 

"Apa kau mengenaliku?" la menatap pria itu yang meski samar-samar, terlihat tampan.

"Ada apa denganmu, Elena?" tanya pria itu dengan nada datarnya sembari membantu Elena agar duduk dengan tegap.

"Aku ...." Elena menghela napas berat. Baru saja ia hendak berdiri, namun, kakinya terasa lemas hingga akhirnya hanya menatap wajah pria itu. "Apa kau mau menemaniku malam ini?" tanyanya dengan nada menggoda.

Pria yang dengan paras wajah yang nyaris sempurna itu mengerutkan keningnya. Ia lalu menggeleng, tak menyikapi ajakan wanita itu.

"Kau sedang mabuk. Biar aku antar ke rumahmu."

"Tidak, tidak." Elena menolak. Namun, tangannya yang melingkar di ceruk leher pria itu menatap lekat wajahnya, ingin melihat dengan jelas, seberapa tampan pria yang menghampirinya itu.

"Kau tahu? Aku baru saja melihat pengkhianatan yang dilakukan oleh suamiku. Dia bercinta dengan sekretarisnya."

Ia kemudian mendekat dengan tangan berada di bahu lelaki itu. "Dia melakukan hal itu di depan mataku. Jika dia saja bisa melakukannya, seharusnya aku juga bisa melakukannya, bukan? Aku benar, kan?"

Tangan Elena merayap pada dada bidang lelaki itu yang masih terbalut kemeja putih dengan kancing atas sudah lepas dari tempatnya.

"Aku ingin balas dendam!" ucapnya dengan suara lirihnya. Elena menatap dengan mata menggodanya. Bibir merahnya melengkungkan senyum padanya.

"Daripada pulang ke rumah, sebaiknya ikut aku ke kamar." Elena mencoba untuk berjalan, menyeret tangan pria itu agar mau menemaninya malam ini.

"Tunggu, Elena!" Pria itu menahan tangan Elena ketika mereka tiba di dalam kamar. "Aku sudah bilang padamu, kau sedang mabuk!" ucapnya dengan tegas, lalu membantu Elena agar berdiri dengan tegap.

Elena tersenyum, lalu menatapnya dengan tatapan menggoda. "Kenapa? Kau tidak tertarik padaku? Atau mungkin karena ini?" Elena menggigit bibirnya, masih dalam keadaan mabuk, dia menggila lagi.

"Apa karena aku kurang lihai di atas ranjang sampai membuat Gio berpaling dariku?" lirihnya kemudian menatap lekat wajah pria itu.

"Kau tahu, padahal aku sangat lincah di atas ranjang," bisiknya dengan tangan kini berpusat pada inti tubuh pria itu. "Kau yakin, akan menolakku?" godanya lagi.

Pria itu semakin geram karena sikap Elena yang semakin menjadi dan menggoda dirinya. Sebagai pria normal, siapa yang tidak tergoda dengan godaan yang dibuat oleh Elena yang sedari tadi menyentuh fisiknya?

"Kau memang penggoda handal, Elena!" Lantas ia meraup bibir wanita itu dengan penuh semangat. "Kau ingin balas dendam pada suamimu, kan? Mari kita lakukan," bisiknya.

Elena tersenyum penuh kemenangan. "Sentuh aku. Puaskan aku malam ini," pintanya dengan suara menggodanya.

"Shitt!" geramnya. Elena semakin membuatnya menggila. Ia kembali meraup bibir Elena sembari membuka seluruh kain yang ada di tubuh wanita itu, pun dengan dirinya.

"Eungh ...." Elena mendesah ketika merasakan hujaman yang kini berada di atasnya.

Pria itu memandangi Elena yang sedang terbaring telanjang seperti kanvas tanpa warna, siap untuk dilukis oleh gairah yang membara.

Gerakan demi gerakan ia lakukan di atas tubuh wanita itu. Matanya tidak bisa lepas dari pandangan wajah Elena yang begitu memukau. Lihai dan mendominasi, tubuh pria itu bergerak bebas sembari mendengarkan desahan ringan di bibir Elena.

Ruangan itu terasa panas, setiap helai udara menyerap aroma tubuh mereka, seolah merekam dosa yang begitu manis untuk dilupakan.

Elena terkesiap, dadanya naik-turun terengah, matanya membola menyapu ruangan yang terasa asing sekaligus menyakitkan.

Melihat wanita yang dia kenal sejak lima tahun lalu-kuliah di kampus yang sama bahkan satu kelas, tidak ada alasan baginya untuk menolak ajakan wanita yang tampak frustasi itu.

"Ini ... sangat nikmat. Akh!" desah Elena semakin membuat lelaki itu bergairah dan menghantam tubuh Elena dengan gerakan yang mematikan. 

**

Elena terkesiap, terkejut bukan main saat melihat seorang pria yang terbaring santai di sampingnya.

"Karl?" bisik Elena, suaranya serak seperti menahan sesuatu yang berat di tenggorokannya. Pria yang dulu pernah ada di hatinya lima tahun yang lalu kini ada di sampingnya. Bahkan menghabiskan malam bersamanya! 

Pria tampan berusia tiga puluh tahun, dengan rambut hitam yang sedikit acak-acakan, membuka mata perlahan, lalu menatapnya dengan datar.

"Sudah bangun rupanya," ucap Karl dengan nada tenang, tetapi nadanya menggigit.

Elena menunjuk wajah Karl dengan tangan gemetar, ekspresinya berubah antara marah dan bingung.

"Kau! Apa yang kau lakukan padaku, Karl?" Suaranya meninggi, hampir seperti teriakan. Cepat-cepat, dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos, sementara wajahnya memerah.

Karl bangkit setengah, bertumpu pada siku, lalu mengerutkan kening seolah tidak percaya dengan tuduhan itu. "Aku? Kau sendiri yang menyeretku kemari," balasnya tenang, tatapannya tetap mengunci mata Elena.

"Kau mabuk, lalu mengajakku ke kamar yang telah kau pesan sendiri, Elena," tutur Karl mengingatkan Elena pada malam yang memabukkan itu.

"Tidak mungkin!" Elena memekik, tangannya langsung menutup mulutnya sendiri.

Ia mencoba mengingat kembali apa yang terjadi semalam. Potongan-potongan ingatan berkelebat di benaknya-aroma alkohol, suara tawa yang dipaksakan, dan akhirnya rasa hampa yang membawanya pada Karl.

Hatinya kembali tertusuk, mengingat alasan ia berada di tempat ini. Pengkhianatan suaminya, yang ia saksikan dengan mata kepala sendiri. Adegan itu masih begitu nyata. Wanita murahan itu, Sekretaris suaminya, dengan tubuhnya yang memeluk Gio begitu mesra di ruang kerjanya.

Semuanya terekam jelas saat Elena membawa makan siang untuk Gio, berharap bisa memberi kejutan manis. Ternyata, ia-lah yang dikejutkan.

"Gio ...," bisik Elena, air mata mulai menggenang di sudut matanya. Luka itu kembali terbuka, meneteskan perih yang tidak kunjung sembuh.

Karl mengamati perubahan di wajah Elena, tetapi ia tidak mengatakan apa-apa. Tatapannya tajam, seolah membaca pikiran wanita di depannya.

Elena menoleh ke arah Karl, mencoba mengumpulkan keberanian untuk berbicara. "Anggap saja hari ini tidak pernah terjadi, Karl. Ini hanya ... kecelakaan," ucapnya dengan suara lirih namun tegas.

Karl mendengar itu, lalu tertawa kecil, senyuman sinis tersungging di wajahnya. "Kecelakaan, katamu?" ulangnya, suaranya sedikit lebih berat. Ia duduk tegak di atas ranjang, menatap Elena dengan pandangan yang tajam, penuh arti.

"Tidak semudah yang kau katakan, Elena!" Ia mendekat menatap dingin wajah Elena. "Sekali kusentuh, kau tidak akan pernah mudah lepas dariku!"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Terjerat Obsesi CEO Arogan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Hasrat Terlarang Suamiku
8.5
Lima tahun pernikahan Selin hancur setelah melihat Edward berselingkuh di pusat perbelanjaan. Pengkhianatan sang suami meninggalkan luka mendalam dan dilema besar bagi dirinya. Kini, ia dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk menentukan masa depannya. Selin harus memilih antara mengubah penampilannya demi merebut kembali hati Edward dari sang pelakor, atau melangkah pergi demi mempertahankan martabat dirinya yang telah dihancurkan.
Sampul Novel Pelangi Di Atas Singasari
8.6
Mahesa, anak dari Arjuna dan Ken Rukmini, terseret dalam konspirasi Kerajaan Pedang Wangi di tengah ancaman Joyorono serta militer Mong. Bersama Niken Wulandari, ia memilih bermitra dengan Mong untuk melibas lawan, tetapi justru berujung dikhianati. Demi melindungi tanah airnya, Mahesa wajib membongkar misteri masa lalu dan menghidupkan daya magis pusaka Wesi Wangi. Di sela intrik takhta, ia pun menyadari bahwa pemimpin sejati harus meredam ego demi keselamatan rakyat.
Sampul Novel Pesona Sebuah Ciuman
8.2
Karin menghadapi gejolak batin usai menyambut ciuman Wilson. Walau mestinya ia membenci lelaki tampan itu, kehangatan tersebut terus membayangi benaknya. Keadaan kian pelik lantaran Karin masih terikat pernikahan sah dengan Steven. Sanggupkah Karin dan Wilson menekan daya tarik terlarang yang kian membara? Simak pergulatan emosi Karin yang mempertaruhkan keutuhan rumah tangganya dalam kisah romansa dewasa yang penuh dilema ini.
Sampul Novel RAHASIA DI BALIK KEBAHAGIAAN
9.3
Rumah tangga yang tampak sempurna ini seketika runtuh saat perselingkuhan sang suami dengan rekan kerjanya mulai terendus. Didorong rasa curiga, sang istri memutuskan untuk menyelidiki sendiri kebenaran tersebut. Namun, pencarian bukti itu justru membawanya pada penemuan konspirasi kelam yang jauh lebih mengerikan hingga mengancam keselamatan jiwanya. Kini, ia harus bertahan dan menghadapi kenyataan pahit di balik topeng kebahagiaan semu pernikahan mereka.
Sampul Novel TABIR HITAM
8.2
Kedamaian di sebuah kota kecil mendadak sirna, berganti menjadi rangkaian teror yang mencekam. Aku terperangkap dalam pusaran ketakutan saat dipaksa berhadapan dengan kekuatan supranatural yang menentang logika. Kenyataan pahit ini seketika menjungkirbalikkan hidupku. Kini, aku harus berjuang melawan entitas misterius yang terus mengintai di balik tabir hitam dalam kesunyian.
Sampul Novel Wasiat Bertahta Cinta
9.6
Impian pernikahan Abbas dan Linda kandas setelah orang tua Linda memaksanya menikahi David demi balas budi. Nasib buruk Linda berlanjut saat ia diculik Hengky dan dipaksa menikah di pengasingan. Usai kematian Hengky dan dipenjaranya David, Linda pulang untuk merebut kembali hati Abbas. Namun, Abbas kini telah memperistri Jihan, putri Pak Budi yang lama hilang. Abbas pun terjebak dalam dilema antara kesetiaan pada istri barunya atau cinta masa SMA Linda yang kembali membara.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan