APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Kisah dalam novel modern ini bermula saat seorang ayah tidak sengaja terkunci di dalam studio tari bersama guru tari putrinya. Demi mencairkan atmosfer canggung di ruang tertutup tersebut, sang guru berinisiatif menampilkan sebuah tarian. Gerakan tubuhnya yang luwes dan memikat justru memantik api gairah yang sulit diredam. Di tengah kepungan hasrat yang kian memuncak, ia harus berjuang keras mengendalikan dorongan batinnya yang hampir tak terkendali saat menyaksikan tarian tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat menonton film porno, sering terlihat penari dengan gaya split...

Aku merasa semangat setiap kali membukanya.

Hingga suatu hari, aku dan guru tari putriku tanpa sengaja terkunci di dalam studio tari.

Sepasang pria dan wanita terkurung di dalam satu ruangan, suasananya sangat ambigu.

Untuk meredakan kecanggungan, guru tari putriku menawarkan diri ingin menari untukku.

Menyaksikan bentuk tubuhnya yang menarik terus bergoyang.

Panas dalam tubuhku hampir tak terkendali.

Aku ingin segera menekannya!

Hari ini hujan deras, embusan angin kencang membuat pintu studio tari tertutup.

Di studio tari yang besar hanya sisa aku dan guru tari putriku.

Hari ini aku lembur dan datang terlambat. Saat aku tiba, putriku sudah dijemput oleh istriku.

Dikarenakan sudah terlalu malam, semua orang di kelas pelatihan tari sudah pulang.

Tidak ada seorang pun yang bisa bukakan pintu untuk kami.

Shella tidak membawa ponselnya.

Ponselku kehabisan baterai karena dipinjam olehnya untuk bertelepon tadi, jadi dia meletakkannya di luar untuk mengisi daya.

Serangkaian kebetulan menyebabkan kami terkunci di sini.

Sepasang pria dan wanita berada di dalam sebuah ruangan.

Shella duduk di lantai dengan frustrasi, payudaranya yang montok terbungkus erat dalam kostum tarinya.

Seolah-olah akan melambung keluar kapan saja.

Rambutnya diikat sanggul dan wajahnya tanpa riasan.

Dia terlihat polos seperti siswa SMA.

Biasanya aku tidak terlalu memperhatikan Shella, tak kusangka dia begitu cantik dan memiliki bentuk tubuh yang bagus.

Aku agak terpana.

"Ayah Kina, maafkan aku. Ini semua gegara aku."

Suaranya membuatku kembali sadar.

Angin kencang yang begitu dingin membuatku menggigil.

"Ayah Kina, aku carikan sesuatu untuk dipakai."

Selesai berkata, dia berjongkok dan mulai mencari di rak lemari paling bawah. Bokongnya terangkat tinggi dan terus bergerak.

Seolah-olah dia sedang mengundangku.

Aku menelan ludahku ketika melihat adegan yang begitu indah.

Aku merasakan aliran hangat mengalir ke perut bagian bawahku dan aku mencubit pahaku.

Aku mencoba menenangkan diri dan menyadari kalau aku tidak boleh melakukan hal seperti itu.

Kalau memang begitu, aku benaran tidak manusiawi.

Aku memalingkan wajahku untuk tidak menatapnya, entah sejak kapan dia tiba-tiba datang dan menepuk pundakku.

Dia menghampiriku dan menyerahkan sebuah mantel merah muda.

Aku mengambil dan memakainya, seketika ada wangi samar tercium di hidungku.

Aroma gadis yang menyegarkan memang berbeda.

"Terima kasih, Bu Shella. Kina sangat beruntung memiliki guru yang baik dan ramah sepertimu."

Wajahnya tiba-tiba tersipu gegara ucapanku, dia berkata dengan agak malu, "Nggak apa-apa, ini tugasku..."

Mulutnya yang kecil tampak seperti buah ceri.

Aku ingin sekali menggigitnya, apakah rasanya sangat menyenangkan kalau aku menggigitnya.

Tiba-tiba aku teringat kalau dia belajar menari, tubuhnya pasti sangat lentur di atas ranjang.

Apakah ada banyak gaya berbeda yang bisa dilakukan? Itu pasti sangat menarik!

Aku sungguh ingin mencoba dengannya...

Ide-ide berani segera muncul dalam pikiranku dan aku pun tenggelam di dalamnya.

Dentuman musik lembut menarik kembali pikiranku.

Shella menatapku dengan wajah tersipu.

"Ayah Kina, biar aku menari untukmu."

Aku merasa seperti hendak meledak kegirangan ketika mendengar ini.

Tak kusangka dia akan menawarkan untuk menari.

Kebetulan aku ingin melihat seberapa lembut tubuhnya...

Aku mengangguk tanpa menolak.

Tubuh Shella yang lentur menjerat tiang seperti ular air.

Bokongnya yang kencang dan payudaranya yang montok terlihat sepenuhnya karena tarian tersebut.

Semuanya begitu indah dan menawan.

Dia menggoyangkan tubuhnya pada tiang dengan terampil.

Sepasang kaki seputih salju mengayun di depan mataku.

Kostum tarinya sangat pendek, seperti pakaian renang.

Kain tipis tersebut menutupi rapat area privat tubuh bagian bawah.

Memancarkan aura yang menggoda.

Aku tergoda dan tubuhku langsung bereaksi.

Aku mengepalkan kedua telapak tanganku erat-erat, berusaha menekan panas dalam hatiku.

Seperti yang diduga, penari memang berbeda, tubuhnya sangat fleksibel!

Shella berbeda dengan istriku, yang tubuhnya kaku seperti ikan mati dan tidak menarik sama sekali.

Pada saat ini, tarian Shella telah berakhir. Dia kelelahan hingga wajahnya memerah dan berkeringat.

Dadanya naik turun karena napasnya terengah-engah.

Mataku terbelalak karena adegan tersebut.

Dia mengambil sebotol air dan meneguknya.

Ujung lidahnya yang merah muda menjilati noda air yang tidak sengaja mengalir keluar.

"Ayah Kina, apa kamu mau minum?"

Dia menyerahkan setengah botol air sisanya padaku, aku benar-benar tercengang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Amanah dari Sang Ayah
7.9
Rahel terpaksa menikahi pria asing yang jauh lebih tua demi memenuhi keinginan ayahnya. Ia bahkan hanya mengenali calon suaminya itu lewat selembar foto kecil. Di malam menjelang ijab kabul, sang ayah sempat tersenyum lega dan memberikan pelukan serta ciuman terakhir di dahi Rahel. Namun, tepat setelah momen perpisahan yang hangat itu, sang ayah berpulang selamanya, meninggalkan sebuah amanah besar yang kini harus dipikul Rahel dalam pernikahan tersebut.
Sampul Novel Direktur Iblis Takut Kehilangan
8.4
Kehidupan Lia Adelia runtuh setelah suaminya tiada dan ia didepak dari kediamannya. Kini, sebagai janda dua anak, ia harus bersusah payah mencari nafkah di tengah berbagai hinaan fisik serta status sosialnya. Di saat sulit, takdir mempertemukannya dengan Bagas Samudra, seorang pimpinan bank yang berwatak dingin sekaligus menjengkelkan. Walau Lia telah berjanji setia pada mendiang suaminya untuk tidak menikah lagi, perilaku Bagas perlahan melembut. Apakah niat terselubung sang direktur?
Sampul Novel Gairah Liar Sang Dokter
8.7
Akibat obsesinya pada Sakha, Jena nekat menjebak dokter tampan itu ke dalam pernikahan siri yang membara. Namun, nasib buruk menimpa Jena saat ia dituduh membunuh kakak iparnya hingga harus mendekam di penjara dalam keadaan mengandung. Waktu berlalu, dan kasih sayang Jena kini telah menguap menjadi kebencian mendalam. Pertemuan tak terduga kembali terjadi di sebuah hotel VVIP tempat Jena kini menyambung hidup sebagai penari. Akankah dendam berkuasa, ataukah rasa lama kembali hadir?
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah istri mandiri nan menawan yang selalu berusaha tampil sempurna. Namun, biduk rumah tangganya retak ketika sang suami menuntutnya menjadi sosok yang lebih religius. Penolakan Andini untuk memakai jilbab dinilai suaminya sebagai ketidaklayakan menjadi pendamping hidup yang ideal. Berdalih mencari wanita yang lebih sholehah, sang suami memutuskan untuk mendua dan menikah lagi, meninggalkan Andini dalam kepedihan akibat pengkhianatan yang begitu mendalam.
Sampul Novel Om Om Kaya
8.9
Demi menyelamatkan nyawa sang nenek yang sedang kritis di rumah sakit, Erin Tiathe terpaksa mengambil keputusan ekstrem. Gadis berumur 19 tahun ini nekat menemui Madam Egeline di sebuah kelab malam untuk menjual kesuciannya demi melunasi biaya medis yang sangat besar. Walau sempat diragukan oleh Madam Egeline, tekad Erin sudah bulat. Kini, di tengah situasi yang begitu mendesak, ia harus bersiap menyerahkan tubuhnya untuk pertama kali demi mendapatkan uang yang ia butuhkan.
Sampul Novel Perjalanan Menuju Cinta Sejati
9.7
Tujuh tahun mendampingi Handi Wenas tanpa kejelasan status, harapan pernikahan sirna saat miliarder itu memilih menikahi putri konglomerat Barata. Demi pernikahan ini, Handi membuang gelang manik-manik cendananya ke loteng sebelah yang kemudian terbakar. Sang wanita nekat menerobos api demi menyelamatkan gelang tersebut. Publik pun terenyuh saat netizen mengungkap bahwa gelang itu didapatkannya dengan penuh perjuangan, berlutut di bawah guyuran hujan deras di Candi Dharma.