APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjerat Cinta Pria Bayaran

Terjerat Cinta Pria Bayaran

Akibat gagal melupakan Megan, Saga nekat menjadi pria panggilan untuk janda-janda kaya hingga reputasinya melejit. Suatu hari, Bella, seorang istri muda yang tidak pernah mendapat kepuasan batin dari suaminya, memutuskan menyewa jasa Saga dengan bayaran fantastis. Seringnya pertemuan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta di hati Bella terhadap Saga. Akankah Saga membalas cinta sang klien atau memilih tetap menjaga profesionalisme kerjanya?
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah menikmati ritual percampuran senjata, dua insan itu kelelahan. Tubuh Saga masih menindih Helda. Napas keduanya berimprovisasi dengan musik DJ yang masih berdendang.

“Thank you,“ ucap Helda.

“Kau menikmatinya?" tanya Saga memastikan.

“Sangat menikmati, kau cukup mahir, Manis,“ sahut Helda.

Kemudian, Saga bangkit lalu memunguti pakaiannya yang berserakan sembarang tempat. Kemudian kembali mengenakannya. Begitu pun dengan Helda. Dia mengenakan gaunnya kembali. Namun, sebelum itu Helda membersihkan lava sisa-sisa pencampuran tadi.

“Kau tidak masalah aku mengeluarkannya di dalam?" tanya Saga mastikan.

Dia takut jika suatu hari nanti ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

"Jangan khawatir, aku memasang kontrasepsi,“ jawab Helda.

"Benarkah, tapi kau masih enak," celoteh Saga.

"Lain kali mau melakukan lagi?“ tanya Helda.

"Bagaimana dengan suamimu, apa tidak masalah?" kelakar Saga untuk berjaga-jaga.

"Aku janda, jadi kau tidak usah khawatir. Omong-omong, kau bekerja atau tidak?“ tanya Helda seraya mengenakan gaunnya kembali.

"Aku tidak bekerja, pengangguran, haha." Tanpa malu-malu Saga mengungkapkan keadaannya.

"Kau serius? Kupikir kau model atau aktor, kau sangat tampan tubuhmu juga bagus. Tapi, ada yang lebih bagus lagi ...“

"Apa itu?“ tanya Saga seraya menghampiri Helda yang tengah bersusah payah menutup resleting gaunnya.

Saga membantu menutupnya, lalu Helda menoleh dengan cepat. Diremasnya batang Saga yang kini sudah terkulai lemah.

"Juniormu yang membuat adikku sesak," goda Helda seraya meremas gemas dua butir bola sakti milik Saga.

"Jangan nakal, aku sudah lemas!" tepis Saga.

“Omong-omong, siapa namamu, Tampan?" tanya Helda.

"Saga.“

"Eumh, Saga, kau mau bekerja dengan enak dan dapat bayaran yang bagus, tidak?“ tawar Helda.

“Jika ada pekerjaan seperti itu, tentu aku menginginkannya,“ jawab Saga.

"Tentu ada, kau juga sangat memenuhi kriteria untuk pekerjaan tersebut, sampai-sampai membuatku merasa di surga," celoteh Helda.

“Maksudmu, pekerjaan seperti tadi?“ tanya Helda penasaran.

Helda mengangguk, lantas menyodorkan selembar kartu nama.

"Hubungi aku jika kau berminat, nanti kukenalkan kau pada kawan-kawanku,“ pesan Helda.

Lantas, dia memberi satu amplop cokelat berisi segepok uang merah. Entah berapa jumlah pastinya, yang jelas itu membuat kedua mata Saga nyaris ke luar.

Sontak, Saga tersenyum bahagia. Dalam keadaan setengah mabuk dia berjingkrak-jingkrak dan kembali memberi bonus sebuah ciuman panas pada Helda.

"Terima kasih, Honey.“

“Lain kali buat aku becek lagi, ya,“ sahut Helda.

“Akan kubuat kau banjir sampai pipis. Omong-omong mekimu enak dan wangi, aku menyukainya,“ aku Saga mulai berani.

"Tentu saja, next nikmati lagi sepuasmu, Sayang. Kita pilih tempat yang indah.“

Keduanya pun berpisah dan pulang ke rumah masing-masing. Setelah malam itu Saga mulai menikmati hari-harinya sebagai pria panggilan. Dan berkat itu pula, Saga kini menikmati hidupnya.

***

Saat ini ....

Saga memulai hari dengan berolahraga sebentar, dia pergi ke tempat gym di lantai bawah apartemennya. Kali ini Saga hanya ingin melakukan pemanasan sebelum dia melayani Helda malam nanti.

Tubuhnya yang kekar dan tinggi tegap menjadi aset baginya. Apalagi wajah tampan dengan brewok tipis ala-ala pemuda timur tengah pun membuat kesan gagah padanya. Kulitnya pun putih bersih, tentu saja Saga harus merawat dirinya dengan baik.

Setelah berolahraga, Saga pun membersihkan diri sebaik-baiknya. Dia tak ingin mengecewakan Helda. Sebab, wanita setengah tua itu adalah salah satu tambang emasnya.

Tanpa terasa, malam pun menjelang. Saga sudah bersiap dan hendak berangkat. Seperti biasa dia memilih menggunakan taksi. Tak ada alasan lain, hanya ingin privasinya lebih terjaga dan tak ada orang yang mengetahui pekerjaan dia sebenarnya.

Saga pun sampai di Hotel Diamond, dengan kemeja hitam yang dipadukan celana hitam sangat memesona. Saga melenggang menuju lobi untuk menemui Helda. Tak perlu waktu lama, Saga langsung diberi lampu hijau oleh resepsionis.

Di perjalanan menuju kamar, Saga menelepon Helda dan memberitahu jika dirinya sudah sampai di hotel. Helda menyuruhnya langsung masuk saja.

Sesampainya di depan kamar, tanpa ba-bi-bu Saga masuk seperti yang diperintahkan Helda.

Ternyata wanita cantik itu sudah menunggunya, dengan mengenakan lingerie maroon, begitu seksi. Cukup untuk membuat libido Saga bangkit.

"Sagaaa, I miss you so much,“ rintih Helga seraya menyambut tamunya itu.

“Aku tahu itu,“ sahut Saga kemudian merangkul tubuh seksi Helda.

Saga kemudian memeluknya dengan erat, mulai menciumi leher dan tengkuk Helda dengan liar. Menggesekkan jambangnya sehingga membuat Helda merasakan sensasi luar biasa bergairah.

"Enak, Sayang?" tanya Saga.

Tanpa menunggu jawaban dari Helda, Saga terus mencumbunya, bahkan di beberapa titik di leher Helda, Saga memberikan tanda merah. Setelah puas dengan leher dan membuat Helda meliuk-liuk dalam pelukan tangan kekarnya.

Saga meneruskan cumbuan pada hati kembarl Helda, dengan gemas dan penuh nafsu.

Namun, sejurus kemudian Helda yang sudah tak tahan membuka lingerie itu dan menanggalkannya di lantai. Saga mendorong tubuh seksi itu ke dinding, keduanya pun sempat menyenggol vas di nakas yang membuat vas terjatuh dan pecah.

Hal tersebut tak mengganggu kenikmatan itu, tanpa peduli keduanya terus bercumbu dengan semangat yang membara.

"Aaah, sssh, Saga," racau Helda.

“Apa, Helda? Kenapa, Honey, apa ini enak, boleh aku menggigit chocochipsmu?“ tanya Saga seraya sesekali mengerang.

"Gigit Sayang, jangan terlalu kencang, enak Sayang, ya begitu, aaah," racau Helda.

Puas dengan dada Helda, kini Saga ingin berpindah pada hal inti milik Helda. Saga memangku Helda dan mendudukkannya di meja yang ada di dekat ranjang.

Lantas, Saga melepaskan g-string yang Helda gunakan. Disentuhnya dengan lembut area sensitif itu dengan jari tengah dan menekannya perlahan.

"Aaah,“ desah Helda.

“Kau sudah basah,“ bisik Saga seraya terus memainkan jarinya di daging mentah yang memiliki aroma khas itu.

"Kau yang membuatku basah," sahut Helda, lalu memagut bibir Saga, sebentar.

"Gigit dia, Please," pinta Helda.

"Kau yakin?“ goda Saga.

Helda mengangguk seraya menggigit bibirnya.

Saga kemudian berjongkok di depan Helda, dia melebarkan kedua paha Helda. Hingga bongkahan mungil itu tampak di depan mata Saga.

Terowongan itu tak seperti milik seorang tante-tante masih menjepit dan selalu wangi. Saga tak ragu untuk mengeksekusi bahkan menggigit seperti yang Helda pinta.

Saga memainkan lidahnya dengan liar, di dalam terowongan itu. Helda merintih nikmat, menjambak Saga. Bahkan, sesekali menekan wajah Saga agar lebih masuk. Saga yang mendapatkan perlakuan itu justru lebih semangat, sesekali dia menggigit titik sensitif Helda.

Helda pun mendesah, lagi dan lagi, hingga akhirnya Helda tak bisa menahannya lagi. Lava hangat itu membanjiri lidah Saga.

"Maaf, Sayang," sesal Helda.

"Tidak apa-apa, aku menikmatinya,“ sahut Saga.

Helda pun membersihkan mulut Saga dengan tisu basah, kemudian perlahan mengecupnya.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Elle, gadis dua puluh dua tahun, tak pernah merasakan arti rumah yang aman. Ayahnya—sosok yang seharusnya melindungi—justru menjadikannya budak, memaksanya menari telanjang di klub demi memenuhi keinginan gila sang lelaki. Derita demi derita ia telan; permohonan tak pernah didengar, hanya caci maki dan pukulan yang ia terima. Namun malam ini, tekadnya membara: ia tak akan lagi menjual tubuhnya, tak akan lagi tunduk pada teror sang ayah. Malam ini adalah malam terakhir. Saat ia melangkah keluar dari klub, sebuah pertemuan tak terduga dengan CEO yang dikenal kejam dan dingin mengubah takdirnya. Pria itu menawarkan tawaran yang tak bisa ia tolak—sebuah pernikahan kontrak. Namun di balik perjanjian itu, tersembunyi permainan kuasa, obsesi, dan hasrat yang semakin dalam. Bisakah Elle lepas dari cengkeraman ayahnya, atau justru terjerat dalam bahaya baru yang lebih membara?
Sampul Novel Menyerah atau bertahan
9.8
Nayla terjebak dalam pernikahan yang menyiksa bersama Beni, suaminya yang kasar dan arogan. Kesedihan Nayla kian mendalam saat sang ibu berpulang tanpa kehadirannya. Di tengah kepedihan itu, Beni malah tega berselingkuh dengan mantan kekasihnya. Kecewa dan terluka, Nayla memutuskan pergi membawa ketiga buah hatinya. Kini ia dihadapkan pada pilihan sulit: membalas semua rasa sakit itu atau bertahan demi masa depan anak-anaknya yang masih butuh figur ayah.
Sampul Novel Pesona Suami Kedua
9.1
Demi membiayai operasi jantung ibunya, Keenan terpaksa berutang besar pada Roman. Namun, pelunasan utang itu menuntut syarat tak biasa: Keenan harus menikahi Khanza, mantan istri Roman yang cantik. Roman berniat memanfaatkan Keenan agar menceraikan Khanza kelak, sehingga Roman bisa mengajaknya rujuk. Di tengah situasi rumit ini, Keenan terjebak dalam pernikahan sandiwara yang menguji perasaan serta harga dirinya.
Sampul Novel Takdir Cinta Gigolo Kampung
8.7
Kisah perjuangan seorang pria penghibur asal desa yang berupaya keras lepas dari dunia hitam demi menebus masa lalunya. Langkah hijrahnya membawa ia pada sebuah cinta sejati yang ternyata sarat bahaya. Hubungan asmara ini tidak berjalan mulus, melainkan menjadi pertaruhan hidup dan mati yang membahayakan nyawa banyak orang. Dikemas penuh ketegangan dan emosi, drama romantis ini menyajikan kisah mendalam tentang arti pengorbanan dan pertobatan nyata.
Sampul Novel Terpaksa Berpisah
9.4
Pernikahan Sara hancur secara tragis setelah ia dikucilkan oleh keluarga suaminya hanya karena kesalahpahaman kecil. Enggan meratapi nasib, Sara memilih bangkit demi menuntut balas. Ia kini memimpin perusahaan sang kakek dan bertekad membongkar segala kebusukan keluarga Atkinson. Meski begitu, jalan balas dendamnya penuh rintangan. Akankah Sara berhasil menghancurkan mereka, atau justru Rion, sang mantan suami, yang akan maju untuk menghentikan misi besarnya?
Sampul Novel The Beautiful Mistress
7.9
Akibat mabuk, Shane melakukan kesalahan fatal dengan meniduri Shaleta. Demi bayi mereka, Shaleta rela menjadi simpanan hingga kehilangan sahabatnya. Meski Maria meminta Shane melindunginya, sebuah rahasia besar justru memicu kebencian mendalam di antara mereka. Kini Shaleta telah bersuami. Di tengah penyesalan, Shane harus membuang harga dirinya demi menebus dosa masa lalu dan merebut kembali hati wanita yang kini sangat membencinya.